Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Durian

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Durian – Siapa sih yang tidak tau buah durian? Ya, buah durian adalah buah dengan ciri khas kulitnya yang berduri.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Durian
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Durian

Tanaman durian sendiri merupakan tanaman dengan pohon yang tingginya bisa mencapai 30 meter. Tanaman durian berasal dari Asia Tenggara dan di Negara – Negara seperti Thailand atau Indonesia banyak dikembangkan secara agribisnis.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Durian

Agar kita lebih mengenal buah durian, kami akan membahas tentang klasifiasi dan morfologi tanaman durian di bawah ini!

Klasifikasi Tanaman Durian

Klasifikasi tanaman durian dapat diuraikan :

  • Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
  • Sub Kingdom : Tracheobionta
  • Super Devisi : Spermatophyta
  • Devisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub Kelas : Dilleniidae
  • Ordo : Malvales
  • Famili : Bombaceae
  • Genus : Durio
  • Spesies : Durio zibethinus Murr

Morfologi Tanaman Durian

Setelah mengenal klasifikasi tanaman durian, kini adalah pengenalan ciri morfologi tanaman durian sebagai berikut :

1. Akar

Durian mempunyai system perakaran yang terdiri dari beberapa bagian yakni akar primer (tunggal), akar sekunder dan akar tersier yang strukturnya kuat.

Jenis perakaran yang dimiliki tanaman durian sangat baik untuk mencegah erosi yang terjadi pada lereng. Akar primer durian fungsinya adalah untuk menopang tanaman durian agar dapat berdiri kokoh.

Sementara akar sekunder yakni akar yang tumbuhnya di daerah perbatasan bawah tanah fungsinya untuk membantu menopang tanaman agar tetap kokoh berdiri.

Akar tersier adalah akar yang tumbuhnya dari perakaran serabut dan memiliki ukuran yang kecil jika dibandingkan dengan akar primer dan sekunder.

Akar tersier ini berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan air dan unsur hara di dalam tanah yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman durian.

2. Batang

Tanaman durian mempunyai batang bentuknya silindris dan panjangnya bisa mencapai ukuran 45 meter atau lebih. Batang tanaman durian arah tumbuhnya tegak lurus ke atas.

Tanaman ini mempunyai banyak cabang yang tumbuhnya lebih condong ke atas dan tumbuhnya mendatar. Batang tanaman durian mempunyai kulit dengan tekstur yang kasar dan berwarna cokelat. Kulit tersebut mengalami pengelupasan secara terus – menerus dan tidak beraturan.

3. Daun

Durian mempunyai daun berbentuk lonjong atau lanset dengan ujung daun lancip dan pangkal daunnya membulat. Daun durian mempunyai panjang hingga 10 cm atau lebih dan lebarnya 4 cm.

Namun, tidak semua daun mempunyai ukuran daun yang sama dan tergantung dari varietasnya. Daun tanaman durian tersusun berselang – seling dan memiliki tangkai daun yang pendek.

Daun durian mempunyai warna hijau terang di bagian atasnya dan berwarna emas atau perak di bagian bawahnya.

Daun tersebut mempunyai pertulangan yang menyirip, sementara ibu tulang daunnya (costa) tumbuh memanjang dari pangkal daun hingga ke ujung daun. Costa tersebut kemudian tumbuh ke arah luar daun membentuk urat – urat daun.

4. Bunga

Bunga tanaman durian berbentuk seperti mangkuk dengan mahkota bunga berwarna merah atau kuning keemasan. Tanaman durian mempunyai dua kelamin yakni jantan dan betina sehingga bunga durian disebut bunga sempurna.

Bunga durian tergolong sebagai bunga tunggal namun tumbuhnya berkelompok. Bunga tersebut tumbuh pada cabang primer atau cabang sekunder.

Bunga tersebut letaknya bergantungan dan mempunyai tangkai yang panjang. Bunga durian ini mengalami penyerbukan silang yang dibantuk oleh hewan nocturnal seperti kelelawar atau kumbang.

5. Buah

Buah durian berukuran besar yang permukaannya dikelilingi duri yang tajam dan keras. Buah durian mempunyai ketebalan berkisar antara 1,5 – 2 cm atau lebih karena dipengaruhi varietasnya. Buah durian berbentuk bulat dan lonjong yang berwarna hijau kekuningan hingga kecokelatan.

Di dalamnya terdapat daging buah yang merupakan perkembangan dari jaringan biji yang bernama arilus. Daging buah tersebut teksturnya lembek, tebal namun juga ada yang tipis tergantung dengan varietasnya. Bau durian sangat khas dan cenderung berbau tajam.

Daging buah ini rasanya sangat manis dan lembut. Di bagian dalam terdapat 1 – 7 ruang yang tiap ruangnya berisi 1 – 6 buah durian.

6. Biji

Biji durian terdapat dalam daging buah dengan bentuk bulat sampai lonjong. Biji tersebut memiliki serat – serat halus di bagian ujungnya.

Di dalam biji durian memiliki beberapa lapisan yang terdiri dari epidermis atau lapisan luar yang tipis dan dermis yang merupakan bagian dalam biji yang tebal. Biji durian berwarna cokelat kekuningan dengan kulit mengkilat, sementara bagian dalamnya berwarna putih.

Dalam bahasa Jawa, biji durian disebut dengan pongge. Biji durian bisa dikonsumsi caranya adalah dengan cara merebus biji durian hingga matang.

Nah, ulasan di atas adalah penjelasan tentang klasifikasi dan morfologi tanaman durian. Semoga penjelasan tersebut bisa menjadi referensi untuk Anda yang ingin mengenal lebih jauh mengenai ciri morfologi buah durian. Sekian.

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tanaman Durian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *