{"id":2492,"date":"2021-07-12T08:09:55","date_gmt":"2021-07-12T08:09:55","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=2492"},"modified":"2021-07-12T08:09:55","modified_gmt":"2021-07-12T08:09:55","slug":"lutung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/lutung\/","title":{"rendered":"Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Lutung"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah Anda mengenai Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Lutung? Hewan lutung merupakan jenis satwa yang mirip dengan monyet bahkan banyak orang yang sulit membedakannya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2513\" aria-describedby=\"caption-attachment-2513\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-2513\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Jenis-Klasifikasi-dan-Anatomi-Hewan-Lutung.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Lutung\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Jenis-Klasifikasi-dan-Anatomi-Hewan-Lutung.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Jenis-Klasifikasi-dan-Anatomi-Hewan-Lutung.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2513\" class=\"wp-caption-text\">Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Lutung<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasalnya hewan ini diketahui mempunyai pola hidup yang hampir sama dengan monyet. Walaupun demikian, lutung pada dasarnya mempunyai ciri fisik dan perilaku khusus tersendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Spesies lutung ini sebenarnya dapat kita jumpai di banyak wilayah, termasuk di Indonesia dan salah satu spesies yang ada di negara kita yaitu Lutung Jawa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lutung hidup berkelompok kecil dengan jumlah 6 hingga 23 ekor. Kemudian pada setiap kelompoknya mempunyai ketua atau pemimpin yaitu tidak lain adalah lutung jantan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alasannya karena lutung jantan dianggap lebih mampu melindungi sesama kawanan lutung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mungkin bagi sebagian orang yang melihat muka hewan ini akan terasa geli dan juga merasa takut karena tatapan matanya yang sangat tajam.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Jenis Lutung<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan lutung ini dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Lutung budeg<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nama lain hewan lutung budeg atau nama ilmiahnya yaitu trachypithecus auratus. Biasanya lutung budeg mempunyai ciri khas warna keemasan pada tubuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal inilah yang konon membuat hewan ini diperjualbelikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Umumnya spesies lutung budeg ini ternyata terbagi menjadi dua subspecies lagi yakni lutung budeg timur dan lutung budeg barat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perbedaan diantara keduanya ada pada warna rambut emasnya. Dimana lutung budeg timur warna rambut emasnya akan bertahan hingga dewasa, sementara lutung budeg barat warna rambut emasnya akan berubah menjadi hitam pekat pada saat usianya sudah mulai besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, lutung budeg biasanya hidup di sekitar pepohonan yang lebat dan makanan sehari-harinya adalah buah-buahan, daun, dan larva serangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Spesies lutung budeg ini memang merupakan satwa yang dilindungi. Namun sungguh sayang karena satwa ini masih banyak diburu oleh orang-orang untuk diambil dagingnya dan kemudian diperjualbelikan.<br \/>\nOleh karena itu, kita wajib untuk menjaga populasi lutung agar tidak punah.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Lutung Jawa<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lutung jawa ini berasal dari ordo primate dan family cercopithecidae. Kemudian lutung jawa memiliki ukuran tubuh yang sedang dengan panjang ekornya mencapai 55 cm.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keunikan dari lutung jawa ini adalah ekornya yang jauh lebih panjang daripada tubuhnya dimana panjang ekornya dapat mencapai angka 87 cm.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, pada bagian tubuhnya tertutupi oleh banyak bulu atau rambut halus dengan warnanya yang beragam yakni kuning hingga hitam pekat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya lutung jawa diketahui tidak memiliki sifat yang agresif. Makanan sehari-harinya antara lain bunga, buah-buahan, dedaunan dan larva serangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ukuran berat badan lutung jawa ini sekitar 70 gram dan berat tubuh lutung jantan jauh lebih berat daripada lutung betinanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun lutung jawa ini dikenal sebagai hewan endemik Jawa dan bisa hidup pada wilayah dataran tinggi hingga 1200 mdpl.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan persebarannya lutung jawa ini dibagi menjadi dua sub-spesies.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Pertama adalah Trachypithecus auratus auratus atau disebut dengan Spangled Langur Ebony merupakan sub-spesies yang hidup di sepanjang kawasan Jawa Timur, Pulau Bali, Lombok, Pulau Sempu, serta Nusa Barung.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Kedua adalahTrachypithecus auratus mauritius atau juga dikenal sebagai Jawa Barat Ebony Langur adalah sub-spesies yang hidup hanya di kawasan Pulau Jawa dalam jumlah terbatas, yaitu hanya ada di Jawa Barat dan Banten.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Klasifikasi Lutung<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan lutung ini mempunyai klasifikasi sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: left;\">Kingdom:Animalia<\/li>\n<li style=\"text-align: left;\">Filum: Chordata<\/li>\n<li style=\"text-align: left;\">Kelas: Mammalia<\/li>\n<li style=\"text-align: left;\">Ordo: Primates<\/li>\n<li style=\"text-align: left;\">Familia: Cercopithecidae<\/li>\n<li style=\"text-align: left;\">Sub famili: Colobinae<\/li>\n<li style=\"text-align: left;\">Infra ordo: Simiiformes<\/li>\n<li style=\"text-align: left;\">Genus: Trachypithecus<\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Anatomi Hewan Lutung<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hewan lutung mempunyai anatomi seperti berikut ini.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Bagian Tubuh<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anatomi hewan lutung yang pertama adalah bagian tubuhnya, dimana ukuran tubuh lutung tidak terlalu besar hanya sekitar 59,7 cm.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini apabila diukur dari ujung kepala hingga bagian punggungnya dan untuk bagian ekornya sendiri mempunyai panjang sekitar 74,2 cm.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, tubuh hewan lutung ini juga bermacam-macam ada yang berwarna keperak-perakan dan kelabu pucat. Meskipun hewan ini lebih cenderung memiliki warna yang gelap atau hitam pekat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Disamping itu, warna-warna pada tubuh lutung biasanya akan mengalami perubahan dalam pertumbuhannya. Semisal saat masuk usia 6 bulan warna tubuh lutung akan berubah menjadi cokelat, abu-abu ataupun hitam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terdapat perbedaan warna tubuh pada lutung jantan dan betina. Umumnya warna tubuh lutung jantan lebih cerah dan betinanya lebih pucat atau putih kekuningan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Bagian Rambut\/Bulu<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anatomi tubuh lutung selanjutnya adalah bagian bulu atau rambutnya. Hewan lutung ini umumnya mempunyai bulu yang sangat banyak bahkan dapat menutupi seluruh bagian tubuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, tekstur dari rambut lutung ini cukup halus bahkan tidak kasar sama sekali. Disamping itu, rambut-rambut tersebut berwarna cenderung gelap seperti hitam pekat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini membuat banyak orang merasa takut dan geli untuk memegang lutung karena faktor rambutnya tersebut.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda mengenai Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Lutung? Hewan lutung merupakan jenis satwa yang mirip dengan monyet bahkan banyak&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2513,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[3],"tags":[584,583],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Jenis-Klasifikasi-dan-Anatomi-Hewan-Lutung.jpg?fit=700%2C466&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Lutung - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukah Anda Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Lutung? Hewan lutung merupakan jenis satwa yang mirip dengan monyet bahkan banyak orang yang sulit membedakannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/lutung\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Lutung - Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah Anda Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Lutung? Hewan lutung merupakan jenis satwa yang mirip dengan monyet bahkan banyak orang yang sulit membedakannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/lutung\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-12T08:09:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Jenis-Klasifikasi-dan-Anatomi-Hewan-Lutung.jpg?fit=700%2C466&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"466\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/lutung\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Jenis-Klasifikasi-dan-Anatomi-Hewan-Lutung.jpg?fit=700%2C466&ssl=1\",\"width\":700,\"height\":466,\"caption\":\"Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Lutung\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/lutung\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/lutung\/\",\"name\":\"Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Lutung - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/lutung\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-07-12T08:09:55+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-12T08:09:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Tahukah Anda Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Lutung? Hewan lutung merupakan jenis satwa yang mirip dengan monyet bahkan banyak orang yang sulit membedakannya.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/lutung\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2492"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2492"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2492\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2514,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2492\/revisions\/2514"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2513"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2492"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2492"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2492"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}