{"id":655,"date":"2020-11-28T12:48:30","date_gmt":"2020-11-28T12:48:30","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?p=655"},"modified":"2020-11-28T13:24:48","modified_gmt":"2020-11-28T13:24:48","slug":"cara-kultur-jentik-nyamuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-kultur-jentik-nyamuk\/","title":{"rendered":"Bagaimana Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan?\u00a0"},"content":{"rendered":"<div class=\"1800112f3e6877a47951a4217653044b\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\"><\/script>\r\n<!-- Agrotek hewan link -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-9879128820429486\"\r\n     data-ad-slot=\"7652180650\"\r\n     data-ad-format=\"link\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah Anda Bagaimana Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan?\u00a0Nyamuk merupakan salah satu mahluk hidup yang paling dekat dengan manusia.<\/p>\n<figure id=\"attachment_656\" aria-describedby=\"caption-attachment-656\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-656\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/234860350sst1606567545.jpg?resize=630%2C380&#038;ssl=1\" alt=\"Bagaimana Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan?\u00a0\" width=\"630\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/234860350sst1606567545.jpg?resize=630%2C380&amp;ssl=1 630w, https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/234860350sst1606567545.jpg?resize=298%2C180&amp;ssl=1 298w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-656\" class=\"wp-caption-text\">Bagaimana Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan?<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perilaku nyamuk yang suka menggigit dan mengisap darah bahkan menjadi salah satu faktor penyebar penyakit DBD atau deman berdarah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal tersebut membuatnya menempati posisi pertama sebagai penyebab penyakit serta pembunuh manusia nomor satu di dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/jenis-makanan-ikan-cupang\/\">Jenis Makanan Ikan Cupang Untuk Pertumbuhan<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, dibalik sosoknya yang mengerikan tersebut ternyata nyamuk sendiri tidak hanya merugikan manusia saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada beberapa orang yang sangat membutuhkan keberadaan nyamuk dan menganggap serangga pengisap darah ini menguntungkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun bukan nyamuknya itu sendiri. Akan tetapi, jentik daripada nyamuk tersebut yang sering di jadikan pakan untuk ikan, salah satunya <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-mengobati-penyakit-pada-ikan-cupang\/\">ikan cupang<\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para peternak ikan hias tentu saja tidaklah asing dengan jentik nyamuk yang dijadikan makanan paling bergizi bagi ikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nyamuk sendiri akan menghasilkan telur yang cukup banyak setelah melakukan proses perkawinan. Nyamuk betina mengisap darah manusia sebagai cadangan makanan dan nutrisi yang dibutuhkannya selama melakukan proses bertelur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, nyamuk betina tersebut akan mencari genangan air, bahkan mereka akan bertelur di kaleng kecil berisi genangan jika mereka tidak bisa menemukan tempat bertelur yang baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini yang membuat nyamuk dapat bertahan hidup meskipun mereka tidak mampu menemukan genangan air besar di sekitar mereka<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nyamuk sendiri meletakan telurnya di permukaan air yang banyak ditumbuhi tumbuhan atau kotoran yang mengapung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anak-anak nyamuk dapat disebut sebagai jentik-jentik yang hidup di dalam air sebagai plankton sementara atau meroplankton.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernapasan jentik nyamuk dapat menggunakan oksigen dari udara yang dihisap dengan trakea. Mereka lalu menghisap oksigen dengan cara menyembulkan bagian ekornya ke permukaan air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jentik nyamuk yang dihasilkan akan memakan kotoran yang ada di air. Pakan alami seperti jasad renik sangat banyak berada di dalam air busuk yang disebakan oleh pembusukan zat organik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah selang 10-14 hari, jentik nyamuk berubah menjadi kepompong yang hampir serupa dengan jentik nyamuk, namun dengan ukuran kepala yang besar selama 2-3 hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah berdiam dalam bentuk kepompong, maka keluarlah nyamuk kecil dari air dan memulai siklus hidup baru mereka.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengkultur jentik nyamuk sebenarnya tidaklah sulit. Kita hanya memerlukan beberapa alat dan bahan untuk mengkulturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, bagi kalian yang ingin melakukan kultur jentik nyamuk sebagai salah satu alternatif pakan ikan, bisa langsung disimak Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan!<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Siapkan ember, air dan pelet ikan. Ember yang digunakan tidak harus ember yang besar, cukup sediakan ember berukuran diameter 15-20 cm. Akan tetapi jika kita memelihara ikan dengan jumlah yang cukup banyak, maka kita memerlukan tempat\/ember yang diameternya jauh lebih besar.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Masukkan pelet ikan kedalam ember, kemudian diaduk-aduk. Maka lama kelamaan, pelet tersebut akan tenggelam.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Biarkan selama kurang lebih 3 hari, sampai air menjadi keruh dan berbau. Jangan lupa, letakkan ember tersebut diluar rumah dan usahakan terlindung dari hujan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Setelah berbau, maka hal tersebut akan mengundang nyamuk datang untuk bertelur. (Bentuk telur nyamuk nya memanjang)<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Setelah nyamuk bertelur di dalam genangan air tersebut, maka tunggu 4 sampai 5 hari. Kita akan melihat banyak jentik-jentik nyamuk di dalam genangan air tersebut.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Panen jentik dilakukan setiap hari. Usahakan memiliki beberapa ember yang berukuran kecil-besar untuk mengkultur jentik, jadi dapat dihabiskan jentik dalam ember tersebut saat panen agar jentik-jentik tersebut tidak menjadi nyamuk nantinya.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian penjelasan dalam artikel ini mengenai Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan. Semoga bermanfaat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-membuat-pakan-alternatif-lele\/\">Cara Membuat Pakan Alternatif Lele<\/a><\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda Bagaimana Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan?\u00a0Nyamuk merupakan salah satu mahluk hidup yang paling dekat dengan manusia.&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":656,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false},"categories":[74],"tags":[228],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/234860350sst1606567545.jpg?fit=640%2C421&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.6.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan?\u00a0<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukah Anda Bagaimana Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan?\u00a0Nyamuk merupakan salah satu mahluk hidup yang paling dekat dengan manusia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-kultur-jentik-nyamuk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan?\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah Anda Bagaimana Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan?\u00a0Nyamuk merupakan salah satu mahluk hidup yang paling dekat dengan manusia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-kultur-jentik-nyamuk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ilmu Peternakan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-11-28T12:48:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-11-28T13:24:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/234860350sst1606567545.jpg?fit=640%2C421&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"421\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/\",\"name\":\"Ilmu Peternakan\",\"description\":\"Agrotek.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-kultur-jentik-nyamuk\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/agrotek.id\/hewan\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/234860350sst1606567545.jpg?fit=640%2C421&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":421,\"caption\":\"Bagaimana Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan?\\u00a0\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-kultur-jentik-nyamuk\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-kultur-jentik-nyamuk\/\",\"name\":\"Bagaimana Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan?\\u00a0\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-kultur-jentik-nyamuk\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-11-28T12:48:30+00:00\",\"dateModified\":\"2020-11-28T13:24:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\"},\"description\":\"Tahukah Anda Bagaimana Cara Kultur Jentik Nyamuk untuk Pakan Ikan?\\u00a0Nyamuk merupakan salah satu mahluk hidup yang paling dekat dengan manusia.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/cara-kultur-jentik-nyamuk\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#\/schema\/person\/db26d7531a9ea8a953ad9dce319ec42d\",\"name\":\"agrotek\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0ac6b194311564bf13068d63c52631e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"agrotek\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/agrotek.id\/hewan\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/655"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=655"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/655\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":664,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/655\/revisions\/664"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/656"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/hewan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}