Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bidara Arab

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bidara Arab – Tanaman Bidara Arab ini merupakan tumbuhan yang bisa mengatasi suhu ekstrem serta mampu untuk bertahan hidup pada lingkungan yang cukup kering.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bidara Arab
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bidara Arab

Tanaman ini merupakan tanaman eksotik yang mana konon hanya bisa akan tumbuh subur di pulau Sumbawa, sedangkan didaerah lain keberadaan dari tanaman ini sangat nihil.

Kualitas buah tanaman ini akan paling baik jika telah tumbuh pada lingkungan yang cukup panas, udara terbuka serta kering. Akan tetapi hendaknya ada musim hujan yang mana akan mendukung pertumbuhan perpanjangan serta pembungaannya.

Idealnya tanahnya mempunyai cukup kelembapan sits untuk bisa mematangkan buahnya. Jika terjadi cuaca yang cukup buruk, maka pohon bidara ini akan menjadi mati. Pada habitat alaminya, untuk curah hujan tahunannya berkisar antara sekitar 125 mm dan di atas 2.000m.

Akan tumbuh cukup baik pada curah hujan terendah sekitar 300-400 mm per tahun. Suhu maksimumnya yaitu 37-48° C, serta suhu minimum 7-13° C,

Klasifikasi Tanaman Bidara Arab

  • Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi  : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
  • Sub Kelas  : Rosidae
  • Ordo : Rhamnales
  • Famili : Rhamnaceae
  • Genus : Ziziphus
  • Spesies  : Ziziphus mauritiana Lamk

Morfologi Tanaman Bidara Arab

1. Daun (folium)

Daun tanaman ini merupakan organ yang paling utama yang akan dilihat di setiap tanaman. Daun tanaman bidara arab ini termasuk ke dalam jenis daun majemuk.

Daun majemuk ini mempunyai tangkai bercabang-cabang serta pada cabang tangkai terdapat berupa helain daun, dan pada satu tangkai akan terdapat lebih dari satu helaian daun.

Suatu daun majemuk berasal dari sebuah daun tunggal sehingga pada bagian daun diantara toreh-toreh itu terlihat terpisah antara satu sama yang lainnya.

Masing-masing merupakan sebuah helaian kecil yang tersendiri. Daun tanaman arab ini juga termaksuk kedalam daun yang tidak lengkap karena hanya mempunyai tangka dan helaian daun saja atau tidak memiliki pelepah. Tumbuhan Bidara mempunyai daun yang halus  serta dikatakan tidak bertoreh.

2. Bunga (Flos)

Bunga dari tanaman ini merupakan alat kelamin betina pada tumbuhan. Pada tanaman bidara ini bunganya tumbuh di ketiak daun, berbentuk seperti payung menggarpu, panjangnya sekitar 1-2 cm, dan tersusun atas 7-20 kuntum bunga.

Gagang perbungaan panjangnya sekitar 2-3 mm dan berdiameter 2-3 mm, mempunyai warna kekuningan. Cukup sedikit harum, gagang bunganya terdapat 3-8 mm panjangnya, daun kelopaknya bercuping 5, berbentuk delta, dan bagian luarnya terlihat berambut.

Bagian dalamnya tampak gundul, jenis bunga tanaman bidara ini termasuk kedalam bunga tunggal yaitu hanya bisa menghasilkan satu bunga saja.

Dimana dari bunga ini akan membentuk perbungaan tetapi terdiri dari sebuah bunga tunggal, perbungaan pada buah bidara bisa dihitung artinya termasuk ke dalam bunga yang berbatas.

3. Buah (Fructus)

Buah pada tanaman bidara arab ini muncul dari satu bunga ataupun muncul dari bakal buah. Tanaman ini juga termasuk kedalam sebuah buah sejati atau tunggal. Buahnya mempunyai tipe buah satu, berbentuk bulat sampai dengan bulat telur bisa mencapai ukuran sekitar 6cm x 4cm untuk bidara yang biasa di budidayakan.

Pada umumnya jauh terlihat lebih kecil, untuk yang liar maka kulit buahnya halus ataupun kasar, berkilap, tipis tetapi cukup liat, mempunyai warna kekuningan sampai dengan kemerahan ataupun kehitaman.

Daging buah tanaman ini berwarna putih banyak mengandung sari buah. Rasanya agak asam sampai manis untuk menjadi menepung pada buah yang memang matang penuh. Bijinya terlihat terletak pada sebuah batok yang berbenjol serta beralur tidak beraturan yang berisi anatar 1 sampai 2 inti biji yang mempunyai warna coklat.

4. Batang (Caulis)

Batang tanaman bidara arab ini merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling penting serta mengingat tempat beserta dengan kedudukan batang untuk tumbuh-tumbuhan batang bisa disamakan dengan sumbu dari tumbuh-tumbuhan.

Pada tumbuhan bidara ini bentuk batang bulat atau teres dan berkayu, kemudian bentuk dari  percabangannya monopodial. Batang pokok tampak terlihat jelas karena lebih besar serta lebih panjang daripada cabang-cabangnya.

5. Akar (radix)

Akar merupakan bagain pokok yang lainnya dari sebuah tanaman disamping batang dan daun. Bagi tumbuhan yang tubuhnya telah merupakan sebuah kormus.

Akar pada pohon bidara ini terdapat di dalam tanah yang mana arah tumbuhnya kepusat bumi atau menuju ke arah air. Meninggalkan udara serta cahaya, tidak berbuku-buku atau tidak beruas dan tidak mendukung daun-daun maupun bagian yang lainnya serta bentuknya meruncing.

Pohon bidara ini mempunyai akar serabut yaitu akar lembaga dalam sebuah perkembangan selanjutnya mati ataupun kemudian di susul oleh sejumlah dari akar yang kurang lebih sama besar serta semunya keluar dari pangkal batang.

Inilah klasifikasi dan morfologi tanaman bidara arab yang bisa Anda ketahui. Anda berminat ingin membudidayakannya maka sudah sangat seharusnya Anda mengetahui seputar pembahasan kali ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *