Ide Pokok Adalah : Pengertian, Ciri, Fungsi dan Contoh

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ide pokok. Dahulu, saat masih duduk di bangku Sekolah terutama ketika pelajaran Bahasa Indonesia pasti selalu ada soal yang mengharuskan kita mencari ide pokok dari suatu paragraf atau ide pokok dari suatu cerita.

Ide Pokok Adalah Pengertian, Ciri, Fungsi dan Contoh
Ide Pokok Adalah Pengertian, Ciri, Fungsi dan Contoh

Ide pokok dalam suatu paragraf itu sangat penting oleh sebab itu apabila anda akan membuat suatu cerita pendek atau tulisan misalnya, maka anda harus menentukan ide pokok di setiap paragrafnya agar alur cerita tidak berantakan di setiap paragrafnya.

Lantas apa sebenarnya ide pokok itu? Bagaimana ciri-cirinya, fungsi penting dari ide pokok serta contoh-contoh ide pokok dalam paragraf?

Untuk mengetahui jawabannya maka simaklah informasi berikut ini.

Pengertian Ide Pokok

Apa itu Ide pokok? Pengertian Ide pokok adalah terdiri dari dua kata yaitu ide dan pokok yang mana menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ide  merupakan suatu rancangan yang tersusun di dalam pikiran, gagasan ataupun cita-cita sedangkan pokok memiliki definisi yang luas salah satunya adalah asas, dasar atau inti sari.

Sehingga dapat disimpulkan, menurut KBBI, ide pokok dapat diartikan sebagai suatu rancangan pokok yang dapat disusun dalam pikiran.

Secara umum, ide pokok dalam paragraf adalah suatu inti atau pokok permasalahan atau pokok pembahasan yang terdapat pada sebuah paragraf.

Ide pokok dikenal juga dengan sebutan gagasan utama dan ide pokok menjadi dasar pengembangan suatu paragraf.

Ciri Ide Pokok

Dalam sebuah paragraf hanya terdapat satu ide pokok yang letaknya bisa ada di awal kalimat atau deduktif, di tengah kalimat maupun akhir kalimat atau induktif pada suatu paragraf.

Bahkan kalimat utama ada yang terletak di awal maupun di akhir atau disebut campuran pada suatu paragraf.

Baca Juga : Pengertian Kalimat Utama

Jika anda belum memahami apa itu paragraf deduktif, paragraf induktif serta paragraf campuran dimana kalimat utamanya terletak di awal dan akhir maka simaklah definisi paragraf-paragraf tersebut berikut ini:

1. Paragraf Deduktif

Paragraf deduktif merupakan paragraf yang letak ide pokoknya adalah pada awal tulisan.

Hal-hal terkait dengan inti tulisan akan disampaikan terlebih dahulu pada awal tulisan sebelum ditambahkan dengan hal-hal yang sifatnya mendukung.

2. Paragraf Induktif

Paragraf induktif merupakan paragraf yang ide pokoknya terletak pada akhir tulisan. Oleh karena letak ide pokok tulisan berada pada akhir paragraf maka alur tulisan tersebut berubah dari umum ke khusus.

Tulisan pada paragraf induktif diawali oleh hal-hal yang bersifat umum dan setelahnya baru masuk ke inti persoalan.

3. Paragraf Campuran (Deduktif dan Induktif)

Jenis paragraf yang satu ini pasti terdengar asing bagi anda. Paragraf campuran merupakan jenis paragraf perpaduan antara paragraf  induktif dengan paragraf deduktif.

Ide pokok dalam paragraf campuran terletak tidak hanya di awal tulisan melainkan juga di akhir tulisan. Sehingga alur tulisan menjadi khusus ke umum kemudian menjadi khusus lagi.

Ide pokok dalam suatu paragraf terkadang bersifat tersurat artinya tidak secara langsung tertulis dalam suatu kalimat jadi anda perlu untuk menyimpulkan paragraf tersebut.

Simaklah ciri-ciri ide pokok sebagai berikut ini:

  1. Mempunyai kalimat pendukung atau disebut juga dengan kalimat pengembang sebagai penjelas kalimat utamanya.
  2. Ada yang mendukung, baik berupa penjelasan atau bisa juga berupa alasan yang menguatkannya.
  3. Apabila ide pokok dalam suatu paragraf terletak pada satu kalimat disebut dengan kalimat utama.
  4. Pada umumnya, kalimat utama dapat diidentifikasi dengan mudah.
  5. Kalimat ide pokok berupa gagasan utama pada paragraf tersebut.
  6. Ide pokok mengandung inti permasalahan atau persoalan dalam paragraf tersebut.
  7. Ciri-ciri ide pokok lainnya adalah inti dari sebuah paragraf atau yang menjadi pusat pembahasan atau pembahasan utama dalam paragraf tersebut.

Fungsi Ide Pokok

Sebagai seorang penulis, anda harus menentukan ide pokok pada setiap paragraf yang terdapat dalam cerita yang hendak akan anda sampaikan kepada pembaca. Oleh sebab itu, penulis harus paham betul mengenai ide pokok.

Sebelum mengurai kata demi kata, ada baiknya anda sebagai penulis menentukan ide pokok yang bagus dan menarik agar pembaca tertarik untuk membaca tulisan anda.

Ide pokok dapat berupa suatu informasi penting yang hendak disampaikan atau berupa hiburan dan lain sebagainya.

Selain itu, melalui ide pokok anda sebagai penulis dapat mengembangkannya ke dalam sebuah kalimat maupun paragraf yang lebih panjang agar informasi yang hendak disampaikan melalui tulisan tersebut dapat jelas dipahami oleh pembaca.

Apabila anda tidak tepat dalam menentukan ide pokok dari tulisan yang hendak anda sampaikan sebagai penulis maka selain pembaca sulit memahami tulisan anda, pembaca juga akan bosan dan tidak akan membaca tulisan anda hingga tuntas.

Oleh sebab itu, ide pokok sangat penting agar pembaca dapat memahami isi suatu tulisan tersebut.

Sama halnya seperti yang telah disampaikan di atas, menurut situs UPI.EDU, ide pokok memiliki fungsi memberikan penjelasan pada inti suatu bacaan atau paragraf dengan tujuan agar pembaca dapat memahami dengan mudah isi paragraf atau tulisan tersebut sehingga pembaca bisa memahami ke mana arah alur cerita dalam paragraf tersebut.

Tidak hanya itu, ide pokok juga berfungsi untuk menjelaskan inti dari suatu paragraf. Dengan mengindentifikasi suatu ide pokok  atau ide utama yang ada di dalam pada paragraf maka kita dapat mengetahui ide utama dari paragraf tersebut.

Contoh Ide Pokok

Sebelum membahas mengenai contoh ide pokok ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara menentukan ide pokok dalam suatu paragraf pada sebuah cerita.

Menentukan ide pokok dalam suatu paragraf pada sebuah cerita sebenarnya tidak sulit asal anda memahami prinsip-prinsipnya.

Anda harus teliti dalam menentukan atau menemukan ide pokok dalam suatu paragraf tersebut.

Ada beberapa hal yang anda harus perhatikan dalam menentukan ide pokok pada suatu paragraf yaitu diantaranya adalah sebagai berikut ini:

1. Memisahkan Kalimat Utama dengan Kalimat Khusus

Pada umumnya, suatu kalimat utama akan didahului atau diikuti oleh kalimat khusus. Untuk dapat mengenai kalimat khusus dengan benar maka anda harus memerhatikan ciri-ciri kalimat khusus tersebut yakni memiliki rincian secara khusus.

Apabila sudah menemukan kalimat khusus dalam paragraf tersebut maka pisahkanlah kalimat khusus dengan kalimat utamanya. Disitulah anda akan dapat menemukan ide pokok dari suatu paragraf tersebut.

2. Membaca dengan Lebih Seksama

Hal yang sangat penting dalam menentukan ide pokok pada suatu paragraf adalah kemampuan anda dalam membaca cerita dengan seksama dan teliti. Anda harus memahami makna setiap kalimat pada paragraf tersebut.

Dengan cara ini anda dapat mengerti dan menemukan kalimat mana yang merupakan ide pokok dalam paragraf tersebut.

3. Menyimpulkan Paragraf

Cara berikutnya untuk dapat menentukan atau menemukan ide pokok dalam suatu paragraf adalah anda harus menentukan kesimpulan dari paragraf tersebut. Dengan begitu anda dapat menemukan ide pokok dalam paragraf tersebut.

Contoh Ide Pokok

Setelah mengetahui dan memahami cara menentukan ide pokok dalam suatu paragraf maka cobalah untuk mencari ide pokok pada paragraf berikut ini :

1. Contoh Ide Pokok pada Paragraf Induktif

Bacalah tulisan berikut dengan seksama!

Ada beragam cara yang dapat anda lakukan jika anda memiliki keinginan untuk menabung. Menabung bukanlah perkara yang sulit jika anda melakukannya dengan sungguh-sungguh.

Hal yang harus anda miliki jika anda ingin sungguh-sungguh dalam menabung adalah niat dan tekad yang bulat untuk menabung.

Jika anda sudah mempersiapkan niat yang sungguh-sungguh untuk menabung, langkah selanjutnya adalah membuat target jumlah uang yang ingin anda kumpulkan dalam jangka waktu tertentu.

Sebagai contoh, dalam sebulan anda ingin bisa mengumpulkan uang sebanyak Rp.3.000.000, maka setiap hari anda harus menyisihkan uang Rp.100.000.

Jika anda adalah tipe orang yang boros maka kurangi kebiasaan anda untuk membeli barang-barang yang tidak terlalu penting agar target menabung anda dapat terpenuhi.

Sebaiknya anda membuat daftar pengeluaran anda setiap bulannya serta pemasukan yang anda dapatkan setiap bulannya untuk menghindari pemborosan.

Berdasarkan tulisan di atas, ide pokok pada paragraf induktif tersebut adalah cara menabung.

Sedangkan kalimat utamanya adalah ada beragam cara yang dapat anda lakukan jika anda memiliki keinginan untuk menabung, yang terletak di awal paragraf.

2. Contoh Ide Pokok pada Paragraf Deduktif

Bacalah tulisan berikut dengan seksama!

Dewi merupakan murid kelas 11 SMA 2 Jakarta. Dewi adalah anak yang sangat ramah dan baik hati tak heran jika ia memiliki banyak teman di sekolah.

Ia tidak segan membantu teman-temannya yang sedang kesulitan, misalnya ia senang membantu menjelaskan kepada temannnya yang belum terlalu mengerti materi pelajaran yang telah disampaikan oleh gurunya.

Dewi sering sekali membantu dan menyemangati temannya agar dapat memperoleh nilai di atas nilai rata-rata yang telah ditetapkan oleh SMA 2 Jakarta.

Tidak hanya membantu teman-temannya saja, Dewi juga gemar membantu guru-guru di SMA 2 Jakarta, misalnya adalah membantu guru-guru membawakan buku-buku pelajaran ke dalam kelas hingga membantu guru-guru membelikan makanan di kantin sekolah.

Dewi juga ramah dan berperilaku baik kepada petugas kebersihan dan petugas keamanan sekolah.

Oleh sebab itu, tidak heran jika semua teman-teman dewi, guru-guru SMA 2 Jakarta bahkan petugas kebersihan dan petugas keamanan sekolah sangat menyukai perilaku baik Dewi.

Berdasarkan tulisan di atas, ide pokok pada paragraf deduktif tersebut adalah oleh sebab itu, tidak heran jika semua teman-teman Dewi, guru-guru SMA 2 Jakarta bahkan petugas kebersihan dan petugas keamanan sekolah sangat menyukai perilaku baik Dewi yang terletak pada akhir paragraf.

3. Contoh Ide Pokok pada Paragraf Campuran

Bacalah dengan seksama tulisan berikut ini!

Pasar Tradisional pada saat ini perlahan mulai kalah saing dengan kemunculan Pasar Modern di berbagai wilayah di Indonesia.

Masyarakat modern terutama kalangan menengah ke atas tentunya lebih menyukai berbelanja di Pasar Modern walaupun harga yang ditawarkan di Pasar Modern jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan harga barang di Pasar Tradisional.

Selain itu, Pasar modern dianggap jauh lebih nyaman dibandingkan Pasar Tradisional.

Hal yang paling dicemaskan adalah sepinya pembeli di pasar tradisional akibat orang-orang cenderung memilih berbelanja di Pasar Modern yang jauh lebih bersih dan nyaman.

Oleh sebab itu, pemerintah harus berupaya untuk menciptakan Pasar Tradisional yang lebih nyaman dan bersih agar masyarakat tertarik untuk berbelanja di Pasar Tradisional.

Dengan begitu, keberadaan Pasar Modern tidak menjadi ancaman bagi pedagang-pedagang di Pasar Tradisional yaitu hilangnya pelanggan-pelanggan mereka karena masyarakat lebih memilih berbelanja di Pasar Modern.

Dari paragraf campuran tersebut di atas, ide pokok yang pertama adalah Pasar Tradisional pada saat ini perlahan mulai kalah saing dengan kemunculan Pasar Modern di berbagai wilayah di Indonesia sedangkan ide pokok yang kedua terletak pada akhir paragraf yaitu Dengan begitu, keberadaan Pasar Modern tidak menjadi ancaman bagi pedagang-pedagang di Pasar Tradisional yaitu hilangnya pelanggan-pelanggan mereka karena masyarakat lebih memilih berbelanja di Pasar Modern.

Demikian pemaparan informasi-informasi terkait pengertian ide pokok, ciri ide pokok, fungsi ide pokok serta contoh ide pokok. Semoga penjelasan tersebut di atas dapat mudah dimengerti dan menambah wawasan anda khususnya terkait ide pokok.

Tinggalkan komentar