6 Cara Budidaya Tanaman Jeruk Nipis Agar Cepat Berbuah

Diposting pada

Selamat datang di artikel ini. Untuk anda yang baru menemukan, ini adalah artikel tentang pertanian yang anda dapat baca sebagai panduan/pedoman anda untuk bercocok tanam. Jadi sangat cocok sekali untuk anda yang mempunyai hobbi bercocok tanam.

6 Cara Budidaya Tanaman Jeruk Nipis Agar Cepat Berbuah
6 Cara Budidaya Tanaman Jeruk Nipis Agar Cepat Berbuah

Kenalan Yuk Sama Buah Jeruk Nipis!

Yaps! Jeruk nipis sudah tidak asing lagi di kehidupan kita. Buah dengan bermacam khasiat ini salah satu buah yang patut anda budidayakan.

Ya buah yang satu ini yaitu Jeruk nipis atau dengan nama ilmiah Lat Citrus aurantifoltia merupakan jenis tumbuhan yang masuk pada suku jeruk. Jeruk nipis sudah tersebar di Asia dan Amerika Tengah.

Namun sumber lain mengatakan bahwa buah yang satu ini berasal dari Birna Utara, Cina Selata, Dan India serta Malaysia.

Menurut cerita, jeruk nipis pada abad ke 11-14 dibawa oleh orang-orang Arab ke Eropa. Ada cerita menarik bahwa penyebaran jeruk nipis masuk ke Indonesia karena dibawa oleh orang Belanda. Nah di Indonesia sendiri, jeruk nipis mempunyai nama-nama unik untuk sebutannya ada yang bernama jeruk nipis, jeruk pecel, dan jeruk dhurga.

Jeruk nipis memiliki vitamin C serta nutrisi lain yang baik buat badan. Isi nutrisi dari jeruk nipis ini menjadikannya dapat menyembuhkan sekian banyak penyakit, semacam radang kerongkongan, flu, serta permasalahan pencernaan. Apalagi, buah ini bisa mengurangi resiko penyakit jantung serta kanker lho.

Tidak cuma itu, jeruk nipis pula menaruh segudang khasiat lain. Dia dapat dimanfaatkan buat melenyapkan bau amis ikan, menaikkan cita rasa santapan, mensterilkan sudut rumah, sampai digunakan sebagai masker wajah.

Dengan banyaknya khasiat tersebut, rasanya jadi mau menanam jeruk nipis sendiri di rumah. Berikut metode Cara Budidaya Tanaman Jeruk Nipis Agar Cepat Berbuah.

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tanaman Jeruk Nipis

Cara Budidaya Tanaman Jeruk Nipis

Sebelum menanam jeruk nipis sendiri di rumah, terdapat 2 tata cara tanam yang dapat dicoba, ialah tata cara generatif serta metode vegetatif.

Tata cara generatif dicoba dengan memakai biji jeruk nipis yang telah tua. Triknya dengan menyemai biji terlebih dulu, setelah itu memindahkan tunas yang berkembang ke media tanam.

Dibanding tata cara vegetatif, tata cara generatif memerlukan kesabaran lebih dan ekstra. Karena kamu wajib menunggu 4- 5 tahun saat sebelum dapat memanen buahnya. Tetapi, tata cara ini menghasilkan batang tumbuhan yang lebih besar serta kuat.

Berbeda cara dari metode generatif, metode vegetatif dilakukan dengan melakukan cangkok pada salah satu cabang batang tumbuhan jeruk nipis yang telah berusia.

1. Cara Menyemai Biji Jeruk Nipis

Tidak cuma tata cara tanamnya yang dibagi jadi 2 tata cara, metode menyemai biji jeruk nipis juga dibagi jadi 2. Kamu dapat memakai tanah ataupun memakai kantong plastik.

Bila memakai tanah, siapkan media tanam dengan mengombinasikan tanah serta pupuk kompos.

Kemudian, campurkan sedikit air supaya jadi lebih lembap. Setelahnya, Anda dapat langsung menanam biji yang telah dicuci bersih di media tanah yang telah disediakan.

Bagian lancip biji wajib terletak di bagian dasar ya. Alasannya, akar bakal berkembang dari bagian tersebut. Bila memakai kantong plastik, kamu wajib mengupas biji jeruk nipis terlebih dulu.

Sampai susunan bercorak putih serta coklat dari biji tersebut lepas. Sehabis itu, kamu dapat menanamnya di media tanam atayu pada kertas yang telah dibasahi serta menyimpannya di dalam kantong plastik.

2. Cara Mencangkok Jeruk Nipis

Buat menanam jeruk nipis memakai tata cara vegetatif, Anda wajib mencari cabang yang telah berusia dari tumbuhan jeruk nipis buat dikuliti serta dikerok kambium batangnya sampai sedalam 5- 10 cm.

Sehabis itu, diamkan sepanjang satu hari serta bungkus daerah yang telah dikuliti dengan tanah serta sabut. Jangan lupa buat mengikatnya dengan rapat. Dan tunggu sampai akar keluar dari potongan hasili menguliti tersebut.

3. Cara Penanaman Jeruk Nipis

Tanam jeruk nipis pada lahan tanah yang subur. Bila tanah kurang produktif atau subur maka bsia tambahkan pupuk kandang/ kompos saja beberapa hari sebelumnya sebelum menanam.

Buat menetralkan Ph atau kesuburan tanah, dapat pula memakai kapur dolomit. Setelah itu buat lobang tanam dengan jarak tanam tertentu. Jarak tanam jeruk nipis dibikin supaya tidak membatasi jeruk nipis tumbuh serta berbuah.

Jarak tanam pula berperan supaya tumbuhan jeruk nipis menyeluruh memperoleh cahaya matahari. Cahaya matahari sangat berperan dalam proses pembentukkan buah jeruk nipis.

Jarak tanam antar tumbuhan jeruk nipis ialah 4 m x 3 m serta lobang di buat 2 minggu saat sebelum jeruk nipis hendak ditanam jika hendak di tanam pada media kebun yang luas.

4. Perawatan Tumbuhan Jeruk Nipis

Perawatan pada tumbuhan jeruk nipis ialah pemangkasan, penyiraman, penjarangan buah, pembersihan gulma serta pemupukan.

Pemangkasan dilakukan supaya penyakit pada suatu tumbuhan atau dahan tidak menyebar ke tumbuhan yang lain. Pada saat pemangkasan pakai perlengkapan semacam gunting serta pisau dan potong dalam kondisi bersih.

Tumbuhan jeruk nipis memerlukan tanah yang produktif, penyiraman teratur, serta sinar matahari yang lumayan supaya dapat berkembang dengan baik dan menghasilkan buah jeruk yang melimpah saat panen.

Bila tanah yang kamu pakai kurang subur, kamu wajib memberikan pupuk secara teratur sepanjang 2 hingga 3 bulan.

Tetapi, jika tanah yang kamu pakai lumayan subur, pemupukan cuma dibutuhkan sehabis tumbuhan berumur 4 tahun lebih.

Penyiraman tumbuhan dilakukan 2 kali 1 hari. Pada saat masa penghujan penyiraman tidak dilakukan saja, ini bertujuan supaya tidak terdapatnya genangan air disekitar tumbuhan jeruk. Genangan air bisa menimbulkan pembusukan pada pangkal pohon.

Pembersihan gulma dicoba supaya tumbuhan jeruk nipis senantiasa sehat. Sebab gulma bisa menyerap dan merusak nutrisi dari dalam tanah yang dibutuhkan tumbuhan. Sesudah dibersihkan dari gulma, berikutnya lakukan pemupukan pada tumbuhan jeruk nipis secara berkala baik 2 atau 3 bulan.

5. Hama Dan Penyakit Pada Jeruk Nipis

Selain merawat dengan penyiraman, kita sebagai budidaya harus juga memperhatikan jenis hama dan penyakit pada jeruk nipis.

Karena hama dan penyakit yang ada pada tanaman mampu menyebabkan perlambatan pada tanaman. Sehingga kita tidak bisa memanen hasil yang harusnya ada.

Nah, hama dan penyakit ini ada bermacam jenisnya setiap tumbuhan yang kita tanam pasti tidak bebas dari kedua penghambat ini.

Biasanya yang sering kita temukan adalah lalat buah dan kutu loncat. Penyakit yang sering terjadi pada tanaman jeruk nipis yaitu CVDP (citrus vein pholem degeneration) merupakan penyakit paling berbahaya karena bisa mengakibatkan kerusakan pada kebun atau lahan yang sudah kita tanami buah jeruk nipis.

Penyakit ini juga sering terjadi pada kelas atau jenis jeruk lainnya. Problem solve yang harus anda lakukan dengan melakukan penyemprotan fungisida dan insektisida agar menjaga tanaman dari hama dan penyakit yang ada.

Baca Juga : Jenis-jenis Hama dan Penyakit Tanaman Jeruk

6. Masa Panen Jeruk Nipis

Langkah selanjutnya cara menanam jeruk nipis adalah memperhatikan masa panennya. Masa panen jeruk nipis umumnya berlangsung sehabis tumbuhan telah melalui dari 3 tahun, meski jumlah buahnya masih sedikit.

Buat hasil panen yang lebih banyak dan maksimal, kamu wajib menunggu cukup lama, kurang lebih pada tahun ke 6 hingga 15 bulan.

Jumlah jeruk nipis yang dihasilkan kurang lebih dari tumbuhan yang bisa berusia 6 hingga 15 tahun ini dapat mencapai 7 hingga 20 kg per tahunnya untuk 1 pohon saja.

Saat masa panen jeruk nipis yang kamu panen harus nampak hijau kekuningan dengan tekstur tidak begitu keras pada bagian disaat ditekan.

Manfaat Jeruk Nipis dan Prospek Jeruk Nipis

Tahukah anda bahwa Tanaman jeruk nipis yang tergolong suku Rutaceae ini mempunyai banyak kegunaan dalam kehidupan manusia terutama sebagai bahan minuman dan obat tradisional. Berdasarkan pengalaman, air perasan buah jeruk nipis dapat menyembuhkan penyakit batuk.

Dalam kegunaan sehari-hari air buah jeruk nipis digunakan untuk memberi rasa asam pada berbagai masakan. Daunnya dapat dipakai sebagai bumbu pada gorengan lauk-pauk dari daging. Kulit terluar buah jeruk nipis dapat diambil minyak atsiri yang digunakan sebagai bahan obat dan hampir seluruh industri makanan, minuman, sabun, kosmetik dan parfum menggunakan sedikit minyak atsiri ini sebagai pengharum.

Jika kita bisa melihat betapa banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari buah kecil ini.

Jika kita berbicara soal peluang agribisnis jeruk nipis pasti akan menarik. Agribisnis sendiri adalah usaha pertanian yang dirancang untuk menambahkan nilai tambah ekonomi yang maksimal.

Nah untuk anda yang ingin mengulik apa saja ya prospek agribisnis yang ada pada jeruk nipis? Disinilah artikel ini akan membahas.

Prospek agribisnis jeruk nipis cukuplah cerah. Mengapa? Ya karena permintaan buah yang satu ini cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

Konsumen selalu meminta baik buah yang segar pada jeruk nipis ataupun olahannya. Menarik bukan? Pada informasi peluang pasar bisa anda peroleh di berbagi sumber. Permintaan jeruk nipis di berbagai kota beragam, mulai dari 1 Kg sampai bisa 1 ton.

Perlu anda ketahui bahwa peluang penjualan jeruk nipis tidak terbuka pada pasar lokal saja tapi bisa juga di luar negeri.

Anda bisa membayangkan sendiri betapa untungnya jika anda mampu berbudiaya tanaman jeruk nipis.

Ya negara – negara yang memesan jeruk nipis diantaranya ada Belanda, Yugoslavia, Singapura, Taiwan, dan Inggris.

Rata – rata negara tersebut memesan antara 1,5 ton – 6 ton dalam minggu ataupun perbulan. Selain mempunyai peluang pasar yang cukup cerah , harga jeruk nipis pun cukup tinggi untuk dipasarkan.

Tak jarang, masyarakat Indonesia berbondong-bondong budidaya jeruk nipis. Perlu anda ketahui bahwa jeruk nipis mampu memproduksi sebanyak 81 kg/pohon/tahun.

Apa saja yang bisa kita olah untuk hal ini. Anda bisa mengolah jeruk nipis menjadi sirup maupun tonik.

Penggunaan jeruk nipis Lat Citrus aurantifoltia cukup meluas antara lain dibutuhkan di industri jamu dan obat tradisional.

Pengolahan cukup beragam baik berskala produksi untuk rumah tangga maupun pabrik.  Buah ini termasuk buah yang gampang untuk disimpan. Jika disimpan dalam suhu kamar maka kandungan jeruk nipis semakin baik untuk dikonsumsi dan diolah.

Dari sekian penjelasan semoga anda bisa sukses dalam berbudidaya jeruk nipis. Artikel ini akan terus menyajikan tulisan-tulisan mengenai pertanian dengan segala aspek dari tanaman dan lainnya.

Demikianlah artikel kali ini mengenai 6 Cara Budidaya Tanaman Jeruk Nipis Agar Cepat Berbuah Semoga bermanfaat. Dan sampai bertemu kembali di pembahasan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *