{"id":381,"date":"2020-11-12T09:44:12","date_gmt":"2020-11-12T09:44:12","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=381"},"modified":"2020-11-28T13:27:15","modified_gmt":"2020-11-28T13:27:15","slug":"perbedaan-ikan-cupang-jantan-dan-betina","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/perbedaan-ikan-cupang-jantan-dan-betina\/","title":{"rendered":"Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan yang saat ini banyak diminati untuk dipelihara di aquarium atau dimanfaatkan untuk menjadi ikan aduan..<\/p>\n<figure id=\"attachment_427\" aria-describedby=\"caption-attachment-427\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-427\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Perbedaan-Ikan-Cupang-Jantan-dan-Betina.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Perbedaan-Ikan-Cupang-Jantan-dan-Betina.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Perbedaan-Ikan-Cupang-Jantan-dan-Betina.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-427\" class=\"wp-caption-text\">Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ikan ini memang cantik, sehingga banyak orang yang memburunya, namun, ikan ini sangat sulit dikenali jenis kelaminnya ketika mereka masih berumur kurang dari 1 bulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-mengobati-penyakit-pada-ikan-cupang\/\">Cara Mengobati Penyakit Pada Ikan Cupang<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bisanya mereka memiliki bentuk tubuh yang masih samar mulai dari burayak hingga 1 bulannan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah kali ini, saya akan berbagi tips atau cara untuk menentukan jenis kelamin ikan cupang agar anda tidak salah jenis kelamin ketika membeli ikan cupang tersebut.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ikan cupang yang berkelamin jantan akan memiliki ciri \u2013 ciri berikut : <\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Memiliki tubuh yang langsing.<\/li>\n<li>Mempunyai gerakan yang sangat agresif atau bisa di sebut dengan lincah, namun jangan salah ya, karena ada juga ikan betina yang memiliki gerakan yang juga agresif dan lincah.<\/li>\n<li>Iklan ini Memiliki ekor atau caudal fin dan siri atau ventral fin \/ dasi yang lebar dan panjang.<\/li>\n<li>Memiliki jenis warna yang lebih cerah dan juga menaraik jika dibandingkan dengan ikan cupang betina.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ikan cupang yang berkelamin betina akan memiliki ciri \u2013 ciri sebagai berikut : <\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Mempunyai bentuk tubuh yang gempal atau padat namun tidak panjang.<\/li>\n<li>Memiliki gerakan yang tidak agresif atau lambat jika dibandingkan dengan ikan cupang jantan, namun ada juga yang memiliki gerakan cepat.<\/li>\n<li>Terdapat warna yang kurang menarik jika dibandingkan dengan ikan cupag jantan.<\/li>\n<li>Memiliki titik berwarna putih di bagian perut.<\/li>\n<\/ol>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Cara Menentukan Jenis Kelamin Ikan Cupang<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda juga dapat menentukan kelamin ikan cupang dengan cara berikut ini :<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Tunggu ikan cupang berumur sekitar 2 bulan.<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika mereka masih kecil karakteristik kelamin dari ikan \u2013 ikan cupang tersebut masih belum berkembang secara sempurna.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sehingga tunggulah ciri \u2013 ciri kelamin ikan cupang tersebut terbentuk yaitu ketika mereka berumur sekitar 2 bulan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Perhatikan bentuk dan ukur sirip.<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada umumnya ikan cupang jantan memiliki sirip belakang, perut dan juga ekor yang panjang dengan panjang sirip sekitar 2 \u2013 3 kali panjang dari tubuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasanya sirip belakang dan juga ekornya terkulai karena panjangnya. Namun, ikan cupang betina memiliki sirip yang lebih pendek dan sirip perutnya memiliki bentuk yang mirip dengan sisir rambut.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Memperhatikan warna.<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada umumnya ikan cupang jantan memiliki warna yang lebih cerah jika dibandingkan dengan ikan betina. Biasnya ikan betina berwara kusam terutama pada bagian tubuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika anda menemukan ikan berwana biru, hijau atau merah yang cerah itu berarti ikan tersebut adalah ikan jantan yang bagus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun warna ikan cupang akan berubah ketika mereka mengalami stres, misalnya saja ikan cupang betina yang akan berubah warna lebih cerah dibandingkan dengan ikan betina yang tidak stress ketika sedang mengalami stres.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>4. Lihat lubang telurnya<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada ikan cupang betina terdapat titik telur putih kecil atau saluran ovipositor di bawah tubuhnya yang berbentuk mirip sebutir garam dan terletak di dekat tepi sirip perut atau dekat dengan kepala ikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Titik telur ini hanya terdapat pada Ikan betina saja, jantan tidak ada.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>5. Bandingkan bentuk tubuhnya<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ikan cupang betina memiliki bentuk yang pendek dan tebal, sedangkan ikan cupang jantan memiliki bentuk yang tipis dan panjang.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>6. Perhatikan janggutnya<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ikan cupang memiliki janggut yang berwarna cokelat atau hitam, untuk ikan jantan janggutnya akan berukuran lebih besar jika dibandingkan dengan\u00a0 betina, dan akan lebih terlihat walaupun ketika insang sedang tertutup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah beberapa Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina yang bisa kami jelaskan. semoga bermanfaat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/harga-ikan-cupang\">Daftar Harga Ikan Cupang Terbaru<\/a><\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan yang saat ini banyak diminati untuk dipelihara di aquarium atau dimanfaatkan untuk menjadi&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":427,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[1],"tags":[150,149],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Perbedaan-Ikan-Cupang-Jantan-dan-Betina.jpg?fit=720%2C334&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/perbedaan-ikan-cupang-jantan-dan-betina\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina - Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan yang saat ini banyak diminati untuk dipelihara di aquarium atau dimanfaatkan untuk menjadi&nbsp;[&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/perbedaan-ikan-cupang-jantan-dan-betina\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-11-12T09:44:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-11-28T13:27:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Perbedaan-Ikan-Cupang-Jantan-dan-Betina.jpg?fit=720%2C334&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"334\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/perbedaan-ikan-cupang-jantan-dan-betina\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Perbedaan-Ikan-Cupang-Jantan-dan-Betina.jpg?fit=720%2C334&ssl=1\",\"width\":720,\"height\":334,\"caption\":\"Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/perbedaan-ikan-cupang-jantan-dan-betina\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/perbedaan-ikan-cupang-jantan-dan-betina\/\",\"name\":\"Perbedaan Ikan Cupang Jantan dan Betina - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/perbedaan-ikan-cupang-jantan-dan-betina\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-11-12T09:44:12+00:00\",\"dateModified\":\"2020-11-28T13:27:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/perbedaan-ikan-cupang-jantan-dan-betina\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/381"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=381"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/381\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":667,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/381\/revisions\/667"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/427"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=381"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=381"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=381"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}