{"id":2839,"date":"2021-08-02T15:54:23","date_gmt":"2021-08-02T15:54:23","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=2839"},"modified":"2021-08-01T04:34:09","modified_gmt":"2021-08-01T04:34:09","slug":"penyakit-burung-merpati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/","title":{"rendered":"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah Anda mengenai Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya? <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/burung-merpati\/\">Burung merpati<\/a> merupakan salah satu jenis burung yang dapat ditemukan di mana saja dan bersarang di gedung tinggi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2917\" aria-describedby=\"caption-attachment-2917\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-2917\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"auto, (max-width: 630px) 100vw, 630px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2917\" class=\"wp-caption-text\">10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akan tetapi, sebagian orang memilih merpati sebagai hewan peliharaan. Sehingga mereka membutuhkan perhatian ekstra agar terhindar dari berbagai penyakit.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, apa saja jenis penyakit burung merpati tersebut? Berikut adalah ulasan tentang jenis penyakit burung merpati dan cara mengatasinya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Cacingan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak dapat dipungkiri bahwa burung merpati sangat menyukai cacing. Bahkan, ini merupakan makanan utama mereka. Meskipun demikian, burung merpati juga rentan terhadap cacingan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cacing rambut, cacing pita, cacing gelang, dan cacing gape adalah cacing yang sering menginfeksi mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cacingan mengakibatkan merpati kehilangan nafsu makan, diare, dan rentan terhadap penyakit lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Gejala<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cacingan ditandai dengan tubuh yang melemah, penampilan yang tidak sehat, penurunan berat badan, dan diare.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Penyebab Utama<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cacingan disebabkan oleh makanan yang terinfeksi, kotoran hewan lain, dan serangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Cara Mengatasi<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cacingan merupakan jenis penyakit merpati yang dapat disembuhkan dengan pemberian obat. perhatikan pilihan obat cacing tersebut dan pastikan itu adalah obat cacing terbaik.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Enteritis Nekrotik<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Enteritis nekrotik disebabkan oleh bakteri Clostridium perfringens. Ini merupakan jenis bakteri yang dapat ditemukan di mana saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sehingga cukup sulit untuk mencegah bakteri ini masuk ke kandang, air, pakan, dan lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Gejala<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini ditandai dengan beberapa gejala seperti diare dan depresi.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Penyebab Utama<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bakteri dapat ditemukan di tanah, debu, air, pakan, dan kotoran. Oleh karena itu, sulit untuk mencegah infeksi terjadi. Cara mudah untuk mengatasi hal ini adalah dengan memberikan pengobatan pencegahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Cara Mengatasi<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Enteritis nekrotik dapat disembuhkan dengan pemberian obat-obatan yang disarankan oleh dokter hewan seperti Travi-Allicin-Plus.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Heksamitiasis<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Heksamitiasis adalah jenis penyakit merpati yang disebabkan oleh parasit dan sering menyebabkan kematian.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Gejala<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Heksamitiasis ditandai dengan beberapa gejala seperti diare, bulu kering, penurunan berat badan, dan malas.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Penyebab Utama<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini disebakan oleh pakan yang terinfeksi, air minum, dan feses.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Cara Mengatasi<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memilih obat yang mengandung antibakteri yang dapat menyembuhkan dengan baik. Hubungi dokter hewan untuk mendapatkan resep obat yang jelas.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>4. Histoplasmosis<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini adalah jenis penyakit merpati yang dapat menyerang paru-paru. Histoplasmosis disebabkan oleh jamur yang tumbuh di tanah dan kotoran burung.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Gejala<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gejala awal ditandai dengan demam, kelelahan, batuk, dan nyeri dada. Biasanya, gejala tersebut akan terlihat setelah satu minggu terinfeksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan beberapa kasus terjadi tanpa gejala karena mereka memiliki sistem imun yang kuat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Penyebab Utama<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Histoplasmosis disebabkan oleh jamur yang tumbuh di kotoran merpati yang tidak dibersihkan dalam kurun waktu yang lama. Apabila terhirup, jamur tersebut akan menginfeksi saluran pernapasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Cara Mengatasi<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Histoplasmosis merupakan penyakit yang tidak menular. Beberapa di antaranya bisa sembuh dengan sendirinya. Untuk kasus berat, penderita histoplasmosis membutuhkan obat untuk mengatasi infeksi.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">5. Koksidiosis<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koksidiosis atau <em>Coccidiosis<\/em> merupakan jenis penyakit merpati yang disebabkan oleh parasit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini bisa berakibat fatal dan pada sistem pencernaan.\u00a0 Mereka akan kesulitan mencerna makanan dan makan lebih sedikit.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Gejala<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koksidiosi ditandai dengan diare. Gejala terparah dapat dilihat dari keadaan feses burung merpati yang berdarah.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Penyebab Utama<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Umumnya, koksidiosis disebabkan oleh keracunan makanan. Pastikan bahwa Anda selalu memperhatikan makanan dan menjaga kebersihannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Cara Mengatasi<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cocci-Tricho-mix merupakan bubuk yang dapat larut dalam air. Ini diformulasikan khusus untuk mengobati penyakit koksiodosis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun dalam beberapa kasus, Cocci-Tricho-mix dapat dimanfaatkan untuk mengatasi trikomoniasis.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>6. Mikoplasmosis<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mikoplasmosis merupakan jenis penyakit merpati yang disebabkan oleh kombinasi bakteri dan virus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Inilah yang membuatnya menjadi agak berbahaya. Namun, penyakit ini dapat disembuhkan dengan pemberian obat yang tepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Gejala<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mikoplasmosis ditandai dengan tubuh yang melemah, lesu, radang tenggorokan, gerakan terbang yang tidak biasa hingga keengganan untuk terbang.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Penyebab Utama<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mikoplasmosis disebabkan oleh pakan, air minum, dan peralatan yang terinfeksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Cara Mengatasi<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mikoplasmosis menyebabkan penurunan sistem imun hingga membuat merpati rentan terkena penyakit lainnya. Sehingga Anda membutuhkan obat yang mengandung antivirus, antibiotik, dan lainnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>7. Ornithosis<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ornithosis merupakan jenis penyakit merpati yang sangat berbahaya. Ini disebabkan oleh bakteri Chlamydia yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan menimbulkan infeksi tersembunyi.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Gejala<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ornithosis ditandai dengan demam, diare, peradangan, hidung tersumbat, nafsu makan berkurang, keluarnya lendir, dan suara napas aneh.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Penyebab Utama<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bakteri dapat menyebar melalui udara apabila partikel feses atau urin menjadi aerosol dan terhirup oleh hewan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kontak paruh ke paruh juga dapat menyebarkan penyakit ini. Setiap merpati yang terinfeksi harus segera dikarantina untuk mencegah penyebaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Cara Mengatasi<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika Anda dapat mengidentifikasi gejalanya dengan cepat, ornithosis dapat diatasi dengan pemberian obat yang tepat untuk melawan bakteri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Merpati juga akan membutuhkan antibiotik dengan spektrum luas, vitamin, dan mineral.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>8. Salmonellosis<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salmonellosis atau paratifus merupakan infeksi bakteri jahat yang dapat mengakibatkan kematian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bakteri ini menyerang usus merpati yang menyebabkan kerusakan serius bahkan dapat menginfeksi bagian tubuh lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Gejala<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salmonellosis ditandai dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh, hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan, pincang, diare, dan gerakan terbang yang tidak biasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Penyebab Utama<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salmonellosis disebabkan oleh pakan dan air minum yang terinfeksi bakteri.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Cara Mengatasi<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini membutuhkan perawatan khusus dalam penyembuhannya. Terkadang Anda akan memerlukan obat-obatan untuk mencegah dan melawan bakteri.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>9. Tetelo<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tetelo atau virus Newcastle merupakan paramyxovirus agresif yang dapat menyebabkan kematian. Virus ini menyerang sistem pernapasan paling parah, sistem pencernaan, dan sistem saraf.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Gejala<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyakit ini ditandai dengan beberapa gejala seperti batuk, bersin, diare, kesulitan bernapas, kejang, keluarnya cairan dari hidung, kaki atau sayap lumpuh, tremor, pembengkakan pada leher dan kepala, hingga mati mendadak.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Penyebab Utama<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyakit tetelo adalah virus yang menyebar melalui sekret hidung dan kotoran burung yang terinfeksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Virus dapat bertahan hidup di lingkungan yang hangat dan lembab tanpa sinar matahari langsung dalam beberapa minggu. Beruntungnya, virus dapat dihancurkan oleh sinar matahari langsung<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Spesies burung yang berbeda memiliki tingkat kerentanan yang berbeda terhadap virus. Penyakit ini dapat menular ke manusia dengan gejala seperti flu ringan dan konjungtivitis.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Cara Mengatasi<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak ada obat untuk infeksi virus Newcastle meskipun antibiotik diresepkan untuk melawan infeksi bakteri sekunder.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap burung yang dicurigai memiliki virus Newcastle harus segera dikarantina dan hubungi dokter hewan untuk mendapatkan tindakan lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah terbaik agar merpati terhindar dari virus ini adalah menjaga kesehatan dan kebersihan kandang dan pakan. Mereka juga harus diberikan vaksin untuk pencegahan dan mengatasi penularan.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>10. Trikomoniasis<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Trikomoniasis atau kanker merupakan jenis penyakit burung merpati yang juga disebabkan oleh parasit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para ilmuwan mengindikasi bahwa parasit <em>Trichomonis gallinae<\/em> adalah pathogen yang menginfeksi hewan sejak zaman dinosaurus.\u00a0 Parasit tersebut ditemukan di mulut, tenggorokan, dan saluran pencernaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Gejala<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gejala awal dari penyakit ini ditandai dengan penurunan berat badan, tidak mau makan, hingga kematian mendadak.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Penyebab Utama<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyebab utama trikomoniasis adalah air minum yang terinfeksi. Oleh karena itu, air minum burung merpati hendaknya sering diganti agar terjaga kesegarannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em><strong>Cara Mengatasi<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyakit merpati ini dapat diatasi dengan obat atau disinfektan. Obat yang disarankan untuk trikomoniasis adalah Tricho cure, Ronidazole, vitamin, dan mineral.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah ulasan tentang jenis penyakit burung merpati dan cara mengatasinya. Konsultasi ke dokter dan pemberian obat yang tepat mampu mengatasi beragam penyakit yang dapat menginfeksi burung merpati.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda mengenai Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya? Burung merpati merupakan salah satu jenis burung yang dapat ditemukan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2917,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[244],"tags":[263],"class_list":["post-2839","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-burung","tag-burung-merpati"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukah Anda Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya? Burung merpati merupakan salah satu jenis burung yang dapat ditemukan di mana saja\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah Anda Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya? Burung merpati merupakan salah satu jenis burung yang dapat ditemukan di mana saja\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-02T15:54:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?fit=970%2C544&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"970\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"544\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"agrotek\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"agrotek\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"agrotek\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"headline\":\"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya\",\"datePublished\":\"2021-08-02T15:54:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/\"},\"wordCount\":1127,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?fit=970%2C544&ssl=1\",\"keywords\":[\"Burung Merpati\"],\"articleSection\":[\"Burung\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/\",\"name\":\"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?fit=970%2C544&ssl=1\",\"datePublished\":\"2021-08-02T15:54:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Tahukah Anda Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya? Burung merpati merupakan salah satu jenis burung yang dapat ditemukan di mana saja\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?fit=970%2C544&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?fit=970%2C544&ssl=1\",\"width\":970,\"height\":544,\"caption\":\"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/penyakit-burung-merpati\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/author\\\/agrotek\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya - Ilmu Peternakan","description":"Tahukah Anda Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya? Burung merpati merupakan salah satu jenis burung yang dapat ditemukan di mana saja","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya","og_description":"Tahukah Anda Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya? Burung merpati merupakan salah satu jenis burung yang dapat ditemukan di mana saja","og_url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/","og_site_name":"Ilmu Peternakan","article_published_time":"2021-08-02T15:54:23+00:00","og_image":[{"width":970,"height":544,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?fit=970%2C544&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"agrotek","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"agrotek","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/"},"author":{"name":"agrotek","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d"},"headline":"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya","datePublished":"2021-08-02T15:54:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/"},"wordCount":1127,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?fit=970%2C544&ssl=1","keywords":["Burung Merpati"],"articleSection":["Burung"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/","url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/","name":"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya - Ilmu Peternakan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?fit=970%2C544&ssl=1","datePublished":"2021-08-02T15:54:23+00:00","author":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d"},"description":"Tahukah Anda Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya? Burung merpati merupakan salah satu jenis burung yang dapat ditemukan di mana saja","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?fit=970%2C544&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?fit=970%2C544&ssl=1","width":970,"height":544,"caption":"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-merpati\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 Jenis Penyakit Burung Merpati dan Cara Mengatasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website","url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/","name":"Ilmu Peternakan","description":"Agrotek.ID","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d","name":"agrotek","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g","caption":"agrotek"},"sameAs":["https:\/\/agrotek.id\/hewan"],"url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/author\/agrotek\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/10-Jenis-Penyakit-Burung-Merpati-dan-Cara-Mengatasinya.jpg?fit=970%2C544&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2839","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2839"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2839\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2919,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2839\/revisions\/2919"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2839"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2839"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2839"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}