{"id":1039,"date":"2021-10-25T13:01:50","date_gmt":"2021-10-25T13:01:50","guid":{"rendered":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/?p=1039"},"modified":"2021-10-25T13:01:50","modified_gmt":"2021-10-25T13:01:50","slug":"ambigu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/","title":{"rendered":"Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Pasti semua orang pernah mendengar atau akrab dengan istilah ambigu dalam kehidupan sehari-hari. Ambigu sering dimaknai sebagai sesuatu yang membingungkan atau memiliki multitafsir.<\/p>\n<figure id=\"attachment_1140\" aria-describedby=\"caption-attachment-1140\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1140\" src=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh.jpg\" alt=\"Ambigu Adalah  Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh\" width=\"700\" height=\"393\" srcset=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh.jpg 700w, https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh-300x168.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1140\" class=\"wp-caption-text\">Ambigu Adalah Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak jarang bahwa kalimat ambigu yang disampaikan orang lain menimbulkan kesalahpahaman karena salah mengartikan makna kalimat yang ambigu tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lantas, apa sebenarnya ambigu itu? Apa makna ambigu? Apa saja faktor penyebab ambigu, jenis ambigu dan contoh dari ambigu? Berikut ini adalah informasinya.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">DAFTAR ISI<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#Pengertian_dan_Makna_Ambigu\" >Pengertian dan Makna Ambigu<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#Pengertian_Ambigu_Menurut_Para_Ahli\" >Pengertian Ambigu Menurut Para Ahli<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#1_Menurut_Kamus_Besar_Bahasa_Indonesia\" >1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#2_Menurut_Crane_Yeager_dan_Whitman\" >2. Menurut Crane, Yeager dan Whitman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#3_Menurut_Markhamah_dan_Atiqa_Sabardila\" >3. Menurut Markhamah dan Atiqa Sabardila<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#4_Menurut_I_Ketut_Dibia_dan_I_Putu_Mas_Dewantara\" >4. Menurut I Ketut Dibia dan I Putu Mas Dewantara<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#Faktor_Penyebab_Kalimat_Ambigu\" >Faktor Penyebab Kalimat Ambigu<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#1_Faktor_Sintaksis\" >1. Faktor Sintaksis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#2_Faktor_Struktural\" >2. Faktor Struktural<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#3_Faktor_Morfologi\" >3. Faktor Morfologi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#Jenis_Ambigu_Beserta_Contohnya\" >Jenis Ambigu Beserta Contohnya<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#1_Ambiguitas_fonetik\" >1. Ambiguitas fonetik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#2_Ambigu_Leksisal\" >2. Ambigu Leksisal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#3_Ambiguitas_gramatikal\" >3. Ambiguitas gramatikal<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_dan_Makna_Ambigu\"><\/span><strong>Pengertian dan Makna Ambigu<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa itu ambigu? pengertian ambigu berasal dari bahasa latin yaitu ambiguus yang artinya adalah tidak pasif atau senantiasa bergerak dari sisi ke sisi atau ambigu dapat dimaknai juga sebagai keadaan yang menunjukkan adanya suatu keraguan tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ambiguus berasal dari kata ambigere yang maknanya adalah pergi ke suatu lokasi yang tidak pasti atau belum pasti, berjalan tidak ada arah dengan ragu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ambigere merupakan kombinasi kata ambi yang dimaknai sebagai kira-kira atau ke dua sisi atau sekitar serta kata agree yang dimaknai sebagai bergerak atau mendorong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara umum, ambigu dapat diartikan sebagai suatu kondisi dimana anda tidak mengetahui dengan pasti ataupun dengan jelas terhadap sesuatu hal tertentu atau dengan kata lain sulit dipahami oleh anda yang mana hal tersebut dapat menimbulkan salah satu tafsir ataupun multitafsir atau bermakna ganda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suatu hal yang bersifat ambigu menyebabkan sebuah keraguan serta ketidakjelasan untuk orang lain terhadap kalimat yang disampaikan oleh seseorang tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ambigu merupakan suatu kata yang telah digunakan untuk menggambarkan sesuatu hal atau suatu ungkapan yang mana kata tersebut memiliki lebih dari satu makna atau dengan kata lain adalah memiliki makna ganda sehingga dapat mengarah kepada suatu ambiguitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini juga digunakan terhadap kata keraguan dengan suatu pemahaman mengenai sebuah kalimat tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila terjadi keraguan (ambiguitas), sebuah frasa maupun kata yang biasa dapat menjadi ambigu karena telah terstruktur dengan kalimat yang intonasinya salah ditambah dengan adanya kesalahan pada kata penggunaannya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Ambigu_Menurut_Para_Ahli\"><\/span><strong>Pengertian Ambigu Menurut Para Ahli<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ini adalah beberapa definisi lainnya mengenai ambigu:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menurut_Kamus_Besar_Bahasa_Indonesia\"><\/span><strong>1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kurang lengkap jika kita tidak membahas definisi ambigu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut KBBI, pengertian ambigu adalah sebagai sesuatu yang bermakna lebih dari satu oleh sebab itu timbullah keraguan, kekaburan serta ketidakjelasan dan lain sebagainya terhadap penafsirannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sama halnya seperti definisi ambigu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Diana Nasaban dalam buku yang berjudul \u201cIntisari Bahasa Indonesia untuk SMA\u201d menuliskan bahwa frasa ambigu merupakan suatu frasa yang menimbulkan makna ganda atau dengan kata lain makna yang tidak jelas.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menurut_Crane_Yeager_dan_Whitman\"><\/span><strong>2. Menurut Crane, Yeager dan Whitman<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pendapat lain mengenai pengertian ambigu disampaikan oleh Crane, Yeager, serta Whitman yaitu sesuatu hal atau sesuatu kalimat yang memiliki lebih dari satu interpretasi yang normal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Crane, Yeager serta Whitman, ambigu muncul karena intonasi yang tidak tepat, struktur kalimat yang salah serta kata yang dipakai bersifat polisemi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyebab munculnya ambigu ini ialah intonasi yang tidak tepat, struktur kalimat yang salah dan pemakaian kata yang memiliki sifat polisemi yaitu relasi makna antar kata yang sering digunakan pada beberapa kalimat.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menurut_Markhamah_dan_Atiqa_Sabardila\"><\/span><strong>3. Menurut Markhamah dan Atiqa Sabardila<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan pendapat Markhamah serta Atiqa Sabardila pada bukunya yang berjudul Analisis Kesalahan dan Karakteristik Bentuk Pasif (2014), kalimat pengertian ambigu adalah sebagai suatu bentuk kalimat yang memiliki makna ganda<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam hal ini, menurut Markhamah dan Atiqa Sabardila, ambiguitas suatu kalimat disebabkan karena kata keterangan atau atribut pada kalimat jumlahnya lebih dari satu.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menurut_I_Ketut_Dibia_dan_I_Putu_Mas_Dewantara\"><\/span><strong>4. Menurut I Ketut Dibia dan I Putu Mas Dewantara<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">I Ketut Dibia dan I Putu Mas Dewantara dalam buku Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi (2017), Pengertian Ambigu berasal dari Bahasa Inggris yaitu ambiguity yang artinya adalah sebuah konstruksi yang bisa ditafsirkan lebih dari satu arti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dijelaskan dalam buku tersebut bahwa dalam Bahasa Indonesia, kalimat ambigu sering juga dikenal sebagai kalimat taksa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adanya kalimat ambigu dapat menimbulkan kesalahan dalam menafsirkan maksuda dari bacaan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ambigu dapat ditemukan dalam bahasa yang disampaikan secara lisan dan bisa juga ditemukan dalam bahasa yang disampaikan secara tertulis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ambiguitas tidak selamanya dimaknai sebagai sesuatu yang kurang baik, ada kalanya kalimat ambiguitas menjadi hal yang baik yaitu dalam puisi serta mendongeng.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Faktor_Penyebab_Kalimat_Ambigu\"><\/span><strong>Faktor Penyebab Kalimat Ambigu<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada beberapa faktor penyebab kalimat ambigu yaitu faktor sintaksis, faktor struktural serta faktor morfologi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Faktor_Sintaksis\"><\/span><strong>1. Faktor Sintaksis<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyebab kalimat ambigu yang pertama yaitu faktor sintaksis yaitu suatu kalimat menjadi ambigu atau bermakna ganda karena faktor penyusunan kata dalam kalimat tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, ambiguitas dapat terjadi disebabkan oleh kesalahan dalam sintaksis atau penyusunan katanya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Faktor_Struktural\"><\/span><strong>2. Faktor Struktural<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyebab kalimat ambigu selanjutnya adalah faktor struktural yaitu dibagi menjadi dua, frasa dan kalimat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, ambiguitas dalam kalimat dapat terjadi karena struktur frasa serta kalimatnya kurang pas atau kurang tepat.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Faktor_Morfologi\"><\/span><strong>3. Faktor Morfologi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyebab kalimat ambigu yang terakhir adalah faktor morfologi yakni perubahan pembentukan kata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, berdasarkan faktor morfologi, ambiguitas terjadi akibat perubahan pembentukan kata yang digunakan pada sebuah kalimat, tidak sesuai.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Ambigu_Beserta_Contohnya\"><\/span><strong>Jenis Ambigu Beserta Contohnya<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam buku yang berjudul Konsep dan Contoh Analisis (2017) yang ditulis oleh Fitri Amilia serta Astri Widyaruli Anggraeni, ambigu dibagi menjadi 3 jenis yaitu ambiguitas fonetik, ambiguitas leksikal dan ambiguitas gramatikal.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Ambiguitas_fonetik\"><\/span><strong>1. Ambiguitas fonetik<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suatu kalimat dapat disebut sebagai ambiguitas fonetik apabila bunyi-bunyi bahasa yang dilafalkan saling berbaur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, jenis ambiguitas fonetik terbentuk pada saat kata atau kalimat tersebut dilafalkan atau disebutkan terlalu cepat sehingga terjadi keraguan terhadap makna kalimat tersebut atau ambiguitas fonetik terjadi apabila ada kesamaan bunyi kata pada saat dilafalkan atau diucapkan. Sehingga timbul keraguan makna pada kalimat tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ini adalah contoh kalimat ambiguitas fonetik:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalimat pertanyaan : \u201cKapan <strong>emas<\/strong> kawinnya?\u201d dapat ditafsirkan atau diartikan salah apabila tidak diperhatikan konteks kalimat tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila pengucapan terhadap kalimat tersebut di atas terlalu cepat maka dapat ditafsirkan bahwa kapan mas kawinnya (bertanya kepada seorang pria kapan ia kawin), padahal mungkin maksud dari kalimat tersebut adalah kapan emas kawinnya akan diberikan kepada pengantin, misalnya.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Contoh berikutnya dari ambiguitas fonetik adalah kalimat pernyataan berikut: \u201cYang berdiri di depan <strong>kakak ibu<\/strong>\u201d. Berdasarkan kalimat ini, apabila pengucapannya tidak diberi jeda maka dapat ditafsirkan atau diartikan bahwa yang berdiri di depan itu adalah kakak dari ibu atau disebut paman\/tante. Namun bisa juga ditafsirkan atau diartikan bahwa yang berdiri di depan kakak itu adalah ibu, apabila kalimat tersebut dalam pelafalannya diberi jeda setelah kalimat kakak.<\/li>\n<li>Kalimat penyataan: \u201cDia memang <strong>beruang<\/strong>\u201d, dapat diartikan bahwa dia adalah seekor beruang atau diartikan sebagai seseorang tersebut memang memiliki uang.<\/li>\n<li>Kalimat pernyataan: \u201cShinta sedang ada di <strong>Batu<\/strong>\u201d, dapat diartikan bahwa Shinta ada di batu yaitu benda yang sangat keras dan padat atau bisa diartikan bahwa Shinta sedang ada di Kota Batu, Malang.<\/li>\n<li>Kalimat pernyataan: \u201cRina datang kemari memberi <strong>tahu<\/strong>\u201d, dapat diartikan atau ditafsirkan bahwa Rina datang kesini memberikan tahu (makanan) atau bisa juga diartikan bahwa Rina datang kesini untuk memberi tahu sebuah informasi atau sesuatu hal.<\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Ambigu_Leksisal\"><\/span><strong>2. Ambigu Leksisal<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengertian Ambigu leksisal merupakan salah satu jenis ambiguitas dimana makna suatu kalimat lebih dari satu, dapat mengarah pada suatu benda dan sesuai dengan lingkungan pemakaiannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ambigu leksisal ini dapat dilihat dari dua segi, yaitu polisemi serta homonim.<\/p>\n<p><strong>Polisemi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisemi adalah suatu kata yang memiliki makna lebih dari satu. Contoh dari polisemi adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Lily memiliki hubungan <strong>darah<\/strong> dengan Nisa<\/li>\n<li>Tubuh Hani berlumuran <strong>darah<\/strong> akibat kecelakaan motor<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Homonim<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Homonim terdiri dari dua kata yakni homo dan nym. Homo berarti sama sedangkan nym berarti nama, sehingga dalam hal ini homonim dapat diartikan sebagai kata yang penamaan serta pengucapannya sama, akan tetapi artinya berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh dari homonim adalah sebagai berikut ini:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Rina <strong>bisa<\/strong> membeli rumah<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata \u201cbisa\u201d pada kalimat di atas artinya adalah dapat serta bermakna denotasi<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Bibiku terkena <strong>bisa<\/strong> ular cobra yang sangat mematikan<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata \u201cbisa\u201d pada kalimat di atas artinya adalah racun serta memiliki makna denotasi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left;\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Ambiguitas_gramatikal\"><\/span><strong>3. Ambiguitas gramatikal<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis kalimat ambiguitas yang terakhir adalah ambiguitas gramatikal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang dimaksud dengan kalimat ambiguitas gramatikal adalah suatu kalimat yang menjadi ambigu disebabkan oleh proses pembentukan tata bahasa atau gramatikal yang terjadi pada suatu kata atau frasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ambiguitas pada kalimat yang berjenis ambiguitas gramatikal dapat dihilangkan apabila diterapkan pada kalimat yang tepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agar anda lebih memahami mengenai ambiguitas gramatikal maka simaklah contoh kalimat ambiguitas gramatikal berikut ini:<\/p>\n<p><strong>Utang Budi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perhatikan kalimat berikut ini:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong>Utang Budi<\/strong> mencapai ratusan juta Rupiah<\/li>\n<li>Rina <strong>berutang budi<\/strong> kepada pamannya.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua kalimat di atas memiliki makna yang berbeda, pada kalimat pertama, makna utang Budi adalah utang milik Budi (seseorang) sedangkan pada kalimat kedua, berutang budi dimaknai bahwa memiliki utang budi (utang untuk membalas kebaikan seseorang).<\/p>\n<p><strong>Banting Tulang<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perhatikan kalimat berikut ini:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Ibu <strong>banting tulang <\/strong>setiap hari<\/li>\n<li>Paman dengan sengaja <strong>membanting tulang <\/strong>sapi yang sedang makan ke tanah.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua kalimat di atas memiliki makna yang berbeda, pada kalimat pertama, banting tulang dimaknai sebagai bekerja keras sedangkan makna membanting tulang pada kalimat kedua adalah menghempaskan tulang secara keras ke arah bawah.<\/p>\n<p><strong>Angkat Tangan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perhatikan kalimat di bawah ini:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Ibu Guru menghimbau kepada murid-muridnya apabila ingin bertanya maka <strong>angkat tangan<\/strong>.<\/li>\n<li>Doni <strong>angkat tangan<\/strong> terhadap permasalahan yang sedang dihadapi oleh Wiwit.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua kalimat di atas memiliki makna yang berbeda, pada kalimat pertama, makna angkat tangan adalah mengangkat tangan (anggota badan) ke atas sedangkan makna angkat tangan pada kalimat kedua adalah menyerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa ambigu merupakan suatu kalimat yang memiliki makna yang ganda yang dapat menimbulkan keraguan atau ketidakjelasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian informasi mengenai pengertian ambigu, makna ambigu, faktor penyebab kalimat ambigu, jenis-jenis ambigu serta contoh-contoh ambigu disampaikan di atas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semoga informasi tersebut dapat dipahami serta menambah wawasan anda khususnya mengenai ambigu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasti semua orang pernah mendengar atau akrab dengan istilah ambigu dalam kehidupan sehari-hari. Ambigu sering dimaknai sebagai sesuatu yang membingungkan &#8230; <\/p>\n<p class=\"read-more-container\"><a title=\"Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh\" class=\"read-more button\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#more-1039\" aria-label=\"More on Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh\">BACA SEKARANG<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[239],"class_list":["post-1039","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bahasa-indonesia","tag-ambigu"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v21.5 (Yoast SEO v27.7) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh - Agrotek.ID<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu ambigu? pengertian ambigu adalah sebagai sesuatu yang bermakna lebih dari satu oleh sebab itu timbullah keraguan, dan kekaburan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu ambigu? pengertian ambigu adalah sebagai sesuatu yang bermakna lebih dari satu oleh sebab itu timbullah keraguan, dan kekaburan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Agrotek.ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-25T13:01:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rita Elfianis S.P M.Sc\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rita Elfianis S.P M.Sc\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rita Elfianis S.P M.Sc\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/657d981eafdbeef4b5ea711e6aeb77ba\"},\"headline\":\"Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh\",\"datePublished\":\"2021-10-25T13:01:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/\"},\"wordCount\":1523,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh.jpg\",\"keywords\":[\"Ambigu\"],\"articleSection\":[\"Bahasa Indonesia\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/\",\"name\":\"Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh - Agrotek.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh.jpg\",\"datePublished\":\"2021-10-25T13:01:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/657d981eafdbeef4b5ea711e6aeb77ba\"},\"description\":\"Apa itu ambigu? pengertian ambigu adalah sebagai sesuatu yang bermakna lebih dari satu oleh sebab itu timbullah keraguan, dan kekaburan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh.jpg\",\"width\":700,\"height\":393,\"caption\":\"Ambigu Adalah Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/ambigu\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/\",\"name\":\"Agrotek.ID\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/657d981eafdbeef4b5ea711e6aeb77ba\",\"name\":\"Rita Elfianis S.P M.Sc\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rita Elfianis S.P M.Sc\"},\"description\":\"Perkenalkan nama saya Rita Elfianis, Seorang tenaga pengajar di Universitas Islam Negeri Suska RIAU. Semoga artikel yang dibuat bermanfaat\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/agrotek.id\\\/vip\\\/author\\\/agrotek\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh - Agrotek.ID","description":"Apa itu ambigu? pengertian ambigu adalah sebagai sesuatu yang bermakna lebih dari satu oleh sebab itu timbullah keraguan, dan kekaburan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh","og_description":"Apa itu ambigu? pengertian ambigu adalah sebagai sesuatu yang bermakna lebih dari satu oleh sebab itu timbullah keraguan, dan kekaburan.","og_url":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/","og_site_name":"Agrotek.ID","article_published_time":"2021-10-25T13:01:50+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Rita Elfianis S.P M.Sc","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Rita Elfianis S.P M.Sc","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/"},"author":{"name":"Rita Elfianis S.P M.Sc","@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/#\/schema\/person\/657d981eafdbeef4b5ea711e6aeb77ba"},"headline":"Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh","datePublished":"2021-10-25T13:01:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/"},"wordCount":1523,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh.jpg","keywords":["Ambigu"],"articleSection":["Bahasa Indonesia"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/","url":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/","name":"Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh - Agrotek.ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh.jpg","datePublished":"2021-10-25T13:01:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/#\/schema\/person\/657d981eafdbeef4b5ea711e6aeb77ba"},"description":"Apa itu ambigu? pengertian ambigu adalah sebagai sesuatu yang bermakna lebih dari satu oleh sebab itu timbullah keraguan, dan kekaburan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#primaryimage","url":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh.jpg","contentUrl":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Ambigu-Adalah-Pengertian-Makna-Jenis-dan-Contoh.jpg","width":700,"height":393,"caption":"Ambigu Adalah Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/ambigu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ambigu Adalah : Pengertian, Makna, Jenis dan Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/#website","url":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/","name":"Agrotek.ID","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/#\/schema\/person\/657d981eafdbeef4b5ea711e6aeb77ba","name":"Rita Elfianis S.P M.Sc","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fcf06c6ba1bc2ccd5bb58729ae381700e30f8419af4db346331df71acd8ceb59?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rita Elfianis S.P M.Sc"},"description":"Perkenalkan nama saya Rita Elfianis, Seorang tenaga pengajar di Universitas Islam Negeri Suska RIAU. Semoga artikel yang dibuat bermanfaat","sameAs":["https:\/\/agrotek.id\/vip"],"url":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/author\/agrotek\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1039","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1039"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1039\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1141,"href":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1039\/revisions\/1141"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1039"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1039"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agrotek.id\/vip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1039"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}