Tahukah Anda tentang Penyebab dan Cara Mengatasi Kenari Gagal Mabung? Burung kenari memiliki siklus alamiah dalam kehidupannya yang biasa dikenal dengan istilah mabung.

Bagi anda yang belum familiar dengan istilah ini, mungkin akan bertanya-tanya apa sebenarnya mabung.
Mabung sendiri dapat diartikan sebagai sebuah siklus alami yang terjadi pada burung dimana terjadi kerontokan pada bulu-bulu lama dan akan diganti dengan bulu yang baru.
Pada hakikatnya, untuk burung yang mungkin hidup di alam liar akan mengalami proses mabung yang cukup lancer.
Namun berbeda dengan burung kenari yang dipelihara atau yang biasa sengaja diternak, akan banyak kemungkinan terjadinya proses gagal mabung.
Proses gagal mabung ini sendiri biasanya ditandai dengan waktu mabung yang tidak normal, seperti yang biasanya hanya mabung dalam 1 bulan, proses gagal mabung bisa mencapai waktu 3 bulan misalnya.
Bagi anda para pecinta burung kenari seharusnya paham proses alamiah ini pasti akan terjadi pada burung kenari peliharaan anda.
Ada beberapa penyebab utama yang bisa membuat burung kenari gagal mabung, anda pun seharunya sudah dapat mencegahnya dan mengatasi bila hal tersebut terjadi.
Proses mabung sendiri juga akan sangat menentukan kualitas dari burung kenari tersebut.
Penyebab dan Cara Mengatasi Kenari Gagal Mabung
Berikut akan dijelaskan beberapa pPenyebab dan Cara Mengatasi Kenari Gagal Mabung :
1. Kurangnya nutrisi
Salah satu penyebab terjadinya gagal mabung adalah karena kurangnya asupan nutrisi yang diterima oleh burung kenari.
Bagi anda para pecinta burung kenari, seharusnya kualitas gizi dari asupan yang diberikan perlu diperhatikan setiap harinya, terlebih ketika burung sudah memasuki masa mabung.
Cobalah untuk mengubah pemberian makanan pada burung kenari ketika sudah memasuki masa mabung dengan memberikan telur rebus yang dicampur dengan milet putih.
Pastikan bahwa burung kenari mau memakan makanan tersebut. Anda juga dapat memberikan sayuran hijau sebagai menu pakan tambahan setiap harinya seperti bayam, kangkung, timun dan lainnya.
Bisa juga memenuhi protein burung kenari dengan memberinya tepung ulat hongkong.
Namun dalam pemberian protein juga perlu diperhatikan, jangan sampai burung tersebut juga terkena birahi bilamana terlalu banyak mengkonsumsi protein yang diberikan.
Memberi pakan yang bergizi akan dapat membantu burung kenari dalam proses mabungnya karena memiliki tenaga yang prima dan juga bisa menghasilkan bulu-bulu baru yang maksimal dan berkualitas.
2. Kurangnya perawatan
Penyebab lainnya yang bisa membuat proses mabung burung kenari gagal adalah perawatan burung kenari yang kurang maksimal.
Tak hanya dari perawatan kondisi burung kenari itu sendiri juga terkait perawatan dari sangkarnya.
Rajin lah untuk membersihkan sangkar burung. Sangkar burung yang kotor dapat menimbulkan tumbuhnya jamur yang bisa berakibat buruk ke tubuh burung sehingga menghambat proses mabungnya.
Burung yang rentan terserang penyakit akan membuat badannya menjadi lemas dan akan menghambat proses mabungnya.
3. Terlalu dekat dengan sumber udara atau cahaya
Pemicu lainnya yang bisa menyebabkan burung kenari gagal mabung adalah penempatan kenari yang terlalu dekat dengan sumber udara seperti AC, kipas angin, lubang angin atau kondisi di luar yang mudah terkena perubahan cuaca.
Meski mungkin tidak banyak disadari oleh orang, namun pada saat memasuki masa mabung, burung kenari akan lebih sensitif terhadap hal-hal tersebut.
Dalam kondisi mabung yang normal pun sebenarnya burung berada dalam kondisi yang tidak fit.
Ketika bulu-bulu lamanya mulai rontok, artinya kulit burung akan bersentuhan langsung dengan udara, karena pertahanan luarnya (bulu) sudah mulai rontok.
Ketika terjadi gagal mabung, penderitaan burung akan semakin buruk, karena butuh waktu yang lebih lama untuk menunggu seluruh bulunya rontok, dan biasanya bulu barunya pun akan terhambat pertumbuhannya.
Untuk itu penting menjauhkan burung kenari yang sedang mabung dari sumber-sumber udara, agar tidak adanya udara yang terlalu dingin, atau dari sumber cahaya seperti lampu yang bisa menembus sangkar burung kenari yang sedang mabung.
Pada saat masa mabung berlangsung, sebaiknya agar sangkar burung diberikan kerodong atau ditutup dengan kain tebal.
Gunanya agar pada saat proses mabung, burung menjadi lebih tenang dan terhindar dari banyak gangguan-gangguan udara atau cahaya dari luar yang dapat mengganggunya.
Tempatkan juga burung kenari yang sedang mabung di tempat yang jauh dari keramaian dan lalu lalang manusia maupun kendaraan.
Buka kerodong pada saat ingin pemberian makan atau pembersihan sangkar saja. Hal ini agar burung kenari bisa fokus dalam proses mabungnya.
4. Kurangnya waktu istirahat burung
Banyak yang memelihara burung kenari guna diikutsertakan dalam kontes burung tanpa memperhatikan pentingnya proses mabung burung kenari.
Sehingga pada saat burung kenari memasuki masa mabung, burung tersebut masih saja diikutseratkan untuk kontes burung.
Kurangnya waktu istirahat untuk burung kenari inilah yang juga bisa memicu terjadinya gagal mabung.
Selain mabungnya gagal, penampilan dan performa burung kenari pun akan menurun drastis bahkan bisa mengalami macet bunyi.
Dengan mengetahui pentingnya proses mabung pada burung kenari, serta mengetahui hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan gagal mabung, sebaiknya anda menjadi lebih ekstra hati-hati dalam memeliharanya.
Perawatan yang konsisten dan mitigasi dengan segera adalah cara yang harus terus dilakukan agar burung kenari sehat dan mengalami proses mabung yang normal secara alamiah.
Semoga artikel Penyebab dan Cara Mengatasi Kenari Gagal Mabung diatas dapat membantu anda dalam mengatasi kenari yang gagal mabung.
Baca Juga : Cara Mengatasi Kaki Burung Kenari Bersisik