10 Jenis Dan Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Kakao

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Jenis Dan Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Kakao? Cokelat adalah salah satu makanan yang paling banyak penggemarnya di seluruh dunia.

10 Jenis Dan Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Kakao
10 Jenis Dan Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Kakao

Rasanya yang manis dan bisa diolah menjadi beragam jenis makanan membuat coklat menjadi salah satu makanan ataupun bahan pembuatan makanan yang populer di seluruh dunia.

Tapi tahukah kamu sebenarnya dari mana awal mula hingga bisa tercipta makanan bernama Coklat ini?.

Coklat merupakan olahan makanan yang terbuat dari biji buah tanaman yang bernama Kakao.

Pengertian Tanaman kakao

Kakao adalah tanaman yang persebarannya berasal dari wilayah Amerika Selatan. Lalu dalam sejarahnya Tanaman Kakao masuk ke Indonesia pada sekitar abad ke 19 tepatnya tahun 1880-an.

Awalnya tanaman ini dibawa dari Filipina yang kala itu merupakan daerah jajahan Spanyol. Kakao dibawa ke Indonesia karena pada waktu itu tanaman kopi dan teh yang menjadi fokus pemerintah Hindia Belanda mengalami penurunan akibat kerusakan yang disebabkan oleh hama.

Selain itu, faktor iklim di Indonesia yang tropis sama seperti Amerika Selatan membuat tanaman Kakao cocok di tanam di tanah Indonesia.

Tanaman kakao mengalami perkembangan yang luar biasa di Indonesia. Mulanya yang hanya ada satu perkebunan kemudian bertambah hingga menjadi 29 perkebunan pada tahun 1930-an.

Seiring berkembangnya Tanaman Kakao, berkembang pula makanan yang dihasilkan dari Kakao, dan dalam hal ini adalah Cokelat. Perkembangan Cokelat sangat luar biasa di Indonesia, mulanya yang hanya bisa dinikmati kalangan kelas atas, kemudia semua lapisan masyarakat bisa menikmati hingga kini.

Budidaya Tanaman Kakao di Indonesia saat ini menjadi salah satu komoditas unggulan di Indonesia. Bahkan saat ini Indonesia tercatat sebagai penghasil Kakao terbesar ketiga di dunia setelah Ghana dan Pantai Gading.

Tidak hanya satu jenis, berbagai Jenis Tanaman Kakao sudah dibudidayakan di Indonesia. Namun dalam budidaya tanaman pasti selalu ada gangguan, salah satunya adalah hama dan penyakit.

Berikut akan dijelaskan tentang jenis-jenis hama pada tanaman kakao pun juga dengan cara mengatasi hama dan penyakit yang menyerang tanaman Kakao.

Jenis Hama Tanaman Kakao

Sebagai jenis tanaman yang mudah diserang oleh hama dan penyakit menjadikan budidaya tanaman Kakao terkadang penuh tantangan dan halangan.

Sebagai komoditas unggulan tentu akan sangat merugikan ketika Kakao mengalami kerusakan akibat hama.

Dalam kenyataannya ada beberapa hama yang seringkali menyerang tanaman Kakao. Hama-hama itu antara lain:

1. Penggerek Buah Kakao (PBK)

Bernama ilmiah Conopomorpha cramerella, PBK adalah jenis serangga ngengat yang persebarannya di benua Asia dan Oceania.

Serangan dari serangga ini adalah dengan meletakkan telurnya ke permukaan atau kulit buah dariKakao, kemudian larva yang menetas akan masuk ke dalam buah. Ukurannya yang kecil membuat hama ini sulit terdeteksi.

Hama satu ini menjadi salah satu musuh bagi para pembudidaya Buah Kakao karena jika tak segara diatasi bisa menggerogoti produktivitas hingga 80%

2. Kepik Penghisap Buah

Bernama ilmiah Helopeltis Spp, serangga ini biasa menyerang pada buah dan bagian ujung dahan dari tanaman Kakao.

Efek yang terjadi dari serangan hama kepik penghisap buah ini adalah adanya noktah kehitaman pada kulit Kakao.

Selain pada buah, noktah hitam juga muncul di pucuk tanaman Kakao yang membuat ranting layu dan daun-daun akan berguguran.

3. Ulat Kilan

Hewan yang ketiga ini adalah masalah yang harus diwaspadai pada awal-awal masa tanam.

Ulat Kilan yang bernama ilmiah Hiposidea Infixaria suka memakan dedaunan muda tanaman Kakao dan hanya menyisakan tulang daunnya saja

4. Kutu Putih

Hampir sama seperti Ulat Kilan, Kutu Putih juga seringkali menyerang pohom Kakao pada masa-masa awal tanam. Kutu Putih gemar menyasar pada buah-buah Kakao yang masih kecil.

Efek yang nampak dari kutu bernama ilmiah Pseudococcus Lilacinus ini adalah terhambatnya pertumbuhan Buah Kakao yang kemudian akan kering dan mati.

5. Lalat Buah (Kakao Mot)

Lalat buah yang merupakan keluarga Lithocolletidae kerap kali menyasar pohon Kakao pada bagian buahnya.

Efek yang terjadi dari serangan lalat buah adalah kulit buah Kakao yang berubah warna menjadi kuning pucat dan pada bagian biji jika dipegang teksturnya akan terasa lengket.

Jenis Penyakit Tanaman Kakao

Selain hama, Masalah yang kerap terjadi ketika pembudidayaan Tanaman kakao adalah penyakit.

Beberapa penyakit yang kerap menyerang Tanaman Kakao antara lain adalah:

1. Busuk Buah Kakao

Penyakit Busuk Buah Kakao timbul karena adanya infeksi cendawan Phythoptora palmivora. Infeksi ini biasa menyerang pada tanaman yang memiliki sistem kekeebalan yang tidak terlalu baik.

Selain itu keberadaan kebun yang berada di tempat yang terlalu lembab dan gelap bisa menjadi penyebab serangan penyakit ini.

Ciri-ciri buah yang terserang penyakit ini adalah adanya noktah kehitaman pada buah dan apabila dipegang akan bertesktur basah dan buah terasa busuk.

Penyakit ini bisa menyerang semua buah Kakao baik yang sedang dalam fase tumbuh maupun fase sudah matang.

2. Penyakit VSD ( Vaskular Streak Dieback)

Penyakit yang menyerang pada bagian ranting dan pucuk dari Tanaman Kakao ini adalah akibat dari infeksi cendawan Oncobasidium theobromae.

Ciri yang ditimbukan dari penyakit yang satu ini adalah perubahan warna daun yang menguning dengan adanya bercak berwarna hijau muda.

Pada fase penyakit yang sudah akut, Penyakit VSD bisa membuat tanaman Kakao menjadi gundul karena dedaunan yang terus rontok.

3. Penyakit Kanker Batang Tanaman kakao

Penyakit ini timbul karena adanya infeksi cendawan Phythotora palmivora pada bagian batang dan cabang tanaman kakao. Infeksi ini menyerang di kebun tanaman Kakao yang cenderung terlalu lembab dan gelap.

Ciri-Ciri yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah noktah hitam yang nampak pada batang tanaman kakao.

Jika tidak segara diatasi batang akan mengalami pembusukan yang ditandai dengan adanya cairan berwarna merah karat. Hal ini berakibat pada terhambatnya transportasi hara dan fotosintat di dalam tanaman.

Cara Pengendalian Hama Dan penyakit Dari Tanaman Kakao

Masalah terbesar bagi  petani Kakao ada dua yaitu dari hama yang biasanya terdiri dari hewan-hewan seperti Ulat, Kepik dan Kutu.

Sementara itu beberapa infeksi penyakit yang seringkali menyerang tanaman Kakao antara lain adalah Penyakit busuk buah, Kanker Batang hingga penyakit VSD.

Untuk mengatasi hal ini, dibutuhkan perlakuan yang berbeda untuk tananam Kakao yang terserang hama dan untuk yang terserang penyakit. Berikut penjelasannya:

1. Pengendalian Tanaman Kakao Yang Terserang Hama

Salah satu hama yang sering menyerang tanaman Kakao adalah Penggerek Buah Kakao atau biasa disingkat dengan PBK.

Hama ini berkembang biak dengan meletakkan telurnya di kulit Kakao, kemudian Larva yang keluar dari telur akan masuk ke dalam buah Kakao dengan membuat lubang kecil.

Cara penanganan Hama ini adalah dengan penerapan sistem PHT (Pengendalian Hama Terpadu).

Langkah pertama Sistem PHT bisa diterapkan melaluli proses karantina yaitu mengisolasi bibit Kakao ke suatu tempat khusus.

Hal ini mempunyai tujuan untuk mencegah masuknya bahan tanaman Kakao dari daerah yang terserang Penggerek buah Kakao.

Selanjtunya bisa pula dengan melakukan penyarungan pada buah Kakao dengan tujuan untuk menghambat Penggerek meletakkan telurnya ke kulit Kakao.

Kemudian  bisa juga dengan cara melakukan panen sesering mungkin untuk memutus rantai perkembangan Penggerek Buah Kakao.

Selain PBK, hama lain yang seringkali menggangu tananam buah Kakao adalah serangga kepik yang suka menghisap buah. Cara paling efektif untuk mengatasi Kepik ini adalah dengan menyemprotkan insektisida nabati.

2. Pengendalian Tanaman Kakao Yang Terserang Penyakit

Cara penanganan efektif dan efisien untuk penyakit ini antara lain adalah;

  • Sanitasi, agar seranganpenyakir tidak meluas perlu dilakukan Sanitasi, yaitu dengan memetik semua buah yang sudah membusuk kemudian menguburnya ke dalam tanah dengan kedalaman minimal 30cm.
  • Pemberian Fungisida, Pemberian Fungisida ini sangat penting untuk mencegah timbulnya penyakit. Fungisida yang bisa diberikan antara lain adalah Sandoz, Cupravit Cobox dll.
  • Mengaplikasikan Klon Tahan Hama, agar tanaman Kakao semakin tahan dengan penyakit maka perlu ditambahkan Klon penahan hama seperti ICCRI 03, ICS 6, DRC 15 dsb.
  • Pemberian Pestisida, ini adalah cara tambahan saja untuk mencegah hama dan penyakit. Untuk pemberian pestisida pun harus rasional dan sesuai takaran karena pestisida juga mengandung racun yang apabila terlalu banyak justru tidak baik untuk tanaman.

Demikianlah pembahasan tentang Jenis Dan Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Kakao. Semoga bisa membantu.

Baca Juga : Cara Sambung Pucuk Tanaman Kakao

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *