8 Cara Budidaya Kacang Panjang Yang Benar

Diposting pada

Cara Budidaya Kacang Panjang – Kacang panjang menjadi salah satu sayuran yang bisa diolah pada pembuatan masakan ataupun tumisan dan sayuran ini sangat bergizi.

8 Cara Budidaya Kacang Panjang Yang Benar
8 Cara Budidaya Kacang Panjang Yang Benar

Apabila anda memiliki sebuah lahan yang tidak digunakan, tidak ada salahnya untuk melakukan penanaman kacang panjang. Yang pastinya ini sangat bermanfaat untuk dikonsumsi oleh anda atau keluarga anda.

Dalam negara Indonesia kacang panjang adalah tanaman yang bisa dibudidayakan pada musim hujan.

Namun bukan berarti ini menunjukkan kalau tanaman kacang panjang tidak menjadi efektif dengan musim kemarau. Maka dari itu hal dapat diartikan kalau kacang panjang ini dijadikan sebagai alternatif.

Jadi, anda tak perlu menunggu musim yang pas untuk membudidayakan tanaman kacang panjang ini.

Pada umumnya untuk membudidayakan sebuah tanaman cukup mudah untuk dilakukan, terutama pada tanaman atau sayur kacang panjang.

Memangnya gimana sih cara termudah untuk melakukan budidaya kacang panjang?

Cara Budidaya Kacang Panjang

Nah pada artikel ini, kami sudah menguraikan cara terbaik untuk membudidayakan kacang panjang. Berikut dibawah ini menjadi beberapa cara untuk budidaya kacang panjang.

1. Persiapan Lahan

Persiapan Lahan
Persiapan Lahan

Apabila anda ingin melakukan budidaya kacang panjang, hal yang harus diutamakan adalah persiapan lahannya. Untuk persiapan lahan anda bisa melakukan langkah-langkah yang ada dibawah ini.

  • Bajak atau cangkul lahan yang sudah dipilih hingga menjadi gembur, kemudian bersihkan lahan tersebut dari gulma atau tanaman yang berbekas, agar tidak menggangu. Jika lahan tersebut bekas dari cabe, terong dan melon, nah dengan begitu anda tak perlu repot-repot untuk membongkarnya kembali. Walaupun hasil yang lebih bagus adalah tanah yang sudah digemburkan. Jadi anda bisa menanam kacang panjangnya kembali.
  • Berikan sebuah pupuk kandang sehingga bisa meningkatkan ketersediaan dari unsur hara, apabila memerlukan tanaman yang berdosis 1 ton atau hektar lahan.
  • Sesudah melakukan pemupukan dari pupuk kandang, maka anda harus mendiamkan hingga 7 hari. Sehingga pupuk kandang bisa tercampur dengan sempurna pada tanah.
  • Buat bedengan yang panjang atau sesuaikan dengan lahan tersebut. Ukuran lebar paling kurang 80 cm dengan tinggi kurang lebih dari 30 cm.
  • Membuat jarang antara bedengan yang satu dengan yang lainnya, diperkirakan jaraknya 40 cm sampai 50 cm.
  • Buatlah lubang untuk pada bedengan yang sudah jadi. Kemudian berikan jarak pada setiap tanamannya, seperti 30 cm × 40 cm.

2. Memilih Bibit Kacang Panjang

Memilih Bibit Kacang Panjang
Memilih Bibit Kacang Panjang

Cara membudidayakan kacang panjang, anda tak perlu untuk melakukan proses dari persemaian bibit. Tapi perlu diingatkan kalau anda harus melakukan pemilihan terhadap bibit kacang panjang.

Untuk memudahkan anda agar bisa memilih bibit kacang yang baik dan benar, maka anda harus mengikuti cara-cara yang ada di bawah ini.

  • Penampilan dari bibit kacang panjang, pastikan kalau itu bernas ataupun kusam.
  • Perkecambahan dari bibit kacang panjang kurang lebih dari 90%.
  • Tentu saja bibit harus berkualitas atau tidak memiliki yang cacat. Bahkan bibit dari tanaman tak terkandung dengan penyakit ataupun hama tanaman.

3. Penanaman Kacang Panjang

Cara budidaya kacang panjang yang paling terbaik adalah pada saat di musim hujan. Hal ini untuk membuat kacang panjang, terutama masih yang baru akan mendapatkan suplai air dengan secukupnya dari hujan.

Masukkan dua benih kacang panjang untuk setiap lubang pada lahan yang sudah disiapkan dari sebelumnya.

Tentu saja anda harus menutup lubang tersebut apabila sudah selesai memberikan dua benih kedalam lubang tadi.

Mungkin anda bisa menutup setiap lubangnya yang ada benih-benih kacang panjang dengan menggunakan abu dapur yang tercampur dengan pupuk kandang.

4. Penyulaman Tanaman

Penyulaman merupakan teknik untuk menggantikan benih, dimana benih tersebut tidak bertumbuh degan sempurna, mati maupun terserang penyakit.

Untuk menghindari hal ini, maka proses penyulaman sangat dibutuhkan, terutama tanaman kacang panjang sudah mencapai usia 5 sampai 7 hari.

5. Penyiangan Rumput

Untuk langkah yang berikutnya, anda harus melakukan pembersihan terhadap lahan yang sudah dipersiapkan.

Ini akan membuat proses menanam menjadi lebih mudah. Karena biasanya kalau tidak melakukan penyiangan terhadap lahan, maka ini akan menimbulkan kekurangan nutrisi dari tanah terhadap kacang panjang. Disebabkan adanya gulma atau rumput liar yang ada pada sekitaran tanaman kacang panjang.

6. Penyiraman dan Pengairan

Pada umumnya tanaman dari kacang panjang ini tidak terlalu memerlukan pengairan. Dalam artinya proses penyiraman terhadap kacang panjang cukup dilakukan sehari sekali, baik itu di pagi hari ataupun itu di sore hari.

7. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan sangat penting untuk tanaman kacang panjang. Ini karena akan menjaga nutrisi terhadap tanah yang diperlukan oleh kacang panjang, sehingga ini akan menopang masa pertumbuhannya.

Pemupukan susulan bisa dilakukan apabila tanaman kacang panjang sudah mencapai 45 hari dari proses penanaman kacang panjang.

8. Panen Kacang Panjang

Panen Kacang Panjang
Panen Kacang Panjang

Untuk melihat tanaman kacang panjang yang sudah siap untuk dipanen, anda bisa melihatnya di bagian ukuran polongnya.

Dimana polong tersebut harus lebih optimal dan polong tidak kelihatan menonjol serta lebih mudah untuk diambil atau dipatahkan.

Kalau dihitung dari pertama proses penanaman kacang panjang, bisa ditargetkan dalam 3 atau 4 bulan.

Sampai disitu dulu pembahasan kita yang mengenai cara budidaya kacang panjang, semoga pembahasan ini anda bisa mendapatkan manfaatnya. Terutama bagi anda yang ingin membudidayakan tanaman kacang panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *