Pengertian Vakuola Adalah : Pembagian, Fungsi, Peranan dan Kandungannya

Diposting pada

Vakuola adalah salah satu organel khusus yang berada pada sel tumbuhan. Ketahuilah keberlangsungan pertumbuhan dan perkembangan dari makhluk hidup (Tumbuhan dan hewan) sangat tergantung pada vakuola.

Pengertian Vakuola Adalah Pembagian, Fungsi, Peranan dan Kandungannya
Pengertian Vakuola Adalah Pembagian, Fungsi, Peranan dan Kandungannya

Vakuola secara umum memiliki fungsi sebagai pembentuk tekanan turgor sel, tempat sampah dan tempat degradasi organel lain.

Pengertian Vakuola Adalah

Pengertian Vakuola adalah ruangan pada sel yang memiliki isi cairan berupa rongga dan berselaput membran. Cairan terlarut berbagai macam zat, seperti lipid, enzim, alkaloid, asam, basa dan garam mineral.

Vakuola maya ditemukan pada sel tumbuhan tetapi pada hewan juga ditemukan vakuola ini yaitu di  uniseluler tingkat rendah.

Vakuola pada tumbuhan memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan vakuola pada hewan. Vakuola menempati sekitar 80 % volume pada sel tumbuhan. Vakuola selalu ada pada sel tumbuhan dan akan membesar ketika umur tumbuhan semakin tua.

Pembagian Vakuola

Vakuola terbagi menjadi 2 jenis, diantaranya adalah :

  1. Vakuola kontraktil, memiliki peranan sebagai osmoregulator yaitu pengatur nilai osmotik sel atau ekskresi.
  2. Vakuola nonkontraktil (vakuola makanan), memiliki peranan sebagai pencerna makanan dan mengedarkan hasil makanan ke seluruh daerah.

Ketahuilah bahwa Pada sel daun dewasa, vakuola sangat banyak dan dapat mendominasi ruang sel sehingga sel akan terlihat sebagai ruang kosong hal ini disebabkan karena sitosol terdesak ke bagian tepi dari sel tersebut.

Fungsi dan Peranan Vakuola

Vakuola memiliki peran yang sangat penting pada tumbuhan, karena secara mekanisme pertumbuhan tumbuhan tergantung oleh kemauan vakuola ketika menjaga konsentrasi zat yang telah larut di dalamnya, sehingga ketika vakuola mengalami tekanan turgor yang hilang pada dinding selnya, maka tumbuhan akan layu.

Karena tumbuhan tidak memiliki sistem ekskresi yang efektif menyebabkan di dalam vakuola terdapat kumpulan bahan – bahan yang berbahaya bagi proses metabolisme dalam sel.

Sehingga jika tidak ada vakuola pada tumbuhan akan menyebabkan proses kehidupan sel pada tumbuhan akan berhenti  efek dari kacaunya reaksi biokimia.

Baca Juga : Pengertian Biokimia Pada Tumbuhan

Pada sel daun yang telah dewasa , vakuola akan mendominasi  pada sebagian ruang sel sehingga terlihat ada ruangan kosong yang mana dikarenakan oleh sitosol terdesak dan berubah tempat ke tepi dari sel.

Zat yang larut pada vakuola dikenal mampu menyerap air, sehingga ketika air memasuki vakuola menjadikan jumlah sel meningkat dan menjadikan bagian lunak dari tanaman tersebut mempertahankan bentuk dan juga turgidity, dengan begitu fungsi utama dari vakuola adalah mempertahankan sel pada tumbuhan dengan bentuk yang tepat.

Berikut ini adalah fungsi dan peranan vakuola pada tumbuhan  :

  • Vakuola digunakan sebagai tempat menyimpan cadangan makanan dan ion anorganik pada tumbuhan, seperti gula, kalium, klorida dan protein.
  • Vakuola digunakan sebagai tempat menimbun Ida metabolisme , seperti pada tanaman karet yang berupa getah.
  • Vakuola dapat berguna untuk mendekatkan sitoplasma dengan dinding sel yang dapat membuat satu zat keluar dan masuk secara lancar dan cepat.
  • Vakuola menjadikan sel muda pada tumbuhan menjadi lebih kuat.
  • Vakuola dapat menyokong sel tumbuhan dengan di bantu oleh tonoplas yang mengelilinginya.
  • Vakuola dapat berguna sebagai homeostasis PH yang dapat membantu menyimpan asam amino, osmoregulasi dan sebagainya.
  • Vakuola dapat menghapus puing – puing struktural yang tidak di inginkan.
  • Vakuola dapat mengisolasi bahan berbahaya dan menjadi ancaman bagi para sel .
  • Vakuola memiliki kandungan produk berupa limbah.
  • Vakuola memiliki peran dalam proses pembesaran para sel selama masa pertumbuhan.
  • Vakuola mampu mempertahankan tekanan turgor dalam sel maupun hidrostatik internal.
  • Vakuola mampu mempertahankan PH internal asam.
  • Vakuola dapat mengekspor zat yang tidak di inginkan oleh para sel.
  • Vakuola dapat mengaktifkan sel – sel untuk berubah bentuk.
  • Vakuola dapat membantu mengontrol aliran air yang masuk dan keluar melalui Transport aktif.
  • Vakuola dapat membantu memompa ion kalium ke dalam maupun keluar dari interior vakulator.

Kandungan Vakuola

  • Sukrosa
  • Mineral
  • Enzim
  • Butir-butir pati
  • Pigmen merah dan biru
  • Fruktosa
  • Minyak eteris
  • Alkaloid
  • Glikosida
  • Tanin
  • Senyawa organik seperti karbohidrat, protein, dan lemak
  • Senyawa anorganik seperti nitrat dan fosfat
  • Asam-asam organik seperti tartrat dan sitrat

Vakuola pada Sel Tumbuhan

Vakuola pada sel tumbuhan menepati setidaknya 30 % dari jumlah sel pada tanaman dewasa. Ada beberapa kasus hingga 80 persel dari jumlah atau volume sel total. Membran mengelilingi vakuola yang biasanya disebut sebagai tonoplas.

Tonoplas memiliki peranan yang penting sebagai salah satu pemisah antara isi vakuola dengan sitoplasma sel. Kemudian juga memiliki peranan sebagai pengatur gerakan ion yang berada di daerah sel dan memisahkan bahan bahan yang sangat berbahaya yang berada di sel.

Dalam proses pengiriman proton yang berasal dari sitosol vakuala akan berfungsi untuk menstabilkan pH sitoplasma. Kemudian membuat vakuola interior akan jauh lebih asam hal inilah yang mengakibatkan nutrisi dengan mudah untuk masuk atau keluar dari vakuola.

Ukuran vakuola pada sel tanaman berbeda-beda antara sel yang masih mengalami perkembangan dengan sel masih dalam proses membangun.

Vakuola Pada Sel Hewan

Perlu diketahui bahwa tidak semua hewan memiliki vakuola, Dibandingkan dnegan vakuola yang berada di tanaman ternyata vakuola pada hewan lebih kecil namun memiliki jumlah yang jauh lebih banyak.Pada sel hewan, vakuola memiliki fungsi sebagai pembantu dalam proses eksositosis dan endositosis.

Proses Eksositosis adalah salah satu proses transpor molekul besar misalhnya pada protein dan polisakarida, dimana transpor tersebut melewati membran plasma yang berawal dari dalam kemudian keluar yakni dengan dcara menggabungkan vesikula yang berisi sebuah molekul dengan membran plasma.

Sedangkan proses Endositosis adalah kebalikan dari semua proses eksositosis. Proses transpor makromolekul dan materi kecil yang berada dalam vakuola yaitu dengan cara membentuk vesikula baru yang berasal dari membran plasma. Endositosis memiliki beberapa jenis diantaranya adalah fagositosis, pinositosis, endositosis reseptor.

Vakuola pada Jamur

Sebenarnya vakuola pada jamur tidak jauh beda dengan yang berada pada tanaman. vakuola dijamur banyak berkaitan dan berlibatdalam proses homeostasis pH sel dan konsentrasi ion, osmoregulasi, dan menyimpan asam amino. Untuk jumlahnya sendiri vakuola yang terdapat pada sel jamur diketahui lebih dari satu.

Vakuola pada Bakteri

Menurut beberapa penelitihan mengungkapkan bahwa vakuola terbesar yang pernah ditemukan terdapat pada 3 jeni bakteri, seperti thioploca, beggiatoa, dan thiomargarita.

Untuk Ukurannya sendiri vakuola 40-98% sel. Terdapat gas permeabel bebas yang berada pada bakteri jenis cyanobacteria, hal ini memungkinkan bakteri tersebut memiliki daya apung.

Demikianlah pembahasan kita dalam kesempatan kali ini mengenai Pengertian Vakuola Adalah : Pembagian, Fungsi, Peranan dan Kandungannya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *