{"id":2934,"date":"2021-08-10T15:00:35","date_gmt":"2021-08-10T15:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=2934"},"modified":"2021-08-12T04:29:35","modified_gmt":"2021-08-12T04:29:35","slug":"cara-ternak-jalak-suren","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-ternak-jalak-suren\/","title":{"rendered":"Cara Ternak Jalak Suren Untuk Pemula"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah Anda mengenai Cara Ternak Jalak Suren? Jalak suren merupakan salah satu jenis burung yang umum diternakkan masyarakat.<\/p>\n<figure id=\"attachment_3139\" aria-describedby=\"caption-attachment-3139\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-3139\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Cara-Ternak-Jalak-Suren-Untuk-Pemula.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Cara Ternak Jalak Suren Untuk Pemula\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Cara-Ternak-Jalak-Suren-Untuk-Pemula.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Cara-Ternak-Jalak-Suren-Untuk-Pemula.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3139\" class=\"wp-caption-text\">Cara Ternak Jalak Suren Untuk Pemula<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jalak suren dengan nama Latinnya <em>Sturnus contra<\/em> atau <em>Gracupica contra<\/em> adalah spesies burung yang asli berasal dari Asia Tenggara dan India.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Indonesia, terdapat jenis jalak suren lokal yang dinamakan jalak suren jawa dengan nama Latinnya <em>Gracupica contra jalla<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jalak suren jawa ini banyak ditemukan di Pulau Sumatera, Pulau Jawa, dan Bali. Adapun di Pulau Kalimantan terdapat jenis lokal yang lain yaitu jalak suren Kalimantan dengan nama Latinnya <em>Gracupica contra floweri<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jalak suren banyak digunakan sebagai penjaga rumah agar rumah tetap aman dari pencuri atau orang asing yang menghampiri rumah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jalak suren menggunakan kicauannya untuk mempertahankan keamanan rumah. Setiap kali orang yang dianggapnya asing mendekati rumah, maka jalak suren akan berkicau dengan sangat keras.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini bukan berarti jalak suren tidak bersahabat terhadap tamu rumahnya. Jalak suren bisa saja melakukan hal-hal yang menarik perhatian orang barunya, seperti mengepak-ngepakkan sayap, seakan-akan ingin pamer sayap kepada tamunya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, jalak suren juga bisa menarik perhatian orang dengan terus mengeluarkan kicauan yang merdu. Adanya respon yang diberikan oleh jalak suren ini membuat banyak orang tertarik beternak jalak suren.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jalak suren memberikan sambutan yang hangat kepada tamunya, berbeda dengan burung lain yang diam ketika ada orang yang mendatangi sangkarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain karena kicauannya dan sikapnya yang \u201ccaper\u201d kepada orang baru, jalak suren banyak diternakkan karena warna kulitnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warna kulitnya yang unik dan eksotis, umumnya dengan perpaduan warna hitam dan putih membuat jalak putih ini dapat bertindak sekaligus sebagai hiasan rumah.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Cara Ternak Jalak Suren<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Populasi jalak suren yang semakin langka juga membuat potensi bisnis ternak jalak suren ini masih terbilang cukup besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, teknik ternak burung ini perlu untuk diketahui, terutama bagi peternak pemula.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teknik ternak jalak suren ini sebaiknya dilakukan dengan baik agar kualitas kicauannya dapat terjaga setiap waktunya. Berikut ini adalah beberapa cara ternak burung jalak suren.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Pilih kualitas indukan yang baik<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agar jalak suren yang dihasilkan berkualitas baik, maka salah satu hal terpenting dalam ternak jalak suren adalah pemilihan indukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Calon indukan yang dipilih sebaiknya sehat, jinak, tidak agresif dan bebas dari penyakit. Baca juga : <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-burung-jalak\/\">Jenis Penyakit Burung Jalak<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Calon indukan juga sebaiknya bukan burung liar, sebab burung liar tidak terbiasa hidup di dalam kandang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila burung liar dijadikan indukan maka burung liar tersebut akan bertengkar dengan burung lain di dalam kandang sehingga proses reproduksi burung tidak dapat berjalan lancar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, memilih indukan juga harus didasari pada usia indukan tersebut. Usia yang ideal untuk kawin bagi indukan jalak suren jantan dan betina adalah sekitar 1 tahun sampai 2 tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usia ini juga harus benar-benar diperhatikan agar proses reproduksi burung dapat berjalan dengan lancar.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Siapkan sangkar<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum melakukan ternak jalak suren, siapkan kandang penangkaran terlebih dahulu. Jalak suren tidak terlalu membutuhkan kandang yang besar, jadi ukuran kandang dapat disesuaikan dengan tempat yang dimiliki oleh peternak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun setidaknya, kandang jalak suren panjangnya minimal 180 cm, lebarnya minimal 80 cm, dan tingginya 180 cm.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebaiknya dinding kandang terbuat dari batu bata dan bukan dari semen supaya kandang tidak cepat lembab. Lantai kandang sebaiknya terbuat dari tanah, bukan dari keramik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini bertujuan agar lantainya dapat menyerap kotoran burung dengan baik sehingga kandang tidak terlalu bau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, atap kandang hanya diberikan setengah dari keseluruhan kandang. Atap ini dapat terbuat dari kawat atau asbes.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Siapkan juga tempat jalak suren bertengger, atau yang disebut dengan tempat tangkringan. Tangkringan sebaiknya dibuat dari ranting pohon alami agar mudah dicengkeram burung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tempat tidur burung juga harus disiapkan, dengan menggunakan triplek atau kayu. Siapkan juga wadah air agar burung dapat mandi di kandangnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Persiapkan indukan dengan pakan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah indukan dipilih maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan pakan. Pakan merupakan faktor penting yang harus diperhatikan dalam memulai ternak jalak suren.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nutrisi indukan perlu untuk diperhatikan agar indukan sehat, dan nantinya menghasilkan burung yang sehat pula. Indukan perlu diberikan pakan utama dan pakan ekstra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pakan utama dapat berupa voer, sementara pakan ekstranya dapat berupa sayur, gandum, buah (terutama pisang kapok), jangkrik, ulat hongkong, belalang, cacing, kroto, dan EF (<em>extra fooding<\/em>) yang dijual di pasaran.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>4. Lakukan proses penjodohan indukan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah kandang penangkaran disiapkan maka indukan yang sudah dipersiapkan dapat dijodohkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agar jalak jantan dan jalak betina memiliki waktu untuk saling berkenalan, maka masukkan kedua burung tersebut ke dalam kandang yang bersebelahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Posisi wadah pakan dan tangkringan juga sebaiknya dibuat agar mendukung proses perkenalan kedua ekor burung ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila beberapa hari kemudian kedua pihak mulai berkicau dan bersahutan, maka kedua burung ini berjodoh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah berjodoh maka kedua burung dapat ditempatkan dalam satu kandang. Jika kedua burung sudah ditempatkan dalam kandang yang sama tetapi kedua burung masih bertengkar, lakukan peleraian, seperti menyemprotkan air kepada burung yang memulai pertengkaran, atau memisahkan kembali kedua burung tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Walaupun awalnya berjodoh, namun kedua burung masih bisa bertengkar apabila ditempatkan ke dalam kandang yang sama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika mereka sudah tidak bertengkar lagi, maka kedua burung dapat ditempatkan ke dalam kandang yang sama dan melakukan proses perkawinan secara alami.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/membedakan-jalak-suren-jantan-dan-betina\/\">Cara Membedakan Jalak Suren Jantan dan Betina Anakan<\/a><\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda mengenai Cara Ternak Jalak Suren? Jalak suren merupakan salah satu jenis burung yang umum diternakkan masyarakat. Jalak suren&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3139,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[244],"tags":[602,634,635],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Cara-Ternak-Jalak-Suren-Untuk-Pemula.jpg?fit=800%2C534&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Ternak Jalak Suren Untuk Pemula - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukah Anda mengenai Cara Ternak Jalak Suren? Jalak suren merupakan salah satu jenis burung yang umum diternakkan masyarakat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-ternak-jalak-suren\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Ternak Jalak Suren Untuk Pemula - Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah Anda mengenai Cara Ternak Jalak Suren? Jalak suren merupakan salah satu jenis burung yang umum diternakkan masyarakat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-ternak-jalak-suren\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-10T15:00:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-08-12T04:29:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Cara-Ternak-Jalak-Suren-Untuk-Pemula.jpg?fit=800%2C534&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"534\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-ternak-jalak-suren\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Cara-Ternak-Jalak-Suren-Untuk-Pemula.jpg?fit=800%2C534&ssl=1\",\"width\":800,\"height\":534,\"caption\":\"Cara Ternak Jalak Suren Untuk Pemula\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-ternak-jalak-suren\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-ternak-jalak-suren\/\",\"name\":\"Cara Ternak Jalak Suren Untuk Pemula - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-ternak-jalak-suren\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-08-10T15:00:35+00:00\",\"dateModified\":\"2021-08-12T04:29:35+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Tahukah Anda mengenai Cara Ternak Jalak Suren? Jalak suren merupakan salah satu jenis burung yang umum diternakkan masyarakat.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-ternak-jalak-suren\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2934"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2934"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2934\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3210,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2934\/revisions\/3210"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3139"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2934"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2934"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2934"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}