Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Pucuk Merah

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Pucuk Merah? Pernahkah anda mendengar atau melihat tanaman pucuk merah?

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Pucuk Merah
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Pucuk Merah

Tanaman pucuk merah merupakan tanaman hias yang daunnya sangat khas yaitu berwarna merah serta hijau. Tanaman ini memiliki diameter hingga 30 cm dan tinggi hingga 7 meter.

Jenis Tanaman ini dapat bertahan lama bertahun-tahun dan bentuk daunnya yang rimbun sangat cocok untuk dijadikan tanaman hias untuk mempercantik taman di rumah.

Klasifikasi Tanaman Pucuk Merah

Pucuk merah memiliki nama latin yaitu Syzygium Oleana dimana tanaman ini sering ditemuin di pinggir jalan maupun di taman rumah. Tanaman pucuk merah dapat diperbanyak dengan cara vegetatif dan generatif.

Tanaman pucuk merah memiliki klasifikasi sebagai berikut ini:

  • Kingdom : plantae
  • Sub kingdom : tracheobiota.
  • Super divisi : magnoliophyta atau tumbuhan berbunga.
  • Sub divisio : berbiji tertutup atau angiospermae.
  • Kelas : magnoliopsida atau berkeping dua.
  • Sub kelas : rosidae.
  • Ordo : myrtale dan famili myrtaceae.
  • Sub family : myrtoideae.
  • Genus : syzygium
  • Spesies : syzygium oleana.

Morfologi Tanaman Pucuk Merah

1. Morfologi Akar Tanaman Pucuk Merah

Tanaman pucuk merah memiliki akar yang terdiri atas akar tunggang yang bertumbuh terus membesar serta akar merambat.

Akar tanaman pucuk  merah berwarna cokelat dan berbentuk bulat.

Akar tanaman pucuk merah memberikan pengaruh yang besar kepada tanaman pucuk merah sehingga dapat menopang tanaman pucuk merah.

2. Morfologi Batang Tanaman Pucuk Merah

Tanaman batang pucuk merah berbentuk bulat dan berisi kambium di dalam batangnya tersebut serta berkayu seperti pohon dari famili Syzygium biasanya.

Batang tanaman pucuk merah biasanya berukuran tinggi sekitar 6 meter jika tumbuh di tempat yang subur.

3. Morfologi Daun Tanaman Pucuk Merah

Daun tanaman pucuk merah berbentuk oval dengan ujung di atas daun dikarenakan struktur dari daun tanaman pucuk merah yang memiliki tulang daun pada setiap pertumbuhan di setiap cabangnya.

Daun tanaman pucuk merah memiliki warna yang bisa dibilang unik karena daun tanaman pucuk merah ketika masih muda berwarna merah dan seiring dengan berjalannya waktu daun tanaman pucuk merah berubah menjadi hijau.

Oleh karena itu, tanaman pucuk merah sangat menarik karena warnanya yang unik.

4. Morfologi Bunga Tanaman Pucuk Merah

Tanaman pucuk merah memiliki bunga yang majemuk. Saat bunga tanaman pucuk merah sudah mekar, bunga dari pucuk merah terlihat kepala putiknya yang berwarna putih dan tangkai putik berukuran lebih pendek jika dibandingkan dengan benang sari dari bunganya.

Putik bunga tanaman pucuk merah terletak pada bagian tengah bunga dan tangkai sari berwarna putih memiliki ukuran lebih panjang dari putik berukuran lebih panjang ketimbang putiknya serta jumlahnya juga banyak.

5. Morfologi Biji atau Buah Tanaman Pucuk Merah

Tanaman pucuk merah memiliki buah yang mana buahnya berbentuk bulat dan sedikit pipih. Pada bagian tengah permukaan atas buah terdapat cekungan.

Buah dari tanaman pucuk merah memiliki diameter sekitar 0,7 cm dan berwarna hitam mengkilap pada saat buah tanaman pucuk merah sudah tua.

Manfaat Tanaman Pucuk Merah

Setelah mengetahui klasifikasi dan morfologi tanaman pucuk merah, tidak ada salahnya kita mengetahui apa saja manfaat tanaman pucuk merah.

Selain dimanfaatkan sebagai tanaman hias, ternyata tanaman pucuk merah memiliki manfaat lainnya.

Apa sajakah manfaat lain dari tanaman pucuk merah?

1. Menyerap Karbondioksida di Udara

Tanaman pucuk merah bisa menyerap karbondioksida pada udara jauh lebih besar ketimbang dengan tanaman lainnya. Hal ini sangat bermanfaat karena udara di sekitar rumah akan jauh lebih bersih serta segar.

2. Menyimpan Cadangan Air di Musim Kemarau

Tanaman pucuk merah dapat menyerap air hujan dan menjadikan air hujan tersebut sebagai cadangan air ketika memasuki musim kemarau.

Hal ini bisa terjadi karena struktur akar tunggang tanaman pucuk merah yang besar sehingga mampu menyerap dan menyimpan air dalam volume besar.

3. Dapat Dijadikan Pewangi Ruangan

Tanaman pucuk merah mengandung minyak atsiri yang mana memiliki aroma yang khas sehingga tanaman pucuk merah dapat dijadikan pengharum ruangan.

Agar aroma atsiri menyebar ke seluruh ruangan maka anda perlu meremas daun pucuk merah hingga hancur sehingga aromamya keluar dan dapat menyebar ke ruangan.

4. Sebagai Pagar Tanaman Hidup

Tanaman pucuk merah apabila dirawat dengan benar maka bisa tumbuh hingga 7 meter dengan diameter mencapai 30 cm sehingga sangat cocok untuk dijadikan pagar tanaman hidup.

5. Pewarna Makanan Alami

Warna daun tanaman pucuk merah yang orange kemeragan dapat dijadikan pewarna alami untuk makanan.

Caranya pun sangat mudah yaitu daun pucuk merah harus direbus hingga air rebusannya berubah warna setelah itu air rebusan siap untuk dijadikan pewarna makanan yang tentunya alami.

Penggunaan pewarna alami dari tanaman pucuk merah ini pada masakan bisa membuat masakan menjadi lebih wangi.

Demikianlah pembahasan artikel kali ini tentang Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Pucuk Merah. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *