Tahukah Anda tentang Perbedaan Katak dan Kodok? Di Indonesia banyak sekali jenis hewan, baik hewan jinak maupun hewan buas.

Contoh hewan jinak itu seperti kelinci, dan hewan buas adalah seperti buaya. Kelinci ini tempat tinggalnya di darat, sedangkan buaya tempat tinggalnya berada dalam air.
Namun ada hewan yang istimewa, karena bisa tinggal dan adaptasi di dua tempat sekaligus.
Hewan tersebut adalah katak (frog), dan juga kodok (toad). Apa yang membedakan keduanya? Dan bagaimana ciri ciri dari kedua hewan itu? Berikut dalah informasinya untuk anda.
Perbedaan Katak dan Kodok
Mungkin dari Anda masih belum tahui tentang Perbedaan Katak dan Kodok. Nah untuk mengetahuinya silahkan simak penjelsan yang kami berikan berikut ini.
Katak (Frog)
Katak (bahasa inggris: frog) merupakan hewan yang dapat hidup di dua alam, yakni di darat dan juga di air (amfibi). Hewan ini ada di berbagai negara, termasuk di Indonesia sendiri.
Namun katak memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari bentuk tubuhnya hingga tempat untuk tinggal. Berikut ciri ciri dari Katak:
1. Tempat Tinggal Atau Habitat
Untuk tempat tinggalnya, katak bisa beradaptasi di dua tempat, yakni di darat dan juga di tempat yang berair (amphybi).
Namun biasanya katak akan senang, jika berada didalam air. Mereka biasanya akan senang berada di rawa rawa, ataupun di air dalam persawahan.
Katak biasanya hanya akan mendiami satu wilayah, dan tempat itulah yang akan terus mereka tempati.
Contohnya seperti katak yang ada di sawah, dan mereka hanya mendiami sawah tersebut. Disanalah nantinya mereka kawin , dan juga berkembang biak.
2. Struktur Kulit dan Juga Warna Kulitnya
Struktur kulit yang ada pada Katak, yakni memiliki kulit yang cukup basah, serta memiliki lendir.
Hal itu dikarenakan struktur kulit pada hewan ini cukup tipis, sehingga kurang maksimal untuk menyerap air ketika berada di air. Jika anda melihat hewan yang punya kulit lendir, dan juga basah, itu adalah hewan Katak.
Warna kulit pada katak juga memiliki ciri khasnya sendiri, yakni kulitnya berwarna hijau atau coklat.
Untuk itulah anda bisa mudah mengenal ciri katak, karena warna pada kulitnya hanya ada pada kedua warna tersebut.
3. Ukuran Tubuh Serta Jauh Lompatannya
Katak punya ukuran tubuh yang cukup kecil, dan bisa dibilang ukuran hewan ini cukup mungil.
Karena ukuran tubuhnya juga cukup kecil, maka ukuran kaki pada katak juga kecil. Oleh karena itulah sebabnya, hewan ini bisa melompat dengan jarak jauh.
Kalau dirumah anda melihat hewan yang bisa melompat, dengan jarak yang cukup jauh, itu adalah hewan katak. Terkadang hewan ini sulit sekali untuk diusir, jika sudah masuk ke dalam rumah.
4. Cara Bertahan
Makhluk hidup terkadang saling menyerang, termasuk katak yang ingin diserang oleh predator. Jika katak diserang oleh hewan predator, maka hewan ini mengeluarkan bau, yang membuat predator tidak jadi menyerangnya.
Dengan mengeluarkan bau pada badan itulah, yang membuat katak tidak jadi diserang, apalagi disantap oleh predator. Pertahanan hewan ini sangat bagus, sehingga membuat predator tidak jadi menyerangnya.
Kodok (Toad)
Setelah mengenal ciri ciri dari hewan katak, kini kita akan mengenal ciri dari kodok (bahasa inggris: toad). Apa yang membedakan kodok dari katak? Inilah ciri ciri, yang dimiliki oleh hewan kodok.
1. Ukuran Tubuh dan Jarak Lompatannya
Berbeda dari katak, kodok memiliki ukuran tubuh yang cukup besar. Bahkan ada kodok berukuran raksasa, di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Karena memiliki ukuran yang cukup besar, maka kemampuan melompatnya pun juga terbatas.
Kodok tidak bisa melompat sejauh seperti yang dilakukan katak, dan ia hanya melompat di daerah daerah yang cukup terbatas. Untuk itulah kalau anda melihat hewan seperti ini, maka itu adalah kodok (toad).
2. Bentuk Kulit Serta Warna Kulit
Kalau katak memiliki kulit tipis sehingga berlendir, kodok memiliki bentuk kulit yang cukup tebal. Itulah yang menyebabkan kodok, tidak memiliki kulit berlendir seperti katak.
Kulit mereka mampu menyerap air dengan baik, dan itulah yang menyebabkan hewan ini memiliki kulit yang kering.
Untuk warna kulitnya sendiri, hewan ini memiliki keragaman warna. Tidak hanya memiliki dua warna seperti katak, hewan ini juga memiliki campuran warna pada kulitnya. Itulah yang menyebabkan kulit pada hewan ini, lebih menarik untuk dipandang dan dilihat.
3. Tempat Tinggalnya (Habitat)
Kodok lebih menyenangi tempat yang kering seperti di darat, dibanding di tempat tempat yang basah.
Karena lebih menyukai tempat yang kering, itulah yang menyebabkan kulit pada hewan ini lebih kering, dan tidak berlendir.
Walaupun lebih menyukai di darat atau tempat kering, namun kodok bisa untuk berpindah tempat. Mereka tidak hanya mendiami suatu tempat saja, sehingga mereka mudah untuk beradaptasi tinggal di tempat manapun.
4. Cara Melindungi Diri
Kalau katak hanya mengeluarkan bau pada badannya, kodok memiliki racun dalam tubuhnya. Racun pada tubuhnya ini sangat berguna, untuk melindungi diri dari predator yang ingin menyerangnya atau menyantapnya.
Kalau anda melihat hewan ini di depan rumah atau dimanapun, ada baiknya anda harus berhati hati. Racunnya sangat membahayakan, sehingga anda harus berhati hati, dan juga menghindari hewan ini.
Demikianlah yang bisa saya sampaikan mengenai Perbedaan Katak dan Kodok. Semoga bisa bermanfaat ya.
Baca Juga : Jenis Katak Raksasa Yang Ada Di Dunia