{"id":2035,"date":"2021-04-01T04:39:12","date_gmt":"2021-04-01T04:39:12","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=2035"},"modified":"2021-07-26T15:57:41","modified_gmt":"2021-07-26T15:57:41","slug":"cara-budidaya-cacing-sutra","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-budidaya-cacing-sutra\/","title":{"rendered":"6 Cara Budidaya Cacing Sutra Untuk Para Pemula"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah Anda tentang Cara Budidaya Cacing Sutra? Cacing sutra adalah satwa yang mulai banyak dibudidayakan di Indonesia.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2053\" aria-describedby=\"caption-attachment-2053\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-2053\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/6-Cara-Budidaya-Cacing-Sutra-Untuk-Para-Pemula.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"6 Cara Budidaya Cacing Sutra Untuk Para Pemula\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/6-Cara-Budidaya-Cacing-Sutra-Untuk-Para-Pemula.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/6-Cara-Budidaya-Cacing-Sutra-Untuk-Para-Pemula.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2053\" class=\"wp-caption-text\">6 Cara Budidaya Cacing Sutra Untuk Para Pemula<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasalnya, hewan ini digunakan sebagai pakan ternak seperti ternak <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-memilih-induk-ikan-lele\/\">ikan lele<\/a>, cupang dan ikan air tawar yang lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, cacing sutra bisa menjadi komoditas bisnis yang menguntungkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apalagi, kalau si pembudidaya bermitra dengan pengusaha ternak ikan yang besar dan terkenal. Karena alasan ini, maka penting kiranya untuk dijelaskan cara membudidayakan cacing sutra.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Cara Budidaya Cacing Sutra<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara budidaya cacing sutra tidak sulit. Tetapi dibutuhkan ketekunan dan kesabaran yang besar jika ingin hasil budidaya berlimpah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk itu, di bawah ini ada beberapa teknik membudidayakan cacing sutra yang bisa dilakukan pemula di rumah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Silakan dicatat lalu diterapkan secara bertahap dari awal sampai akhir. Ini dia cara yang dimaksud:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Persiapkan Benih Terbaik<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah pertama yang harus dilakukan terkait dengan pembudidayaan cacing sutra ialah mempersiapkan benih cacing terlebih dahulu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pastikan peternak memilih benih yang terbaik supaya cacing bisa cepat besar serta tidak mudah sakit atau mati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mendapatkan benih cacing sutra yang bermutu, silakan membeli saja dari pedagang benih ternak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, jika peternak mengetahui ciri-ciri benih yang berkualitas, maka tidak mengapa jikalau mencarinya sendiri di sawah atau di tegalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apalagi harga benih cukup mahal terutama benih yang diperuntukkan peternakan komersil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada beberapa ciri yang menunjukkan kalau benih cacing sutra berkualitas. Ciri yang pertama ialah cacing masih berbentuk gumpalan rambut, tetapi sudah bisa bergerak dengan lincah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika menemukan benih semacam ini, segera pisahkan dari cacing kecil yang lain. Caranya memasukkan benih ke dalam ember yang di dalamnya telah disediakan sedikit air bersih.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Persiapkan Media Budidaya<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Media budidaya adalah tempat di mana cacing sutra akan diternakkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasal media budidaya ini, Anda bisa menggunakan dua konsep yaitu budidaya dengan media lumpur sedangkan yang kedua budidaya dengan media air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua media memiliki keistimewaan dan teknik penerapan yang berbeda-beda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, di bawah ini akan dijelaskan teknik penerapan budidaya cacing sutra dengan media lumpur dan air. Silakan disimak ini cara yang dimaksud:<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Media Budidaya Lumpur<\/em><\/strong><\/h4>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Persiapkan wadah yang cukup lebar<\/li>\n<li>Silakan cari lumpur di daerah persawahan atau yang banyak mengandung logam<\/li>\n<li>Pastikan lumpur selalu dialiri air dengan baik<\/li>\n<\/ul>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><em><strong>Media Budidaya Air<\/strong><\/em><\/h4>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Persiapkan wadah bersih berukuran besar<\/li>\n<li>Silakan masukkan air bersih ke dalam wadah tersebut<\/li>\n<li>Pastikan air selalu diganti setiap hari dengan menggunakan selang<\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Memindahkan Benih Cacing Sutra ke Media Budidaya<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah berikutnya adalah peternak mulai memindahkan benih cacing sutra ke media budidaya yang sudah dipersiapkan. Pastikan Anda berhati-hati ketika memindahkan benih, karena benih cacing rentan mati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemindahan ini dilakukan jika cacing sudah dipindahkan dari sawah ke wadah dan sudah bertahan di sana selama berhari-hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Artinya, benih tidak langsung dimasukkan ke media budidaya, tetapi dilakukan penyesuaian terlebih dahulu di dalam wadah. Jika waktunya sudah cukup, baru cacing bisa dipindahkan ke media budidaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara memindahkan benih dari wadah ke media budidaya tidak boleh sembarangan. Pastikan peternak tidak memegangnya dengan tangan melainkan memindahkan menggunakan sendok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah itu, silakan benih dipindahkan dengan cepat karena jika terlambat sedikit saja, cacing sutra akan stres dan sakit.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>4. Mulai Dilakukan Perawatan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekalipun cacing sutra sudah berada di media budidaya, bukan berarti masalah sudah selesai. Cacing sutra masih berpotensi mati dan peternak akan mengalami kerugian yang besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, benih harus dilakukan perawatan dengan baik untuk menjaga kesehatannya serta mencegahnya dari predator.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini merupakan tindakan budidaya yang paling penting dan paling menentukan keberhasilan peternakan. Artinya, jika perawatannya tidak baik, tentu hasil panen tidak akan maksimal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bawah ini ada beberapa list cara merawat benih cacing sutra yang sudah berada di media budidaya. Silakan Anda simak list tersebut lalu terapkan ketika budidaya sudah dijalankan. Ini list yang dimaksud:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Usahakan media budidaya senantiasa teraliri air<\/li>\n<li>Air dialirkan dengan kisaran 0,01 liter per detik untuk ketinggian 10 cm<\/li>\n<li>Jangan kurangi atau menambah debit air supaya oksigen tidak terganggu<\/li>\n<li>Pastikan media budidaya tidak terkontaminasi zat kimia<\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>5. Memberikan Makanan Secara Teratur<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika ingin benih berkembang dengan cepat, pastikan peternak memberikan makanan cacing sutra secara teratur. Makannya juga harus tepat dan tidak boleh asal memberi nutrisi pada hewan ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada beberapa makanan pilihan untuk cacing sutra. Di antaranya adalah sawi yang telah dihancurkan serta kotoran ayam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pastikan ke dua makanan cacing ini difermentasi terlebih dahulu supaya benar-benar diminati oleh cacing. Makanan yang ketiga adalah ampas tahu yang bisa dibeli di pasar tradisional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Makanan ini yang bisa membantu mempercepat perkembangan benih cacing sutra. Maka dari itu, berikan makanan secara teratur minimal dua hari sekali di pagi hari dan sore hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan lupa, air di dalam wadah selalu diganti supaya kotoran sisa makanan tidak mengendap di dalam wadah.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>6. Masa Panen Cacing Sutra<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikutnya merupakan cara budidaya cacing sutra terkait dengan masa panen. Masa yang paling ditunggu oleh para peternak, karena di masa tersebut cacing sudah tumbuh dewasa dan sudah bisa dijual kepada peternak ikan lele dan selainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Umumnya, cacing sutra sudah bisa dipanen saat usianya mencapai 75 hari atau dua bulan lebih dua minggu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini merupakan batas awal, yang artinya kurang dari masa tersebut, cacing belum bisa dipanen, namun jika lebih dari batas tersebut, maka panen akan lebih menghasilkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebab, ukuran cacing sudah lebih besar dan nutrisi di dalamnya juga lebih banyak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk memanen cacing sutra dibutuhkan trik khusus supaya cacing tidak stres. Pastikan Anda tidak mengambilnya dengan tangan melainkan menggunakan serok tau jaring penangkap ikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Silakan panen cacing dengan sangat berhati-hati. Berikut ini teknik memanen cacing sutra yang paling tepat, yaitu:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Persiapkan kain berwarna gelap.<\/li>\n<li>Tutup media budidaya dengan kain tersebut<\/li>\n<li>Biarkan wadah tertutup rapat selama 5 jam<\/li>\n<li>Kumpulkan cacing sutra menggunakan serok<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika membaca artikel ini, ternyata tindakan budidaya cacing sutra sangatlah mudah. Yang terpenting Anda mau berusaha dan bersabar untuk menunggu waktu panen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang tak kalah penting juga, peternak harus mencari informasi kepada orang yang sudah berpengalaman tentang harga cacing sutra yang beredar di pasaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah uraian tentang cara budidaya cacing sutra yang paling mudah. Silakan dicoba jika Anda tertarik dan termotivasi untuk memulai bisnis menguntungkan tersebut. Selamat membaca dan semoga ada manfaatnya.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda tentang Cara Budidaya Cacing Sutra? Cacing sutra adalah satwa yang mulai banyak dibudidayakan di Indonesia. Pasalnya, hewan ini&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2053,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[17],"tags":[516,518,517],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/6-Cara-Budidaya-Cacing-Sutra-Untuk-Para-Pemula.jpg?fit=770%2C413&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>6 Cara Budidaya Cacing Sutra Untuk Para Pemula - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukah Anda Cara Budidaya Cacing Sutra? Cacing sutra adalah satwa yang mulai banyak dibudidayakan di Indonesia. hewan ini digunakan untuk pakan ternak\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-budidaya-cacing-sutra\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"6 Cara Budidaya Cacing Sutra Untuk Para Pemula - Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah Anda \\Cara Budidaya Cacing Sutra? Cacing sutra adalah satwa yang mulai banyak dibudidayakan di Indonesia. hewan ini digunakan untuk pakan ternak\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-budidaya-cacing-sutra\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-04-01T04:39:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-07-26T15:57:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/6-Cara-Budidaya-Cacing-Sutra-Untuk-Para-Pemula.jpg?fit=770%2C413&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"770\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"413\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-budidaya-cacing-sutra\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/6-Cara-Budidaya-Cacing-Sutra-Untuk-Para-Pemula.jpg?fit=770%2C413&ssl=1\",\"width\":770,\"height\":413,\"caption\":\"6 Cara Budidaya Cacing Sutra Untuk Para Pemula\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-budidaya-cacing-sutra\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-budidaya-cacing-sutra\/\",\"name\":\"6 Cara Budidaya Cacing Sutra Untuk Para Pemula - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-budidaya-cacing-sutra\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-04-01T04:39:12+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-26T15:57:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Tahukah Anda \\\\Cara Budidaya Cacing Sutra? Cacing sutra adalah satwa yang mulai banyak dibudidayakan di Indonesia. hewan ini digunakan untuk pakan ternak\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-budidaya-cacing-sutra\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2035"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2035"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2035\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2818,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2035\/revisions\/2818"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2053"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2035"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2035"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2035"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}