Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Delima

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Delima – Buah delima atau yang sering dikenal dengan sebutan pomegranate adalah buah yang memiliki banyak kandungan vitamin, mineral dan zat antioksidan yang tinggi.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Delima
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Delima

Buah pomegranate sangat bagus terlebih untuk kesehatan dan keremajaan kulit. Buah ini berasal dari daerah Timur Tengah diperkirakan di Iran.

Buah ini memiliki berbagai varietas seperti delima putih, delima merah serta delima ungu. Untuk lebih mengenal buah delima, mari kita bahas klasifikasi dan morfologi tanaman delima!

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tanaman Delima

Klasifikasi Tanaman Delima

Klasifikasi tanaman delima bisa diuraikan sebagai berikut :

  • Kingdom : Plantae
  • Subkingdom : Tracheobionta
  • Super divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub kelas : Rosidae
  • Ordo : Myrtales
  • Famili : Punicaceae
  • Genus : Punica
  • Spesies : Punica granatum L.

Morfologi Tanaman Delima

Ciri – ciri morfologi tanaman delima diuraikan sebagai berikut :

1. Akar

Akar delima merupakan akar tunggang dengan bentuk silindris, memiliki serabut akar dibagian samping akar utama. Panjang akar utama mencapai 10 – 20 m atau lebih.

Akar ini berwarna cokelat muda dan mampu menembus bagian tanah sampai kedalaman 5 – 10 m. Sama seperti tanaman lainnya, akar tersebut berperan dalam penyerapan air dan zat hara dari dalam tanah juga untuk menopang tanaman agar kokoh berdiri.

2. Batang

Tanaman delima memiliki batang berkayu yang bentuknya silindris namun memiliki ranting bersegi. Percabangan tanaman delima banyak dan dilengkapi dengan duri pada ketiak daun.

Batang tanaman delima berwarna cokelat namun berwarna hijau ketika batang masih muda. Percabangan delima memiliki karakteristik lemah dan mudah patah.

3. Daun

Delima memiliki daun tunggal dengan dilengkapi daun yang pendek dan letaknya berkelompok. Daun ini berbentuk lonjong dengan pangkal daun runcing dan ujung tumpul.

Tepi daun delima rata, permukaan bagian atas daun mengkilap dan pertulangan daun menyirip. Daun ini memiliki panjang 1 – 9 cm dan lebar 0,5 – 2,5 cm. Daun berwarna hijau muda.

4. Bunga

Delima berbunga sepanjang tahun dan memiliki bunga tunggal dengan tangkai bunga pendek. Bunga tersebut keluar dari ujung ranting dan di ketiak daun yang letaknya paling atas.

Tanaman delima biasanya memiliki 1- 5 kuntum bunga yang berada di ujung ranting, teksturnya berlilin. Bunga ini memiliki panjang dan lebar sekitar 4 – 5 cm.

Mahkota bunga terdiri dari 3 – 7 helai dan didalam bunga terdapat banyak sekali benangsari. Putik berada di tengah bunga dengan ukuran lebih panjang dari benang sari.

Sementara kelopak bunga dan penyangganya memiliki panjang yang sama yakni sekitar 2 -3 cm. Warna bunga delima juga mempengaruhi warna dagingnya.

Bunga delima berwarna merah, putih dan ungu. Penyerbukan pada tanaman bunga umumnya terjadi secara alami dengan bantuan serangga. Selain penyerbukan alami, juga bisa dilakukan penyerbukan buatan dengan bantuan manusia.

5. Buah

Buah delima bertipe buah buni dengan bentuk bulat dengan mahkota berupa kelopak bunga yang tidak rontok pada bagian bawahnya. Warna kulit buah berwarna hijau kekuningan dengan permukaan halus.

Bagian dalam buah memiliki kulit tipis berwarna putih sebagai tempat menempelnya butiran daging buah. Daging buah berwarna putih, kekuningan hingga merah jambu.

Daging buah delima sangat tipis dan di dalam daging buahnya masing – masing terdapat biji. Dalam satu buah delima terdapat 700 – 800 biji.

Buah delima memiliki diameter 5 – 12 cm. Buah biasanya bergantungan di bagian tandan. Buah delima rasanya manis keasaman,  segar dan mengandung banyak buah.

Buah delima mengandung banyak zat yang berguna bagi tubuh antara lain asam malat, glukosa, fruktosa, maltose, vitamin A dan C, mineral, tannin dan asam sitrat.

Tidak hanya itu, ada beberapa zat aktif seperti polifenol, flavonoid, saponin, alkaloid yang terkandung di dalam buah. Di dalam buah delima juga mengandung antioksidan yang membantu mencegah oksidasi LDL yang bisa mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.

Disamping itu, buah delima juga mempunyai khasiat dalam mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan sendi, tulang dan gigi.

6. Biji

Biji delima berbentuk granul dengan bulat panjang yang bersegi dan agak pipih. Tekstur biji keras dan tersusun tidak beraturan di dalam buah.

Diluar buah ditutupi daging delima berupa aril yang berwarna merah, putih atau ungu. Biji delima berwarna putih kecokelatan dan sangat kaya akan minyak alami. Kandungan minyak di dalamnya mencapai 20 % dari berat total biji delima dalam satu buah.

Nah, ulasan di atas merupakan ulasan tentang klasifikasi dan morfologi tanaman delima yang sangat penting dipelajari terlebih untuk kita yang ingin membudidayakannya.

Delima selain kaya akan manfaat untuk tubuh dan rambut juga dikenal sebagai buah yang eksotik. Buah ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan banyak dicari dimanapun tempatnya.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Delima

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *