Perbedaan Hosting, Domain dan Server

Tahukan anda mengenai Perbedaan Hosting, Domain dan Server? Jika Anda masih baru di dunia blog, Anda mungkin akan bingung ketika mendengar istilah hosting, domain, dan server.

Perbedaan Hosting, Domain dan Server

Apa perbedaan dari ketiganya dan apakah Anda harus memiliki ketika hal tersebut untuk bisa membuat suatu blog?

Simak penjelasan Perbedaan Hosting, Domain dan Server berikut untuk lebih jelasnya.

Apa itu Hosting?

Pada kenyataannya, hosting tidak selalu berhubungan dengan internet dan web.

Sebuah tempat yang mampu menyimpan data digital pada komputer disebut dengan hosting. Data-data ini termasuk teks, gambar, audio, video, atau file media lain.

Informasi tersebut juga bisa ditampilkan di internet dalam bentuk berbagai jenis website, mulai dari website blog, website pribadi hingga website resmi perusahaan. Hosting jenis ini biasanya disebut dengan web hosting.

Secara umum, terdapat empat jenis hosting, yaitu shared hosting, dedicated hosting, VPS hosting, dan cloud hosting.

Sesuai namanya, shared hosting atau yang sering disebut hosting tradisional merupakaan penggunaan 1 server oleh banyak user.

Meskipun hosting jenis ini cenderung lebih murah, namun terdapat beberapa kekurangan yang akan Anda rasakan mulai dari kemacetan lalu lintas, kemungkinan terjangkit virus computer, hingga server yang down.

Ketiga hal tersebut bisa memberikan dampak yang sangat buruk bagi blog Anda, mulai dari penurunan trafik hingga berkurangnya pendapatan Anda melalui iklan.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda memilih jenis hosting lain, baik itu VPS, dedicated, atau bahkan cloud hosting.

VPS (Virtual Private Server) hosting mirip dengan shared hosting, yang mana terdapat satu server yang akan digunakan oleh beberapa user.

Bedanya, konsep virtualisasi memungkinkan tiap akun yang menggunakan VPS hosting memiliki sumber daya sendiri, sehingga bahaya seperti kemacetan lalu lintas hingga serangan hacker dapat diminimalisir.

Sementara itu, dedicated hosting memiliki sumber daya yang benar-benar didedikasikan pada satu klien saja.

Belakangan, dikenal juga istilah cloud hosting. Jenis hosting terbaru ini jauh lebih unggul dari jenis hosting yang lain karena menggunakan teknologi komputasi khusus yang jauh lebih cepat dan aman karena menggunakan beberapa server yang tersebar di berbagai negara.

Lalu, Apa itu Domain?

Domain merupakan tanda pengenal utama dari website Anda. Pada dasarnya, ketika Anda mengetik nama domain pada browser, maka Anda akan diarahkan pada alamat IP (IP Address).

Alamat IP terdiri dari deretan angka panjang yang sulit untuk dihapal karena itu dibuatlah nama domain untuk mempermudah para user ketika ingin mencari sebuah website.

Terdapat tiga jenis level domain, yaitu Top Level Domain (TLD), Second Level Domain (SLD) dan Third Level Domain (Sub domain).

Perbedaan dari ketiga level tersebut adalah berdasarkan posisinya dalam rangkaian nama domain.

TLD sendiri dibedakan menjadi TLD lokal dan global. TLD lokal seperti co.id, net.id memiliki harga yang cenderung lebih murah dibandingkan TLD global dengan ekstensi .com, .net, atau .info.

Setiap negara memiliki TLD lokalnya sendiri. Misalnya, TLD Jepang memiliki ekstensi co.jp, or.jp, dan masih banyak lagi.

Ketika Anda membuat domain, bagian SLD menjadi sangat penting karena menjadi tanda pengenal utama bagi para audiens Anda ketika hendak mencari website Anda.

Sementara itu, tiap TLD juga memiliki niche-nya sendiri, sehingga akan lebih baik jika Anda menggunakan TLD yang sesuai bagi niche blog Anda.

Sebagai contoh ekstensi .edu biasanya digunakan untuk website pendidikan.

Sementara itu, ekstensi .org biasanya digunakan untuk keperluan organisasi resmi.

Jika Anda bingung mengenai jenis ekstensi yang akan Anda gunakan, maka Anda dapat menggunakan jenis yang paling umum, yaitu .com.

Terakhir, Bagaimana dengan Server?

Server dan hosting sebenarnya sangat berhubungan dan sedikit sulit untuk dibedakan. Hosting sebagai tempat menyimpan data.

Bentuk fisik dari hosting disebut sebagai server, yang mana memiliki sistem seperti komputer, lengkap dengan RAM, processor, dan hard disk.

Server hosting memiliki sumber daya listrik serta cadangan listrik untuk mencegah kehilangan data apabila sumber daya tiba-tiba habis.

Server web hosting akan dihubungkan dengan internet, sehingga dapat diakses oleh seluruh orang di dunia kapanpun dan dimanapun.

Server juga dilengkapi dengan perangkat lunak untuk mengontrol akses dari dan ke dalam server, serta sumber daya yang dibutuhkan oleh server.

Untuk dapat membuka server, maka dibutuhkan browser seperti Chrome, Internet Explorer, Opera, dan lainnya.

Itu dia perbedaan hosting, domain, dan server. Ketika Anda berniat membeli blog, maka Anda wajib memiliki hosting dan domain.

Keduanya dapat Anda peroleh secara berbayar melalui berbagai situs di internet.

Jika Anda ingin menghemat biaya, terdapat juga hosting yang sudah sepaket dengan domain sekaligus, sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan biaya terlalu banyak untuk membuat website Anda.

Nah, apakah sekarang Anda sudah bisa membedakan hosting, domain, dan server?

Demikianlah yang bisa saya sampaikan dalam hal ini mengenai Perbedaan Hosting, Domain dan Server. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar