Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Buncis

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Buncis – Tanaman buncis atau Phaseolus vulgaris L. merupakan tanaman sayuran polong semusim yang berumur pendek serta merupakan salah satu dari tanaman hortikultura yang cukup penting.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Buncis
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Buncis

Tanaman ini diketahui bukan berasal dari Indonesia, melainkan berasal dari wilayah Amerika Latin dan Amerika Tengah, kemudian menyebar ke wilayah Eropa serta Asia.

Kacang buncis serta kacang jogo ini mempunyai nama latin yang sama, yaitu Phaseolus vulgaris L., bedanya itu hanya terletak pada tipe pertumbuhan serta kebiasaan panen.

Tanaman buncis ini tumbuh merambat dan polongnya bisa dipanen muda, sedangkan untuk kacang jogo merupakan kacang buncis yang jenisnya tegak serta tidak merambat dan biasanya bisa dipanen tua. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi kacang buncis.

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tanaman Buncis

Klasifikasi Tanaman Buncis

KINGDOM : Plantae
SUB KINGDOM : Viridiplantae
INFRA KINGDOM : Streptophyta
SUPER DIVISI : Embryophyta
DIVISI : Tracheophyta
SUB DIVISI : Spermatophytina
KELAS : Magnoliopsida
SUPER ORDO : Rosanae
ORDO : Fabales
FAMILI : Fabaceae
GENUS : Phaseolus L.
SPESIES : Phaseolus vulgaris L.

Morfologi Tanaman Buncis

  • Morfologi Akar Buncis

Pada umumnya, untuk sistem perakaran dari tanaman buncis ini tidak besar ataupun ekstensif. Akar tanaman buncis yaitu akar tunggang dan serabut dengan sistem percabangan lateralnya dangkal serta mampu untuk tumbuh sampai sekitar kedalaman kurang lebih sekitar 1 meter. Akar dari tanaman buncis ini berwarna kuning kotor.

  • Morfologi Batang Buncis

Batang tanaman buncis ini berbentuk bulat, lunak, dan sifatnya merambat serta bercabang banyak sampai terlihat tampak rimbun. Tanaman ini tumbuh membengkok dan juga beruas-ruas serta mempunyai bulu-bulu halus.

  • Morfologi Daun Buncis

Daun tanaman buncis ini berbentuk bulat oval dengan pada bagian ujung daun yang meruncing serta bagian tepi daun merata dan pertulangan daun terlihat menyirip. Daun buncis mempunyai bulu-bulu yang sangat halus.

Ukuran daun tanaman buncis yang kecil panjangnya kira-kira sekitar 7 – 9 cm dan lebar sekitar 6 – 7.5 cm. Sedangkan untuk yang berukuran besar panjangnya sekitar 11 – 13 cm dan lebar sekitar 10 – 11 cm.

Posisi letak dari daun tegak tetapi agak sedikit mendatar, bertangkai pendek serta di setiap cabang mempunyai 3 daun menyirip yang mana posisinya terlihat saling berhadapan.

  • Morfologi Bunga Buncis

Bunga dari tanaman buncis ini merupakan bunga sempurna, yaitu tanaman yang diketahui berkelamin ganda atau hermaprodit.

Ukuran untuk bunga buncis ini kecil, yaitu sekitar kurang lebih 1 cm, bentuknya bulat panjang ataupun silindris serta tumbuh di cabang yang masih terlihat muda ataupun pucuk-pucuk muda. Bunga tanaman ini menyerbuk sendiri dengan menggunakan bantuan angin serta serangga.

Polong dari tanaman buncis ini ada yang berbentuk pipih lebar dengan sebuah ukuran panjang yang kurang lebih sekitar 20 cm. Bentuk bulat lurus serta pendek dengan ukuran sekitar 12 cm, dan bulat panjang dengan ukuran kira-kira sekitar 15 cm.

Susunan dari polong ini terlihat bersegmen dengan jumlah biji per polong kira-kira sekitar 5 sampai 14 biji. Ukuran dan juga warna dari polong ini bermacam-macam tergantung dari varietasnya.

Manfaat Tanaman Buncis

  • Menyediakan Energi

Tanaman Buncis ini mengandung zat besi sebanyak dua kali lipat lebih tinggi jika dibandingkan dengan bayam. Sehingga diketahui sangat baik untuk bisa membantu proses dari pengangkutan oksigen dari paru-paru ke berbagai sel yang ada di seluruh tubuh.

Oleh sebab itu, maka bisa pastikan untuk bisa menyisipkan sedikit buncis ke dalam sebuah menu santapan sehari-hari Anda.

  • Meningkatkan Kesehatan Jantung

Tanaman Buncis ini sangat tinggi akan kandungan kalsium serta flavonoid yang cukup sangat baik karena bisa melindungi kesehatan jantung. Selain itu, untuk sayuran hijau ini juga sangat diperkaya dengan sebuah zat flavonoid serta antiinflamas.

Zat ini yang bisa membantu untuk mengatur aktivitas trombotik dalam sel serta bisa mencegah pembekuan darah yang ada di arteri.

Hal ini untuk meminimalisir berbagai macam penyakit yang terkait dengan pembekuan arteri seperti halnya stroke, diabetes, sampai gagal jantung.

  • Baik Untuk Mata

Tanaman Buncis ini juga sangat diperkaya dengan zat karotenoid yang berperan sangat penting untuk bisa mencegah degenerasi makula ataupun penurunan penglihatan. Tak hanya itu, tanaman buncis ini juga mengandung lutein dan zeaxanthin.

Zat ini yang bisa membantu untuk menjaga penglihatan serta menghindarkannya dari berbagai ragam jenis penyakit seperti halnya rabun dan katarak.

  • Tinggi Antioksidan

Tanaman Buncis juga tinggi akan antioksidan yang bisa membantu untuk melindungi tubuh dari berbagai macam masalah yang disebabkan oleh radikal bebas.

Karenanya, untuk konsumsi secangkir buncis setiap hari itu untuk bisa meminimalisir dampak buruk serta penyakit yang diakibatkan oleh radikal bebas tersebut.

  • Mencegah Kanker Usus Besar

Mengkonsumsi tanaman buncis ini secara rutin juga sangat bermanfaat untuk bisa mencegah kanker usus besar. Tanaman ini mengandung serat yang cukup sangat tinggi, buncis ini juga bisa membantu melancarkan sistem pemcernaan. Bisa juga untuk meningkatkan gerakan usus sampai mencegah kanker usus besar.

Inilah klasifikasi dan morfologi serta manfaat dari tanaman buncis yang bisa Anda ketahui. Jika Anda sudah mengetahui berbagai hal tersebut maka Anda bisa dengan mudah untuk membudidayakannya bila memang berminat.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Buncis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *