{"id":4070,"date":"2022-12-22T03:49:41","date_gmt":"2022-12-22T03:49:41","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=4070"},"modified":"2022-12-01T05:14:00","modified_gmt":"2022-12-01T05:14:00","slug":"cara-merawat-ikan-guppy","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-merawat-ikan-guppy\/","title":{"rendered":"Cara Merawat Ikan Guppy Agar Tidak Cepat Mati"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-mengawinkan-ikan-guppy\/\">Ikan guppy<\/a> bisa menjadi pilihan ikan yang bisa dipelihara di akuarium rumahan. Selain ukurannya yang kecil, pemeliharaan guppy rendah dan dapat mentolerir beberapa kesalahan pemula. Dengan perawatan yang baik, ikan guppy bisa bertahan hingga dua tahun.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-4071 aligncenter\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cara-Merawat-Ikan-Guppy-Agar-Tidak-Cepat-Mati.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Cara Merawat Ikan Guppy Agar Tidak Cepat Mati\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cara-Merawat-Ikan-Guppy-Agar-Tidak-Cepat-Mati.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cara-Merawat-Ikan-Guppy-Agar-Tidak-Cepat-Mati.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini banyak masyarakat Indonesia yang mulai membudidayakan ikan guppy. Ikan guppy yang dipelihara biasanya diletakkan di dalam akuarium yang sesuai dengan ukuran ikan dan jumlah ikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi Anda yang tidak tahu cara merawat ikan guppy Anda tidak perlu kwatir, dalam artikel ini akan membahas tentang cara merawat ikan tersebut.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Ketahui Cara Merawat Ikan Guppy yang Benar<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyak orang yang mulai menyukai ikan hias seperti ikan guppy, maka tidak ada salahnya memelihara ikan air tawar dijadikan hobi baru yang cocok untuk mengisi waktu luang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mereka yang memiliki hobi ini akan berusaha mendapatkan ikan hias air tawar yang dianggapnya cocok untuk dipelihara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyak penggmar ikan guppy pemula yang kesulitan dan tidak tahu kenapa ikan guppynya mati terus di akuarium, Berikut cara merawat ikan guppy agar tidak mudah mati:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Memperbaiki kondisi air<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alasan umum ikan guppy mati dan sekarat di akuarium Anda adalah kualitas air yang buruk. Dengan memberi makan ikan, Anda sebenarnya secara tidak sengaja mencemari air akuarium Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Guppy menghasilkan kotoran padat dan cair. Semakin tinggi polusinya maka ikan guppy akan keracunan dan mati. Kekurangan oksigen di dalam air dapat menyebabkan kematian ikan guppy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Air keran mengandung klorin yang mematikan bagi guppy. Meskipun menggunakan air ledeng untuk akuarium Anda baik-baik saja, air tersebut perlu diolah dengan mendeklorinasi sebelum menambahkannya ke akuarium Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anda dapat menggunakan agen anti-klorin dan mengendapkan air selama sekitar 12 jam.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Pasang filter<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini terjadi pada banyak pemula. Anda baru saja membeli tangki pertama Anda, mengisinya dengan air, lalu menambahkan beberapa ikan guppy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah 1 minggu atau bahkan beberapa hari, ikan guppy mulai mati dan Anda tidak mengerti mengapa hal itu terjadi. Itu karena Anda belum melakukan transisi ke akuarium dan itulah yang menyebabkan guppy mati mendadak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum Anda memasukkan ikan ke dalam akuarium, Anda harus melakukan transisi terlebih dahulu. Proses transisi akan memakan waktu 1-2 minggu, tergantung ukuran akuarium Anda. Proses transisi akuarium adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Menyiapkan akuarium Anda (pemasangan filter, dekorasi, tanaman hias akuarium dan lain-lain) kemudian menambahkan air.<\/li>\n<li>Tambahkan dechlorinator atau anti-chlorine, Anda akan menemukannya di beberapa penjual ikan.<\/li>\n<li>Tambahkan bakteri nitrifikasi atau bakteri pemula, yang juga dapat ditemukan di beberapa toko ikan.<\/li>\n<li>Nyalakan filter dan tunggu sekitar 1-2 minggu agar bakteri baik mulai menjajah seluruh akuarium.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada titik ini, Anda dapat melakukan uji air dengan kit pengujian API. Anda harus menguji tangki untuk amonia, nitrit, dan nitrat. Amonia dan nitrit harus berada pada level 0 ppm, sedangkan nitrat dapat mencapai maksimal 20 ppm.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Jangan Memberi Ikan Guppy Makanan Terlalu Banyak<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara merawat ikan guppy selanjutnyta yaitu jangan memberi ikan guppy makanan terlalu banyak. Orang yang memelihara ikan senang memberi makan ikan dan memperhatikan mereka makan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, memberi makan ikan secara berlebihan sebenarnya sangat berisiko. Anda perlu memberi makan guppy dewasa sekali sehari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memberi makan ikan secara berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan; sama dengan manusia. Makan berlebihan bisa mengakibatkan banyak sisa makanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, makanan yang tidak dimakan akan mencemari tangki dan dapat meningkatkan kandungan amonia.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>4. Jangan memelihara ikan guppy terlalu banyak di dalam akuarium<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masalah ini disebut crowding atau kepadatan berlebih. Guppy bereproduksi dengan kecepatan tinggi. Dalam sebulan, guppy betina bisa melahirkan 20-120 ekor guppy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Inilah mengapa akuarium ikan guppy yang berukuran cukup besar menjadi penuh sesak di saat-saat tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepadatan ini dapat menyebabkan masalah tidak hanya dengan kepadatan yang berlebihan, tetapi juga dengan kadar oksigen yang lebih rendah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oksigen rendah bisa mematikan bagi guppy. Itulah mengapa selalu sangat penting untuk mengatur populasi ikan guppy di dalam akuarium.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>5. Temperatur air<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ikan guppy merupakan ikan tropis. Mereka tidak bisa bertahan hidup di air dingin. Guppy lebih menyukai suhu air antara 22 dan 28\u00b0C.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Guppy dapat bertahan hidup di air bersuhu serendah 18\u00b0C, tetapi risiko penyakitnya tinggi. Tidak disarankan memelihara ikan guppy di dalam air dengan suhu lebih dari 22\u00b0C. Air panas adalah risiko bagi ikan guppy.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>6. Beli ikan guppy yang bagus<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika Anda akan mengisi akuarium Anda dengan ikan guppy, Anda harus terlebih dahulu membeli ikan dari tempat yang memiliki reputasi baik untuk menghasilkan ikan guppy yang berkualitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Guppy yang Anda beli dari toko hewan besar biasanya bukan kualitas terbaik. Meskipun warnanya indah, mereka mungkin memiliki genetika yang buruk yang dapat menyebabkan kematian sebelum waktunya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>7. Mencegah Penyakit dan Parasit pada Ikan Guppy<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena genetika yang buruk dan kualitas air yang buruk, guppy bisa sakit dan mati lebih cepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada banyak jenis penyakit ikan guppy, namun penyakit yang umum adalah ich (bercak putih atau bercak putih pada tubuh), beludru (beberapa bintik seperti bubuk emas pada tubuh), pembusukan sirip dan fluke.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyakit umum ini bisa diobati dengan obat-obatan yang biasa dijual di penjual ikan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>Penyebab Ikan Guppy Cepat Mati<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika Anda sudah tahu cara merawat ikan guppy Anda perlu tahu bahwa ikan ini sering cepat mati oleh karena itu Anda harus tahu penyebabnya, berikut penyebab ikan guppy cepat mati:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Genetika yang melemah<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alasan utama pendeknya umur ikan guppy, terutama jika menyangkut ras yang lebih menarik, adalah genetika yang melemah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Spesies ikan khusus ini dikenal dengan variasi warna dan jenis siripnya yang luas. Untuk menghasilkan varian ini secara konsisten, para breeder harus kawin sedarah (inbreed) dengan mengawinkan ikan-ikan yang berkerabat dekat.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Teman ikan yang terlalu agresif<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Guppy Anda juga bisa mati karena teman satu aquarium. Spesies ikan lain dapat melecehkan atau menyerang guppy, yang dapat menyebabkan stres, cedera, dan akhirnya kematian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Spesies ikan yang lebih besar bahkan dapat memperlakukan teman seakuarium yang lebih kecil sebagai camilan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Suhu air di bawah optimal<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Guppy Anda juga bisa sakit jika Anda menyimpannya dalam suhu yang kurang optimal. Meskipun spesies ini dapat mentolerir kisaran yang luas, yaitu antara 18 dan 28 derajat Celcius, ia cenderung paling sehat pada suhu sekitar 21 hingga 26 derajat Celcius.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Hal Penting yang Perlu Anda Ketahui<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penting bagi Anda untuk mengetahui <em>Cara Merawat Ikan Guppy<\/em> karena ikan guppy ini termasuk ikan yang mudah mati tetapi jika Anda merawat dengan benar maka ikan guppy tersebut tidak akan mudah mati. Sekian terimakasih semoga bermanfaat.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ikan guppy bisa menjadi pilihan ikan yang bisa dipelihara di akuarium rumahan. Selain ukurannya yang kecil, pemeliharaan guppy rendah dan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4071,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[42],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cara-Merawat-Ikan-Guppy-Agar-Tidak-Cepat-Mati.jpg?fit=1200%2C675&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Merawat Ikan Guppy Agar Tidak Cepat Mati - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagi Anda yang tidak tahu Cara Merawat Ikan Guppy Anda tidak perlu kwatir, dalam artikel ini akan membahas tentang cara merawat ikan tersebut.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-merawat-ikan-guppy\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Merawat Ikan Guppy Agar Tidak Cepat Mati - Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagi Anda yang tidak tahu Cara Merawat Ikan Guppy Anda tidak perlu kwatir, dalam artikel ini akan membahas tentang cara merawat ikan tersebut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-merawat-ikan-guppy\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-22T03:49:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-01T05:14:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cara-Merawat-Ikan-Guppy-Agar-Tidak-Cepat-Mati.jpg?fit=1200%2C675&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-merawat-ikan-guppy\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cara-Merawat-Ikan-Guppy-Agar-Tidak-Cepat-Mati.jpg?fit=1200%2C675&ssl=1\",\"width\":1200,\"height\":675,\"caption\":\"Cara Merawat Ikan Guppy Agar Tidak Cepat Mati\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-merawat-ikan-guppy\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-merawat-ikan-guppy\/\",\"name\":\"Cara Merawat Ikan Guppy Agar Tidak Cepat Mati - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-merawat-ikan-guppy\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-12-22T03:49:41+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-01T05:14:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Bagi Anda yang tidak tahu Cara Merawat Ikan Guppy Anda tidak perlu kwatir, dalam artikel ini akan membahas tentang cara merawat ikan tersebut.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-merawat-ikan-guppy\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4070"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4070"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4070\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4074,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4070\/revisions\/4074"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}