Tahukah Anda Tentang Pengertian Organ Reproduksi Ternak Jantan? Untuk meningkatkan tingkat kelahiran hewan ternak para peternak harus memahami betul bagaimana anatomi organ reproduksi ternak.

Kali ini kita akan membahas tentang organ reproduksi jantan. Terutama pada jenis ternak ruminansi. Seperti sapi, kambing, domba, kerbau, kuda dan sebagainya.
Pengertian organ reproduksi ternak jantan
Organ reproduksi ternak jantan disebut pula dengan testis. Testis adalah sebuah alat reproduksi yang hanya ditemui pada hewan ternak jantan. Dalam testis dihasilkan hormon testoteron untuk membantu sperma membuahi sel telur.
Testis merupakan organ reproduksi utama pada ternak jantan. Bisa dikatakan, tanpa adanya testis maka sistem reproduksi pada ternak jantan akan terganggu.
Testis dikatakan sebagai organ vital yang sangat penting karena perannya untuk memproduksi sperma.
Bentuk dan karakteristik
Organ reproduksi jantan atau testis dilapisi pembungkus seperti kapsul putih yang mengkilap. Kapsul ini disebut pula dengan tunica albuginea.
Di bawah lapisan kapsul putih ada parenkim untuk mendukung kinerja fungsi testis.
Parenkim adalah semacam saluran yang berbentuk meliuk liuk. Septula testis kemudian berujung pada kutub cranial testis.
Akan tetapi, pada ternak peliharaan secara umum jaringan ikat akan mengisi ruang intertubular. Ruang intertubular ini berisi pembuluh darah dan sel-sel. Seperti limfe, sel sel mononuclear, fibrosit dan sel endokrin.
Fungsi sel pada organ reproduksi ternak jantan
Terdapat berbagai jenis sel yang semua memiliki peran dan fungsi masing masing pada organ reproduksi jantan. Ulasannya sebagai berikut:
- Sel leydig. Jenis Sel ini adalah sel yang terdapat pada sel sertoli. Sel leydig berperan sebagai operator respon atau memberi respon berupa FSH dengan mensekresi testoreon dalam kadar sesuai takaran. Selain penerima respon LH, dijumpai pula reseptor prolaktin dan inhibin dalam sel leydig. Prolaktin dan inhibin akan menunjang pergerakan stimulasi yang dilakukan LH ketika menghasilkan testoteron. Namun, keduanya harus bersinergi dan tidak bisa bekerja sendiri sendiri.
- Sel-sel sertoli memiliki peranan istimewa dan fungsi khusus dalam proses spermatogenesis.
Peranan sel–sel sertoli di antaranya:
- menciptakan lingkungan yang baik dan khusus agar sel sel germinal dapat berkembang. Sel ini yang akan mengeluarkan cairan untuk membasahi sel sel germinal. Serta mengeluarkan cairan tambahan untuk melumasi tubulus seminiferus. Sehingga sperma mendapat tambahan nutrisi agar bisa terus berkembang
- membantu untuk mengubah spermatosit menjadi sperma yang siap menuju ke sel telur. Proses ini disebut dengan spermiasi.
- mengeluarkan sejumlah hormon vital ketika janin sedang berkembang. Antara lain factor inhibisi muller (FIM). Hormon ini akan dikeluarkan oleh testis agar menghambat terbentuknya tuba falopi dariductus muller.
- Ekstradiol adalah bagian penting organ reproduksi jantan yang menghasilkan hormon kelamin.
- Inhibin adalah umpan balik dari inhibisi pada kelenjar hyppphysis agar anterior tidak akan mengeluarkan cairan yang berlebihan sehingga tidak mengganggu sistem hormon perangsang folikel.
Histologist organ reproduksi ternak jantan
Secara histologist, organ reproduksi jantan terbagi menjadi empat tahap. Yaitu:
- Membran basement adalah gambaran testis secara histology.
- Tubulus seminiferus adalah kelompok yang terdiri dari sel sertoli.
- Sel leydig adalah sel–sel yang terdapat diantara sel sertoli.
- Sel sertoli adalah sel yang penting untuk memberikan nutrisi tambahan bagi sperma yang sedang berkembang.
Semoga info tentang pengertian organ reproduksi ternak jantan dapat bermanfaat. Terimakasih