{"id":1119,"date":"2021-01-29T17:19:57","date_gmt":"2021-01-29T17:19:57","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=1119"},"modified":"2021-01-29T17:22:57","modified_gmt":"2021-01-29T17:22:57","slug":"ciri-kura-kura-sedang-sakit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kura-kura-sedang-sakit\/","title":{"rendered":"13 Ciri Kura-kura Sedang Sakit"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah Anda tentang Ciri Kura-kura Sedang Sakit? Seperti halnya makhluk hidup lainnya, kura-kura juga dapat mengalami sakit.<\/p>\n<figure id=\"attachment_1278\" aria-describedby=\"caption-attachment-1278\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-1278\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/293008531sst1611940729.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"13 Ciri Kura-kura Sedang Sakit\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/293008531sst1611940729.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/293008531sst1611940729.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1278\" class=\"wp-caption-text\">13 Ciri Kura-kura Sedang Sakit<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyakit yang dialami oleh kura-kura biasanya timbul akibat kualitas air yang buruk, pencahayaan yang kurang dan gizi yang kurang baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa penyakit yang biasa menyerang kura-kura adalah flu, jamur, diare hingga penyakit pyramiding. Penyakit tersebut harus segara diobati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali tanda-tanda jika kura-kura sedang sakit agar dapat segera dilakukan penanganan. Berikut beberapa ciri-ciri kura-kura yang sedang sakit.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Ciri Kura-kura Sedang Sakit<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ciri kura-kura sedang sakit, di antaranya:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Tidak mau makan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kura-kura yang sedang sakit biasanya memiliki nafsa makan yang menurun dan malas makan, berbeda dengan kura-kura yang sehat yang memiliki nafsu makan yang bagus.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Terdapat cairan di hidung<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini merupakan ciri jika kura-kura sedang terserang flu. Umumnya, kura-kura yang terserang flu akan muncul gelembung pada hidungnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gelembung atau cairan tersebut kemungkinan adalah ingus yang dapat menjadi pertanda adanya gekala pilek atau flu yanag dialami oleh kura-kura.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyakit flu ini disebabkan oleh suhu yang menurun secara tiba-tiba dan kelembapan yang tidak terjaga.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Mata sering terpejam<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kura-kura yang sehat matanya akan terbuka secara lebar. Namun sebaliknya, kura-kura yang sedang sakit akan terus menutup matanya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>4. Perubahan warna atau bercak putih pada tempurungnya<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika muncul bercak putih pada tempurung atau cangkang kura-kura, maka dapat dipastikan kura-kura tersebut terserang jamur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyakit ini disebabkan oleh lingkungan yang lembab dan basah sehingga jamur dapat berkembang dengan mudah.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>5. Perubahan perilaku<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kura-kura yang sedang sakit juga dapat ditandai dengan adanya perubahan perilaku misalnya kura-kura menjadi pendiam padahal sebelumnya kura-kura tersebut suka berjalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, kura-kura yang sedang dalam keadaan tidak sehat berenangnya dengan miring-miring.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini merupakan tanda jika terjadi pneumonia pada kura-kura. Kura-kura yang sehat umumnya berenang dengan aktif. Berbeda dengan kura-kura yang sedang sakit, biasanya cenderunng tidak aktif dan menjadi pendiam.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>6. Muncul flek berwarna putih di lidah<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini merupakan ciri-ciri jika kura-kura terserang virus. Virus ini dapat menyebabkan kelumpuhan pada kura-kura. Agar kura-kura tidak mudah terserang virus, maka kondisi kandang harus dijaga kebersihannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Virus yang menyerang kura-kura tidak mudah diobati dalam jangka waktu singkat. Untuk pengobatannya dilakukan dengan meningkatkan daya tahan tubuh yaitu dengan memberi infus pada kura-kura.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>7. Diare dan muntah-muntah<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diare dan muntah-muntah merupakan ciri-ciri jika kura-kura mengalami cacingan. Jika penyakit ini dibiarkan, maka akan menyebabkan kerusakan pada usus, bahkan dapat menyebabkan kematian pada kura-kura.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyakit cacingan yang menyerang kura-kura dapat diobati dengan menggunakan obat cacing khusus reptil yang dapat diberikan baik secara oral maupun dicampurkan dengan pakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan untuk mencegah terjadinya cacingan, dapat dilakukan dengan pemberian obat cacing dengan jangka waktu empat bulan sekali.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>8. Mata bengkak<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Umumnya hal ini terjadi karena asupan vitamin A yang dibutuhkan oleh kura-kura tidak terpenuhi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gejala lainnya yaitu terjadi penumpukan kotoran di kelopak mata. Cara penanganannya yaitu dengan pemberian pakan yang seimbang.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>9. Karpas dan plastron menjadi lunak<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyakit Metabolic Bone Disease (MBD) yang menyerang kura-kura ditandai dengan melunaknya karpas dan plastron. Penyakit ini disebabkan akibat kekurangan kalsium dan vitamin B3.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Umumnya penyakit ini menyerang bayi kura-kura. Pemberian suplemen dan pakan yang mengandung kalsium dapat mengatasi penyakit MBD.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>10. Badan terluka<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara umum kura-kura memiliki tempurung yang digunakan untuk melindungi diri, namun ia juga bisa terluka. Bukan hanya tubuh tempurung yang keras juga bisa terluka dengan beragam penyebab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyebabnya mungkin bisa berkelahi dnegan kura-kura lainnya, terjatuh dari ketinggian, merupakan gejala penyakit, diserang oleh predator dan bisa juga dilakukan penyiksaan oleh pemilihnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>11. Suara nafas tidak teraktur<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengetahui kura-kura sakit selanjutnya adalah dilihat dari hembusan nafas kura-kura. Perlu dipahami kura-kura yang sehat memiliki irama nafas yang sangat teratur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila kura-kura sedang tidak sehat maka irama saat bernafas tidak teratur. Secara umum nafas yang keluar seperti terpenggal penggal atau terputus putus dan memiliki tarikan yang sangat berat.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>12. Bobot tubuh berkurang<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kura-kura yang sehat memiliki nafsu makan yang sangat tinggi. Kalau diperhatikan secara detail makanan yang kita berikan bahkan tidak ada yang tersisa sedikit pun sehingga pertumbuhannya juga akan cepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun apabila ia sedang sakit maka nafsu makan secara otomatis akan berkurang sehingga menyebabkan ia akan kurus atau bobot tubuh berkurang secara dratis.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>13. Memiliki gerakan yang lemas<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kura-kura yang dalam keadaan sehat akan lebih bersemangat dalam menjalani aktivitasnya. Kura-kura sehat akan mudah dalam bergerak\u00a0 kesana kemari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini sangat berbeda apabila ia sedang sakit, terlihat banyak diam di sudut kandang dan menyendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikianlah pembahasan kita dalam kesempatan kali ini mengenai Ciri Kura-kura Sedang Sakit. Semoga bermanfaat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/karakteristik-kura-kura-air-tawar\/\">Ciri dan Karakteristik Kura-kura Air Tawar<\/a><\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda tentang Ciri Kura-kura Sedang Sakit? Seperti halnya makhluk hidup lainnya, kura-kura juga dapat mengalami sakit. Penyakit yang dialami&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1278,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[68],"tags":[141,361],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/293008531sst1611940729.jpg?fit=800%2C445&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>13 Ciri Kura-kura Sedang Sakit - Ilmu Peternakan Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukah Anda tentang Ciri Kura-kura Sedang Sakit? Seperti halnya makhluk hidup lainnya, kura-kura juga dapat mengalami sakit.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kura-kura-sedang-sakit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"13 Ciri Kura-kura Sedang Sakit - Ilmu Peternakan Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah Anda tentang Ciri Kura-kura Sedang Sakit? Seperti halnya makhluk hidup lainnya, kura-kura juga dapat mengalami sakit.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kura-kura-sedang-sakit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-29T17:19:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-01-29T17:22:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/293008531sst1611940729.jpg?fit=800%2C445&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kura-kura-sedang-sakit\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/293008531sst1611940729.jpg?fit=800%2C445&ssl=1\",\"width\":800,\"height\":445,\"caption\":\"13 Ciri Kura-kura Sedang Sakit\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kura-kura-sedang-sakit\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kura-kura-sedang-sakit\/\",\"name\":\"13 Ciri Kura-kura Sedang Sakit - Ilmu Peternakan Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kura-kura-sedang-sakit\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-01-29T17:19:57+00:00\",\"dateModified\":\"2021-01-29T17:22:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Tahukah Anda tentang Ciri Kura-kura Sedang Sakit? Seperti halnya makhluk hidup lainnya, kura-kura juga dapat mengalami sakit.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kura-kura-sedang-sakit\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1119"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1119"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1119\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1281,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1119\/revisions\/1281"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1278"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1119"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1119"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1119"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}