{"id":4117,"date":"2023-01-01T15:54:57","date_gmt":"2023-01-01T15:54:57","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=4117"},"modified":"2022-12-04T16:00:11","modified_gmt":"2022-12-04T16:00:11","slug":"ciri-kucing-jamuran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/","title":{"rendered":"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketahui ciri kucing jamuran agar bisa melakukan pencegahan sampai penangannya secara optimal. Ini adalah salah satu masalah yang paling sering terjadi pada berbagai macam varian kucing rumahan.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-4118 aligncenter\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"auto, (max-width: 630px) 100vw, 630px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila kita tidak memperhatikannya ketika terlambat dapat berbahaya bagi kesehatan jangka panjang. Jadi disini kami akan memberikan informasi penting sebagai acuan dalam perawatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dampak dari penyakit jamuran ini sebenarnya sangat berbahaya terutama ketika lokasinya pada perut bagian bawah. Jika kucingnya jantan ini bisa membuat stress sehingga mereka berpotensi mati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila kucingnya yang menderita adalah betina ini akan berpotensi menyebabkan kematian cukup cepat. Jadi jangan anggap remeh penyakit ini karena memiliki potensi berbahaya jika dibiarkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk ciri kucing yang jamuran awal sebenarnya cukup sulit diperhatikan karena memang tertutup dengan bulu. Jadi usahakan untuk setiap hari mengeceknya agar mengetahui kondisi kesehatannya secara optimal.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyakit-mulut-pada-kucing\/\">Penyakit Mulut pada Kucing yang Perlu Diketahui<\/a><\/strong><\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Ketahui ini, 8 Ciri Kucing Jamuran <\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada segmen ini akan kami jelaskan apa saja ciri yang dapat Anda jadikan sebagai acuannya. Jadi kita bisa melakukan penanganan dini sehingga kucingnya memiliki potensi hidup dan tetap sehat.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. <\/strong><strong>Sering Menggaruk Bagian Tubuh Tertentu<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu ciri kucing jamuran yang cukup mudah kita ketahui adalah dari kebiasaannya. Pada fase awal biasanya kucing akan sering menggaruk bagian tubuhnya tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun ketika kita cek pada bagian tertentu kemungkinan belum berbentuk jamur. Sehingga pengamatan dengan mata telanjang memang relatif sulit dilakukan pada fase tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi harus ditunggu dulu selama beberapa hari sampai jamurnya benar-benar keluar. Apabila sudah keluar namun masih fase awal kita bisa mengobatinya dengan salep sehingga cepat sembuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun apabila pemilik tidak menyadarinya dan posisi jamurnya sudah sangat luas maka lebih baik bawa ke dokter hewan. Obat salep tidak akan cukup untuk mengatasi masalah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada fase awal untuk mencegahnya paling sederhana adalah memandikannya kemudian mengeringkan secara sempurna. Jadi pertumbuhannya tersebut tidak akan berjalan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. <\/strong><strong>Terdapat Ruam Pada Bagian Kulit<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hampir semua jenis jamur yang menyerang kulit kucing selalu mengakibatkan iritasi kemudian ruam. Jadi kita bisa menjadikan sebuah penanda ketika akan timbul penyakit ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahap awal ruam tersebut hanya seperti abu rokok dan diameternya kurang dari satu sentimeter. Namun ketika kita biarkan akan menyebar bahkan pada bagian kulit tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi ciri kucing jamuran ini memang cukup mudah kita temukan dengan memilah bulunya. Apabila kita biarkan lebih lama maka ruam tersebut dapat menutupinya seperti sebuah stempel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika sudah berada pada kondisi tersebut kita harus segera memberikan obat kulit dan juga pil. Berikan juga asupan vitamin agar proses penyembuhannya tidak terlalu lama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila ruamnya belum terbentuk besar maka akan terlihat seperti memar biasa. Namun apabila kita biarkan lebih lama maka akan berubah seperti terkena abu rokok pada permukaannya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. <\/strong><strong>Benjolan Seperti Jerawat<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini merupakan salah satu pertanda yang cukup umum terkait berbagai macam gangguan kulit. Benjolan tersebut awalnya cukup kecil seperti calon jerawat yang baru saja akan timbul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Benjolan tersebut lokasinya berada pada bagian wajah dan bawah rahang kucingnya. Jerawat tersebut timbul sebagai bentuk reaksi tubuh kucingnya karena terjadi masalah pada imunitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi ciri kucing jamuran ini biasanya hanya terjadi pada saat mereka sudah tahap menengah. Lebih baik kita bawa langsung ke dokter hewan karena biasanya infeksi jamur sudah parah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu sebelum hal tersebut terjadi kita memang harus selalu memperhatikan kondisi fisiologis. Sehingga kita dapat mencegah sebelum stadium tersebut menjadi parah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sayangnya ada banyak gangguan selain jamur yang memiliki ciri seperti itu. Sehingga kita tidak bisa menjadikannya acuan akurat agar nantinya bisa mengetahui masalah kulitnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>4. <\/strong><strong>Bersin-bersin <\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada kondisi biasa memang kucing juga bisa bersin-bersin seperti ketika lingkungan berdebu. Namun ketika bersin ini berkepanjangan dan setiap hari maka kita perlu curiga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ciri kucing jamuran dengan bersin-bersin ini biasanya ketika lokasinya terdapat pada bagian dada. Kucingnya bersin sebagai salah satu bentuk respon imun dari adanya gangguan eksternal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini biasanya terjadi pada tahap awal sehingga kita bisa langsung memeriksakannya ke dokter hewan. Ketika kondisinya bersin-bersin obat digunakan juga bentuknya pil atau oral medicine.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi seperti itu cukup cepat sembuh terutama ketika pemilik cepat menyadarinya. Disinilah peran pemilik harus menyadari bagaimana kebiasaan kucingnya agar lebih mudah mencegahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi tersebut menjadi salah satu acuan penting apabila kita ingin mendapatkan hasil lebih bagus. Bersin tersebut juga dapat dipicu karena bau badan mereka sendiri menjadi tidak biasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada keadaan cukup parah bahkan hidung manusia juga dapat mengetahui baunya. Jadi ini adalah salah satu metode paling mudah untuk mengetahui seperti apa kondisi kesehatannya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>5. <\/strong><strong>Infeksi Kuku<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Infeksi kuku ini sebenarnya terjadi karena kebiasan menggaruk kucing ketika ada masalah kulit. Jadi sel kulit mati dapat melekat pada bagian kuku sehingga berpotensi terjadi infeksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi kuku ketika sudah terinfeksi jamur akan berwarna hitam pada pangkal kukunya. Jadi kita bisa menjadikannya sebagai salah satu aspek penting untuk mengetahui permasalahannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebenarnya ciri kucing jamuran ini paling mudah kita lihat ketika sering memotong kukunya. Jadi bisa melihat secara langsung seperti apa kondisinya ketika sudah tau ada bagian yang menghitam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila kita biarkan infeksi kukunya dapat menimbulkan berbagai macam penyakit kulit lain. Jika sudah menginfeksi kulit maka ini akan berbahaya bahkan membuat kucingnya meninggal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akumulasi bakteri pada bagian kukunya dapat menimbulkan ruam bahkan luka parah. Jadi kita sebagai pemilik memang juga harus menjaga agar dampak jangka panjangnya tidak sampai terjadi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>6. <\/strong><strong>Malas Beraktivitas<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika kucingnya sakit jelas mereka akan menjadi malas beraktivitas bahkan saat malam hari. Kita juga tahu jika ini adalah salah satu hewan nokturnal jadi lebih aktif ketika malam hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun jika terjadi gangguan kesehatan seperti jamuran atau lainnya tentu bisa memicu kurangnya gairah beraktivitas. Oleh karena itu pemilik juga harus menyadari perbedaan aktivitas tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ciri kucing jamuran ini bisa kita jadikan sebagai salah satu acuan paling mudah ketika kondisi kesehatannya menurun. Secara umum apabila ada masalah kesehatan ini memang selalu terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan ketika ajak bermain dengan mainan kesukaannya mereka tidak akan merespon. Segera cek apakah memang ada masalah baik itu kulit atau pencernaan hewan peliharaan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>7. <\/strong><strong>Kucingnya Berbau Tidak Sedap<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi manusia ini adalah salah satu ciri penting ketika kondisinya sudah sangat parah. Pada saat ciri kucing jamuran ini sudah parah kita bisa mencium bau tidak sedap pada badan kucingnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan ketika baru saja kita mandikan ini akan terjadi dan bertahan dalam jangka panjang. Oleh karena itu para pemilik memang harus lebih peka pada kebersihan badan kucingnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Segera cek seluruh bagian badan kucing dengan memilah bulunya sehingga jamurnya terlihat. Jika ini tidak lakukan tentu saja akan bahaya karena lokasinya sulit ditemukan secara kasat mata.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>8. <\/strong><strong>Bercak Hitam Pada Kulit Terluar<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini adalah kondisi yang sudah tidak tertolong lagi karena hiperpigmentasi merupakan dampak penyembuhan sendiri dari imun. Jadi ketika ini sudah terjadi kita tahu bahwa kucingnya baru selesai jamuran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ciri kucing jamuran ini juga mungkin terjadi pada tahap awal jika sebelumnya sudah pernah mengalaminya. Kita perlu perhatikan karena kondisi kedua tersebut terjadi pada fase awal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai salah satu masalah yang tidak dapat diobati lagi jelas estetika dari kucingnya akan menurun. Oleh karena itu sebagai pemilik Anda harus lebih peka terhadap kondisi keseluruhannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan menggunakan semua informasi tersebut sekarang Anda dapat menjadi pemilik lebih peka. Jadi <strong>c<\/strong>iri kucing jamuran ini dapat dijadikan sebagai salah satu acuan agar bisa mencegahnya.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketahui ciri kucing jamuran agar bisa melakukan pencegahan sampai penangannya secara optimal. Ini adalah salah satu masalah yang paling sering&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4118,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[68],"tags":[],"class_list":["post-4117","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penyakit-hewan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v28.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"ketahui apa saja ciri kucing jamuran bagi para pemilik agar dapat mencegah sekaligus penanganan dini jadi masalahnya dapat segera diatasi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ketahui apa saja ciri kucing jamuran bagi para pemilik agar dapat mencegah sekaligus penanganan dini jadi masalahnya dapat segera diatasi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-01T15:54:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"620\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"413\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"agrotek\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"agrotek\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"agrotek\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"headline\":\"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui\",\"datePublished\":\"2023-01-01T15:54:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/\"},\"wordCount\":1149,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg?fit=620%2C413&ssl=1\",\"articleSection\":[\"Penyakit Hewan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/\",\"name\":\"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg?fit=620%2C413&ssl=1\",\"datePublished\":\"2023-01-01T15:54:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"ketahui apa saja ciri kucing jamuran bagi para pemilik agar dapat mencegah sekaligus penanganan dini jadi masalahnya dapat segera diatasi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg?fit=620%2C413&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg?fit=620%2C413&ssl=1\",\"width\":620,\"height\":413,\"caption\":\"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/ciri-kucing-jamuran\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/author\\\/agrotek\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui - Ilmu Peternakan","description":"ketahui apa saja ciri kucing jamuran bagi para pemilik agar dapat mencegah sekaligus penanganan dini jadi masalahnya dapat segera diatasi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui","og_description":"ketahui apa saja ciri kucing jamuran bagi para pemilik agar dapat mencegah sekaligus penanganan dini jadi masalahnya dapat segera diatasi.","og_url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/","og_site_name":"Ilmu Peternakan","article_published_time":"2023-01-01T15:54:57+00:00","og_image":[{"width":620,"height":413,"url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"agrotek","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"agrotek","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/"},"author":{"name":"agrotek","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d"},"headline":"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui","datePublished":"2023-01-01T15:54:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/"},"wordCount":1149,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg?fit=620%2C413&ssl=1","articleSection":["Penyakit Hewan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/","url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/","name":"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui - Ilmu Peternakan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg?fit=620%2C413&ssl=1","datePublished":"2023-01-01T15:54:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d"},"description":"ketahui apa saja ciri kucing jamuran bagi para pemilik agar dapat mencegah sekaligus penanganan dini jadi masalahnya dapat segera diatasi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg?fit=620%2C413&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg?fit=620%2C413&ssl=1","width":620,"height":413,"caption":"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-kucing-jamuran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"8 Ciri Kucing Jamuran yang Perlu Anda Ketahui"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website","url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/","name":"Ilmu Peternakan","description":"Agrotek.ID","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d","name":"agrotek","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g","caption":"agrotek"},"sameAs":["https:\/\/agrotek.id\/hewan"],"url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/author\/agrotek\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-Ciri-Kucing-Jamuran-yang-Perlu-Anda-Ketahui.jpg?fit=620%2C413&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4117"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4117\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4119,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4117\/revisions\/4119"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4118"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}