{"id":2727,"date":"2021-07-26T13:51:41","date_gmt":"2021-07-26T13:51:41","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=2727"},"modified":"2021-07-22T14:13:39","modified_gmt":"2021-07-22T14:13:39","slug":"hewan-ubur-ubur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/hewan-ubur-ubur\/","title":{"rendered":"Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Ubur Ubur"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah Anda mengenai Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Ubur Ubur? Ubur ubur merupakan hewan atau binatang, yang dapat bertahan hidup dalam laut dalam.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2740\" aria-describedby=\"caption-attachment-2740\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-2740\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Jenis-Klasifikasi-dan-Anatomi-Hewan-Ubur-Ubur.jpeg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Ubur Ubur\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Jenis-Klasifikasi-dan-Anatomi-Hewan-Ubur-Ubur.jpeg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Jenis-Klasifikasi-dan-Anatomi-Hewan-Ubur-Ubur.jpeg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2740\" class=\"wp-caption-text\">Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Ubur Ubur<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Binatang ini tidak mempunyai \u00a0tulang belakang seperti binatang yang lainnya, dan binatang ini bergerak seperti melayang ke arah atas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ini adalah infomasi mengenai\u00a0 keunikan dari\u00a0 binatang ini, yang bertahan hidup di laut dan memiliki jumlah cukup banyak.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Jenis Hewan Ubur Ubur<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Binatang ini tersebar di berbagai\u00a0 negara, dan hewan ini memiliki banyak tipe yang dimilikinya. Berikut ini adalah informasinya:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. <\/strong><strong>Tipe Rhizotomae <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tipe Rhizotomae merupakan salah satu binatang, yang mempunyai tubuh cukup unik. Tubuh pada binatang \u00a0ini memiliki warna ungu, dengan sedikit corak putih\u00a0 disekitar tubuhnya. Untuk bagian tentakel atau alat untuk peraba, mempunyai warna putih cerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Binatang ini juga mempunyai sebuah lengan di tubunya, dan lengan tersebut menyatu dengan bagian mulutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagian mulut pada binatang ini, memiliki pori pori didalamnya. Pori pori pada binatang ini, memudahkan binatang ini untuk menyerap atau memperoleh makanannya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Tipe Casiopeia <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tipe Casiopeia dapat bertahan hidup, sampai ke dasar laut. Binatang ini memiliki keunikan, dimana pada saat bergerak memiiliki arah yang terbalik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada saat bergerak, binatang ini bergerak dari arah atas hingga ke arah bawah. Cara tersebut dilakukan, supaya binatang\u00a0 ini memperoleh cahaya matahari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk warna pada tubuh pada binatang ini, adalah warna\u00a0 kuning sedikit kecoklatan. Sedangkaun ukuran pada tubuh binatang \u00a0ini, cukup lebar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada bagian tentakelnya, memiliki warna hijau. Warna hijau pada bagian tentakelnya, menyerupai tumbuhan yang ada di laut.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Tipe Samaetostomae <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tipe Samaetostomae adalah binatang, yang memiliki ukuran yang cukup besar dibanding dengan tipe lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk bentuk tubuhnya, binatang ini memiliki warna kuning. Sedangkan untuk tentakelnya, binatang ini memiliki warna putih dengan rambut disekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Binatang ini juga terdapat sebuah lengan, yang letaknya dekat dengan mulutnya. Jumlah lengan pada binatang, terdapat 4 buah. Ada juga mulut pada binatang ini, dimana\u00a0 mulut tersebut berguna untuk memperoleh makanan.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Klasifikasi Hewan Ubur Ubur<\/strong><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Kingdom, Filum<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Binatang \u00a0ini tergabung dalam kingdom Animalia, dimana makhluk hidup ini dapat mencari makanannya sendiri. Untuk filumnya, binatang ini tergabung dalam Filum Cnidaria.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Binatang yang tergolong dalam filum ini, mempunyai \u00a0tubuh atau tulang yang lunak. Selain mempunyai tulang lunak, binatang ini juga memiliki kemampuan menyengat untuk menyerang musuhnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. <\/strong><strong>Kelas, Ordo <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk kelasnya, binatang ini tergabung dalam kelas Schypozoa. Binatang yang tergolong dalam kelas ini, memiliki struktur tubuh yang cukup sederhana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain memiliki\u00a0 struktur tubuh sederhana, binatang ini sel sarafnya tersebar ke seluruh tubuh. Ordo pada binatang ini yaitu Ordo Coronatae, yang dimana binatang ini memiliki bagian tubuh yang menyerupai payung.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><b>Anatomi Hewan Ubur Ubur<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Binatang ini memiliki bagian tubuh, yang berbeda dengan binatang yang lainnya. Berikut ini adalah informasi, mengenai bagian tubuh dari binatang ini:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. <\/strong><strong>Mulut, Tentakel <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Binatang ini mempunyai sebuah mulut, dimana mulut pada hewan ini memiliki letak dekat dengan saluran pencernaannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mulut pada binatang ini dapat mempermudah binatang ini, untuk mendapatkan\u00a0 atau memperoleh makanannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk bagian bawahnya, binatang ini mempunyai sebuah tentakel. Tentakel ini membantu hewan ini, untuk menyerang mushnya dengan cara menusuk. Setelah ditusuk, zat beracun dari binatang ini dikeluarkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zat beracun tersebut akan membuat musuh dari binatang ini, menjadi sakit hingga mati.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. <\/strong><strong>Sel Saraf <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Binatang ini juga mempunyai bagian saraf, dalam tubuh atau badannya. Saraf pada binatang ini disebut juga dengan neuron, dinama saraf ini membantu binatang ini untuk menerima rangsangan yang ada disekitarnya. Sel \u00a0saraf ini juga berguna, sebagai alat untuk mendeteksi kehadiran musuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sel \u00a0Saraf pada binatang ini, juga berguna untuk mengecek racun atau zat berhaya yang ada disekitarnya.\u00a0 Apabila terdapat racun atau zat berbahaya disekitarnya, maka sel saraf tersebut bekerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat sel saraf tersebut bekerja dan juga aktif, binatang ini akan menghindar dari tempat yang memiliki zat berbahaya atau beracun tersebut.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Bentuk Tubuh <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk bentuk\u00a0 tubuh yang ada pada binatang ini, mempunyai\u00a0 bentuk yang cukup transparan atau terlihat bening.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tubuh hewan ini tampak bening dan hampir tidak telihat pada saat dalam air, karena\u00a0 tubuh binatang ini seluruhnya terbuat dari bahan air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tubuh yang tampak bening tersebut, membuat binatang ini mudah menyamar \u00a0saat berada dalam air laut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Musuh yang ingin mengejar atau menangkap binatang ini, tidak akan terlihat karena binatang ini menyerupai air yang mengeluarkan gelembungnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Binatang ini mudah menghindari musuhnya, dengan tubuhnya yang tampak bening tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikianlah informasi mengenai binatang ubur ubur, yang hidup di bawah laut dan mudah ditemui ini. Semoga informasi ini bermanfaat, untuk lebih mengenal binatang ini.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda mengenai Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Ubur Ubur? Ubur ubur merupakan hewan atau binatang, yang dapat bertahan hidup&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2740,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[3],"tags":[612],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Jenis-Klasifikasi-dan-Anatomi-Hewan-Ubur-Ubur.jpeg?fit=700%2C393&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Ubur Ubur - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukah Anda mengenai Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Ubur Ubur? Ubur ubur merupakan hewan atau binatang, yang dapat bertahan hidup dalam laut dalam.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/hewan-ubur-ubur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Ubur Ubur - Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah Anda mengenai Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Ubur Ubur? Ubur ubur merupakan hewan atau binatang, yang dapat bertahan hidup dalam laut dalam.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/hewan-ubur-ubur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-26T13:51:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-07-22T14:13:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Jenis-Klasifikasi-dan-Anatomi-Hewan-Ubur-Ubur.jpeg?fit=700%2C393&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"393\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/hewan-ubur-ubur\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Jenis-Klasifikasi-dan-Anatomi-Hewan-Ubur-Ubur.jpeg?fit=700%2C393&ssl=1\",\"width\":700,\"height\":393,\"caption\":\"Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Ubur Ubur\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/hewan-ubur-ubur\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/hewan-ubur-ubur\/\",\"name\":\"Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Ubur Ubur - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/hewan-ubur-ubur\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-07-26T13:51:41+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-22T14:13:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Tahukah Anda mengenai Jenis, Klasifikasi dan Anatomi Hewan Ubur Ubur? Ubur ubur merupakan hewan atau binatang, yang dapat bertahan hidup dalam laut dalam.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/hewan-ubur-ubur\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2727"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2727"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2727\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2741,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2727\/revisions\/2741"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2740"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2727"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2727"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2727"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}