Bertani adalah kegiatan atau profesi yang melibatkan budidaya tanaman dan hewan dalam skala yang lebih besar untuk tujuan komersial atau subsisten. Bertani adalah salah satu bentuk usaha pertanian yang melibatkan proses menanam, merawat, dan memanen tanaman serta pemeliharaan hewan ternak untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
Dalam praktik bertani, petani atau peternak melakukan sejumlah kegiatan seperti persiapan lahan, penanaman, pemupukan, pengairan, pemeliharaan tanaman, perlindungan tanaman dari hama dan penyakit, serta pemanenan dan pemasaran hasil pertanian atau peternakan.
Bertani dapat dilakukan di lahan terbuka seperti ladang atau kebun, maupun di lahan yang tertutup seperti rumah kaca atau kandang. Tujuan dari bertani dapat bervariasi, antara lain untuk memenuhi kebutuhan pangan, menghasilkan bahan baku industri, memperoleh pendapatan, atau mempertahankan keberlanjutan lingkungan.
Bertani melibatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang agronomi, ilmu tanah, pemuliaan tanaman, nutrisi tanaman, pengendalian hama dan penyakit, manajemen peternakan, dan berbagai aspek lainnya yang terkait dengan produksi pertanian.
Selain itu, bertani juga dapat melibatkan penggunaan teknologi pertanian modern seperti penggunaan mesin dan alat pertanian, penggunaan pupuk kimia atau organik, penggunaan sistem irigasi yang efisien, dan penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
Bertani juga telah berkembang menjadi berbagai bentuk spesialisasi, termasuk pertanian organik, pertanian hidroponik, pertanian peternakan, pertanian perikanan, pertanian berkelanjutan, dan sebagainya. Semua ini mencerminkan upaya untuk mengoptimalkan produksi pertanian dengan mempertimbangkan keberlanjutan, kualitas, dan keamanan pangan.
Penting untuk diketahui bahwa bertani tidak hanya melibatkan aspek teknis, tetapi juga memerlukan pemahaman tentang pasar, manajemen risiko, kebijakan pertanian, dan faktor-faktor ekonomi yang terkait dengan produksi dan pemasaran hasil pertanian.