Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bawang Putih

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bawang Putih – Setelah sebelumnya kita telah membahas klasifikasi dan morfologi bawang merah, kini saatnya kita kembali membahas mengenai kerabat dekat dari bawang merah, yaitu bawang putih.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bawang Putih
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bawang Putih

Bawang putih sendiri memiliki pertumbuhan yang mirip dengan bawang merah. Para ahli meyakini bahwa bawang putih awalnya berasal dari Rusia, sebelum pada akhirnya menyebar ke wilayah Asia, Mediterania dan Eropa.

Di India sendiri, bawang puth telah digunakan sejak 6 Sebelum Masehi (SM) sebagai obat-obatan. Penduduk China juga telah menggunakan bawang putih sejak 2000 tahun yang lalu.

Bawang putih selain digunakan sebagai salah satu bumbu dapur oleh banyak masyarakat, khususnya di Indonesia, bawang putih sendiri memiliki khasiat sebagai obat-obatan melihat dari kandungan yang dimiliki bawang putih ini cukup banyak.

Bawang putih mampu mencegah berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol bahkan hingga batuk dan demam, namun bila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan perut menjadi mual, bahkan bau yang tidak sedap pada mulut dan badan.

Bawang putih juga memiliki aroma yang khas, dimana terdapat rasa pedas dan sedikit getir bila dimakan dalam keadaan mentah, hal ini karena adanya zat kimia dan senyawa sulfur yang terkandung dalam bawang putih.

Klasifikasi Tanaman Bawang Putih

Setelah membahas khasiat dan asal usul bawang putih, untuk mengetahui lebih detail mengenai bawang putih tentu penting bagi kita mengetahui klasifikasi dan ciri morfologi dari bawang putih, termasuk dalam golongan manakah bawang putih tersebut di dunia tumbuhan. Berikut klasifikasi tanaman bawang putih:

  • Kingdom (Kerajaan) : Plantae
  • Sub Kingdom : Tracheobionta
  • Division (Divisi) : Spermatophyta
  • Sub Divisi : Angiospermae
  • Class (Kelas) : Liliopsida / Monocotyledonae
  • Ordo : Asparagales
  • Famili : Alliaceae
  • Sub Famili : Allioideae
  • Genus : Allium
  • Spesies : Allium Sativum L.

Ciri-Ciri Morfologi Tanaman Bawang Putih

Berikut beberapa ciri-ciri morfologi tanaman bawang putih, diantaranya:

1. Akar

Akar yang ada dalam bawang putih, letaknya berada pada dasar umbi atau pangkal umbi yang bentuknya seperti cakram.

Perakaran bawang putih sendiri berbentuk serabut, pendek dan menghujam kedalam tanah, namun tidak terlalu dalam. Hal ini yang akan membuat akar mudah digoyangkan oleh hembusan angin atau banyaknya air.

2. Umbi

Bawang putih memiliki umbi yang mana merupakan umbi majemuk dimana bentuknya hampir bulat dengan diameter berkisar 4-6 cm.

Dalam 1 umbi bisa terdiri dari 8-20 siung bawang putih yang mana keseluruhan suing ini dibungkus oleh selaput tipis berwarna putih sekitar 3-5 selaput.

Setiap individu yang terdapat dalam suing, dibungkus lagi oleh 2 lapis selaput tipis yang berwarna putih dan agak longgar, sedangkan dalamnya selaputnya berwarna pink agak putih yang melekat pada suing dan mudah untuk dikupas.

3. Batang

Batang pada tumbuhan memiliki fungsi sebagai sarana pengangkutan air dan mineral atau zat-zat hara yang telah diserap oleh akar, dimana zat-zat ini diangkut menuju daun dan juga pengangkutan hasil dari fotosintesis dari daun untuk pada akhirnya disebar menuju seluruh bagian tumbuhan.

Batang bawang putih sendiri memiliki ukuran yang cenderung kecil berkisar 0,5 – 1 cm dan memiliki tingga 30-70 cm.

Batangnya tegak ke atas dan batang bawang putih merupakan batang semu yang terbentuk dari pelepah-pelepah daun yang sifatnya tipis namun kuat.

4. Daun

Daun pada tanaman bawang putih secara umum memiliki fungsi yang sama dengan tanaman lain dimana sebagai tempat pengolahan zat makanan atau yang biasa kita kenal dengan istilah proses fotosintensis.

Daun bawang putih merupakan daun tunggal yang berbentuk mirip seperti pita yang memanjang ke bagian atas. Bentuk daun bawang putih pipih rata, tidak berlubang, ujungnya runcing dan memiliki alur.

Panjang daunnya bisa mencapai 60 cm dengan lebar berkisar 1,5 cm. Daun bawang putih berwarna hijau ketika masih muda, dan akan berubah menjadi warna putih setelah tanaman berusia tua.

5. Bunga

Bawang putih sendiri memiliki bunga, meski terkadang bunga bawang putih tidak Nampak terlihat keluar atau hanya sebagian yang terlihat dari luar, hal ini seringkali disebabkan bunga bawang putih telah gugur terlebih dahulu ketika masih dalam tahap tunas bunga.

Bunga bawang putih tersusun secara majemuk, memiliki tangkai dan menghasilkan biji. Terdapat mahkota bunga yang terdiri dari enam helai yang bebas dan menyatu dibagian dasar atau pangkalnya.

Bentuk mahkota bunga bawang putih ini panjang meruncing, memiliki warna yang putih atau putih kehijauan.

Demikian informasi seputar bawang putih secara umum dan tentang klasifikasi dan morfologi dari bawang putih itu sendiri. Semoga dapat memberikan referensi dalam lebih memahami mengenai bawang putih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *