{"id":323,"date":"2020-12-10T16:16:59","date_gmt":"2020-12-10T16:16:59","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=323"},"modified":"2020-12-10T16:17:28","modified_gmt":"2020-12-10T16:17:28","slug":"sistem-pencernaan-kuda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-pencernaan-kuda\/","title":{"rendered":"Alat dan Sistem Pencernaan Kuda"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah Anda mengenai Alat dan Sistem Pencernaan Kuda? Hewan kuda adalah salah satu jenis hewan mamalia dan herbivora yang menyukai rumput hijau dan segar untuk makanannya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_801\" aria-describedby=\"caption-attachment-801\" style=\"width: 598px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-801 size-full\" title=\"Alat dan Sistem Pencernaan Kuda\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Alat-dan-Sistem-Pencernaan-Kuda.png?resize=598%2C449&#038;ssl=1\" alt=\"Alat dan Sistem Pencernaan Kuda\" width=\"598\" height=\"449\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-801\" class=\"wp-caption-text\">Alat dan Sistem Pencernaan Kuda<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kuda merupakan hewan yang memiliki banyak sekali manfaat. Ia bisa digunakan untuk hewan peliharaan, transprtasi, ajang perlombaan dan masih banyak yang lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kuda memiliki tinggi badan 160 hingga 200 cm namun ada beberapa jenis kuda yang berukuran 100 cm yaitu kuda poni yang mana biasanya dijadikan hewan peliharaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kuda termasuk ke dalam golongan hewan non ruminansia atau dikenal juga dengan hewan monogastrik karena lambungnya hanya terdiri atas satu buah lambung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saluran dari pencernaan kuda memiliki beberapa ciri yang khusus yaitu ukuran kapasitas saluran pencernaan kuda pada \u00a0bagian belakang lebih besar dibandingkan dengan saluran pencernaan kuda pada bagian depan.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Alat dan Sistem Pencernaan Kuda<\/strong><\/h2>\n<p>Berikut ini adalah penjelasan mengenai Alat dan Sistem Pencernaan Kuda :<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>Rongga mulut<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses pencernaan kuda berawal dari mulut. Di dalam mulut, terjadi proses pencernaan makanan secara mekanik. Ada beberapa organ pelengkap di dalam mulut kuda yaitu lidah, gigi dan saliva.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lidah adalah alat pencernaan mekanik. Kuda menggunakan lidah untuk menyeleksi pakan yang dimakan oleh kuda.<\/p>\n<p>Ketahuilah bahwa lida kuda berfungsi sebagai penyeleksi makanan hal ini dikarenakan terdapat bungkul-bungkul pengecap pada lidah kuda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gigi digunakan kuda untuk mencerna makanan. Saliva dihasilkan oleh 3 pasang kelenjar yaitu diantaranya kelenjar parotis, kelenjar mandibularis, kelenjar sublingualis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fungsi dari Saliva adalah untuk pelican dalam proses pengunyahan makanan dan menelan pakan dengan adanya mucin, mengatur temperature rongga mulut dan detoksikasi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>Pharynx dan Esofagus<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Phayrnx adalah penyambung antara rongga mulut dengan esophagus dimana ukuran esophagus kuda biasanya 50 inchi hingga 60 inchi. Di dalam Pharynx dan Esofagus tidak terjadi suatu pencernaan yang berarti.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>Lambung<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lambung kuda berukuran lebih kecil dibandingkan dengan hewan ternak lainnya. Kuda jantan yang berumur kurang lebih 3,5 tahun dengan berat sekitar 125 kg mempunyai lambung yang beratnya sekitar 1 kg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapasitas dari lambung kuda adalah sekitar 8 hingga 15 liter atau hanya 9% dari total kapasitas saluran pencernaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena aktivitas mikroorganisme sangat terbatas dimana populasi bakteri relative rendah, pencernaan kuda menjadi tidak sempurna. Waktu tinggal pakan di lambung hanya 30 menit dan hasil proses fermantatif adalah asam laktat.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\">Pankreas<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cairan pangkreas kuda berbeda dengan hewan ternak lainnya. Perbedaan itu diantaranya adalah konsentrasi enzim dan kadar HCO3 rendah.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>Usus kecil<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usus kecil pada kuda adalah tempat utama untuk mencerna karbohidrat, protein dan lemak serta tempat absorbs vitamin dan mineral.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapasitas usus kecil pada kuda adalah 30 persen \u00a0dari keseluruhan kapasitas saluran pencernaan kuda.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>Usus besar<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usus besar dari kuda terdiri dari beberapa bagian yaitu caecum, colon dan rectum. Caecum serta colon mempunyai kapasitas 60 persen dari seluruh pencernaan yang mempunyai beberapa fungsi yaitu tempat fermentasi dengan hasil berupa VFA, Sintesa Asam Amino, vitamin b, vitamin k, tempat paling utama untuk mencerna neutral detergen fiber atau NDF.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Produksi dan proses pencernaan fermentative di usus besar tidak keseluruhannya bisa untuk dimanfaatkan karena posisi yang dibelakang setelah usus halus kecil sehingga hanya sekitar 25% hasil fermentative di usus besar yang dapat diserap kembali ke usus kecil atau dimanfaatkan oeh tubuh. Rektum merupakan tempat utama penyerapan air.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>Anus<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Organ terakhir dari sistem pencernaan kuda adalah anus. Setelah semua makanan diserap pastinya ada sisa dan sisa tersebut akan dikeluarkan dari tubuh hewan kuda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara umum fungsi utama dengan adanya anus ini adalah sebagai tempat pembuangan sisa makanan yang tidak digunakan oleh tubuh kuda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah informasi mengenai Alat dan Sistem Pencernaan Kuda, semoga bermanfaat bagi pembaca.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda mengenai Alat dan Sistem Pencernaan Kuda? Hewan kuda adalah salah satu jenis hewan mamalia dan herbivora yang menyukai&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":801,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[3,6,17],"tags":[272,271],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Alat-dan-Sistem-Pencernaan-Kuda.png?fit=598%2C449&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Alat dan Sistem Pencernaan Kuda - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukah Anda mengenai Alat dan Sistem Pencernaan Kuda? Hewan kuda adalah salah satu jenis hewan mamalia dan herbivora yang menyukai rumput hijau\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-pencernaan-kuda\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Alat dan Sistem Pencernaan Kuda - Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah Anda mengenai Alat dan Sistem Pencernaan Kuda? Hewan kuda adalah salah satu jenis hewan mamalia dan herbivora yang menyukai rumput hijau\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-pencernaan-kuda\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-12-10T16:16:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-12-10T16:17:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Alat-dan-Sistem-Pencernaan-Kuda.png?fit=598%2C449&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"598\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"449\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-pencernaan-kuda\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Alat-dan-Sistem-Pencernaan-Kuda.png?fit=598%2C449&ssl=1\",\"width\":598,\"height\":449,\"caption\":\"Alat dan Sistem Pencernaan Kuda\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-pencernaan-kuda\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-pencernaan-kuda\/\",\"name\":\"Alat dan Sistem Pencernaan Kuda - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-pencernaan-kuda\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-12-10T16:16:59+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-10T16:17:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Tahukah Anda mengenai Alat dan Sistem Pencernaan Kuda? Hewan kuda adalah salah satu jenis hewan mamalia dan herbivora yang menyukai rumput hijau\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/sistem-pencernaan-kuda\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/323"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=323"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/323\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":802,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/323\/revisions\/802"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=323"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=323"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=323"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}