Penyebab dan Cara Mengatasi Ikan Cupang Mati Secara Tiba-tiba

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Penyebab dan Cara Mengatasi Ikan Cupang Mati Secara Tiba-tiba? Jika memiliki ikan cupang mati tiba-tiba, tentu ini sangat menjengkelkan. Apalagi jika pembudidaya sudah merawatnya dalam waktu lama dengan tenaga dan biaya yang telah banyak terkuras.

Penyebab dan Cara Mengatasi Ikan Cupang Mati Secara Tiba-tiba
Penyebab dan Cara Mengatasi Ikan Cupang Mati Secara Tiba-tiba

Untuk itu, pada artikel berikut ini akan dijelaskan terkait dengan penyebab ikan cupang mati mendadak.

Sedangkan di akhir nanti akan diulas terkait dengan cara mengatasi agar hal tersebut tidak terjadi. Nah, jangan tunggu lama lagi, silakan simak uraian berikut:

Penyebab Ikan Cupang Mati Tiba-Tiba

Sejatinya, penyebab ikan cupang mati tiba-tiba disinyalir sebagian besar disebabkan oleh penyakit.

Namun, jika ingin mengetahui informasi yang lebih detail, maka di bawah ini terdapat beberapa penjelasannya. Silakan disimak ini penyebab yang dimaksud:

1. Suhu Air Tidak Ideal

Penyebab ikan cupang mati tiba-tiba yang pertama adalah suhu air yang tidak ideal. Bisa terlalu hangat atau bahkan terlalu dingin yang bisa membuat suhu tubuh ikan juga tidak stabil.

Suhu air yang baik untuk ikan cupang berada di kisaran 24 sampai 27 derajat celsius. Jika berada di bawah kisaran tersebut, maka suhu air sudah tidak bagus bagi ikan.

Bahkan potensi ikan mengalami kematian mendadak sangat besar karenanya.

2. Akuarium Terlalu Sempit

Ikan cupang adalah ikan hias yang membutuhkan ruang pergerakan cukup bebas. Sebab ikan ini tergolong aktif dan suka berenang kesana kemari.

Jika akuarium terlalu sempit, ini sangat tidak cocok dengan ikan cupang karena tentu membatasi pergerakannya.

Selain itu, sisa makanan dan kotoran ikan akan bercampur tanpa memiliki ruang yang cukup untuk proses netralisasi.

Akibatnya, campuran ini akan masuk ke dalam tubuh ikan dan ikan cupang akan keracunan. Sejatinya pemelihara jangan tertipu dengan penjual yang meletakkan ikan di plastik kecil. Segera pindahkan jika ingin ikan ini hidup lebih lama.

3. Terlalu Banyak Memberi Pakan

Ikan cupang memang membutuhkan makanan dan kalau dilihat sekilas, memang ikan ini seakan tidak berhenti makan alias rakus.

Namun, sebagai pemelihara, harus memperhatikan kebutuhan pakan ikan karena jika terlalu berlebihan ikan juga bisa mati.

Lebih baik pemelihara memberi makan ikan cupang dua kali sehari dengan porsi kecil. Atau, pemelihara bisa mengukur bola mata ikan yang ternyata memiliki ukuran sama dengan perutnya.

Jadi, silakan berikan makan dengan porsi yang sekiranya mencukupi ukuran tersebut.

Cara Mengatasi Ikan Cupang Mati Tiba-Tiba

Nah, setelah mengetahui penyebab ikan cupang mati tiba-tiba, maka di bawah ini akan dijelaskan tentang cara mengatasi peristiwa tersebut.

Harapannya, agar pemelihara bisa mengikuti caranya supaya ikan cupang bisa hidup lebih lama. Ini dia ulasan selengkapnya:

1. Ganti Air dengan Rutin

Cara pertama yang perlu dilakukan adalah mengganti air dengan rutin. Ini untuk meminimalisir terjadinya keracunan pada ikan akibat sisa pakan, pelet dan kotoran yang menumpuk di dalam akuarium.

Untuk waktu pengurasan terserah si pemelihara itu sendiri. Jika dirasa air sudah sedikit keruh, mungkin itu waktu yang tepat untuk mengganti air dengan yang baru.

Namun, usahakan jangan sampai menunggu air full keruh karena jika ini sudah terjadi, sepertinya pemelihara sudah terlambat untuk menyelamatkan ikan.

2. Beri Pakan yang Bernutrisi

Semua mahluk hidup pasti membutuhkan makan. Namun, bukan sekadar makanan melainkan makanan yang benar-benar bernutrisi yang bisa menjadi penunjang perkembangan tubuhnya. Begitu juga dengan ikan cupang.

Jika tidak ingin ikan cupang mati mendadak, coba beri makanan yang tepat. Termasuk berikan pelet minimal 6-5 butir perhari.

Makanan-makanan inilah yang tidak hanya berfungsi sebagai nutrisi tetapi juga sebagai vitamin pencegah ikan dari serangan penyakit.

3. Jangan Langsung Melepas Ikan ke Akuarium

Jika pemelihara baru membeli ikan cupang, tentu ikan tersebut masih berada di dalam plastik kecil. Nah, jika sudah tiba di rumah, silakan masukkan ikan ke dalam akuarium tetapi tidak dengan melepas plastiknya.

Biarkan ikan menyesuaikan dulu dengan suhu air tetapi tetap berada di air yang sudah digunakan dari penjual.

Jika sudah berjalan satu hari, maka silakan ikan lepas dari plastiknya lalu letakkan di akuarium. Ini untuk mencegah ikan mati karena perubahan suhu.

Bisa dipastikan antara suhu di dalam plastik dengan suhu di dalam akuarium tidak sama. Ada kekhawatiran perubahan suhu yang cepat seperti ini yang bisa membunuh ikan.

4. Jangan Terlalu Sering Menyentuh Ikan

Budaya buruk ketika memelihara ikan hias yaitu suka memegang ikan terutama anak-anak. Padahal ini sangat tidak bagus karena bisa membuat ikan stres dan tertekan.

Apalagi ikan cupang yang tidak tergolong ikan predator sehingga terkesan membutuhkan perawatan yang lembut dan khusus.

Lebih baik, pemelihara melihatnya saja dan jika pun ingin memberi pakan, jauhkan posisi tangan dari permukaan air.

Biarkan ikan mendekat untuk meraih makanan yang diberikan kepadanya. Ini merupakan cara terbaik daripada ikan cupang banyak yang mati.

Itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi ikan cupang yang mati mendadak. Lakukan cara-cara di atas dulu, jika pemelihara ingin merawat ikan dalam waktu lama. Jika teknik ini tidak dilakukan, tentu ikan rawan sakit dan mati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *