Varietas, dalam konteks pertanian dan botani, mengacu pada variasi atau tipe yang berbeda dari suatu spesies tanaman yang memiliki karakteristik dan sifat-sifat yang dapat diidentifikasi secara visual atau melalui analisis genetik. Varietas dibedakan berdasarkan beberapa karakteristik seperti bentuk, ukuran, warna, tekstur, rasa, ketahanan terhadap penyakit atau hama, serta kebiasaan pertumbuhan.
Varietas tanaman dapat muncul secara alami melalui proses seleksi alam atau secara buatan melalui seleksi dan pemuliaan oleh manusia. Pemuliaan tanaman bertujuan untuk menghasilkan varietas yang memiliki sifat-sifat yang diinginkan, seperti produktivitas yang tinggi, kualitas yang baik, ketahanan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem, dan resistensi terhadap penyakit atau hama.
Varietas yang dikembangkan melalui pemuliaan tanaman sering diberi nama khusus dan didaftarkan oleh lembaga atau organisasi yang bertanggung jawab untuk mengelola dan melindungi varietas tanaman, seperti lembaga pengelola kekayaan genetik atau badan nasional pertanian.
Pada skala komersial, varietas yang memiliki sifat-sifat yang unggul sering kali ditanam secara luas oleh petani atau diperdagangkan sebagai benih oleh perusahaan benih. Penggunaan varietas yang sesuai dapat memberikan keuntungan dalam hal produktivitas, adaptasi lingkungan, ketahanan terhadap penyakit, dan kualitas hasil panen.
Varietas juga dapat merujuk pada variasi yang ditemukan dalam hewan atau organisme lainnya, di mana karakteristik fisik atau genetik yang berbeda membedakan satu individu dengan individu lainnya dalam spesies yang sama.