5 Cara Budidaya Ubi Jalar Untuk Pemula

Diposting pada

Budidaya ubi jalar yang dilakukan oleh orang Indonesia telah mencapai produktivitasnya yang teroptimal pada ketinggian 500 meter jika dilihat dari permukaan laut.

5 Cara Budidaya Ubi Jalar Untuk Pemula
5 Cara Budidaya Ubi Jalar Untuk Pemula

Akan tetapi ubi jalar bisa bertumbuh dengan cara yang paling terbaik dengan ketinggian yang mencapai 1000 meter, namun ini membutuhkan jangka waktu yang lebih lama mulai dari proses penanaman hingga pemanenan.

Ubi jalar merupakan tanaman yang paling mudah untuk membudidayakannya. Namun untuk mendapatkan cara yang paling mudah, anda bisa melakukannya dengan mengikuti beberapa cara yang telah kami siapkan untuk anda. Berikut cara-caranya tersebut.

Cara Budidaya Ubi Jalar

1. Persiapan Bibit Ubi Jalar

Persiapan Bibit Ubi Jalar
Persiapan Bibit Ubi Jalar

Pada umumnya untuk menyiapkan bibit ubi jalar bisa dilakukan dengan dua cara, seperti cara vegetatif dan generatif. Hal yang paling pertama dilakukan adalah perbanyakan dengan umbi.

Pada saat memilih ubi jalar, usahakan memilih yang berkualitas baik serta sehat. Setelah itu diamkan pada tempat yang teduh dan lembab hingga mengeluarkan tunasnya.

Tunas yang sudah keluar pada umbi harus dipotong. Biasanya cara generatif kebanyakan tani jarang untuk melakukan budidaya ubi jalar dengan skala yang luas.

Namun cara generatif kebanyakan dilakukan pada saat ingin memperbanyak bibit atau benih unggul dengan skala terbatas.

Sedangkan cara yang kedua, yaitu memperbanyak vegetatif secara distek. Dengan memperbanyak cara stek, maka batang akan terus-menerus menurunkan kualitas terhadap tanaman.

2. Pengolahan Tanah Buat Ubi Jalar

Pengolahan Tanah Buat Ubi Jalar
Pengolahan Tanah Buat Ubi Jalar

Untuk kondisi yang sesuai untuk membudidayakan ubi jalar adalah tanah yang berpasir serta gembur dan memiliki kualitas drainase yang terbaik.

Perlu diketahui kalau membudidayakan ubi jalar di tanah yang sudah kering dan retak, ini akan membuat penurunan terhadap imunitas tanaman. Dengan begitu tanaman akan menjadi lebih mudah terkena serangan hama dan penyakit.

Begitu juga dengan anda menanam ubi jalar pada lahan yang berbecek atau terlalu basah dimana ini akan membuat tanaman akan bertumbuh tidak normal, seperti ubi menjadi benjol, ubi akan menjadi kerdil dan kadar serat akan meningkat.

Tanaman ubi jalar bisa bertumbuh dengan baik, apabila lahan tersebut bekas dipakai oleh tegalan dan juga sawah.

Nah jika ingin menanam ubi jalar pada lahan tegalan, maka anda harus lakukan pada musim akhir hujan. Sementara untuk lahan sawah, maka anda harus melakukannya pada musim kemarau.

Untuk pengolahan tanah, usahakan tanah harus dicangkul atau dibajak supaya tanah menjadi gembur.

Untuk bentuk dari bedengan harus memiliki tinggi yang sekitaran 30 hingga 40 cm, serta lebar sekitar 60 hingga 100 cm dan jarak antara bedengan sekitaran 40 hingga 60 cm. (Panjang bedengan harus mengikuti lahan tersebut).

3. Penanaman Ubi Jalar

Penanaman Ubi Jalar
Penanaman Ubi Jalar

Ubi jalar dapat ditanam dengan cara memasukkan kedalam tanah 2/3 stek batang. Untuk satu bedengan harus memiliki dua baris dari tanaman.

Untuk jarak baris dari per tanamannya adalah 30 cm, sementara jarak untuk setiap barisnya adalah 40 cm. Hal ini harus memerlukan stek batang yang bersekitaran 36 ribu dengan lahan yang sebesar satu hektar.

Nah untuk awal pertumbuhan dari ubi jalar, maka anda harus menjaga tanahnya dalam keadaan kelembaban.

Untuk proses siram-menyiram, anda harus lakukan pada pagi dan juga sore hari untuk stek yang sudah ditanam. Penyiraman pada tanaman bisa dihentikan, apabila tanaman telah menumbuhkan dau yang baru.

4. Perawatan dan Pemeliharaan Pada Ubi Jalar

Tanaman dari ubi jalar merupakan salah satu jenis tanaman yang tahan pada kekeringan. Pada umumnya intensitas hujan yang dua minggu untuk sekali sudah cukup bagi asupan air.

Jadi ini menandakan kalau proses penyiraman tak membutuhkan yang harus totalitas atau terus-menerus.

Ketika tanaman sudah masuk 2 atau 3 minggu, maka kami sarankan anda harus memperhatikannya kembali.

Nah apabila anda memeriksanya dan terdapat tanaman yang tidak tumbuh sempurna atau gagal tumbuh. Dengan begitu anda harus melakukan penyulaman dengan tanaman yang baru.

Cara melakukannya sangat mudah, cukup anda cabut tanaman yang sudah mati dan kemudian anda dapat menanam stek batang baru.

Jika pertumbuhan ubi jalar dari awal sudah mencapai 4 minggu, maka anda harus melakukan pembongkaran tanah dari kanan dan kiri, radius 10 dari ubi jalar.

Dengan melakukan cara yang seperti ini, maka akar dari tanaman tidak akan merambat kemana-mana. Maka ini akan bertanda kalau akar dari ubi jalar hanya berfokus dijalur penanamannya, bahkan kegiatan yang seperti ini akan menyiangi gulma.

Jika ubi jalar sudah masuk ke pertumbuhan 6-8 minggu, maka tanah yang telah dibongkar sebelumnya ditutupi kembali hingga akar tanaman yang merambat keluar pada jalur penanamannya.

Melalui kegiatan yang merapihkan, ini akan membuat hasil dari ubi jalar tidak kelihatan besar.

5. Pemanenan Ubi Jalar

Pemanenan Ubi Jalar
Pemanenan Ubi Jalar

Proses pemanenan ubi jalar bisa dilakukan jika tumbuhan yang ditanam dari awal telah mencapai 3 atau 4 dan 5 bulan. Pada umumnya ubi jalar yang terkena hujan deras, ini akan mengakibatkan ubi jalar menjadi busuk.

Maka dari itu anda harus memperhatikan cuaca ketika ingin memanen ubi jalar, apalagi sudah diatas 3 bulan.

Jika hal tersebut terjadi, maka anda harus melakukan pemanenan pada 7 hari yang akan datang setelah proses hujan telah dilalui. Pemanenan dapat dikatakan sukses, apabila ubi jalay memiliki berat 1 kg per ubi jalarnya.

Gimana cara membudidayakan ubi jalar yang telah diuraikan oleh kami!? Beberapa cara yang ada diatas merupakan cara yang paling mudah, apabila anda melakukannya dengan baik.

Semoga proses budidaya anda terhadap tanaman ubi jalar bisa bertumbuh dengan baik dan berjalan dengan baik.

Baca Juga : Klasifikasi dan Morfologi Ubi Jalar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *