Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Flamboyan

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Flamboyan – Anda pernah mendengar istilah tanaman flamboyan. Ini merupakan tanaman jenis bunga-bungaan yang ada di Indonesia.

lasifikasi dan Morfologi Tanaman Flamboyan
lasifikasi dan Morfologi Tanaman Flamboyan

Bahkan terkadang tanaman ini tumbuh liar di pekarangan dan di pinggir jalan. Maka dari itu, saking indahnya banyak orang yang mulai membudidayakannya.

Menurut ilmu taksonomi tanaman flamboyan memiliki klasifikasi dan morfologi tertentu. Ini merupakan pengidentifikasian tanaman untuk membedakannya dengan tanaman yang lain.

Nah, tentunya untuk membedakan tanaman flamboyan dengan melati dan selainnya harus dilihat dari klasifikasi dan morfologi-nya.

Di bawah ini akan dijelaskan sedikit tentang klasifikasi tanaman flamboyan. Sedangkan di akhir nanti akan dijelaskan tentang morfologi-nya. Ini dia uraian yang dimaksud, silakan dibaca sampai selesai agar pemahamannya utuh:

Klasifikasi Tanaman Flamboyan

Tanaman flamboyan memiliki nama latin delonic regia. Sebuah tanaman hias yang termasuk ke dalam family fabaceae. Pada tumbuhan ini terdapat dua venus yang disebut Delonix Regia Rafin dengan Delonix Regia Elata.

Di Indonesia tanaman flamboyan ini tumbuh subur padahal ini bukan tumbuhan asli melainkan “diimpor” dari Madagaskar. Karena pertumbuhannya sangat mudah, maka tumbuhan ini bisa menyebar ke seluruh dunia dengan cepat.

Sejatinya tanaman ini tumbuh di negara yang beriklim tropis. Akan tetapi di daerah dengan 4 musim sekalipun ternyata masih ada tanaman ini. Namun biasanya pertumbuhannya tidak terlalu cepat. Sehingga harga jualnya juga cukup mahal.

Jika di Indonesia disebut dengan bunga flamboyan, maka di negara lain disebut dengan nama yang berbeda-beda. Di Amerika disebutnya Ornamental Tree.

Sedangkan di negara Inggris disebut Royal Poncina. Kabarnya nama ini disematkan untuk salah seorang Gubernur Inggris yang telah membawa bunga tersebut ke negaranya.

Morfologi Tanaman Flamboyan

Setelah mengetahui klasifikasi tanaman flamboyan, maka berikut akan dijelaskan tentang morfologi tanaman flamboyan. Ini merupakan bentuk penjelasan tentang unsur tanaman yang lebih detail terkait dengan akar, batang, daun, buah, biji dan bunga.

Jika unsur-unsur ini sudah dipahami, baru Anda bisa membedakan tanaman flamboyan dengan jenis tanaman yang lain. Maka dari itu, silakan simak list di bawah untuk bisa membedakannya:

1. Morfologi Tanaman Flamboyan yang Umum

Tanaman flamboyan memiliki pohon yang kuat dan kokoh. Selain itu cabangnya juga banyak dengan tekstur yang serupa. Cuma bentuknya sedikit lengkung atau bengkok. Sebagian besar pohon flamboyan berwarna hijau tua. Namun ada juga yang berwarna  abu-abu cerah.

Tanaman flamboyan memiliki ketinggian mencapai 9-15 meter  di atas permukaan laut. Sekalipun demikian tanaman ini masih bisa tumbuh sekalipun di tanah kering atau kondisi berair asin.

Tanaman flamboyan akan tumbuh dan berbunga saat musim semi. Tetapi jika musim kemarau maka bunga akan berguguran. Bahkan daun akan sedikit meranggas. Ini alasannya mengapa jika musim panas, Anda tidak lagi melihat bunga indah ini di pinggir jalan.

Jika ingin tumbuh maksimal biasanya tanaman diletakkan di daerah yang lapang. Karena jika ia terlalu dingin dan lembap justru membuat pertumbuhannya terhambat. Yang ada flamboyan akan mati. Sedangkan ditempat yang lapang masih banyak cahaya matahari.

2. Morfologi Tanaman Flamboyan yang Khusus

Setelah mengetahui morfologi tanaman secara umum, maka perlu juga diketahui morfologi tanaman yang khusus. Ini dia penjelasannya:

  • Morfologi Akar

Akar tanaman flamboyan memiliki sifat agresif. Artinya akar akan menyebar ke mana-mana dengan tingkat penyebaran cukup cepat. Maka dari itu, dipastikan area tanaman merupakan tempat yang luas.

  • Morfologi Batang

Batang flamboyan bertekstur licin dan tergolong tipe batang simpodial yang unik. Selain licin, batang tanaman ini juga bertekstur kuat dan kokoh dengan warna cokelat kelabu yang gelap.

Bobot dari batang tanaman flamboyan sangat kuat. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa tanaman ini begitu kebal dari serangan serangga dan hama sejenis.

Sekalipun demikian di setiap batangnya tahan air sehingga tidak mudah layu sekalipun mendapatkan siraman air yang banyak.

  •  Morfologi Bunga

Morfologi yang selanjutnya tentang bunga tanaman flamboyan. Bunga tanaman ini indah terutama ketika sedang mekar. Warnanya juga bermacam–macam. Hampir semua warna ada pada bunga tanaman ini.

Warna yang lumrah adalah merah. Sedangkan jika bunga masih muda biasanya berwarna jingga. Begitu juga ketika bunga akan layu. Namun ada warna flamboyan yang kuning dan putih.

Bunga tanaman flamboyan memiliki benang sari dengan jumlah tertentu. Biasanya berjumlah antara 10 buah yang semuanya berwarna merah menyala. Untuk diameter bunga berkisar antara 8-14 cm dengan 4 kelopak yang semuanya berwarna merah muda dan merah nyala.

Jika kelopak bunga lebih besar, biasanya warna kelopaknya adalah putih dan kuning. Ini agak sulit ditemukan terutama di Indonesia.

  • Morfologi Daun

Daun flamboyan memiliki bulu-bulu halus yang menyebar di seluruh permukaannya. Ketika daun masih berupa kelopak warnanya semu kuning yang sedikit pucat dengan panjang antara 4-7 cm. Jika bunga sudah mau gugur biasanya daun berubah warna menjadi merah nyala.

Morfologi berikutnya ialah bentuk daun flamboyan terlihat menyirip. Sedangkan panjangnya hanya 30-80 cm saja dengan lebar 11-13 cm. Daun tanaman flamboyan berbentuk piñatas dan tergolong majemuk dengan tepian rata.

  • Morfologi Buah dan Biji

Buah tanaman flamboyan berbentuk polong berwarna hijau kental. Ini untuk warna buah yang masih muda. Namun jika sudah tua biasanya warnanya berubah menjadi cokelat tua.

Buah tanaman ini tidak terlalu besar. Panjangnya saja hanya 60 cm. Untuk lebarnya hanya 5 cm saja. Ukuran buah tanaman flamboyan sama dengan ukuran biji. Bahkan biji flamboyan disebut biji polong yang kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *