{"id":379,"date":"2020-11-12T23:57:17","date_gmt":"2020-11-12T23:57:17","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=379"},"modified":"2020-11-28T13:27:57","modified_gmt":"2020-11-28T13:27:57","slug":"jenis-makanan-ikan-cupang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-makanan-ikan-cupang\/","title":{"rendered":"Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukan Anda Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan? Ketika anda memutuskan untuk membudidayakan ikan cupang, maka salah satu hal yang harus anda perhatikan adalah makanannya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_448\" aria-describedby=\"caption-attachment-448\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-448\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Jenis-jenis-Makanan-Ikan-Cupang-Untuk-Pertumbuhan.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Jenis-jenis-Makanan-Ikan-Cupang-Untuk-Pertumbuhan.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Jenis-jenis-Makanan-Ikan-Cupang-Untuk-Pertumbuhan.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-448\" class=\"wp-caption-text\">Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Makanan yang diberikan haruslah memiliki kandungan sebagai berikut :<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Pada umumnya mereka membutuhkan minimal 45 % protein dari makanannya.<\/li>\n<li>Mereka membutuhkan untuk proses metabolisme energi dan memperbaiki struktur sel dalam tubuh ikan cupang.<\/li>\n<li>Ia memanfaatnya sebagai sumber energi.<\/li>\n<li>Mereka membutuhkan mineral utama sebanyak tuju macam ( Kalsium, kalium, fosfor, magnesium, atrium, sulfur dan klorin) dan lima belas macam mineral tambahan (seng, besi, mangan, tim, tembaga, iodin, kobalt, selenium, fluorin, Nikel, molibdenum, silikon, arsen, kromium, selenium).<\/li>\n<li>Walaupun mereka membutuhkan sedikit vitamin, namun ketika mereka kekurangan vitamin dapat menyebabkan nafsu makan yang menurun, pertumbuhan yang terhambat dan warna yang memudar.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: left;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-mengobati-penyakit-pada-ikan-cupang\/\">Cara Mengobati Penyakit Pada Ikan Cupang<\/a><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Jenis Makanan Ikan Cupang<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk bisa mendapatkan ikan cupang yang memiliki bobot yang baik dan warna yang unik diperlukan makanan yang bergizi. Berikut adalah jenis makanan ikan cupang yang layak di coba :<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Pakan alami atau pakan yang berasal dari alam<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"text-align: left;\"><em><strong>Kutu air<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p>Salah satu makanan terbaik untuk ikan cupang adalah kutu air. Dimana kutu air memiliki kandungan nutrisi yang tinggi yang bisa dimanfaatkan oleh ikan cupang untuk menjaga daya tahan tubuh.<\/p>\n<p>Bukan hanya itu nutrisi yang baik bisa juga membuat ikan cupang memiliki warna yang unik dan terang.<\/p>\n<p>Kelemahan kutu air ini adalah memiliki kandungan lemak yang rendah, sehingga perlu makanan lainnya guna untuk membantu tumbuh kembang ikan cupang tersebut.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"text-align: left;\"><em><strong>Influsoria<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebutan lainnya adalah jasad renik yang memiliki ukuran sangat kecil yaitu sekitae 0,04 \u2013 0,1 mm dan mereka adalah jenis pakan yang baik untuk anak ikan cupang ketika masih kecil.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"text-align: left;\"><em><strong>Cacing sutera<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cacing sutera adalah jenis pakan yang kaya akan gizi, sehingga mereka sangat cocok untuk ikan yang sedang dalam masa pertumbuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda bisa memberikannya 1 \u2013 2 ekor cacing sutera ini pada setiap ekor ikan cupang 2 kali sehari.<\/p>\n<ul>\n<li><em><strong>Cacing darah<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis cacing ini memiliki warna yang sangat menyala dan sangat direkomendasikan untuk pakan\u00a0 ikan cupang. untuk beberapa jenis cupang apabila rutin diberi makan jenis cacing ini maka akan memiliki wana yang cerah dan indah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu banyak yang memelihara ikan cupang memberikan cacing darah ini sebagai makanan pokok dengan tujuan agar warna ikan lebih indah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cacing ini memiliki kandungan gizi dan juga protein yang cukup tinggi sehingga baik untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: left;\"><strong><em>Microworm<\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cacing halus atau yang dikenal dengan microworm adalah salah satu jenis makanan ikan cupang yang sering diberikan oleh pemeliharanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini dikarenakan ikan cupang sangat suka dengan jenis makanan ini. Ketahuilah bahwa jenis cacing ini sangat mudah untuk ditemukan bahkan sebagian orang memeliharanya untuk dijadikan pakan ikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi Anda yang ingin menghewat dalam memenuhi kebutuhan pakan ikan cupan, bisa mencoba membeli bibit cacing ini untuk dilakukan budidaya secara mandiri.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"text-align: left;\"><em><strong>Jentik nyamuk<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jentik nyamuk ini dapat diperoleh dari air \u2013 air yang tergenang. Anda dapat memberinya pada ikan cupang yang masih menjadi burayak dengan usia 3 \u2013 4 bulan, dan sebaiknya berikan jentik nyamuk yang halus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda dapat memberinya pakan pada pukul 07.00 \u2013 08.00 dan pukul 16.00 \u2013 17.00 secara teratur agar tidak berkembang secara cepat.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"text-align: left;\"><em><strong>Kuning telur<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kuning telur bisa menjadi alternatif\u00a0 untuk para ikan cupang, dan perhatikan ukuran dari masing \u2013 masing ikan guna menentukan ukuran besaran pakan.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"text-align: left;\"><em><strong>Belatung<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belatung adalah salah satu pakan alternatif alami yang cocok untuk ikan cupang dengan porsi 2 ekor belatung per 1 ekor ikan cupang dan pemberian pakan 2 kali sehari secara teratur.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"text-align: left;\"><em><strong>Lalat<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalat adalah salah satu alternatif pakan untuk ikan cupang, dia mengandung gizi yang sangat tinggi, sehingga sangat baik untuk pertumbuhan ikan cupang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara perolehannya juga mudah, anda bisa memberikan 2 \u2013 3 lalat pada seekor ikan cupang dengan membuang bagian kepala lalat.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"text-align: left;\"><em><strong>Artemia<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pakan alternatif untuk ikan cupang selanjutnya adalah artemia. Artemia memiliki bentuk yang menyerupai udang, namun berukuran lebi kecil dan memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda dapat memberikan pakan jenis ini 2 \u2013 3 kali sehari secukupnya saja, jangan terlalu berlebihan.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"text-align: left;\"><em><strong>Vinegar eels<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis pakan ini dapat dimanfaatkan sebagai pakan dan dapat diperoleh di tempat kotor, seperti selokan air. Biasanya cara pemberian pakan dengan vinegar eels ini dengan menggunakan jaring halus.<\/p>\n<h3><strong>2. Pakan buatan atau pakan yang tidak berasal dari alam <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak baik memang memberikan ikan cupang yang masih berumur burayak atau kecil dengan pakan buatan, namun jenis pakan ini bisa dijadikan alternatif ketika pakan alami tidak ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasnya jenis pakan ini berasal dari cacing sutera yang telah difermentasi. Anda dapat memberikan pakan 2 \u2013 3 kali sehari secara teratur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikianlah yang bisa saya utarakan dalam kesempatan kali ini mengenai Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan. Semoga bermanfaat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/perbedaan-ikan-cupang-jantan-dan-betina\/\">Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina<\/a><\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukan Anda Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan? Ketika anda memutuskan untuk membudidayakan ikan cupang, maka salah satu hal yang&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":448,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[74],"tags":[152,153,154],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Jenis-jenis-Makanan-Ikan-Cupang-Untuk-Pertumbuhan.jpg?fit=744%2C496&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukan Anda Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan? Ketika anda memutuskan untuk membudidayakan ikan cupang\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-makanan-ikan-cupang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan - Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukan Anda Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan? Ketika anda memutuskan untuk membudidayakan ikan cupang\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-makanan-ikan-cupang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-11-12T23:57:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-11-28T13:27:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Jenis-jenis-Makanan-Ikan-Cupang-Untuk-Pertumbuhan.jpg?fit=744%2C496&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"744\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"496\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-makanan-ikan-cupang\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Jenis-jenis-Makanan-Ikan-Cupang-Untuk-Pertumbuhan.jpg?fit=744%2C496&ssl=1\",\"width\":744,\"height\":496,\"caption\":\"Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-makanan-ikan-cupang\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-makanan-ikan-cupang\/\",\"name\":\"Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-makanan-ikan-cupang\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-11-12T23:57:17+00:00\",\"dateModified\":\"2020-11-28T13:27:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Tahukan Anda Jenis-jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan? Ketika anda memutuskan untuk membudidayakan ikan cupang\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-makanan-ikan-cupang\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=379"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":668,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379\/revisions\/668"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/448"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=379"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=379"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=379"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}