Tahukah Anda Cara Semut Berkembangbiak?

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Cara Semut Berkembangbiak? Semut adalah serangga berukuran kecil yang merupakan anggota suku Formicidae, bangsa Hymen Optera.

Tahukah Anda Cara Semut Berkembangbiak
Tahukah Anda Cara Semut Berkembangbiak

Hewan Semut sangat gampang ditemukan dimana-mana, di pohon, tanah, apalagi jika ada makanan manis, pasti akan mengundang semut untuk datang ke sekitar makanan tersebut.

Semut memiliki 12.500 jenis yang hidup di kawasan tropika. Semut dikenal sebagai binatang sosial karena gemar berkoloni dan sarang-sarangnya yang teratur terdiri dari ribuan semut per koloninya.

Walaupun semur memiliki tubuh yang kecil namun semut merupakan hewan terkuat di dunia. Mengapa? Semut jantan bisa menopang beban dengan berat 50 kali lipat dari bobot badannya sendiri.

Klasifikasi Semut

Berikut adalah klasifikasi semut:

  • Semut berasal dari Kingdom Animalia
  • Filum dari semut adalah Arthropoda
  • Semut termasuk ke dalam Kelas Insecta
  • Ordo dari semut adalah Hymenoptera
  • Semut berasal dari Super Famili Formicoidea
  • Famili dari semut adalah Formicidae
  • Sub famili dari semut adalah Vespoidea
  • Genus dari semut adalah Solenopsis
  • Spesies semut adalah Solenopsis Invicta

Morfologi Semut

Bagian tubuh semut terdiri dari 3 bagian yaitu bagian kepala, dada atau mesosoma dan perut atau metasoma.

Semut memiliki antena, kelenjar metapleural serta bagian perut kedua semut yang berhubungan ke tangkai semut yang membentuk pinggang sempit diantara rongga dada semut dan juga perut serta metasoma.

Tubuh semut memiliki kerangka luar yang fungsinya untuk melindungi tubuh semut serta tempat menempelnya otot. Semut memiliki lubang pernafasan yang letaknya bukan di wajahnya melainkan di bagian dadanya bernama spirakel untuk sirkulasi udara dalam sistem respirasi semut.

Pada bagian dada semut ada 3 pasang kalo dan di setiap kakinya tersebut terdapat cakar kecil yang dapat membanru semut untuk memanjat dan berjalan di permukaan.

Pada bagian perut semut terdapat banyak organ reproduksi. Semut juga memiliki sengat yang mana sengat tersebut terhubung dengan kelenjar beracun yang fungsinya untuk melumpuhkan mangsanya serta melindungi sarangnya.

Cara Semut Berkembangbiak

Semut berkembangbiak dengan cara bertelur. Siklus kehidupan semut terdiri dari telur, larva, pulpa dan semut dewasa. Untuk lebih jelaskan akan dijelaskan di bawah ini:

1. Telur

Proses perkembangbiakan semut dimulai dari semut jantan dan semut betina kawin lalu semut betina menghasilkan telur.

Telur semut berukuran sangat kecil yaitu 0,5 mm, berwarna putih dan transparan. Semut betina atau disebut dengan ratu semut dalam sekali bertelur menghasilkan 100.000 hingga 300.000 telur.

Agar tidak diganggu oleh hewan lain atau predator, ratu semut biasanya meletakkan telur-telur semut di tempat yang sangat aman agar dapat menetas dengan baik. Beberapa saat kemudian, telur semut akan menetas dan berkembang menjadi larva.

2. Larva

Proses menetas telur semut hingga menjadi larva membutuhkan waktu seminggu hingga 2 minggu tergantung pada spesies semut, kelembaban serta suhu udara.

Larva semut akan mendapatkan asupan makanan dari semut lainnya. Jika asupan makanan larva semut tercukupi maka larva semut akan bertumbuh dengan cepat.

Selama masa pertumbuhan, larva akan mengalami proses pergantian kulit beberapa kali. Larva semut akan berubah menjadi pupa  dalam tempo 6 hingga 12 hari.

3. Pupa

Tahap perkembangbiakan semut setelah larva adalah pupa. Pupa semut hidupnya sangat bergantung pada semut lain atau disebut dengan semut pekerja.

Semut pekerja adalah semut yang salah satu tugasnya adalah untuk mencari makanan untuk pupa.

Pada fase pupa, bentuknya sudah menyerupai semut dewasa, telah memiliki mata, kaki serta sayap namun yang membedakan adalah warnanya transparan serta ditutupi oleh kepompong yang berwarna putih kecokelatan.

Pada fase pupa, antena semut belum bertumbuh serta belum berkembang biak secara sempurna.

Cara berkembangbiak semut pada fase pupa biasanya berlangsung selama 9 hari hingga 1 bulan. Pupa tersebut akan mengeras serta membelah jika telah tiba waktunya.

Pupa yang sudah menetas atau sudah keluar dari kepompongnya akan menjadi calon-calon semut dewasa untuk membentuk koloni yang baru.

4. Semut Dewasa

Fase perkembangbiakan semut selanjutnya adalah semut dewasa. Semut dewasa yang baru menetas dari pupa berwarna cokelat terang dengan tubuh yang transparan.

Seiring bertambahnya waktu, warna semut akan semakin gelap dan kulit tubuhnya juga akan semakin mengeras. Ada tiga macam semut dewasa yakni ratu semut, semut pekerja betina serta semut jantan.

Ratu semut adalah pendiri koloni dan semut yang menghasilkan telur-telur semut. Ukuran tubuh ratu semut jauh lebih besar dibandingkan dengan anggota semut lainnya di dalam sebuah koloni semut yaitu bisa mencapai 15 cm.

Semut pekerja betina adalah semut yang memiliki tugas mencari makanan serta melayani ratu semut.

Sementara Semut jantan atau disebut juga dengan istilah semut drone adalah semut yang tugasnya adalah melakukan perkawinan kepada ratu semut sehingga ratu semut dapat menghasilkan telur-telur semut.

Semut jantan merupakan anggota terkecil dalam koloni semut.

Baca Juga : Cara Budidaya Semut Jepang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *