{"id":11,"date":"2020-09-04T00:32:08","date_gmt":"2020-09-04T00:32:08","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=11"},"modified":"2020-11-09T06:59:26","modified_gmt":"2020-11-09T06:59:26","slug":"sistem-eksresi-pada-hewan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-eksresi-pada-hewan\/","title":{"rendered":"Sistem Ekskresi Pada Hewan"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sistem Ekskresi adalah proses pengeluaran zat yang sudah berguna dalam tubuh makhluk hidup, jika sistem Ekskresipada hewan, maka sistem pengeluaran zat yang sudah tidak di gunakan lagi oelh hewan itu sendiri.<\/p>\n<figure id=\"attachment_13\" aria-describedby=\"caption-attachment-13\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-13\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Sistem-Eksresi-Pada-Hewan.png?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Sistem Eksresi Pada Hewan\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Sistem-Eksresi-Pada-Hewan.png?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Sistem-Eksresi-Pada-Hewan.png?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13\" class=\"wp-caption-text\">Sistem Ekskresi Pada Hewan<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis \u2013 jenis hewan bermacam \u2013 macam, mulai dari burung (aves), serangga (insektesida), ikan (pisces), dan sebagainya, mereka memiliki sistem Ekskresi berbeda \u2013 beda, tergantung dari jenis hewan tersebut.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Sistem Ekskresi Pada Hewan<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ini akan di bahas sedikit tentang sistem eksesi pada hewan :<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Burung (aves)<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ginjal (metanefros), kulit, dan paru \u2013 paru menjadi alat Ekskresi hewan burung. Ginjal yang dimiliki burung sepasang dengan warna cokelat, sedangkan saluran Ekskresinya terdapat pada akhir usus (kloaka) di saluran kelamin dan ginjalnya menyatu jadi satu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan burung memang tidak memiliki kelenjar kulit, tapi terdapat kelenja minyak yang mampu memberi minyak pada bulu dan terdapat pada tungging burung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Garam dan dan zat asam urat mejadi Ekskresinya yang nantinya akan mengalir melalui rongga hidung burung dan akhirnya keluar melalui lubang hidung burung (nares).<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Serangga (insektesida)<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tubulus malpighi menjadi alat ekresi pada hewan serangga. Alat ekresi tersebut berada di di dalam hemmosoel dan tergenang pada darah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zat hasil metabolisme hewan serangga akan masuk ke lumer tubulus yang kemudian di serap kembali sehingga kadar air menurun sehingga asam urat kembali mengendap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tubulus malpighi akan menuju usus dan airnya akan banyak di absorpsi sehingga asam urat akan keluar bersamaan dengan feses tanpa harus kehilangan banyak air.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Ikan (Pisces)<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ginjal dan insang menjadi alat Ekskresi hewan ikan yang mana ginjal di pakai untuk Ekskresi urine sedangkan karbondioksida melalui insang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terdapat 2 jenis ikan, yaitu ikan air tawar dan ikan air laut, mereka memiliki sistem Ekskresi yang berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jumlah air yang masuk pada ikan air tawar lebih banyak, sehingga urine yang dikeluarkan nanti encer dan memiliki kandungan amonia sedangkan glomerulusnya akan mengalami sistem metabolisme lebih cepat pada ginjalnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ikan air laut urine yang dikeluarkan lebih sedikit dan terdapat kandungan urea efek kadar garam yang tinggi, sedangkan glomerulusnya berjalan lambat di ginjal ikan tersebut.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>4. Reptil <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Reptil memiliki alat Ekskresi berupa kelenjar kulit untuk menghasilkan asam urat tertentu yang bermanfaat pengusir musuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu ada ginjal (metanefros) yang sudah ada sejak fase embrio dan ginjal tersebut terus berkembang. Ginjal tersebut terubung dengan saluran kandung kemih dan bermuara ke kloaka secara langsung.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>5. Amphibi <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu hewan amphibi adalah katak yang memiliki alat Ekskresi sepasang ginjal (opistonefros) yang berada di bagian kanan dan kiri tulang belakang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ginjal tersebut berbentuk memanjang dari depan ke belakang dengan warna merah kecokelatan. Zat sisa yang di ambil oleh ginjal akan di salurkan melalui ureter ke kantong kemih yang terbentuk dari tonjolan dinding kloaka dan tipis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fungsinya sebagai menyimpan urine sementara dengan saluran ginjal dan kelaminnya menyatu untuk katak jantan, sedangkan pada katak betina tidak menyatu.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>6. Cacing <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nefridium adalah alat Ekskresi pada cacing tanah yang memiliki corong terbuka dan bersilia bernama Nefrostom.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-budidaya-cacing-tanah\/\">Cara Budidaya Cacing Tanah<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nefosdrom tersebut berada di dalam rongga tubuh yang terisi penuh oleh cairan yang nantinya di ambil oleh nefrostom untuk masuk ke dalam nefridia, kemudian terjadi reabsorsi atau penyerapan ulang cairan yang masih bisa di manfaatkan, dan melalui nefridiofor akan mengeluarkan cairan yang tidak bermanfaat.<\/p>\n<p>Demikianlah informasi kali ini yang bisa saya sampaikan mengenai Sistem Ekskresi Pada Hewan.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem Ekskresi adalah proses pengeluaran zat yang sudah berguna dalam tubuh makhluk hidup, jika sistem Ekskresipada hewan, maka sistem pengeluaran&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[5],"tags":[13,14],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Sistem-Eksresi-Pada-Hewan.png?fit=695%2C499&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sistem Ekskresi Pada Hewan - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sistem Ekskresi Pada Hewan kali ini mengenai hewan burung (aves), serangga, Ikan (Pisces), reptil, Amphibi dan juga cacing. Simak penjelasan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-eksresi-pada-hewan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sistem Ekskresi Pada Hewan - Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sistem Ekskresi Pada Hewan kali ini mengenai hewan burung (aves), serangga, Ikan (Pisces), reptil, Amphibi dan juga cacing. Simak penjelasan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-eksresi-pada-hewan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-09-04T00:32:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-11-09T06:59:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Sistem-Eksresi-Pada-Hewan.png?fit=695%2C499&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"695\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"499\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-eksresi-pada-hewan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Sistem-Eksresi-Pada-Hewan.png?fit=695%2C499&ssl=1\",\"width\":695,\"height\":499,\"caption\":\"Sistem Eksresi Pada Hewan\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-eksresi-pada-hewan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-eksresi-pada-hewan\/\",\"name\":\"Sistem Ekskresi Pada Hewan - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-eksresi-pada-hewan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-09-04T00:32:08+00:00\",\"dateModified\":\"2020-11-09T06:59:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Sistem Ekskresi Pada Hewan kali ini mengenai hewan burung (aves), serangga, Ikan (Pisces), reptil, Amphibi dan juga cacing. Simak penjelasan\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-eksresi-pada-hewan\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":355,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11\/revisions\/355"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}