Apa Itu Ayam Kedu? Kenali Asal Usul dan Cirinya

Diposting pada

Apa Itu Ayam Kedu? Ayam Kedu mungkin masih belum begitu populer di Indonesia. Umumnya, dipelihara atau dibudidayakan oleh kalangan pecinta ayam atau peternak yang sudah malang – melintang di dunia peternakan unggas.

Apa Itu Ayam Kedu Kenali Asal Usul dan Cirinya
Apa Itu Ayam Kedu Kenali Asal Usul dan Cirinya

Tak kenal maka tak sayang, kan? Oleh karena itu, mari kita mengenal jenis ayam kedu dan beserta ciri cirinya sebagai berikut:

Apa itu Ayam Kedu?

Ayam Kedu adalah hasil dari perkawinan silang antara ayam buras asli Indonesia. Tepatnya, dari Temanggung, Jawa Tengah.

Ada 3 jenis warna yang bisa dijumpai yaitu warna hitam, putih, serta lurik atau percampuran hitam dan putih.

Ketiga jenis Ayam Kedu ini paling sering dijumpai berwarna hitam. Meski tidak menutup kemungkinan di daerah lain masih bisa dijumpai dengan mudah Ayam Kedu warna putih atau lurik.

Perbedaan Ayam Kedu dan Ayam Cemani

Dengan warna yang sama sama hitam, tidak heran jika kemudian banyak orang yang menganggap Ayam Kedu adalah ayam cemani. Padahal, keduanya merupakan jenis ayam yang sangat berbeda.

Perbedaannya bisa dilihat dari bulu Ayam Kedu. Bulu Ayam Kedu berwarna hitam hanya pada beberapa bagian tubuh tertentu, misalnya pada bagian badan dan punggung.

Sementara bagian lain masih bisa dijumpai semburat warna lain. Sedangkan, pada ayam cemani, hampir total keseluruhan tubuhnya hingga retina mata berwarna hitam legam.

Asal Usul Ayam Kedu

Banyak kalangan pecinta unggas terutama ayam asli lokal Indonesia yang memprediksi asal usul ayam kedu.

Salah satunya adalah Pak Cokro, seorang pecinta dan pemerhati unggas di Indonesia, mengatakan bahwa Ayam Kedu berasal dari kawin silang antara ayam lokal dari dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah dengan ayam Dorking yang berasal dari Inggris.

Ayam Dorking sendiri merupakan ayam yang dibawa oleh pemerintahan Thomas  Stamford Raffles yang kala itu menjabat sebagai gubernur di Batavia.

Ciri-ciri Ayam Kedu

1. Ciri ciri ayam kedu secara umum

  • Permukaan kulit tubuh diselimuti bulu warna hitam
  • Tubuh besar dan tampak gemuk
  • Kulit tubuh berwarna putih agak kehitaman
  • Jengger tebal berwarna hitam agak kemerahan
  • Mata tampak warna hitam
  • Paruh dan kaki tampak bersemu hitam
  • Ayam Kedu betina dapat menghasilkan telur sebanyak 25 butir setiap periode masa birahi
  • Ukuran telur Ayam Kedu mencapai 60 gram atau 50 gram per butir
  • Berat tubuh ayam kedu dewasa rata rata mencapai 1,5 kg hingga 2 kg.

2. Ciri ciri Ayam Kedu warna hitam yang berjenis kelamin jantan

  • Bobot tubuh rata rata antara 3 kg sampai 3,5 kg
  • Bulu tubuh berwarna hitam menyeluruh dan megar
  • Bagian pangkal paruh berwarna hitam kusam dan ujungnya keabuan
  • Mata bulat besar berwarna hitam kemerahan
  • Pada Sisik kaki rapat dan tersusun rapi serta memiliki warna kehijauan gelap
  • Jari kaki berwarna hitam kehijauan
  • Telapak kaki warna kusam keabu-abuan
  • Kuku – kuku melengkung warna putih tanduk dan ukurannya besar
  • Taji runcing berwarna hitam kusam dan melengkung
  • Jengger tebal, warna merah menyala dan bergerigi 7 buah
  • Bagian dalam mulut, langit langit dan lidah berwarna putih
  • Daging berwarna merah
  • Bulu pada leher dan punggung berwarna merah atau kekuningan semburat merah
  • Ekor berbulu panjang menjuntai ke tanah

3. Ciri-Ciri Telur Ayam Kedu Hitam

  • Telur ayam kedu hitam berbentuk oval warnanya putih opaque agak kecoklatan.
  • Kadang telur ada yang berwarna putih kemerahan
  • Masa pengeraman berlangsung sekitar 21 hari.
  • Setelah menetas, anakan ayam berbulu lembut seperti kapas berwarna abu abu.

Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai Apa Itu Ayam Kedu? Kenali Asal Usul dan Cirinya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *