Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Putri Malu

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Putri Malu – Kalau kecilnya suka main diluar rumah, pasti sudah tidak asing lagi dengan kegiatan berburu tanaman putri malu.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Putri Malu
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Putri Malu

Memang tidak banyak yang bisa kita lakukan dari tanaman ini, bahkan jika tidak hati-hati tangan kita bisa terluka akibat salah menyentuh di bagian batangnya yang berduri.

Karakter daun milik putri malu yang unik tersebut sangat disukai oleh anak kecil dan sering dijadikan sebagai mainan meskipun hanya sekedar menyentuhnya.

Daun akan kuncup ketika ada objek yang menyentuh di bagian daun, atau bisa karena tertiup angin dan juga faktor suhu. Itulah salah satu alasannya kenapa tumbuhan ini diberi nama putri malu.

Tapi di Indonesia sendiri banyak sebutan untuk memanggil tanaman putri malu ini, seperti didaerah Batak orang sana menyebutnya dengan Sikerput, di wilayah Bali dipanggil dengan nama Padang Getap, lalu di Jawa dipanggil Kucingan, Sunda dipanggil Rondo Kagit, orang Madura bilangnya Todusan, dan di Manado disebutnya Kaget-Kaget.

Tumbuhan ini sebenarnya memiliki nama latin Mimosa pudica Linn, putri malu diketahui berasal dari wilayah Amerika Selatan atau lebih tepatnya berada di Negara Brazil. Menurut sejarahnya Mimosa pudica linn sudah ada dan diperkenalkan pada tahun 1804.

Dan sekarang ini tumbuhan putri malu sudah banyak tersebar luas dan berkembang biak di beberapa Negara, namun khususnya paling banyak berada di kawasan Asia sebab di wilayah ini tumbuhan putri malu dapat tumbuh subur karena sesuai dengan karakter habitat aslinya.

Putri malu bisa tumbuh dengan baik didaerah yang memiliki iklim tropis, idealnya kamu bisa menemukan tanaman liar ini hidup di ketinggian 1 – 1200 meter diatas permukaan air laut.

Tanaman ini juga dapat tumbuh didalam kondisi tanah yang lembab hingga tanah gersang. Mereka dapat berkembang biak melalui bijinya, dan yang unik adalah putri malu dapat berkembang biak tanpa mengenal musim.

Namun siapa sangka, tumbuhan yang bisa dibilang tanaman liar tersebut juga memiliki banyak khasiat alami yang terkandung didalamnya.

Hasil penelitian mengatakan jika putri malu dapat menyembuhkan luka dari penderita diabetes, dapat mengobati luka, hepatitis, menyembuhkan demam, dan masih bayak lagi.

Klasifikasi Tanaman Putri Malu

Untuk mengenal lebih dekat, berikut adalah klasifikasi tanaman putri malu :

  • Kingdom : Plantae
  • Divisio : Spermatophyta
  • Classis : Angiospermae
  • Ordo : Rosales
  • Suku Mumosaceae
  • Familia : Mimosaceae
  • Genus : Mimosa
  • Spesies : Mimosa pudica Linn

Morfologi Tanaman Putri Malu

Tumbuhan ini dapat berkembang biak secara massive dan bergerombol, ciri-ciri utama yang bisa dilihat adalah daun milik putri malu bentuknya seperti sisir atau sirip, dan dibagian ini merupakan bagian yang paling unik dari tanaman tersebut.

Daun dapat kuncup akibat dari beberapa faktor, bisa lewat sentuhan, terkena tiupan angin, atau karena faktor cuaca. Mereka dapat tumbuh tegak mencapai kisaran tinggi 0,3 sampai 1,5 m. Untuk lebih detail, berikut ulasannya :

1. Morfologi Akar Tanaman Putri Malu

Jenis akar tanaman ini adalah tunggang, berbentuk silindris, memiliki ukuran yang bervariatif namun umumnya punya ketebalan 2 cm, dan yang menarik adalah akar dapat menimbulkan aroma yang menyengat serta asam, cenderung mirip seperti bau buah jengkol.

Kekuatan akarnya sangat kokoh, karena akar ini juga berfungsi sebagai mencegah erosi ketika air menggerus permukaan tanah.

Bagian akar dapat digunakan sebagai obat herbal seperti menyembuhkan luka, mengobati kolera, sampai meningkatkan libido.

2. Morfologi Batang Tanaman Putri Malu

Perlu diperhatikan, ketika memegang tanaman ini pertama kali jangan langsung menyetuh bagian batangnya. Karena batang milik putri malu memiliki semacam duri keras dan runcing, bila terkena maka bisa mengakibatkan luka.

Bentuk batangnya silindris, selain berduri juga memiliki bulu halus, memiliki ukuran yang bervariatif, jika batang masih berumur muda warnanya cenderung hijau dan kalau sudah tua batang akan berubah warna jadi merah gelap.

3. Morfologi Daun Tanaman Putri Malu

Bagian yang paling unik dari tanaman putri malu adalah daunnya, karena daun ini dapat menutup ketika dalam kondisi tertentu seperti terkena sentuhan, tertiup angin, dan bisa dari faktor suhu. Bentuk daunnya sangat khas yakni bersisir atau bersirip, berukuran kecil, pipih dan tumpul dibagain ujung.

Daun dapat menutup disebabkan karena rangsangan atau tekanan turgor pada tulang daun. Daun lain yang tidak tersentuh juga dapat merasakan rangsangan ini, itu kenapa jika hanya satu helai daun saja yang disentuh tapi bagian yang tertutup bisa satu tangkai.

Hal ini dilakukan oleh tanaman guna untuk melindungi serangan hewan pemakan tumbuhan, setelah daun menutup dan berwarna pucat maka hewan yang akan memakan daun ini berfikiran jika daun sudah mati dan tidak layak dimakan.

Warna daun umunya hijau dan dibagian tepi terkadang ada yang bercorak ungu, tiap satu tangkai daun terdapat kurang lebih 5 – 26 pasang helai, ukuran panjang mencapai 6 – 16 mm, dengan lebar 1 – 3 mm.

4. Morfologi Bunga Tanaman Putri Malu

Bentuk bunga tanaman berikut sering ditemui seperti bola, bulat dengan warna ungu terang. Bagian bunga banyak ditumbuhi rambut halus.

Bunga akan terlihat layu ketika matahari terbenam, dan ketika matahari terbit maka bunga akan terlihat seperti mekar kembali.

5. Morfologi Biji Tanaman Putri Malu

Putri malu dapat berkembang biak menggunakan biji, ukurannya sangat kecil, dan biji ini ditumbuhi seperti bulu-bulu halus. Umumnya warna biji adalah merah, kemudian dalam satu tangkai terdapat kurang lebih 10 – 20 buah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *