Cara Ternak Burung Kenari Terbukti Berhasil

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Cara Ternak Burung Kenari? Sebagaimana diketahui, burung kenari merupakan burung yang postur tubuhnya kecil mungil.

Cara Ternak Burung Kenari Terbukti Berhasil
Cara Ternak Burung Kenari Terbukti Berhasil

Meski memiliki postur tubuh yang mungil, kicau burung kenari sangatlah nyaring. Hal ini membuat burung kenari menjadi salah satu jenis burung yang digemari di dunia perlombaan burung.

Hal lain yang mendukung burung kenari menjadi burung favorit adalah, tingkat adaptasinya yang tinggi, sehingga membuat burung kenari mudah dipelihara.

Sedikit info sebelum membahas lebih detail tentang cara beternak burung kenari, bahwa burung kenari tidak ada hubungannya dengan pohon kenari.

Pemberian nama kenari pada burung ini berdasarkan nama pulau yang merupakan habitat asal burung kenari, yakni Kepulauan Canary. Dengan kicaunya yang nyaring, burung kenari sering disebut sebagai burung penyanyi.

Ciri yang paling mencolok pada burung kenari bisa dilihat dari postur tubuh serta keunikan warna bulunya. Sebagai burung penyanyi, kenari memiliki banyak jenis suara kicauan.

Kicauan yang dikeluarkan burung kenari pun memiliki irama yang indah. Dengan banyaknya kelebihan yang dimiliki burung kenari ini, membuatnya menjadi salah satu burung yang mengundang banyak keuntungan.

Tak hanya diikutkan dalan kontestasi, burung kenari juga menguntungkan untuk diperjualbelikan. Peminatnya yang sangat banyak mulai dari pemula hingga kicau mania senior, membuat permintaan akan burung kenari kian hari semakin meningkat.

Secara otomatis, faktor-faktor ini membuat burung kenari dilirik para peternak burung. Sebab peluang bisnisnya begitu besar.

Cara Ternak Burung Kenari

Sebelum terjun menjadi peternak burung kenari, anda harus mengetahui ilmunya terlebih dulu.

Kurangnya pengetahuan akan beternak burung kenari membuat usaha ini kandas di tengah jalan. Namun tenang saja, burung kenari cukup mudah diternakkan, sekalipun anda pemula.

1. Memilih indukan

Hal pertama yang harus dilakukan dalam beternak burung kenari adalah memilih indukan. Kita harus memilih indukan jantan dan indukan betina.

Masalah yang sering ditemui para pemula adalah sulitnya membedakan indukan jantan dan indukan betina dari burung kenari.

Agar hal itu tak lagi menjadi masalah bagi anda yang ingin memulai ternak burung kenari, berikut saya beritahukan perbedaan antara burung kenari jantan dengan burung kenari betina.

Ciri-ciri kenari jantan : Berwarna lebih terang dan pada bagian kepala warna terlihat lebih tajam, kepalanya berbentuk pipih, memiliki postur tubuh yang lebih ramping dan panjang, pada bagian dubur terdapat tonjolan, kicauannya berbunyi nyaring.

Ciri-ciri kenari betina : Pusat kepala yang warnanya kuning akan semakin terang ketika dewasa, tak seperti pada kenari jantan, dubur kenari betina tidak terdapat tonjolan, memiliki postur tubuh yang bulat serta berleher pendek, kicauannya tidak senyaring kenari jantan, bahkan suara kenari betina pun putus-putus.

2. Kesiapan kawin

Hewan juga memiliki hak untuk berkembang biak, tak terkecuali burung kenari. Peternak burung kenari yang baik harus paham mengenai usia yang tepat burung kenari untuk kawin.

Jika ingin berhasil dalam ternak burung kenari, sebaiknya untuk kenari jantan siap dikawinkan ketika umurnya 8 bulan, sedangkan untuk kenari betina ketika usianya 6 bulan.

Namun untuk burung kenari yang memiliki postur besar seperti yorkshire, perkawinan sebaiknya dilakukan ketika umurnya 10 bulan.

Selain itu, agar ternak burung kenari cepat menghasilkan, pastikan burung kenari yang hendak diternakkan kondisinya sudah birahi.

Hal ini karena kenari yang birahi mudah berjodoh, yang efeknya tentu baik, karena dapat mempercepat reproduksi.

Burung kenari yang mau dikawinkan harus dalam kondisi yang sehat. Sehingga dalam pembuahan nantinya akan menghasilkan telur kenari yang berkualitas.

3. Pemilihan sangkar

Pemilihan sangkar yang tepat akan berpengaruh pada hasil ternak burung kenari. Jika anda berniat untuk beternak burung kenari, pastikan sangkar yang dipilih adalah sangkar yang memang dikhususkan untuk ternak.

Anda juga bisa memilih sangkar yang terdapat penyekat pada bagian tengahnya. Hal ini membuat proses perjodohan kenari semakin mudah.

Kemudian untuk sangkar kenari jantan, lebih baik berupa sangkar gantung. Ukuran sangkar untuk kenari jantan lebih baik jika ukurannya cukup besar dan luas. Jangan lupa untuk meletakkan sangkar kenari jantan pada lokasi yang jauh dari keramaian dan aman.

4. Ketersediaan pakan dalam kandang

Pemberian pakan yang tepat juga akan berpengaruh pada keberhasilan ternak burung kenari. Pakan yang baik untuk burung kenari adalah biji-bijian (biji sawi dan biji kenari), milet, timun dan apel.

Selain makanan yang harus sesuai, anda juga harus menyiapkan air bersih sebagai minumnya. Berikan multivitamin untuk burung kenari. Anda bisa mendapatkannya di toko atau pasar burug terdekat.

5. Perjodohan burung kenari

Faktor selanjutnya yang memengaruhi keberhasilan ternak burung kenari adalah perjodohan. Ketika kenari yang dijodohkan benar-benar berjodoh, maka lanjut ke perkawinan.

Namun jika burung kenari yang dijodohkan tidak berjodoh, maka harus dijodohkan dengan kenari lain sampai menemukan jodohnya.

Inti dari perjodohan burung kenari adalah mengenalkan burung kenari jantan dengan burung kenari betina.

Adapun cara perjodohannya yaitu dengan menempatkan kenari jantan dan betina dalam sangkar yang berbeda.

Sebagaimana pembahasan pada bagian sangkar di atas, untuk perjodohan ini lebih baik gunakan sangkar yang memiliki penyekat.

Demikainlah artikel tentang ternak burung kenari yang dapat saya bagikan. Semoga menambah wawasan anda terkait burung kenari.

Baca Juga : Jenis Penyakit Burung Kenari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *