{"id":3671,"date":"2021-09-23T04:16:08","date_gmt":"2021-09-23T04:16:08","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=3671"},"modified":"2021-09-23T07:02:25","modified_gmt":"2021-09-23T07:02:25","slug":"kucing-dehidrasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/kucing-dehidrasi\/","title":{"rendered":"Ciri Dan Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah Anda mengenai Ciri Dan Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi? Kucing sama seperti manusia, yang memerlukan cairan pada tubuhnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_3718\" aria-describedby=\"caption-attachment-3718\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-3718\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/catto-8fe863a6fa3b1497c4521c4d0dd3013e_600x400.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Ciri Dan Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/catto-8fe863a6fa3b1497c4521c4d0dd3013e_600x400.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/catto-8fe863a6fa3b1497c4521c4d0dd3013e_600x400.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3718\" class=\"wp-caption-text\">Ciri Dan Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cairan tersebut sangat diperlukan oleh hewan ini, agar bisa bergerak dengan baik. Berikut ini ciri dari hewan yang cairannya kurang, beserta penanganan yang bisa dilakukan pemiliknya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Ciri Kucing Dehidrasi<\/strong><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left;\">1. Tidak Nafsu makan<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu tanda hewan kekurangan cairan, adalah nafsu makannya yang berkurang. Jika biasanya mereka suka makan dengan porsi yang banyak, saat cairan kurang tidak terlalu banyak makannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika di paksa pemiliknya untuk makan, \u00a0makanan tersebut akan semakin di tolak atau sama\u00a0 sekali. Oleh karena itulah sebagai pemilik, ada baiknya tidak \u00a0terlalu memaksakannya untuk makan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Mempunyai Tubuh Yang Lemas<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain tidak ingin makan, tubuh juga lemas \u00a0apabila cairan tubuh hewan ini tidak terpenuhi. Mereka malas untuk bergerak kesana kemari, dan hanya menghabiskan waktu hanya untuk tidur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bila dahulu \u00a0mereka\u00a0 suka untuk berinteraksi \u00a0atau bermain dengan pemiliknya, mereka pada saat ini tidak ingin berinteraksi oleh \u00a0pemiliknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain tidak bermain dengan pemiliknya, mereka juga tidak bermain dengan temannya yang lain.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Kedua Kelopak Mata Agak Turun<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada bagian kelopak matanya berbeda dengan biasa, yakni kelopak matanya sedikit menurun. Hal tersebut di karenakan tubuh yang lemas, sehingga mempengaruhi bentuk dari kelopak \u00a0matanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada bagian mata juga memiliki perubahan bentuknya, yakni sedikit miring atau berbentuk cekung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perubahan pada bagian mata tersebut sangat terlihat jelas, ketika mereka kurang cairan pada tubuhnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>4. Bagian Mulutnya Tidak Basah Dan Sering Muntah<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasanya mulut pada hewan sedikit \u00a0basah, jika mereka tidak kekurangan cairan. Namun jika mereka kekurangan cairan, mulut mereka menjadi tidak basah atau kering. Jika sudah semakin parah, maka mulut hewan juga bisa berdarah atau luka luka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain mempunyai mulut yang tidak basah\u00a0 atau kering, hewan ini juga akan muntah muntah. Setelah muntah biasanya akan bersembunyi di tempat gelap, dan tidak ingin bermain main atau bergerak lagi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>5. Bagian Bulu Tidak Bersih Serta Tidak Lembut<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika hewan ini kurang minumnya, nantinya\u00a0 berpengaruh terhadap warna bulunya. Bila dahulu warna bulunya cukup bagus dan cerah, kini warnanya menjadi tidak cerah atau bersih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perubahan tekstur bulu juga terjadi, ketika mereka kurang minum air. Dahulu teksturnya cukup \u00a0lembut, saat ini berubah menjadi tidak lembut. Pemilik bisa menyisirnya, agar bulunya bisa kembali halus lagi.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong> Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila sudah mengetahui penyebab hewan kekurangan cairan, kini ada beberapa cara perawatan yang dilakukan oleh pemilik. Berikut ini adalah informasinya:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Beri Air Secukupnya <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk membuat hewan ini kembali sehat, pemilik bisa memberikan minum dengan jumlah secupnya terlebih dahulu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Taruh minuman tersebut di tempat yang sudah disediakan, dan kemudian berikan minuman yang sudah tersedia tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pastikan minuman yang diberikan tersebut bersih, sehingga nantinya mereka bisa nyaman meminumnya. Tidak hanya menjadi nyaman saat minum, mereka juga bisa sehat apabila cairan \u00a0pada tubuhnya \u00a0bisa\u00a0 terpenuhi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Rutin Mengganti Air Yang Baru<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika sudah memberikan minuman, sebagai pemilik tentu tidak boleh membiarkan air untuk minum hewan kotor. Apabila minuman tersebut kotor dan tidak\u00a0 bersih, maka bisa menggaggu kesehatan hewan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila ingin mengganti \u00a0air untuk minum, pemilik bisa menggantinya kurang lebih 1 atau 2 hari sekali. Dengan cara tersebut, nantinya \u00a0hewan mendapat minum yang bersih dan berkualitas.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Beri Makanan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika hewan tidak ingin minum air, pemilik bisa mengganti air tersebut dengan makanan. Makanan tersebut \u00a0adalah cereal, dan cereal tersebut mempunyai cairan dindalamnya. Dengan cara tersebut, nantinya cairan pada tubuh hewan bisa cepat terpenuhi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cereal ini mudah sekali untuk \u00a0ditemui, dan makanan tersebut bisa diberikan kepada hewan. Berikan makanan tersebut secara perlahan lahan, dan biarkan mereka mengonsumsi makanan tersebut sendiri.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>4. Membeli Sebuah Cairan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila hewan cairan tubuhnya sangat kurang, pemilik bisa memberikan sebuah cairan \u00a0yang diperlukan. Cairan yang diperlukan misalnya seperti elektrolit atau koloid. dan keduanya mudah untuk ditemui.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemilik bisa memberikannya, dan masukan cairan tersebut ke dalam air minuman. Nantinya mereka akan meminumnya secara perlahan lahan, dan cairan pada tubuhnya bisa cukup serta terpenuhi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>5. Kunjungi Dokter Hewan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika hewan sudah sulit ditangani,\u00a0 ada baiknya untuk mengunjungi dokter hewan. Konsultasikan penyakit yang dialami pada hewan, agar nantinya bisa ditindak lanjuti oleh dokter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pastikan dokter tersebut terpercaya, sehingga penyakit pada hewan bisa tertangani dengan baik. Oleh karena \u00a0itulah sebagai pemilik tidak boleh ragu, untuk mengunjungi dokter hewan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikianlah informasi mengenai cara mengatasi, kucing yang mengalami dehidrasi. Semoga informasi ini bermanfaat\u00a0 bagi anda, untuk lebih peduli dan membuat binatang peliharaanya menjadi lebih sehat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-lapar-dan-haus\/\">Ciri Kucing Lapar dan Haus<\/a><\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda mengenai Ciri Dan Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi? Kucing sama seperti manusia, yang memerlukan cairan pada tubuhnya. Cairan tersebut&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3718,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[68],"tags":[687,430],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/catto-8fe863a6fa3b1497c4521c4d0dd3013e_600x400.jpg?fit=600%2C400&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ciri Dan Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukah Anda mengenai Ciri Dan Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi? Kucing sama seperti manusia, yang memerlukan cairan pada tubuhnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/kucing-dehidrasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ciri Dan Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi - Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah Anda mengenai Ciri Dan Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi? Kucing sama seperti manusia, yang memerlukan cairan pada tubuhnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/kucing-dehidrasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-09-23T04:16:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-09-23T07:02:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/catto-8fe863a6fa3b1497c4521c4d0dd3013e_600x400.jpg?fit=600%2C400&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/kucing-dehidrasi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/catto-8fe863a6fa3b1497c4521c4d0dd3013e_600x400.jpg?fit=600%2C400&ssl=1\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Ciri Dan Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/kucing-dehidrasi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/kucing-dehidrasi\/\",\"name\":\"Ciri Dan Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/kucing-dehidrasi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-09-23T04:16:08+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-23T07:02:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Tahukah Anda mengenai Ciri Dan Cara Mengatasi Kucing Dehidrasi? Kucing sama seperti manusia, yang memerlukan cairan pada tubuhnya.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/kucing-dehidrasi\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3671"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3671"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3671\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3727,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3671\/revisions\/3727"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3718"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3671"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3671"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3671"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}