{"id":1161,"date":"2021-01-13T03:58:55","date_gmt":"2021-01-13T03:58:55","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=1161"},"modified":"2021-04-04T10:41:35","modified_gmt":"2021-04-04T10:41:35","slug":"jenis-katak-raksasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-katak-raksasa\/","title":{"rendered":"9 Jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify;\">Tahukah Anda mengenai Jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia? Seperti yang kita ketahui <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/katak\/\">katak adalah<\/a> hewan amfibi atau hewan yang dapat hidup di dua alam. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify;\">Jenis katak yang tersebar dibumi memiliki bearagam jenis dengan ciri-ciri khas yang berbeda tergantung dengan tempat atau wilayah tempat tinggalnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify;\">Dan jenis-jenis dari katak tersebut ada yang memiliki ukuran yang sangat kecil hingga ukuran katak yang melebihi katak normal atau disebut dengan katak raksasa.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu apa saja jenis katak yang termasuk dalam golongan katak raksasa yang ada pada saat ini? Mari kita simak informasi jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia berikut ini.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. <\/strong><strong>Katak Goliath<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"630\" height=\"380\" class=\"size-large wp-image-1195 aligncenter\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Goliath.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"&quot;&lt;yoastmark\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Goliath.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Goliath.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis Katak ini merupakan katak terbesar di dunia yang dapat memiliki berat hingga mencapai 3 kg. Dan panjang tubuhnya mencapai 33 cm dengan habitat aslinya berada di Afrika Barat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usia katak ini bisa mencapai hingga 15 tahun dan makanannya adalah hewan kecil seperti kalajengking dan serangga lainnya yang ada disekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Katak ini memiliki kemampuan mendengar yang sangat tajam dibandingkan katak yang lainnya namun juga tidak memiliki kantung vocal sehingga tidak bisa mendengkur seperti katak pada umumnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. <\/strong><strong>Katak Darwin<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1196\" aria-describedby=\"caption-attachment-1196\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-1196\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Darwin.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Katak Darwin\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Darwin.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Darwin.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1196\" class=\"wp-caption-text\">Katak Darwin<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis Katak ini tercatat sebagai katak terbesar ke 2 didunia yang ditemukan pada tahum 1978.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Katak ini banyak ditemukan dilantai hutan dengan ukuran tubuh yang melebar dan bagian perutnya bergelambir dengan warna yang hamppir sama dengan daun-daun sampah disekitarnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. <\/strong><strong>Katak Raksasa Enrekang<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1197\" aria-describedby=\"caption-attachment-1197\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-1197\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Raksasa-Enrekang-630x380.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Katak Raksasa Enrekang\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Raksasa-Enrekang.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Raksasa-Enrekang.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1197\" class=\"wp-caption-text\">Katak Raksasa Enrekang<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu jenis katak ini memiliki berat yang mencapai 1,5 kg. Populasi katak ini dapat kita temukan di Sulawesi, Maluku dan Papua.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun sayangnya katak ini sudah termasuk dalam binatang yang langka dan terancam punah karena selalu diburu untuk dijadikan bahan makanan penduduk sekitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Katak yang tergolong dalam spesies Limnonectes Grunniens ini dalam sekali bertelur dapat bertelur hingga 1000 butir telur per tahunnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, sebagian besar dari katak yang menetas itu hanya bisa bertahan hingga usia remaja dalam jumlah yang tidak mencapai ratusan hal ini karena banyaknya pemangsa yang memangsa katak ini.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>4. <\/strong><strong>Katak Biru Beracun<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1198\" aria-describedby=\"caption-attachment-1198\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-1198\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Biru-Beracun.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Katak Biru Beracun\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Biru-Beracun.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Biru-Beracun.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1198\" class=\"wp-caption-text\">Katak Biru Beracun<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Katak ini juga sering disebut dengan nama katak Tebu atau Cane Toad. Habitat asli katak ini berada di Amerika Selatan dan Amerika Tengah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Katak terbesar beracun ini aktif di siang hari dan mampu menyebarkan racun untuk binatang lainnya ketika di dalam air saat ia merasa terancam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibat sekresinya yang mengeluarkan racun, katak ini menjadi penyebab menurunnya populasi hewan-hewan kecil disekitar habitatnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>5. <\/strong><strong>Katak Setan<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1199\" aria-describedby=\"caption-attachment-1199\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-1199\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Setan.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Katak Setan\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Setan.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Setan.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1199\" class=\"wp-caption-text\">Katak Setan<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis katak ini merupakan katak yang sudah punah. Namun sejumlah peneliti meneukan fosilnya dengan ukuran yang besar dan katak ini disebut sebagai katak terbesar di bumi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peneliti menemukan fosil katak ini di Madagaskar. Katak ini memiliki nama ilmiah <em>Beelzebufo<\/em> dengan ukuran rata-rata mencapai 40 cm dengan berat mencapai 4,5 kg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diperkirakan katak ini hidup pada 65-70 juta tahun yang lalu. Selain itu, katak ini memiliki hubungan kekerabatan dengan katak yang hidup di Amerika yaitu katak <em>ceratophyrines<\/em> atau <em>pac-man.<\/em><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>6. <\/strong><strong>Katak Atelopus<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1200\" aria-describedby=\"caption-attachment-1200\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-1200\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Atelopus.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Katak Atelopus\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Atelopus.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Atelopus.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1200\" class=\"wp-caption-text\">Katak Atelopus<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis katak ini merupakan katak terbesar dalam spesies katak badut. Katak ini memiliki ciri khusus dari segi tampilannya yang aneh yaitu pada warna tubuhnya terdominasi oleh warna hitam dan ungu yang terlihat mengkilap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, keberadaan katak ini sudah terancam punah karena perburuan liar.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>7. Katak Raksasa di Sulawesi Selatan<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1201\" aria-describedby=\"caption-attachment-1201\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-1201\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Raksasa-di-Sulawesi-Selatan.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Katak Raksasa di Sulawesi Selatan\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Raksasa-di-Sulawesi-Selatan.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Katak-Raksasa-di-Sulawesi-Selatan.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1201\" class=\"wp-caption-text\">Katak Raksasa di Sulawesi Selatan<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekelompok warga pada tanggal 24 april 2017 tepatnya pada malam hari menemukan 9 ekor katak di daerah kebun warga. Salah satu dari 9 katak tersebut memiliki berat 1,6 kilogram.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Kepala Laboratorium Herpitologi Puslit Biologi LIPI yaitu Amir Hamidy menyatakan bahwa katak jumbo atau besar tersebut masuk dalam kelompok spesies <em>Limnonectes gruniens<\/em> yang memiliki usia sekitar 5 tahun.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>8. African Bullfrog<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1202\" aria-describedby=\"caption-attachment-1202\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-1202\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/African-Bullfrog.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"African Bullfrog\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/African-Bullfrog.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/African-Bullfrog.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/African-Bullfrog.jpg?zoom=2&amp;resize=630%2C380&amp;ssl=1 1260w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/African-Bullfrog.jpg?zoom=3&amp;resize=630%2C380&amp;ssl=1 1890w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1202\" class=\"wp-caption-text\">African Bullfrog<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: left;\">Jenis katak ini dapat memiliki ukuran hingga 23 cm bila diukur dari bokong hingga kepalanya. dan berat tubuhnya bisa mencapai 2 kg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify;\">Ketahuilah pada katak jantan ukuran tubuhnya rata rata jauh lebih besar dan panjang bila dibandingkan dengan katak betina.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>9. American Bullfrog<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1203\" aria-describedby=\"caption-attachment-1203\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-1203\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/American-Bullfrog.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"American Bullfrog\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/American-Bullfrog.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/American-Bullfrog.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1203\" class=\"wp-caption-text\">American Bullfrog<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis katak ini masih sama kelompoknya dengan African bullfrog, namun yang membedakannya adalah warna dan tubuhnya jauh lebih gelap dari jenis african bullfrog.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari segi makanan hampir sama karena memakan segalanya. Spesies katak ini memang dikenal dengan kerakusannya dalam makan. makanannya seperti ikan, ular, tikus, bebek, kelabang dan hewan lain yang ukurannya jauh lebih kecil.<\/p>\n<div class=\"components__NormalWidth-sc-1ukv6c0-0 gIxCuB\" style=\"text-align: justify;\" data-key=\"24450625\">\n<div>Untuk ukuran jantan jenis katak ini bisa mencapai 21 cm dan berat 1,7 kg. Namun perbedaan antara American dan african bullfrog adalah terletak pada betinannya yang lebih besar ukurannya dibandingkan dengan sang jantan.<\/div>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah 9 Jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia dan sebenarnya masih banyak lagi jenisnya namun sebagian besar dari katak-katak raksasa tersebut sudah terancam punah karena perburuan liar dan karena diburu oleh predator alam yang ada disekitar.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda mengenai Jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia? Seperti yang kita ketahui katak adalah hewan amfibi atau hewan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1202,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[163],"tags":[348],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/African-Bullfrog.jpg?fit=1920%2C1080&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>9 Jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukah Anda mengenai Jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia? Seperti yang kita ketahui katak merupakan hewan amfibi atau hewan yang dapat hidup di dua alam\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-katak-raksasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"9 Jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia - Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah Anda mengenai Jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia? Seperti yang kita ketahui katak merupakan hewan amfibi atau hewan yang dapat hidup di dua alam\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-katak-raksasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-13T03:58:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-04-04T10:41:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/African-Bullfrog.jpg?fit=1920%2C1080&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"6 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-katak-raksasa\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/African-Bullfrog.jpg?fit=1920%2C1080&ssl=1\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"African Bullfrog\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-katak-raksasa\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-katak-raksasa\/\",\"name\":\"9 Jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-katak-raksasa\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-01-13T03:58:55+00:00\",\"dateModified\":\"2021-04-04T10:41:35+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Tahukah Anda mengenai Jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia? Seperti yang kita ketahui katak merupakan hewan amfibi atau hewan yang dapat hidup di dua alam\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-katak-raksasa\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1161"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1161"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1161\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2070,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1161\/revisions\/2070"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1202"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1161"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1161"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1161"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}