Pengertian Kebakaran Hutan Adalah : Penyebab, Dampak dan Cara Mencegah

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Pengertian Kebakaran Hutan Adalah : Penyebab, Dampak dan Cara Mencegah Kebakaran Hutan? Peristiwa kebakaran hutan di Indonesia kerap terjadi bahkan membuat resah banyak masyarakat.

Pengertian Kebakaran Hutan Adalah  Penyebab, Dampak dan Cara Mencegah
Pengertian Kebakaran Hutan Adalah Penyebab, Dampak dan Cara Mencegah

Kebakaran hutan bisa saja terjadi karena beberapa sebab dan pastinya menimbulkan dampak yang tidak hanya mempengaruhi hutan tersebut, tetapi juga mempengaruhi kesehatan manusia yang hidup di sekitar wilayah tersebut.

Untuk mengetahui lebih dekat tentang kebakaran hutan, mari simak penjelasan yang akan membahas mulai dari apa itu kebakaran hutan hingga cara mengatasinya.

Pengertian Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan tidak bisa disamakan dengan kebakaran lahan. Hal ini dikarenakan keduanya terjadi di dua kawasan yang berbeda.

Apa itu kebakaran hutan? Pengertian Kebakaran hutan adalah suatu peristiwa terbakarnya hutan yang dapat memicu terjadinya bahaya hingga bisa mendatangkan bencana.

Kejadian seperti ini bisa disebabkan oleh adanya aktivitas pembakaran yang tidak terkendali, faktor kesengajaan, maupun proses alami.

Proses alami yang dimaksud dalam hal ini misalnya terjadi kilat dan Guntur yang menyambar pohon sehingga membuat adanya potensi kebakaran.

Atau dalam kasus lain, terjadi letusan gunung berapi yang membuat bongkahan api membakar wilayah hutan di sekitar lokasi letusan gunung. Selain itu, proses alami juga bisa terjadi karena adanya gesekan ranting kering yang mengandung minyak. Kemudian, diperparah dengan hembusan angin yang kencang sehingga memicu kebakaran besar.

Sementara itu, kebakaran hutan yang diakibatkan oleh kesengajaan manusia bisa terjadi karena aktivitas yang dilakukan oleh manusia itu sendiri. Misalnya, kegiatan berladang, perkebunan, penyiapan lahan untuk ternak sapi, hingga kegiatan hutan tanaman industri.

Sebuah penelitian menyebutkan jika kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia hampir 99% dipicu oleh adanya kegiatan manusia yang disengaja maupun karena unsur kelalaian.

Kegiatan konversi lahan menyumbang sebanyak 34% kejadian kebakaran hutan, kemudian peladangan liar sebanyak 25%, kegiatan pertanian 17%, kecemburuan sosial sebanyak 14%, proyek transmigrasi sekitar 8%, dan sisa 1% nya merupakan faktor alam.

Selain beberapa hal yang telah disebutkan tadi, kebakaran hutan bisa semakin parah terjadi karena iklim yang ekstrim hingga deposit batu bara.

Penyebab Kebakaran Hutan

Seperti yang telah disinggung sedikit dalam pengertian kebakaran hutan, terdapat beberapa hal yang menyebabkan kebakaran hutan. Beberapa penyebab kabakaran hutan akan dibahas mendetail sebagai berikut.

1. Pembersihan Lahan (Land Clearing)

Penyebab pertama yang bisa memicu terjadinya kebakaran hutan adalah adanya kegiatan pembersihan lahan atau land clearing.

Dalam kegiatan pembersihan lahan, biasanya akan kegiatan ini melibatkan pembakaran dedaunan dan tumbuhan-tumbuhan yang ada di kawasan hutan tersebut.

Banyak yang mengatakan jika metode pembersihan lahan seperti ini termasuk proses yang mudah, efisien, dan murah.

Akan tetapi, justru bisa memberikan dampak yang sangat membahayakan yang tidak lain adalah berupa kebakaran hutan yang bisa saja merambat ke mana-mana.

2. Pembakaran Hutan Oleh Oknum yang Bertanggung Jawab

Selain upaya pembersihan lahan, sering kali kejadian kebakaran hutan dipicu oleh aktivitas manusia atau oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kegiatan yang mereka lakukan ini bisa terkadang juga tidak diketahui alasannya.

Hal ini pun bukan hanya menimbulkan kerugian yang sedikit, tetapi juga bisa membahayakan manusia yang hidup di sekitar kawasan hutan.

3. Adanya Kecemburuan Sosial

Kecemburuan sosial bisa memicu terjadinya kebakaran hutan. Hal ini dikarenakan sekelompok masyarakat bisa saja merasa mendapat perlakuan tidak adil, sehingga mereka merasakan kecemburuan akibat perlakuan yang tidak adil.

Perlakuan seperti ini akan membuat masyarakat yang mendapat perlakuan tidak adil memilih tidak peduli dan kurang berpartisipasi dalam upaya pelestarian hutan.

Disamping itu, jika terjadi kebakaran hutan pun, bisa saja mereka memilih absen dalam upaya untuk menghentikan kebakaran.

4. Faktor Alam

Beberapa faktor penyebab yang telah disebutkan di atas bisa dikatakan merupakan faktor yang berhubungan dengan manusia.

Namun, selain faktor kelalaian perilaku manusia dalam melindungi kawasan hutan, faktor alam juga berperan penting dalam kebakaran hutan. Faktor alam ini bisa berupa banyak hal.

Misalnya saja, petir yang menyambar pohon di kawasan hutan, juga bisa menimbulkan kebakaran. Apalagi jika petir tersebut tidak disertai dengan turunnya hujan, maka kebakaran bisa terjadi semakin parah.

Namun, di kebanyakan daerah dengan iklim tropis, kebakaran hutan akibat faktor alam seperti sambaran petir hampir tidak pernah terjadi dikarenakan petir biasanya akan dibarengi dengan turunnya hujan.

Kebakaran hutan yang terjadi akibat faktor alam ini bisa semakin parah bila dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti hidrologi, topografi lahan, serta faktor iklim dan cuaca.

Faktor hidrologi dalam hal ini keberadaan mata air yang jauh dari lokasi kebakaran hutan, bisa semakin menghambat kegiatan pemadaman.

Kemudian, topografi lahan tertentu juga mampu membuat penyebaran api semakin menyebar dengan cepat.

Selain itu, cuaca dan iklim bisa semakin memperburuk keadaan kebakaran. Misalnya, di lokasi kebakaran angin berhembus sangat kencang, tentu penyebaran api akan semakin cepat.

Lalu, jika iklim di kawasan hutan cukup ekstrim seperti panas berlebih, juga bisa membuat api menyebar karena banyaknya daun dan tanaman yang kering.

Dampak Kebakaran Hutan

Sebagai sebuah kawasan yang begitu penting untuk kelangsungan hidup manusia, kebakaran hutan pastinya akan memberikan dampak yang membahayakan keberlangsungan hidup manusia dan keragaman hayati.

Dampak-dampak kebakaran hutan tersebut diantaranya bisa disimak sebagai berikut.

1. Rusaknya Ekosistem Hutan

Dampak pertama sangat berhubungan erat dengan kelangsungan hidup flora serta fauna yang ada di hutan. Tidak terhitung berapa jenis dan jumlah dari fauna yang ada di hutan.

Apabila kejadian kebakaran hutan ini terjadi dan tidak mampu diatasi dengan baik, bukan hanya flora saja yang akan hangus, melainkan fauna yang ada di ekosistem tersebut akan terancam keamanannya.

2. Asap Kebakaran Hutan Bisa Menyebabkan Penyakit

Kebakaran hutan akan menimbulkan asap yang bisa menyebar kemana-mana dan bisa mencemari udara.

Pencemaran udara ini akan membuat udara segar yang dihirup oleh manusia akan tercampur dengan zat-zat yang bisa menyebabkan penyakit berhubungan dengan pernapasan.

Misalnya, penyakit ISPA, asma, dan paru-paru. Selain penyakit yang berhubungan dengan pernapasan, kabut asap juga bisa menyebabkan iritasi mata, penyakit jantung, dan penyakit lainnya.

3. Kabut Asap Akan Mengganggu Mobilitas

Kabut asap yang begitu pekat juga akan mengganggu jarak pandang. Tentunya ini akan membuat mobilitas masyarakat di sekitar lokasi kebakaran hutan terganggu.

Sehingga, banyak aktivitas yang tidak dapat dilakukan dan kegiatan yang berhubungan dengan alat transportasi pun pastinya akan ikut terganggu.

4. Hutan Menjadi Gundul

Mengingat kebakaran hutan membuat banyak flora terbakar habis, maka ini akan memberikan dampak pada gundulnya hutan.

Hutan yang gundul akan memberikan masalah baru lainnya yang lebih parah. Disamping itu, pemulihan hutan gundul juga membutuhkan waktu yang tidak cepat.

5. Pemanasan dan Perubahan Iklim

Asap kebakaran hutan yang menyebar luas dan mengandung gas karbondioksida bisa menimbulkan pemanasan global dan juga perubahan iklim.

Masalah ini termasuk dampak jangka panjang dari kebakaran hutan, oleh karenanya dampak dari kebakaran hutan memang tak bisa diremehkan.

6. Sumber Air Bersih Berkurang

Dampak yang satu ini masih berhubungan dengan gundulnya hutan akibat kebakaran hutan.

Saat hutan gundul dan tidak ada lagi tanaman yang bisa menyerap air, maka sumber air bersih pun lama kelamaan akan berkurang.

7. Kerugian Materil yang Tidak Sedikit

Kerugian akibat kebakaran hutan bukan hanya berhubungan dengan alam, tetapi juga berhubungan dengan kerugian materil yang harus dikeluarkan. Hal ini dikarenakan biaya penanganan untuk kebakaran hutan tidaklah sedikit.

Biaya penanganan ini meliputi penanganan akan pemadaman api, penanganan kabut asap, dan biaya penanganan lain yang berhubungan dengan kesehatan, aspek pariwisata, dan trasportasi.

Cara Mencegah Kebakaran Hutan

Untuk menghindari supaya kebakaran hutan tidak sampai terjadi, dibutuhkan langkah-langkah pencegahan. Cara mencegah kebakaran hutan tersebut antara lain:

1. Tidak Membakar Sampah di Kawasan Hutan

Ini penting sekali untuk diketahui oleh masyarakat yang tinggal di dekat kawasan hutan. Membakar sampah di lahan atau kawasan hutan tentu akan memicu terjadinya kebakaran yang besar.

Oleh karenanya, perlu kesadaran masing-masing oleh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah di wilayah hutan.

2. Melakukan Pengawasan Pada Area yang Rawan akan Kebakaran Hutan

Beberapa daerah di Indonesia kerap disebut sebagai daerah yang rawan akan kebakaran hutan.

Umumnya, wilayah hutan Kalimantan dan Sumatra diduga menjadi wilayah yang rawan terjadi kebakaran dan jika kebakaran terjadi, maka dampak yang mengenai daerah tersebut pun tidak sepele.

Untuk itu, butuh pengawasan lebih terhadap area-area yang rawan tersebut supaya kebakaran tidak sampai terjadi.

3. Melakukan Deteksi Kebakaran Hutan Sedini Mungkin

Bersamaan dengan pengawasan di area rawan kebakaran, dibutuhkan pula langkah pendeteksian kebakaran hutan sedini mungkin dengan melakukan beberapa upaya.

Upaya tersebut misalnya dengan mendirikan menara pengawasan yang dilengkapi dengan alat komunikasi serta memanfaatkan data satelit berhubunga dengan kondisi cuaca dan titik api.

4. Melakukan Penyuluhan Kepada Masyarakat

Penyuluhan juga dinilai sangat penting untuk masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

Dengan melakukan penyuluhan, setidaknya masyarakat akan mendapatkan pengetahuan lebih mengenai ekosistem hutan dan bagaimana menjaga agar ekosistem hutan tetap sehat.

5. Menyiapkan Alat Pemadam Kebakaran Sebagai Antisipasi

Langkah pencegahan dan antisipasi yang tidak boleh dilupakan untuk dilakukan adalah menyiapkan alat pemadam kebakaran.

Langkah ini dapat dilakukan oleh masyarakat sekitar yang ada di wilayah dekat dengan hutan maupun oleh petugas khusus yang bertugas di pos-pos pengawasan dan deteksi dini kebakaran.

Cara Mengatasi Kebakaran Hutan

Untuk mengatasi kebakaran hutan yang baru terjadi atau sudah menjalar cukup banyak, maka langkah yang perlu dilakukan adalah dua langkah utama yang akan dijelaskan lebih lanjut sebagai berikut.

1. Menghentikan Penjalaran Kebakaran Hutan

Cara mengatasi kebakaran hutan yang pertama adalah dengan melakukan penghentian penjalaran api.

Dalam melakukan langkah penghentian penjalaran api ini, butuh tim pemadam api khusus yang dapat menentukan strategi yang  tepat supaya api tak lagi menyebar.

2. Melakukan Direct Attack atau Memadamkan Api Secara Langsung

Selain melakukan penghentian penjalaran api, langkah untuk mengatasi kebakaran hutan bisa dilakukan dengan melakukan direct attack yang mana menjadi langkah lanjutan setelah menghentikan penjalaran api.

Kedua langkah mengatasi kebakaran di atas dinilai sama-sama pentingnya dan sangat berpengaruh pada efektifitas dan efisiensi waktu, biaya, dan tenaga.

Namun, upaya untuk mengatasi kebakaran ini juga butuh dukungan dari beberapa pihak dan masyarakat sekitar.

Sekian penjelasan tentang Pengertian Kebakaran Hutan Adalah : Penyebab, Dampak dan Cara Mencegah, suatu peristiwa yang membahayakan ekosistem hutan, makhluk hidup yang ada di ekosistem tersebut, serta masyarakat yang hidup di sekitar kawasan tersebut.

Mari lindungi kawasan hutan dan jangan sampai melakukan tindakan yang bisa memicu terjadinya kebakaran hutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *