Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Vanili

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Vanili – Tanaman vanili merupakan satu dari sekian banyak tanaman rempah dan juga obat yang digunakan dan dimanfaatkan untuk bumbu masakan, serta minuman. Buah vanili berasal dari buah yang ditumbuhkan oleh tanaman dengan nama yang sama, yaitu tanaman vanili.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Vanili
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Vanili

Harus anda ketahui bahwa buah vanili ini, nyatanya memiliki harga yang sangat mahal yaitu setiap 1 kg nya sekitar Rp. 3.000.000 di tahun 2019.

Alasan inilah yang menyebabkan banyak orang memutuskan untuk budidaya. Tanaman vanili sebenarnya tanaman ini masuk ke golongan apa, dan juga bagaimana morfologi yang ada pada tanaman tersebut ? Berikut ini langsung kita bahas secara lengkap.

Klasifikasi Tanaman Vanili

  • Kingdom : Plantae
  • Subkingdom : Tacheobionta ( Tumbuhan berpembuluh )
  • Super divisi : Spermatophyta ( Menghasilkan biji )
  • Divisi : Magnoliopsida ( Tumbuhan berbunga )
  • Kelas : Liliopsida ( berkeping dua/ dikotil )
  • Sub kelas : Liliidae
  • Ordo : Orchidales
  • Famili : Orchidaceae ( suku anggrek – anggrekan )
  • Genus : Vanilla
  • Spesies : Vanilla planifolia, Andrew

Morfologi Tanaman Vanili

Setelah mengetahui mengenai klasifikasinya, yang masuk ke dalam keluarga anggrek-anggrekan. vanila atau vanili memiliki beberapa morfologi yang bisa anda kenali :

1. Batang 

Batang merupakan bagian pertama yang bisa anda kenali. Karena tanaman vanili ini memiliki ruas ataupun berbuku-buku, dengan kisaran antara 5 hingga 15 cm batang nya sendiri berbentuk silindris. Seperti halnya tebu ataupun bamboo.

Kemudian batang akar cukup gemuk dan memiliki kandungan air yang cukup tinggi. Sehingga bersifat sukulen, karena adanya kandungan air yang tinggi. Hal ini menyebabkan batang memiliki tekstur yang lunak berwarna hijau muda, hingga hijau tua.

Dengan diameter yang tidak terlalu besar yaitu 1 hingga 2 cm saja. Batang tanaman vanili ini juga bisa tumbuh dengan mata tunas baru.

Sehingga tidak diperlukan bijinya untuk menanam tanaman. Selanjutnya anda bisa menggunakan metode vegetatif untuk budidayanya.

2. Akar

Selanjutnya adalah akar morfologi dari akar tanaman vanili, terdiri dari dua jenis yaitu akar batang dan juga akar gantung. Mengingat tanaman vanili ini masuk ke dalam keluarga anggrek-anggrekan. Maka akarnya pun hampir sama dengan tanaman anggrek.

Akar tanaman vanili ini tidak tunggang dan memiliki kekuatan yang cukup baik tetapi walaupun begitu akar yang digunakan masuk ke dalam akar serabut.

Di sisi lain akar tanaman ini juga memiliki pertumbuhan yang unik yaitu horizontal. Dengan panjang mencapai 1 hingga 2 meter, ketebalan akar sendiri rata-rata 3 hingga 4 mm, dan akar berwarna putih kotor memiliki bulu dan juga tumbuh secara menjalar ataupun merambat.

3. Daun

Selanjutnya adalah morfologi daun yang bisa dikenali dari tanaman vanili. Berdasarkan morfologinya daun yang ada, pada tanaman vanili berbentuk tunggal, pipih, dan juga memiliki daging. Selain itu bentuk dari tanaman atau daun ini juga memiliki ujung, yang meruncing dan memiliki pangkal yang bulat.

Warnanya hijau muda hingga hijau tua. Dengan panjang kurang lebih 10 hingga 20 cm, dan lebar 5 hingga 7 cm. Daun tanaman vanili memang tidak terlihat halus dan juga menampilkan bentuk yang menjari, ditambah lagi daun tumbuh dengan selang-seling yang tersusun dari beberapa tulang daun sejajar.

Jika anda melihatnya mungkin orang-orang akan berpikir bahwa daun tersebut adalah buahnya, karena ketebalan yang dimiliki.

4. Bunga

Morfologi selanjutnya berasal dari bunga, dimana bunga ini menandakan bahwa tanaman dari vanili sudah siap berbuah dan menandakan bahwa pohon tersebut.

Subur bunga yang digunakan berbentuk terompet, hampir sama seperti tanaman anggrek. Kemudian berwarna putih kehijauan dan terdapat pada pangkal ketiak daun. Umumnya panjang bunga mencapai 3 hingga 5 cm.

5. Buah

Morfologi lainnya yang ada pada tanaman vanili. Tentu saja buah sebagai morfologi terakhir buah berbentuk polong, lunak, dan juga memiliki daging berwarna hijau muda, hingga warna kecoklatan ini. Memang salah satu buah yang dinanti-nantikan oleh para pembudidaya.

Dari buah inilah anda bisa mendapatkan bubuk vanili yang bisa menghasilkan harum ataupun rasa yang khas pada makanan buah.

Terdapat garis dengan bentuk atau kondisi yang menghasilkan biji didalamnya. Sekitar maksimal 10 biji per buahnya, bahkan lebih dengan warna hitam mengkilat keras dan berbentuk bulat pipih atau biasa disebut sebagai oval.

Morfologi buah ini menjadi salah satu cara yang membantu para petani untuk membedakan. Apakah buah dari tanaman vanili tersebut sudah matang, sudah layak untuk dipanen atau belum.

Mengenai morfologi dan klasifikasi dari tanaman vanili yang bisa anda ketahui. Karena memiliki keluarga dengan tanaman anggrek, mungkin secara sekilas tanaman ini memiliki bentuk yang hampir sama. Tetapi di sisi lain, apabila memperhatikan dari batang dan akar hampir serupa dengan tanaman tebu ataupun bambu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *