Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Tanduk Rusa

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Tanduk Rusa – Tanaman hias masih menjadi primadona karena banyak ditanam masyarakat. Tentu tujuannya untuk meng-indahkan pekarangan rumah.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Tanduk Rusa
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Tanduk Rusa

Nah salah satu tanaman hias yang menjadi primadona rumahan adalah tanduk rusa. Ini merupakan tanaman hias merambat yang disukai sekalipun harganya mahal.

Di bawah ini, akan dijelaskan klasifikasi dan morfologi tanaman tanduk rusa.

Tanaman tanduk rusa adalah tanaman jenis paku-pakuan yang elegan. Yang menarik adalah daunnya yang berjuntai dan berbentuk seperti tanduk rusa. Ini dia klasifikasi dan morfologi yang lebih lengkap:

Klasifikasi Tanaman Tanduk Rusa

Tanaman tanduk rusa adalah tanaman hias dengan spesifikasi tertentu. Salah satunya bersifat epifit yang mana tanaman hidup dengan cara menopang pada benda atau tanaman lain.

Uniknya sekalipun tergolong tumbuhan hias kategori epifit, tanaman tanduk rusa tidak merusak inang. Itu artinya kedua tanaman bisa tumbuh bersamaan. Klasifikasi umum lainnya adalah tanaman tanduk rusa lebih suka tempat yang tidak terlalu panas. Maka dari itu, pastikan tanaman tidak langsung terkena cahaya matahari.

Sekalipun demikian tanaman tanduk rusa adalah tanaman hias mudah tumbuh. Silakan Anda tanam melalui spora atau memindahkan rimpang. Pasti tanaman tumbuh subur asal dirawat dengan baik.

Tanaman tanduk rusa ber-kingdom plantae kategori virdiplantae. Untuk super divisi-nya sama dengan kuping gajah yaitu embryophyta dengan venus platycerium desv.

Tanaman tanduk rusa masuk spesies platycerium kategori bifurcatum. Sedangkan familinya paku-pakuan atau polypodiceae. Dengan klasifikasi ini, tanaman tanduk rusa layak disebut tanaman hias mudah tumbuh di mana tempat.

Morfologi Tanaman Tanduk Rusa

Tanaman tanduk rusa memiliki ciri-ciri khusus. Ini yang disebut morfologi yang dengannya bisa dibedakan antara daun, akar dan bunga. Nah, berikut uraian tentang morfologi tanaman tanduk rusa yang lebih lengkap:

1. Morfologi Akar

Akan tanaman tanduk rusa memiliki ciri-ciri tertentu. Biasanya akar berbentuk rumbai yang terbentuk dari rimpang pendek. Sedangkan susunannya dimulai dari daun basal maupun daun kategori subur.

Sudah dijelaskan di atas kalau tanaman tanduk rusa menempel pada tanaman lain. Maka dari itu, tanaman memiliki akar penopang. Sejatinya tumbuhan ini tumbuh tegak namun cukup rentan dari angin.

Yang menjadi pokok penopang adalah rimpang dan akar. Jika dilihat sekilas bentuk penopang seperti bongkahan kubis berwarna kecokelatan.

Selain memiliki akar penopang, tanaman tanduk rusa juga memiliki akar pendukung. Akar ini lemah sehingga mudah lepas dari rimpang. Sekalipun demikian, akar pendukung memiliki kemampuan lekat yang baik.

Kecuali akar yang menempel pada rimpang. Ini hanya menjadi pelindung rimpang yang lemah. Biasanya, akar ini lebih liat dan tidak mudah dipotong. Akar inilah yang membantu pokok penopang agar mampu bertahan pada inang.

2. Morfologi Batang

Batang tanaman tanduk rusa tidak sama dengan yang lain. Karena berbentuk batang lemah yang sering disebut batang rimpang atau rimpang.

Karena tidak memiliki kekuatan batang yang bagus, tanaman ini menempel pada tanaman atau benda lain. Sedangkan yang menjadi penopang adalah rimpang dengan akar penopang.

Yang unik dari batang tanaman tanduk rusa adalah memiliki tipe ental yang berbeda-beda. Biasanya terdapat dua ental dengan bentuk berlainan. Satu berbentuk ental tunggal sedangkan ental kedua bercabang-cabang.

3. Morfologi Daun

Daun tanaman tanduk rusa memiliki ciri-ciri tertentu. Yang paling jelas adalah warnanya kecokelatan. Biasanya bentuk daun seperti perisai dengan tekstur agak kering.

Keunikan daun tanaman tanduk rusa yang selanjutnya ialah dari daun tunggal akan muncul daun-daun baru yang berumbai. Daun-daun ini yang berbentuk seperti tanduk rusa karena ada cabang-cabang dari tengah sampai ke ujungnya.

Daun tanduk rusa yang berjuntai berwarna hijau gelap. Ini yang membuat tampilan tanaman elegan. Karena perpaduan antara daun tunggal yang berwarna cokelat dengan daun bertanduk yang berwarna hijau.

Panjang daun mencapai satu meter lebih dengan permukaan bertekstur kasar. Selain itu, daun menempel pada batang pohon. Yang mana di dalamnya berisi unsur hara tanah. Maka dari itu, daun tanduk rusa juga berfungsi sebagai pelindung hara tanaman.

4. Morfologi Bunga

Untuk tanaman jenis paku-pakuan seperti tanduk rusa tidak memiliki ciri-ciri bunga secara khusus. Bahkan sama sekali tanaman ini tidak berbunga. Begitu juga dengan biji dan buah. Karena tanaman ini juga tidak memilikinya.

Untuk penyemaian tanaman biasanya menggunakan sistem vegetatif. Kadang juga dengan sistem aseksual seperti yang terjadi pada proses penyemaian lumut.

Itulah penjelasan singkat terkait klasifikasi dan morfologi tanaman tanduk rusa. Sebuah penjelasan taksonomi tanaman yang perlu diketahui. Minimal untuk dijadikan bahan pembelajaran terkait tanaman. Bisa juga dijadikan pedoman perawatan agar bisa menanamnya dengan baik dan benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *