Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Blackberry

Diposting pada

Tanaman blackberry adalah tumbuhan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh buahnya yang manis dan bisa dikonsumsi secara langsung. Tak hanya itu, jika tanaman blackberry sudah berbuah tampilannya sangat cantik dan penuh warna.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Blackberry
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Blackberry

Pasalnya, buah tanaman ini jika tumbuh tidak bersamaan alias secara bertahap. Sedangkan buah yang muda, setengah tua dan matang memiliki warna yang berbeda-beda. Maka dari itu, jika dilihat tanaman ini begitu indah dan mempesona.

Di artikel berikut ini akan dijelaskan tentang klasifikasi dan morfologi tanaman blackberry. Diharapkan dengan penjelasan ini, Anda tidak salah ketika melakukan penanaman dan pembudidayaan. Ini dia penjelasan selengkapnya:

Klasifikasi Tanaman Blackberry

Sejatinya tanaman blackberry bukan tanaman khas nusantara melainkan dari luar terutama dari Amerika Selatan. Namun karena tanaman semak berduri ini mudah tumbuh, maka penyebarannya sangat cepat sehingga muncul juga di Indonesia.

Tanaman blackberry bisa tumbuh di mana saja, baik di dataran tinggi ataupun di dataran rendah. Selama tanah tersebut memiliki unsur hara yang bagus dan mengandung cukup air, biasanya tanaman bisa tumbuh di sana.

Sedangkan pertumbuhan akan semakin cepat jika kondisi cuaca sedang dingin.Ini yang menjadi alasan mengapa tanaman blackberry banyak ditemukan di daerah sub tropis dan tropis dengan curah hujan yang teratur.

Dari segi klasifikasi ilmiah tanaman blackberry masuk ke dalam kingdom plantae. Sedangkan ordo-nya berjenis Rosales yang termasuk famili rosaceae. Tanaman ini juga memiliki genus khusus yaitu Rubus dengan jenis sub genus formerly eubatos.

Ini dia klasifikasi  tanaman blackberry yang lebih lengkap:

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Angiospermae
  • Sub Divisi : Eudikotil
  • Kelas : Rosidae
  • Ordo : Rosales
  • Famili : Rosaceae
  • Genus : Rubus
  • Subgenus : formerly Eubatus

Morfologi Tanaman Blackberry

Setelah mengetahui tentang klasifikasi tanaman blackberry, maka berikutnya akan dijelaskan tentang morfologi dari tanaman ini. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Morfologi Akar

Tanaman blackberry memiliki akar jenis serabut yang jumlah helainya tidak terlalu banyak. Semakin tua tanaman, jumlah helai akar semakin banyak dan posturnya semakin tebal.

Akar tanaman blackberry berwarna putih baik akar yang masih muda maupun yang sudah tua. Bahkan untuk akar yang sudah tua, warna putihnya semakin kental seiring dengan kadar ketebalan yang meningkat.

Akar inilah yang sejadinya membantu tumbuhan blackberry untuk tumbuh dengan subur. Karena fungsi akar adalah menyerap air dan hara tanah untuk dijadikan sebagai nutrisi alami tanaman.

2. Morfologi Batang

Batang tanaman blackberry memiliki tekstur lembek sehingga kadang tidak mampu menahan buah. Akibatnya batang menjadi bengkok sehingga harus diikat pada benda atau tanaman yang lain.

Selain itu, pertumbuhannya juga tidak terlalu besar hanya berkisar 2-3 meter saja. Bahkan untuk tanaman hasil steak batangnya lebih pendek lagi.

Ciri yang selanjutnya adalah batang tanaman blackberry memiliki ruas-ruas yang renggang. Jarak antar ruas 2-3 cm dengan ukuran yang hampir sama. Selain itu, jarak batang mandiri dari tanah juga 2-3 cm karena setelah itu, batang akan memunculkan cabang-cabang baru yang jumlahnya lebih banyak.

3. Morfologi Daun

Daun tanaman blackberry hampir sama dengan tanaman yang lain yaitu berwarna hijau pucat untuk daun yang masih muda dan hijau gelap untuk daun yang sudah tua. Sedangkan ukurannya tidak terlalu besar, hanya berdiameter 2-3 cm saja.

Di bagian tepian daun terlihat bergerigi namun tidak tajam dengan posisi ketajaman menghadap ke pucuk. Pertualangan daun juga menyesuaikan dengan tekstur tersebut dengan jumlah sirip mencapai 8-10 lajur yang saling berhadapan.

Untuk bentuk daun tanaman blackberry yaitu setengah bulat telur atau oval. Di bagian pangkal bulat sedangkan semakin ke ujung akan semakin menyipit. Untuk jenis daun adalah daun majemuk yang suka bergerombol dalam satu tangkai.

4. Morfologi Buah

Buah tanaman blackberry sangat unik dan berbeda dengan buah jenis yang lain sekalipun dari spesies yang sama. Pasalnya buah ini berupa butiran-butiran kecil yang saling menyatu satu sama lain.

Uniknya lagi buah blackberry memiliki tiga macam warna yang muncul secara bersamaan. Jika buah masih muda biasanya berwarna hijau, sedangkan yang setengah matang warnanya merah kadang kuning dan buah yang masak berwarna hitam.

Ketiga buah ini akan muncul di dalam satu pohon di waktu yang bersamaan. Maka dari itu, jika Anda melihatnya di saat tanaman semacam ini, terasa indah dan menakjubkan.

Buah yang bisa dimakan adalah buah yang berwarna hitam atau buah yang sudah masak. Karena buah yang masih setengah matang atau yang berwarna merah kekuningan rasanya kecut sedangkan yang masih muda sedikit bergetah dan pahit.

Buah tanaman blackberry menempel pada ranting yang mana satu ranting untuk satu kumpulan buah. Karena ukuran buah dengan ketebalan ranting yang tidak seimbang, biasanya buah menghadap ke bawah, karena ranting menjadi condong.

5. Morfologi Bunga

Tanaman blackberry memiliki jenis bunga yang tidak kalah menarik dibandingkan buahnya. Bahkan jika sudah mekar, kelopaknya menawarkan pesona yang luar biasa dengan warna putih bunga yang kental.

Bunga tanaman Blackberry memiliki kelopak berjumlah 2 pasang yang saling bertolak belakang. Sedangkan di bagian tengahnya terdapat putik yang halus dengan ukuran 4-5 ml saja. Tekstur putik sangat lemah sehingga mudah rontok.

Warna putik bunga adalah hijau untuk bagian batangnya sedangkan di ujungnya berwarna putih. Warna yang kontras dengan kelopak bunga yang berwarna putih pucat ketika sudah mekar.

Itulah penjelasan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman blackberry. Sebuah tanaman yang layak dibudidayakan dan ditanam di rumah-rumah Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *