Cara Ternak Kroto Agar Hasil Melimpah

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Cara Ternak Kroto Agar Hasil Melimpah? Apa yang ada di pikiran kamu jika mendengar serangga semut rangrang?

Cara Ternak Kroto Agar Hasil Melimpah
Cara Ternak Kroto Agar Hasil Melimpah

Seram, bila digigit sakitnya tak ada tandingannya, hama di rumah. Tapi tahukah kamu, bila sebenarnya semut rangrang dapat dijadikan penghasilan dengan omzet yang tinggi?

Tentu dengan cara yang tepat serta perhatian yang cukup.

Lalu bagaimana caranya?

Semut rangrang tersebar luas di Asia tenggara. Hidup berkoloni, mengumpulkan makanan, membangun sarang, berkembang biak, menjaga Ratu dengan segala cara.

Namun, pemanfaatan semut rangrang bisa kita dapatkan dari telur yang mereka hasilkan, biasa disebut sebagai kroto.

Butiran-butiran telur yang serupa dengan butiran nasi ini memiliki banyak kegunaan tentunya. Biasanya digunakan sebagai pakan burung, ikan-ikan karnivora, atau sebagai umpan pancingan karena mengandung protein yang cukup baik.

Selain itu, sudah ada penelitian bahwa memberi pakan kroto kepada ikan mampu mempercepat pertumbuhan ikan itu sendiri.

Cara Ternak Kroto

Dengan banyaknya peternak ikan, kamu tidak perlu khawatir bila mencoba untuk ternak kroto. Bila kamu tertarik, yuk simak cara ternak kroto agar hasil melimpah :

1. Menyiapkan Kandang

Tahap pertama yang harus kamu lakukan ialah menyiapkan kandang untuk bibit koloni.

Disarankan menggunakan wadah yang bening seperti stoples, botol minuman bekas dengan ukuran yang besar, atau kamu juga bisa menggunakan pipa paralon.

Baik menggunakan stoples, botol, atau paralon, mendatangkan keuntungan dan kerugiannya masing-masing. Kamu perlu memperhatikan sisi keamanan dan penyimpanan kandang semut dengan baik.

Bila menggunakan stoples, kamu akan menemukan kesulitan saat masa panen, dan bisa saja semut terganggu dengan lingkungan luar kandang, tetapi kamu bisa melihat apa yang semut rangrang lakukan di dalam kandang.

Namun bila kamu menggunakan paralon sebagai media penyimpanannya, semut akan merasa tenang karena paralon bersifat kedap cahaya, selain itu memudahkan kamu untuk panen kroto saat masanya telah tiba.

Poin-poin yang harus kamu ingat dalam pembuatan kandang kroto ialah :

  1. Menyiapkan rak-rak khusus untuk penyimpanan kandang
  2. Menyiapkan wadah berisi sedikit air. Gunanya ialah mencegah semut rangrang pergi jauh berkelana dari sarangnya.
  3. Menghitung panjang kandang yang akan kamu gunakan, agar muat dengan rak penyimpanan.
  4. Pemilihan lokasi penyimpanan yang tepat seperti jauh dari keramaian atau pemukiman padat, serta menggunakan ruangan tertutup. Hal ini mencegah gangguan yang dialami oleh semut, mencegah semut menghampiri warga sekitar, dan tidak mengganggu proses kembang biak koloni karena pada umumnya semut memilih lokasi dan situasi yang tenang untuk dapat berkembang biak.

2. Mendapatkan Bibit

Setelah kamu mempersiapkan kandang yang akan digunakan sebagai sarang semut, sekarang kamu dapat mencari bibit koloni. Kamu bisa mendapatkan bibit dari alam bebas, atau beli dari peternak kroto.

Bila kamu mau mendapatkan bibit dari alam, bisa kamu temukan di habitatnya yang ada di pepohonan rindang.

Biasanya, sarang berbentuk bulat atau lonjong dengan lipatan-lipatan daun yang menyelimuti rumah mereka, agar aman dari segala bentuk ancaman.

Bila kamu kesulitan mencari sarang alami semut rangrang, kamu bisa membeli bibit dari peternak yang sudah ada dengan harga yang terjangkau pula.

Setelah mendapatkan bibit koloni, kamu tinggal memindahkan ke tempat penyimpanan yang telah kamu siapkan.

Bila kamu menggunakan pipa paralon sebagai media sarang mereka, kamu cukup membelah kemasan bibit yang telah kamu beli dan masukkan bibit ke dalam paralon beserta dedaunan untuk mereka bisa hidup.

Pastikan ruang penyimpanan aman dari keramaian, agar pertumbuhan kroto tidak terganggu.

3. Pemeliharaan dan Pemberian Pakan

Tahap selanjutnya yang kamu perlu lakukan ialah tahap pemeliharaan dan pemberian pakan untuk koloni. Memelihara dan memberi makan kroto sebenarnya tidak terlalu sulit.

Biasanya semut rangrang senang dengan serangga yang telah atau hampir mati, seperti kecoak, belalang, ulat, hingga jangkrik.

Bisa juga diberikan rebusan daging ayam, atau pecahan dari tulang-belulang sapi atau kambing. Yang perlu kamu ingat ialah pemberian makan yang cukup akan protein bagi kroto.

Selain itu, biasanya kroto juga membutuhkan asupan gula. Bila di habitat alaminya semut rangrang mendapatkan gula dari hasil serangga lain, di tempat pembudidayaan kamu bisa melarutkan gula pasir ke dalam air.

Pemberian makan bisa kamu sediakan dengan menggunakan wadah seperti nampan, piring plastik atau wadah apa pun yang berbentuk datar dan letakkan di samping sarang kroto.

Bila kamu menggunakan serangga hidup, kamu bisa melumpuhkannya terlebih dahulu agar tidak pergi meninggalkan area makan kroto. Pemberian makanan bagi kroto dapat kamu lakukan sekitar dua hari sekali.

Selain perawatan dan pemberian makan untuk kroto, kamu juga perlu menjaga sarang-sarang koloni dari predator alami mereka seperti, cecak ataupun tokek.

Agar semut rangrang tidak pergi jauh dari sarangnya, kamu bisa menaruh wadah berisi air di bagian-bagian yang sekiranya bisa dilewati oleh semut, dan menebarkan kapur semut di lantai.

Kedua, kamu juga perlu memperhatikan siklus udara yang ada di tempat penyimpanan sarang kroto.

Perhatikan suhu ruangan, jangan sampai ruangan penyimpanan terasa pengap, panas, dan berakibat semut rangrang tidak nyaman dan memutuskan untuk mencari tempat tinggal yang baru.

4. Cara Panen

Tahap yang paling dinanti akhirnya datang juga. Setelah sang Ratu bertelur cukup banyak, kamu bisa memanennya.

Biasanya, dari awal pemindahan sarang hingga waktu panen pertama berjalan kurang lebih 6 bulan. Untuk panen-panen selanjutnya, kamu bisa mengambil hasilnya setiap 15 hingga 20 hari berikutnya.

Sebelum memanen, kamu diharapkan untuk mempersiapkan barang-barang ini terlebih dahulu :

  1. Wadah berupa ember atau baskom
  2. Sarung tangan
  3. Kawat ram
  4. Stoples untuk kroto

Baca Juga : Cara Panen Semut Kroto

Karena sifat semut yang mengira kedatangan manusia merupakan suatu ancaman bagi koloni mereka, kamu mungkin diharuskan untuk menggunakan sarung tangan karet, agar tidak terkena gigitan dari semut-semut dari sarang yang akan kamu ambil.

Cara mengambil kroto dari sarangnya, kamu bisa menggunakan wadah seperti baskom atau ember, serta beri kawat ram di atasnya sebagai saringan.

Sesaat kamu ambil sarangnya dari tempatnya, letakkan ke wadah yang telah disiapkan. Fungsi kawat yang ada pada wadah guna memilah kroto dan semut-semutnya.

Kroto akan jatuh ke dasar wadah, dan semut-semut yang ikut terambil akan tetap di atas kawat. Setelah kroto dan koloni terpisah, kamu bersihkan tempat penyimpanan sarang yang telah diambil lalu dimasukkan kembali dan taruh di rak seperti semula.

Untuk kroto yang telah kamu pisahkan, kamu masukkan ke dalam stoples yang sudah dipersiapkan di awal, biasanya untuk satu stoples mampu berisikan satu hingga dua ons.

Dengan beberapa sarang yang kamu miliki, bisa kamu perkirakan akan mengumpulkan seberapa banyak dari hasil panen ini.

Demikian cara-cara yang harus kamu tahu dalam ternak kroto. Bisnis ini sangat menjanjikan, karena tidak hanya dijadikan umpan, bisa kamu jadikan pakan dari ikan hingga burung, lalu mampu mengusir hama di berbagai pohon, bahkan tak jarang yang menjadikan kroto sebagai keripik.

Harga jualnya pun beragam berdasarkan berat yang telah dikumpulkan, biasanya per kilogramnya bisa mencapai sekitar 75 ribuan, atau bila kamu ingin menyediakan dalam jumlah sedikit bisa dalam bentuk kemasan seberat 100 gram yang di pasaran seharga 30 ribuan.

Walau menjanjikan, jangan sampai lupa hal-hal penting yang telah dijelaskan, ya, agar tidak mengalami hambatan dalam beternak kroto.

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai Cara Ternak Kroto Agar Hasil Melimpah. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.