{"id":4467,"date":"2026-10-28T10:18:42","date_gmt":"2026-10-28T10:18:42","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=4467"},"modified":"2026-10-28T10:18:42","modified_gmt":"2026-10-28T10:18:42","slug":"alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/","title":{"rendered":"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Burung merpati sering terlihat mengembangkan bulu hingga tubuhnya tampak lebih besar dan mengembang. Perilaku ini terkadang muncul ketika merpati sedang beristirahat, berada di bawah sinar matahari, menghadapi perubahan suhu, atau berinteraksi dengan merpati lain.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4573\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg?resize=1140%2C760&#038;ssl=1\" alt=\"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya\" width=\"1140\" height=\"760\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg?w=1280&amp;ssl=1 1280w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1140px) 100vw, 1140px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, jika bulu terus mengembang dalam waktu lama, terutama disertai tubuh lesu dan nafsu makan menurun, perilaku tersebut juga dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memahami alasan burung merpati mengembangkan bulu sangat penting bagi pemilik maupun peternak. Dengan mengenali situasi ketika perilaku tersebut muncul, Anda dapat membedakan respons alami tubuh, perilaku sosial, dan kemungkinan gangguan kesehatan yang membutuhkan perhatian.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Baca Juga :<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li class=\"entry-title\" style=\"text-align: left;\"><a title=\"Panduan Membuat Kandang Burung Merpati yang Nyaman, Bersih, dan Aman\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/kandang-burung-merpati\/\" rel=\"bookmark\">Panduan Membuat Kandang Burung Merpati yang Nyaman, Bersih, dan Aman<\/a><\/li>\n<li class=\"entry-title\" style=\"text-align: left;\"><a title=\"Cara Menjaga Kebersihan Kandang Merpati untuk Mencegah Penyakit\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-menjaga-kebersihan-kandang-merpati-untuk-mencegah-penyakit\/\" rel=\"bookmark\">Cara Menjaga Kebersihan Kandang Merpati untuk Mencegah Penyakit<\/a><\/li>\n<li class=\"entry-title\" style=\"text-align: left;\"><a title=\"Penyebab Burung Merpati Tidak Mau Makan dan Langkah Penanganan yang Tepat\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/penyebab-burung-merpati-tidak-mau-makan\/\" rel=\"bookmark\">Penyebab Burung Merpati Tidak Mau Makan dan Langkah Penanganan yang Tepat<\/a><\/li>\n<li class=\"entry-title\" style=\"text-align: left;\"><a title=\"Cara Membedakan Telur Merpati yang Berisi Embrio dan yang Tidak Berkembang\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-membedakan-telur-merpati\/\" rel=\"bookmark\">Cara Membedakan Telur Merpati yang Berisi Embrio dan yang Tidak Berkembang<\/a><\/li>\n<li class=\"entry-title\" style=\"text-align: left;\"><a title=\"Ciri-Ciri Burung Merpati Siap Kawin dan Memasuki Masa Reproduksi\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/ciri-burung-merpati-siap-kawin\/\" rel=\"bookmark\">Ciri-Ciri Burung Merpati Siap Kawin dan Memasuki Masa Reproduksi<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Alasan Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu<\/strong><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>1. Menjaga Suhu Tubuh Ketika Udara Dingin<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu alasan paling umum burung merpati mengembangkan bulu adalah untuk menjaga suhu tubuhnya. Burung memiliki lapisan bulu yang membantu mempertahankan panas. Ketika suhu lingkungan menurun, merpati dapat mengembangkan bulunya agar terbentuk lapisan udara di antara bulu-bulu tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lapisan udara ini berfungsi sebagai isolator alami yang mengurangi kehilangan panas tubuh. Karena itu, merpati terkadang terlihat lebih bulat ketika berada di lingkungan dingin, terutama pada pagi hari, malam hari, atau ketika cuaca berubah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perilaku ini umumnya normal jika merpati masih aktif, merespons lingkungan, dan makan seperti biasa. Setelah suhu kembali nyaman, bulunya biasanya akan kembali lebih rapat.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4574\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Menjaga-Suhu-Tubuh-Ketika-Udara-Dingin.jpg?resize=1140%2C760&#038;ssl=1\" alt=\"Menjaga Suhu Tubuh Ketika Udara Dingin\" width=\"1140\" height=\"760\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Menjaga-Suhu-Tubuh-Ketika-Udara-Dingin.jpg?w=1200&amp;ssl=1 1200w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Menjaga-Suhu-Tubuh-Ketika-Udara-Dingin.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1140px) 100vw, 1140px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara mengenalinya:<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\" data-spread=\"false\">\n<li>Bulu mengembang ketika cuaca dingin atau angin bertiup.<\/li>\n<li>Merpati cenderung diam atau mencari tempat yang terlindung.<\/li>\n<li>Nafsu makan dan aktivitas masih relatif normal.<\/li>\n<li>Bulu kembali rapat setelah kondisi lingkungan membaik.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peternak dapat membantu dengan menyediakan kandang kering, terlindung dari hujan dan angin langsung, serta memiliki ventilasi yang baik. Hindari menutup kandang secara berlebihan hingga sirkulasi udara terganggu.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>2. Mengatur Panas Tubuh Saat Berjemur<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Merpati juga dapat mengembangkan atau sedikit merenggangkan bulunya ketika terkena sinar matahari. Perilaku ini dapat menjadi bagian dari kebiasaan merawat bulu dan menyesuaikan posisi tubuh terhadap panas matahari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika berjemur, merpati mungkin merentangkan salah satu sayap, memiringkan tubuh, mengembangkan bulu di bagian tertentu, atau berdiri dengan posisi yang terlihat santai. Perilaku tersebut tidak selalu berarti burung sedang kepanasan atau sakit.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4575\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengatur-Panas-Tubuh-Saat-Berjemur.jpg?resize=1140%2C760&#038;ssl=1\" alt=\"Mengatur Panas Tubuh Saat Berjemur\" width=\"1140\" height=\"760\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengatur-Panas-Tubuh-Saat-Berjemur.jpg?w=1536&amp;ssl=1 1536w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengatur-Panas-Tubuh-Saat-Berjemur.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1140px) 100vw, 1140px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, mengembangkan bulu saja tidak cukup untuk memastikan bahwa merpati sedang berjemur. Perhatikan posisi sayap, respons terhadap lingkungan, serta durasi perilakunya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika merpati terlihat membuka paruh untuk bernapas, merentangkan sayap menjauhi tubuh, atau tampak lemah ketika cuaca panas, kondisi tersebut dapat mengarah pada stres panas. Sediakan tempat teduh dan air bersih, serta pastikan kandang tidak terlalu panas.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>3. Merasa Nyaman dan Sedang Beristirahat<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Burung merpati dapat mengembangkan bulu ketika merasa nyaman dan sedang beristirahat. Dalam keadaan santai, bulu tubuh terkadang tampak lebih longgar sehingga tubuh terlihat membulat.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4576\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Merasa-Nyaman-dan-Sedang-Beristirahat.jpg?resize=1140%2C760&#038;ssl=1\" alt=\"Merasa Nyaman dan Sedang Beristirahat\" width=\"1140\" height=\"760\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Merasa-Nyaman-dan-Sedang-Beristirahat.jpg?w=1200&amp;ssl=1 1200w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Merasa-Nyaman-dan-Sedang-Beristirahat.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1140px) 100vw, 1140px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perilaku ini sering dijumpai ketika merpati bertengger di tempat favorit, beristirahat setelah terbang, atau berada di lingkungan yang sudah dikenalnya. Burung juga dapat menutup mata sesaat sambil merapikan posisi bulu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal terpenting adalah membedakan istirahat normal dengan kelesuan. Merpati yang nyaman umumnya masih menunjukkan respons ketika ada suara, gerakan, makanan, atau kehadiran burung lain. Sebaliknya, merpati yang sakit bisa terus mengembangkan bulu, menundukkan kepala, dan tidak tertarik pada makanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perhatikan pula apakah perilaku tersebut hanya muncul pada waktu istirahat atau berlangsung hampir sepanjang hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika merpati mengembangkan bulu ketika beristirahat tetapi kembali aktif setelahnya, Anda tidak perlu langsung menganggapnya sebagai tanda penyakit.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>4. Menarik Perhatian Pasangan Saat Masa Kawin<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengembangkan bulu juga dapat menjadi bagian dari perilaku sosial dan reproduksi merpati. Burung jantan, khususnya, dapat memperlihatkan postur tubuh yang lebih besar ketika sedang melakukan pendekatan kepada betina.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4577\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Menarik-Perhatian-Pasangan-Saat-Masa-Kawin.jpg?resize=1140%2C760&#038;ssl=1\" alt=\"Menarik Perhatian Pasangan Saat Masa Kawin\" width=\"1140\" height=\"760\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Menarik-Perhatian-Pasangan-Saat-Masa-Kawin.jpg?w=1200&amp;ssl=1 1200w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Menarik-Perhatian-Pasangan-Saat-Masa-Kawin.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1140px) 100vw, 1140px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam rangkaian perilaku kawin, merpati jantan bisa mengembangkan bulu leher atau dada, menggembungkan tembolok, mengangguk-anggukkan kepala, berputar di sekitar betina, dan mengeluarkan suara khas. Perilaku ini dapat disertai gerakan ekor atau postur tubuh yang lebih tegak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun demikian, tidak setiap merpati yang mengembangkan bulu sedang mencari pasangan. Perilaku reproduksi lebih mudah dikenali jika beberapa tanda muncul secara bersamaan dan berulang ketika burung berdekatan dengan calon pasangannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Merpati betina juga dapat memperlihatkan perubahan postur ketika merespons pejantan, sehingga perilaku kawin sebaiknya dinilai berdasarkan rangkaian gerakan, bukan satu tanda saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika Anda memelihara merpati untuk dikembangbiakkan, sediakan tempat bersarang yang aman, pakan seimbang, dan lingkungan yang tidak terlalu ramai agar pasangan dapat beradaptasi dengan baik.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>5. Menunjukkan Dominasi atau Merespons Merpati Lain<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam interaksi sosial, merpati dapat mengubah postur tubuh untuk menunjukkan sikap terhadap burung lain. Mengembangkan bulu dapat membuat tubuh tampak lebih besar dan menjadi bagian dari tampilan yang menyertai perilaku dominan atau persaingan.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4578\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Menunjukkan-Dominasi-atau-Merespons-Merpati-Lain.jpg?resize=1000%2C667&#038;ssl=1\" alt=\"Menunjukkan Dominasi atau Merespons Merpati Lain\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Menunjukkan-Dominasi-atau-Merespons-Merpati-Lain.jpg?w=1000&amp;ssl=1 1000w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Menunjukkan-Dominasi-atau-Merespons-Merpati-Lain.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perilaku tersebut terkadang muncul ketika dua merpati memperebutkan tempat bertengger, makanan, wilayah kandang, atau pasangan. Burung mungkin mengembangkan bulu, mengangkat kepala, mengembangkan dada, mengejar lawannya, atau melakukan gerakan mengancam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, bulu mengembang bukan bukti pasti bahwa seekor merpati sedang menunjukkan dominasi. Konteks interaksi, arah gerakan, dan respons burung lain perlu diperhatikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika perilaku berubah menjadi pengejaran berulang, patukan keras, atau perkelahian yang menyebabkan luka, pisahkan burung untuk sementara dengan cara yang aman. Sediakan tempat pakan dan tempat bertengger yang cukup agar persaingan dapat dikurangi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hindari langsung mencampurkan merpati baru ke dalam kelompok tanpa pengawasan. Berikan waktu adaptasi dan amati interaksinya, terutama ketika terdapat burung yang lebih agresif.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>6. Merapikan Bulu dan Melakukan Perawatan Tubuh<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Merpati menghabiskan waktu untuk merawat bulunya agar tetap bersih, tersusun, dan berfungsi dengan baik. Ketika melakukan perawatan bulu atau <em>preening<\/em>, burung menggunakan paruh untuk merapikan bulu, membersihkan kotoran, dan membantu menyebarkan minyak dari kelenjar uropigial yang terletak dekat pangkal ekor.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4579\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Merapikan-Bulu-dan-Melakukan-Perawatan-Tubuh.jpg?resize=1140%2C760&#038;ssl=1\" alt=\"Merapikan Bulu dan Melakukan Perawatan Tubuh\" width=\"1140\" height=\"760\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Merapikan-Bulu-dan-Melakukan-Perawatan-Tubuh.jpg?w=1400&amp;ssl=1 1400w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Merapikan-Bulu-dan-Melakukan-Perawatan-Tubuh.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1140px) 100vw, 1140px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama proses ini, merpati bisa mengembangkan bulu pada bagian tertentu, menggoyangkan tubuh, merenggangkan sayap, atau mengubah posisi bulu berulang kali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perilaku tersebut merupakan bagian dari perawatan tubuh yang normal. Merpati juga dapat melakukan gerakan yang terlihat seperti mengibaskan atau mengguncangkan bulunya setelah selesai merapikan diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, jika burung terus mematuki tubuh secara berlebihan, sering menggaruk, atau mengalami kerontokan bulu yang tidak biasa, periksa kemungkinan adanya parasit, iritasi kulit, atau gangguan kesehatan lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pastikan kandang bersih, kering, dan tidak terlalu padat. Amati kondisi kulit serta bulu secara berkala agar masalah dapat diketahui sejak awal.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>7. Mengalami Stres karena Lingkungan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perubahan lingkungan dapat memengaruhi perilaku merpati. Suara keras, kehadiran predator, perpindahan kandang, penanganan yang terlalu sering, kepadatan tinggi, dan persaingan dengan burung lain bisa memicu respons stres.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat merasa terancam, merpati dapat mengubah postur tubuh, berhenti beraktivitas, berusaha menjauh, atau menunjukkan perilaku waspada. Dalam situasi tertentu, bulunya mungkin tampak mengembang, tetapi tanda ini tidak spesifik untuk stres.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4580\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengalami-Stres-karena-Lingkungan.jpg?resize=1000%2C667&#038;ssl=1\" alt=\"Mengalami Stres karena Lingkungan\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengalami-Stres-karena-Lingkungan.jpg?w=1000&amp;ssl=1 1000w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengalami-Stres-karena-Lingkungan.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu, perhatikan perilaku lain yang muncul bersamaan. Merpati yang stres dapat menjadi lebih mudah terkejut, menghindari manusia, lebih sering bersembunyi, atau mengalami perubahan pola makan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika penyebabnya adalah gangguan lingkungan, perbaiki kondisi kandang secara bertahap. Kurangi suara yang tidak perlu, hindari mengejar atau menangkap burung tanpa alasan, dan sediakan tempat bertengger serta ruang gerak yang memadai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perubahan perilaku yang berlangsung terus-menerus tetap perlu diperiksa, sebab stres dan penyakit bisa menunjukkan gejala yang mirip.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>8. Mengalami Gangguan Kesehatan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu alasan yang perlu diwaspadai adalah ketika merpati terus mengembangkan bulu karena sedang tidak sehat. Burung yang sakit sering kali berusaha mengurangi kehilangan panas dengan mengembangkan bulunya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perilaku ini dapat terlihat ketika burung mengalami demam atau gangguan kesehatan lain, tetapi tidak dapat digunakan untuk memastikan jenis penyakit tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Merpati yang sakit mungkin tampak membulat, kurang aktif, lebih banyak diam, menundukkan kepala, atau menyembunyikan paruh di antara bulu. Nafsu makan dan minumnya juga dapat berubah.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4581\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengalami-Gangguan-Kesehatan.jpg?resize=900%2C600&#038;ssl=1\" alt=\"Mengalami Gangguan Kesehatan\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengalami-Gangguan-Kesehatan.jpg?w=900&amp;ssl=1 900w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengalami-Gangguan-Kesehatan.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanda lain yang perlu diperhatikan meliputi:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\" data-spread=\"false\">\n<li>Tidak mau makan atau minum seperti biasanya.<\/li>\n<li>Mengalami kesulitan bernapas atau membuka paruh saat bernapas.<\/li>\n<li>Kotoran berubah secara mencolok dalam warna, bentuk, atau frekuensi.<\/li>\n<li>Kehilangan keseimbangan atau kesulitan bertengger.<\/li>\n<li>Mengalami penurunan berat badan atau kelemahan.<\/li>\n<li>Mengalami cairan tidak normal dari mata atau hidung.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Satu gejala saja belum tentu menunjukkan penyakit tertentu. Namun, bulu mengembang yang berlangsung terus-menerus dan disertai perubahan perilaku patut dicurigai sebagai tanda gangguan kesehatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pisahkan merpati yang diduga sakit dari kelompoknya jika memungkinkan, gunakan peralatan perawatan terpisah, dan jaga kebersihan kandang. Segera hubungi dokter hewan yang memahami kesehatan burung, terutama jika merpati sulit bernapas, tidak mampu berdiri, atau berhenti makan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan memberikan antibiotik, obat manusia, atau obat antiparasit secara sembarangan. Penanganan harus didasarkan pada pemeriksaan dan dugaan penyebab yang tepat.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>9. Sedang Mengalami Pergantian Bulu<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Merpati mengalami proses pergantian bulu atau <em>molting<\/em> secara alami. Pada fase ini, bulu lama digantikan oleh bulu baru. Proses tersebut dapat menyebabkan penampilan bulu berubah, dengan beberapa bagian tampak kurang rata atau terdapat bulu baru yang sedang tumbuh.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4582\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Sedang-Mengalami-Pergantian-Bulu.jpg?resize=1140%2C760&#038;ssl=1\" alt=\"Sedang Mengalami Pergantian Bulu\" width=\"1140\" height=\"760\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Sedang-Mengalami-Pergantian-Bulu.jpg?w=1200&amp;ssl=1 1200w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Sedang-Mengalami-Pergantian-Bulu.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1140px) 100vw, 1140px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama merapikan tubuh pada masa pergantian bulu, merpati dapat mengembangkan bulu atau mengguncangkan tubuhnya. Burung juga mungkin lebih sering menggunakan paruh untuk membersihkan dan merapikan bulu yang tumbuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pergantian bulu tidak selalu menjadi penyebab langsung bulu mengembang. Perilaku tersebut perlu dilihat sebagai bagian dari rangkaian aktivitas perawatan tubuh, bukan tanda tunggal bahwa merpati sedang mengalami <em>molting<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mendukung pertumbuhan bulu yang sehat, berikan pakan dengan nutrisi seimbang, air minum bersih, dan lingkungan yang tidak terlalu menimbulkan stres. Hindari perubahan pakan secara mendadak tanpa alasan yang jelas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika kerontokan terlihat berlebihan, muncul luka pada kulit, atau bulu tidak tumbuh kembali secara normal, mintalah saran dokter hewan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><strong>10. Kekurangan Nutrisi atau Kondisi Tubuh yang Menurun<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi nutrisi yang tidak memadai dapat memengaruhi kesehatan, aktivitas, dan kualitas bulu merpati. Burung yang kekurangan asupan energi, protein, vitamin, atau mineral tertentu dapat mengalami pertumbuhan bulu yang kurang baik dan penurunan kondisi tubuh.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4583\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Kekurangan-Nutrisi-atau-Kondisi-Tubuh-yang-Menurun.jpg?resize=960%2C640&#038;ssl=1\" alt=\"Kekurangan Nutrisi atau Kondisi Tubuh yang Menurun\" width=\"960\" height=\"640\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Kekurangan-Nutrisi-atau-Kondisi-Tubuh-yang-Menurun.jpg?w=960&amp;ssl=1 960w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Kekurangan-Nutrisi-atau-Kondisi-Tubuh-yang-Menurun.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akan tetapi, bulu mengembang saja tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa merpati mengalami kekurangan nutrisi. Penilaian harus mencakup kondisi tubuh, pola makan, pertumbuhan bulu, aktivitas, dan tanda lain yang menyertai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perhatikan apakah merpati mengalami penurunan berat badan, bulu kusam, kerontokan yang tidak normal, atau nafsu makan menurun. Jika beberapa tanda muncul bersamaan, evaluasi kualitas pakan dan kemungkinan penyakit yang mengganggu penyerapan nutrisi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikan pakan yang sesuai dengan kebutuhan merpati berdasarkan umur dan tahap kehidupannya. Pakan biji-bijian perlu disusun secara seimbang dan tidak hanya mengandalkan satu jenis biji. Pastikan pula air minum selalu tersedia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika kondisi tubuh terus menurun meskipun pakan telah diperbaiki, konsultasikan dengan dokter hewan. Penyebabnya mungkin bukan hanya pakan, melainkan juga parasit, infeksi, atau gangguan organ.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Mengapa Bulu Mengembang Hanya pada Waktu Tertentu?<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Waktu munculnya perilaku dapat membantu menentukan kemungkinan penyebabnya. Meskipun tidak bisa memastikan diagnosis, pengamatan sederhana dapat membantu pemilik merpati mengenali pola yang berulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut beberapa contoh yang dapat dijadikan panduan.<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<th>Waktu atau situasi<\/th>\n<th>Kemungkinan alasan<\/th>\n<th>Hal yang perlu diperhatikan<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pagi hari yang dingin<\/td>\n<td>Mempertahankan panas tubuh<\/td>\n<td>Apakah bulu kembali rapat saat suhu meningkat?<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Ketika terkena sinar matahari<\/td>\n<td>Berjemur atau merawat bulu<\/td>\n<td>Apakah burung tetap nyaman dan tidak menunjukkan tanda kepanasan?<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Saat beristirahat<\/td>\n<td>Relaksasi dan pengaturan suhu<\/td>\n<td>Apakah burung kembali aktif setelah beristirahat?<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Ketika berdekatan dengan pasangan<\/td>\n<td>Perilaku reproduksi<\/td>\n<td>Apakah disertai gerakan pendekatan dan anggukan kepala?<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Ketika berhadapan dengan merpati lain<\/td>\n<td>Respons sosial atau persaingan<\/td>\n<td>Apakah muncul pengejaran atau patukan?<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Hampir sepanjang hari<\/td>\n<td>Kemungkinan gangguan kesehatan atau kondisi lingkungan<\/td>\n<td>Apakah disertai lesu, perubahan kotoran, atau nafsu makan menurun?<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan menilai kesehatan burung hanya berdasarkan satu waktu pengamatan. Bandingkan perilakunya pada kondisi lingkungan berbeda dan perhatikan apakah terdapat perubahan yang berlangsung selama beberapa jam atau hari.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Cara Membedakan Perilaku Normal dan Tanda Bahaya<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengetahui arti bulu merpati yang mengembang, pemilik sebaiknya mengamati beberapa indikator secara bersamaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Cenderung normal apabila:<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\" data-spread=\"false\">\n<li>Perilaku muncul sesekali ketika cuaca dingin atau saat beristirahat.<\/li>\n<li>Merpati tetap responsif terhadap suara dan gerakan.<\/li>\n<li>Burung masih makan, minum, dan bergerak seperti biasanya.<\/li>\n<li>Bulu kembali rapat setelah aktivitas atau kondisi lingkungan berubah.<\/li>\n<li>Tidak terdapat tanda gangguan pernapasan atau perubahan kondisi tubuh yang mencolok.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Perlu diwaspadai apabila:<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\" data-spread=\"false\">\n<li>Bulu terus mengembang dalam waktu lama tanpa alasan lingkungan yang jelas.<\/li>\n<li>Merpati tampak lesu dan lebih sering diam.<\/li>\n<li>Nafsu makan menurun atau burung menolak makanan.<\/li>\n<li>Kotoran berubah secara mencolok.<\/li>\n<li>Terdapat kesulitan bernapas, gangguan keseimbangan, atau kelemahan.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika merpati terus mengembangkan bulu sekaligus menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan, jangan menunggu hingga kondisinya memburuk. Mintalah pemeriksaan dokter hewan. Pada burung, perubahan perilaku terkadang menjadi salah satu tanda awal ketika kondisi tubuh sedang terganggu.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Langkah yang Dapat Dilakukan Ketika Merpati Sering Mengembangkan Bulu<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika perilaku tersebut sering terlihat, lakukan pengamatan secara bertahap agar penyebabnya lebih mudah dipahami.<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"1\" data-spread=\"false\">\n<li><strong>Periksa suhu dan kondisi kandang.<\/strong> Pastikan burung tidak terpapar angin dingin secara langsung, hujan, atau panas berlebihan.<\/li>\n<li><strong>Amati pola perilakunya.<\/strong> Catat kapan bulu mulai mengembang, berapa lama berlangsung, dan apa yang terjadi sebelumnya.<\/li>\n<li><strong>Periksa nafsu makan dan minum.<\/strong> Perubahan pada kedua hal tersebut dapat membantu mengenali gangguan kesehatan.<\/li>\n<li><strong>Amati kotoran dan kondisi tubuh.<\/strong> Perhatikan perubahan yang jelas dari kebiasaan normal burung.<\/li>\n<li><strong>Pastikan pakan dan air bersih tersedia.<\/strong> Berikan pakan sesuai kebutuhan dan hindari perubahan mendadak yang tidak diperlukan.<\/li>\n<li><strong>Kurangi gangguan lingkungan.<\/strong> Hindari kebisingan berlebihan, kepadatan kandang, dan penanganan yang terlalu sering.<\/li>\n<li><strong>Cari bantuan profesional jika perlu.<\/strong> Jika bulu terus mengembang disertai lesu atau gejala lain, segera konsultasikan dengan dokter hewan.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Catatan pengamatan harian sangat berguna, khususnya jika Anda memelihara beberapa ekor merpati. Foto atau video singkat juga dapat membantu dokter hewan memahami perubahan perilaku yang terjadi sebelum pemeriksaan.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Burung merpati sering mengembangkan bulu karena berbagai alasan, mulai dari menjaga suhu tubuh, beristirahat, berjemur, merawat bulu, hingga menunjukkan perilaku sosial dan reproduksi. Pergantian bulu serta kondisi lingkungan juga dapat memengaruhi penampilan dan aktivitas burung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, bulu yang mengembang terus-menerus, terutama jika disertai kelesuan, nafsu makan menurun, perubahan kotoran, atau kesulitan bernapas, dapat menjadi tanda gangguan kesehatan. Perilaku tersebut tidak cukup untuk menentukan penyakit tertentu, sehingga pemeriksaan lebih lanjut mungkin diperlukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kunci utamanya adalah memperhatikan konteks dan perubahan perilaku merpati secara keseluruhan. Dengan pengamatan rutin, kandang yang nyaman, pakan seimbang, serta penanganan yang tepat, pemilik dapat lebih cepat mengenali perilaku normal dan mengetahui kapan merpati membutuhkan bantuan.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber dan referensi<\/strong><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Universitas Airlangga. (2026). Mengenal Columbicola columbae, Parasit Pemakan Bulu yang Ditemukan Tim PPDH UNAIR pada Merpati Peliharaan. Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Sidabutar, H., Widjajakusuma, R., &amp; Sikar, S. H. S. (1993). Penentuan jenis kelamin merpati kipas (Columba livia) berdasarkan kromosom, hormon, ornamen bulu, tingkah laku seksual dan nilai hematologis. Institut Pertanian Bogor.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Prosiding SEMNAS BIO. (2025). Kajian biologi dan perilaku burung merpati. Seminar Nasional Biologi, Universitas Negeri Padang.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">McFarland, D., &amp; Budgell, P. (1970). The thermoregulatory role of feather movements in the barbary dove (Streptopelia risoria). Physiology &amp; Behavior, 5(7), 763\u2013771.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Rashotte, M. E., Saarela, S., Henderson, R. P., &amp; Hohtola, E. (1999). Shivering and digestion-related thermogenesis in pigeons during dark phase. American Journal of Physiology-Regulatory, Integrative and Comparative Physiology, 277(6), R1579\u2013R1587.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Heller, H. C., Graf, R., &amp; Rautenberg, W. (1983). Circadian and arousal state influences on thermoregulation in the pigeon. American Journal of Physiology, 245(3), R321\u2013R328.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Schmidt, I. (1976). Effect of central thermal stimulation on the thermoregulatory behavior of the pigeon. Pfl\u00fcgers Archiv, 363, 271\u2013272.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Efficacy and Function of Feathers, Hair, and Glabrous Skin in the Thermoregulation Strategies of Domestic Animals. (2021). Animals, 11(12), 3472.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">The Role of Plumage and Heat Dissipation Areas in Thermoregulation in Doves. (2025). Journal of Experimental Biology, 228(4), JEB248200.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Guzman, M. A., dkk. (2025). Grooming time parallels molt intensity in wild-caught feral rock pigeons. Journal of Avian Biology.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">UK Government. (2026). Advisory Standards for the Care and Accommodation of Animals Bred, Supplied or Used for Scientific Purposes. Department for Science, Innovation and Technology.<\/li>\n<\/ul>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Burung merpati sering terlihat mengembangkan bulu hingga tubuhnya tampak lebih besar dan mengembang. Perilaku ini terkadang muncul ketika merpati sedang&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4573,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-4467","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-burung"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v28.8) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya - Ilmu Peternakan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketahui alasan burung merpati sering mengembangkan bulu, mulai dari kedinginan, beristirahat, hingga tanda stres atau gangguan kesehatan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahui alasan burung merpati sering mengembangkan bulu, mulai dari kedinginan, beristirahat, hingga tanda stres atau gangguan kesehatan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-28T10:18:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"agrotek\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"agrotek\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"16 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"agrotek\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"headline\":\"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya\",\"datePublished\":\"2026-10-28T10:18:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/\"},\"wordCount\":2459,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1\",\"articleSection\":[\"Burung\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/\",\"name\":\"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya - Ilmu Peternakan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1\",\"datePublished\":\"2026-10-28T10:18:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Ketahui alasan burung merpati sering mengembangkan bulu, mulai dari kedinginan, beristirahat, hingga tanda stres atau gangguan kesehatan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1\",\"width\":1280,\"height\":853,\"caption\":\"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/hewan\\\/author\\\/agrotek\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya - Ilmu Peternakan","description":"Ketahui alasan burung merpati sering mengembangkan bulu, mulai dari kedinginan, beristirahat, hingga tanda stres atau gangguan kesehatan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya","og_description":"Ketahui alasan burung merpati sering mengembangkan bulu, mulai dari kedinginan, beristirahat, hingga tanda stres atau gangguan kesehatan.","og_url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/","og_site_name":"Ilmu Peternakan","article_published_time":"2026-10-28T10:18:42+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"agrotek","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"agrotek","Estimasi waktu membaca":"16 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/"},"author":{"name":"agrotek","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d"},"headline":"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya","datePublished":"2026-10-28T10:18:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/"},"wordCount":2459,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","articleSection":["Burung"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/","url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/","name":"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya - Ilmu Peternakan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","datePublished":"2026-10-28T10:18:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d"},"description":"Ketahui alasan burung merpati sering mengembangkan bulu, mulai dari kedinginan, beristirahat, hingga tanda stres atau gangguan kesehatan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","width":1280,"height":853,"caption":"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/alasan-burung-merpati-sering-mengembangkan-bulu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa Burung Merpati Sering Mengembangkan Bulu dan Apa Artinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website","url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/","name":"Ilmu Peternakan","description":"Agrotek.ID","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d","name":"agrotek","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g","caption":"agrotek"},"sameAs":["https:\/\/agrotek.id\/hewan"],"url":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/author\/agrotek\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Mengapa-Burung-Merpati-Sering-Mengembangkan-Bulu-dan-Apa-Artinya.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4467","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4467"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4467\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4584,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4467\/revisions\/4584"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4573"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4467"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4467"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4467"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}