{"id":2147,"date":"2021-04-12T10:46:38","date_gmt":"2021-04-12T10:46:38","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=2147"},"modified":"2021-04-12T10:46:38","modified_gmt":"2021-04-12T10:46:38","slug":"coelenterata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/coelenterata\/","title":{"rendered":"Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah Anda tentang Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata? Pengertian Coelenterata adalah hewan invertebrata yang mempunyai rongga dan bentuk tubuh seperti silinder dan mulut yang dikelilingi oleh tentakel.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2169\" aria-describedby=\"caption-attachment-2169\" style=\"width: 558px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2169 \" title=\"Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Ciri-Klasifikasi-Struktur-dan-Contoh-Coelenterata.jpg?resize=558%2C327&#038;ssl=1\" alt=\"Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata\" width=\"558\" height=\"327\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2169\" class=\"wp-caption-text\">Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Coelenterata berasal dari kata \u2018<em>coelon<\/em>\u2019 yang berarti berongga dan \u2018<em>enteron<\/em>\u2019 yang berarti perut. Jika diartikan secara umum, coelenterata merupakan hewan berongga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kata lain, coelenterata juga disebut Cnidaria yang artinya penyengat. Hal tersebut sesuai dengan cirinya yang memiliki sel penyengat di mulut dan tentakelnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sel penyengat inilah yang menjadi ciri khas dari anggota Coelenterata. Coelenterata menggunakan rongga tubuhnya untuk mencerna makanan. Uniknya lagi, rongga tubuh yang digunakan sebagai mulut juga berfungsi sebagai anus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa saja Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata? Berikut beberapa hal yang Anda harus ketahui tentang hewan Coelenterata. Baca pembahasan selengkapnya secara mendalam hanya di artikel ini.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Ciri Coelenterata<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Coelenterata dikenal sebagai hewan sederhana karena jaringan tubuhnya hanya terdiri dari dua lapis sel, yakni sel internal dan eksternal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada sekitar 9500 spesies yang kebanyakan hidup di laut, dan hanya spesies dari kelas hydrozoa hidup di air tawar. Biasanya coelenterata hidup di perairan dangkal dan melekat pada terumbu karang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Coelenterata merupakan hewan invertebrata yang sebagian besar hidup di laut pada berbagai tingkat kedalaman dan temperatur. Pada umumnya, coelenterata memiliki ciri-ciri umum, yaitu:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Hidup di laut, kecuali hydra hidup di air tawar.<\/li>\n<li>Hewan multiseluler.<\/li>\n<li>Tubuh terdiri dari dua lapisan dan memiliki sel penyengat.<\/li>\n<li>Bentuk tubuh simetri radial (bagian yang sama didistribusikan secara merata dalam susunan melingkar dari poros tengah).<\/li>\n<li>Jenis kelamin: monoecious atau dioecious.<\/li>\n<li>Larvanya disebut sebagai planula.<\/li>\n<li>Coelenterata merupakan hewan karnivora yang memakan invertebrata kecil di sekitarnya, makanan utamanya adalah crustacean, zooplankton dan ikan kecil.<\/li>\n<li>Pada tentakel terdapat sel unik bernama cnidocytes yang berguna sebagai alat pertahanan diri dan menangkap mangsa.<\/li>\n<li>Tidak memiliki organ atau sistem organ (hanya terdiri dari jaringan yang mengandung sel-sel yang dikelompokkan bersama).<\/li>\n<li>Tidak memiliki otak, impuls saraf berjalan melalui tubuh dan mampu mendeteksi sinyal dari lingkungan.<\/li>\n<li>Rangka tubuh mengandung zat kapur dan zat kitin.<\/li>\n<li>Beberapa hidup secara soliter dan sebagian lainnya hidup berkoloni.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Klasifikasi Coelenterata<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan bentuk yang dominan dalam siklus hidupnya, Coelentrata dapat diklasifikasikan ke dalam empat kelas: <strong>hydrozoa, scyphozoa, dan anthozoa.<\/strong><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. <\/strong><strong>Hydrozoa<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Coelenterata tipe ini membentuk koloni kecil yang berbentuk polip dominan, sebagian membentuk medusa yang memiliki laci dan payung melalui pembentukan tunas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hydra adalah polip air tawar, berukuran 6-15 mm serta memiliki 6-10 tentakel yang mengelilingi hipostoma.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam hipostoma, terdapat mulut yang berisi sel penyengat. Hewan jenis ini dapat bereproduksi dengan cara seksual dan aseksual.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada bentuk koloni Obelia, ada dua macam polip: polip vegetatif dan polip reproduksi. Disini polip vegetatif bertugas mencari makan sedangkan polip reproduksi bertugas untuk melipat ganda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap polip dikelilingi oleh selimut yang tembus cahaya. Selimut ini yang mengelilingi polip vegetatif disebut sebagai hidroteka dan selimut yang mengelilingi polip reproduksi ialah gonoteka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh hydrozoa: hydra viridissima (hidra hijau) atau hydra fusca (hidra coklat).<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Scyphozoa<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan yang masuk kategori ini adalah ubur-ubur. Pada dasarnya, ubur-ubur merupakan medusa yang pinggirnya berlekuk, tidak bercadar dan saluran radialnya memiliki banyak cabang serta memiliki kantung ruang gastrikum yang berisi gonad. Salah satu contoh dari Scyphozoa adalah Aurelia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aurelia memiliki diameter sekitar 7-10 cm, pinggir berlekuk delapan, beberapa mengandung polip, serta reproduksi aseksual dilakukan dengan pembentukan tunas dan reproduksi seksual dengan medusa.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Anthozoa<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan ini memiliki tubuh yang menyerupai bentuk polip, tidak membentuk medusa, tidak bertangkai, terbungkus skeleton eksternal serta memiliki tentakel yang tersusun di sekitar mulut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bentuk tubuhnya menyerupai bunga dan hidup dalam bentuk polip dari koral yang menyekresikan kalsium karbonat di sekitar tubuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anthozoa berkembang biak secara seksual dan aseksual. Contohnya seperti anemon dan hewan karang laut.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Struktur Coelenterata<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tubuh Coelentrata terdiri dari ektoderm (lapisan luar) and endoderm (lapisan dalam). Diantara kedua lapisan tersebut, terdapat mesoglea yang berfungsi sebagai kerangka hidrostatik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain untuk pertahanan tubuh, tentakel dari hewan Coelenterata ini juga berguna untuk menangkap makanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sistem pencernaanya dikategorikan sebagai gastrovasukler, dimana peredaran makan tidak melalui darah melainkan melalui usus. Juga terdapat oskulum yang berfungsi sebagai mulut dan anus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari segi bentuk tubuh, coelentrata memiliki dua jenis bentuk tubuh, yaitu <strong>polip dan Medusa.<\/strong><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Polip<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tubuh coelenterata bersifat melekat pada tempat hidupnya. Tubuh berbentuk silinder dan bagian proksimal melekat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, bagian distal juga memiliki mulut yang dikelilingi oleh tentakel. Anemon laut dan karang umumnya dikategorikan sebagai polip.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polip yang membentuk koloni ini memiliki beberapa macam bentuk. Konsep ini juga biasa disebut sebagai polimorfisme.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gerakan pada polip terbilang terbatas, hanya dapat merayap dan dapat memanjang, memendek atau melengkung ke berbagai arah. Pada umumnya, polip berkembang secara vegetatif melalui pembentukan tunas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tunas akan tumbuh di dekat kaki polip dan akan melekat pada tubuh induknya, sehingga membentuk koloni.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. <\/strong><strong>Medusa<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bentuknya seperti payung atau parasut atau lonceng yang berenang bebas. Medusa berenang dengan jalan berdenyut yang dihasilkan oleh otot melingkar pada tepi lonceng dan bergerak secara vertikal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gerakan horizontal juga tergantung pada arus laut. Bagian tubuh yang cembung berada diatas, sedangkan bagian yang cekung berada di bawah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Medusa berkembang biak secara generatif melalui pembentukan gamet (ovum dan sperma).<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Contoh Hewan Coelenterata<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah membahas pengertian, ciri-ciri, klasifikasi dan struktur dari filum Coelenterata, berikut beberapa contoh hewan coelenterata bedasarkan kelasnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Kelas Scyphozoa<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Aurelia sp<\/em><\/strong><strong> (ubur-ubur)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ubur-ubur adalah hewan kelas Scyphozoa dimana hewan ini merupakan kelompok yang hidup dalam keadaan polip dan medusa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Pelagia sp<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan ini dapat berenang dengan bebas dan merupakan hewan medusa. Pelagia sp. berkembang biak secara seksual.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah pembuahan, zigot kemudian berkembang menjadi blastula yang akan berkembang memanjang membentuk planula.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Kelas Hydrozoa<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><em>Obelia<\/em><\/strong><strong> sp<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan ini umumnya hidup di air tawar. Masa hidup pada hewan ini sifatnya polip atau menetap di sebuah dasar. Hydra juga diketahui tidak melewati tahap medusa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan ini berukuran sangat kecil dengan memiliki panjang sekitar 0,5 cm. Bagian tubuh memiliki bentuk silinder dengan dua lapisan sel.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><em>Gonioemus<\/em><\/strong><strong> sp<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada jenis ini, terdapat lapisan ektoderm, dimana diantara lapisan tersebut ada mesoglea. Hydra jenis ini mempunyai tentakel yang berfungsi untuk menangkap mangsa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara mencari makan hydra ini yaitu dengan memangsa apapun yang mengapung di atas permukaan air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Reproduksi dilakukan secara aseksual yakni dengan membentuk tunas. Pada beberapa spesies, hydra memiliki sifat hemafrodit.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Kelas Anthozoa<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Acropora<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis ini merupakan bagian dari kelas Anemon laut yang merupakan kelompok dari koral.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan ini hidup bedasarkan kelompok dan hanya akan hidup dalam fase polip. Polip yang terjadi pada anemon laut akan terlihat lebih kompleks daripada struktur kelompok Hydrozoa.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><em>Tubifora musica<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan ini merupakan anemon laut, yakni hewan yang memakan binatang-binatang kecil di laut. Hewan ini berbentuk polip (seperti koral).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tubifora musica melakukan ekskresi berupa zat kalsium karbonat yang terkandung di dalam tubuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti koral lain yang berukuran kecil, hewan ini hidup berkoloni dan berkelompok. Nantinya, mereka akan bersatu dan membentuk jumlah massa yang banyak.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong><em>Stephanauge<\/em><\/strong><strong> <em>sp<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada generasi polip, hewan ini tumbuh seperti koral yang tampak bervariasi dengan warna dengan bentuk yang unik. Hewan ini dikenal kerap melakukan simbiosis mutualisme dengan <em>Dinoflagellata<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koral <em>Stephanauge<\/em> <em>sp <\/em>dengan polipnya melindungi <em>dinoflagella<\/em> sedangkan <em>dinoflagella<\/em> memberikan oksigen dan mendaur ulang sisa metabolisme koral.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koral ini hidup berkelompok dalam jumlah banyak dan membentuk susunan yang disebut coral reef.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian beberapa informasi penting dan menarik seputar Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata atau Cnidaria. Semoga bermanfaat dalam menambah wawasan Anda seputar hewan.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda tentang Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata? Pengertian Coelenterata adalah hewan invertebrata yang mempunyai rongga dan bentuk tubuh&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2169,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[308,8],"tags":[529],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Ciri-Klasifikasi-Struktur-dan-Contoh-Coelenterata.jpg?fit=481%2C282&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukah Anda Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata? Pengertian Coelenterata adalah hewan invertebrata yang mempunyai rongga dan bentuk tubuh seperti silinder\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/coelenterata\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata - Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah Anda Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata? Pengertian Coelenterata adalah hewan invertebrata yang mempunyai rongga dan bentuk tubuh seperti silinder\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/coelenterata\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-04-12T10:46:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Ciri-Klasifikasi-Struktur-dan-Contoh-Coelenterata.jpg?fit=481%2C282&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"481\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"282\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"6 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/coelenterata\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Ciri-Klasifikasi-Struktur-dan-Contoh-Coelenterata.jpg?fit=481%2C282&ssl=1\",\"width\":481,\"height\":282,\"caption\":\"Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/coelenterata\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/coelenterata\/\",\"name\":\"Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/coelenterata\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-04-12T10:46:38+00:00\",\"dateModified\":\"2021-04-12T10:46:38+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Tahukah Anda Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contoh Coelenterata? Pengertian Coelenterata adalah hewan invertebrata yang mempunyai rongga dan bentuk tubuh seperti silinder\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/coelenterata\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2147"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2147"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2147\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2170,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2147\/revisions\/2170"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2169"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2147"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2147"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2147"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}