Pengertian Warga Negara

Apa yang dimaksud dengan Warga negara? Secara umum kewarganegaraan adalah semua penduduk di suatu negara atau bangsa yang berdasarkan keturunan, tempat kelahiran, memiliki hak dan kewajiban penuh sebagai seorang warga negara tersebut.

Pengertian Warga Negara
Pengertian Warga Negara

Secara singkatnya warga negara adalah orang yang secara hukum adalah anggota dari sebuah negara.

Meskipun pada dasarnya seorang warga negara tidak melulu adalah penduduk dari negara tersebut. Sebagai contoh kita warga negara Indonesia dan berdomisili atau tinggal di luar negeri.

Kemudian ada lagi pengertian tentang warga negara yakni penduduk suatu negara tidak selalu merupakan warga negara di mana ia tinggal. Contohnya adalah orang atau warg asing yang mendiami/berdomisili di Indonesia.

Pengertian warga negara menurut para ahli

1. Koerniatmanto S

Menurut Koerniatmanto S, pengertian warga negara adalah terdiri dari anggota suatu negara yang memiliki kedudukan khusus terhadap negaranya.

Dimana warna negara tersebut mempunyai hubungan hak dan kewajiban yang sifatnya timbal-balik terhadap negaranya.

2. Daryono

Menurut Daryono, pengertian kewarganegaraan adalah keanggotaan seseorang di dalam satuan politik tertentu (Negara) yang dengannya akan membawa hak untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan politik. Seseorang dengan keanggotaan yang disebut dengan warga negara.

3. Graham Murdock

Menurut Graham Murdock, pengertian kewarganegaraan adalah suatu hak untuk dapat berpartisipasi secara utuh dalam berbagai pola struktur sosial, politik dan kehidupan kultural serta untuk dapat membantu menciptakan bentuk-bentuk yang selanjutnya dengan begitu maka memperbesarkan ide-ide.

Demikian definisi warga negara secara umum dan menurut beberapa para ahli. Lain halnya dengan pengertian Warga Negara Indonesia. Pengertian WNI secara umum adalah warga negara yang diakui oleh hukum di Republik Indonesia.

4. Menurut Undang-undang

Menurut Undang-Undang Tahun 1945 Pasal 26 Ayat 1 mengenai Kewarganegaraan. Definisi warga negara Indonesia dibedakan menjadi dua golongan, yakni:

  • Warga negara asli (pribumi), pengertiannya adalah penduduk asli suatu negara. Sebagai contoh, suku Jawa, Batak, Papua, Bugis, Madura, Dayak, Minang dan etnis keturunan yang sejak lahir menjadi warga negara Indonesia.
  • Warga negara keturunan (vreemdeling), adalah suku bangsa keturunan yang bukan asli berasal dari Indonesia. Sebagai contoh bangsa Arab, India, Eropa, Tiongkok, Amerika, dan lain-lain yang disetujui/sah menurut Undang-Undang menjadi warga negara Indonesia.

Faktor Warga Negara

Dibawah ini adalah beberapa foktor warga negara, silahkan disimak ya :

  1. Unsur darah keturunan ( ius sanguinis, law of the blood) yaitu kewarganegaraan dari orang tua yang menurunkannya menentukan kewarganegaraan seseorang, betapapun ia dilahirkan di luar negaranya.
  2. Unsur daerah tempat kelahiran (ius soli, law of the soil) yaitu kewarganegaraan seseorang ditentukan dimana ia dilahirkan. Sebagai contoh, seseorang yang berasal dari negara Indonesia melahirkan anaknya di negara yang menerapkan system ius soli, maka sekalipun ia anak dari kedua orang tua yang berkewarganegaraan Indonesia tetap saja anak tersebut diakui sebagai warga negara dari negara dimana ia dilahirkan.
  3. Unsur pewarganegaraan (naturalisasi) adalah seseorang yang memiliki kewarganegaraan asing bisa mengajukan permohonan untuk menjadi warga negara dari suatu negara tertentu setelah dapat melengkapi persyaratan tertentu. Aturan yang berhubungan dengan syarat-syarat dan prosedur yang wajib dipenuhi oleh seseorang yang mengajukan diri untuk menjadi naturalisasi antara satu warga dengan negara lainnya adalah berbeda/tidak sama.

Hak dan Kewajiban Warga Negara

Hak dan Kewajiban warga negara yang diatur dalam Undang-Undang 1945.

Pengertian hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunannya bergantung pada diri kita sendiri. Sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Hak-Hak Warga Negara terdapat dalam pasal-pasal berikut ini.

  • Pertama : Pasal 27 (1,2,3).
  • Kedua : Pasal 28 (A, B, C, D, E, F, G, H, I, J)
  • Ketiga : Pasal 29 (2) (kebebasan memeluk agama)
  • Keempat : Pasal 30 (pembelaan negara)
  • Kelima : Pasal 31 (Mendapatkan Pengajaran)
  • Keenam : Pasal 34 (fakir miskin dipelihara negara)

Kewajiban Warga Negara terdapat dalam pasal-pasal berikut ini.

  • Pasal 27 ayat 1 yang berbunyi “Segala warga negara (bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan) wajib menjujung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecuali” Pasal 30 yang berbunyi “Tiap-tiap warga negara (berhak dan) wajib ikut serta dalam pembelaan negara.

Masalah Dalam Warga Negara (Kewarganegaraan)

Dalam sebuah kewarganegaraan terdapat dua problema umum yaitu:

1. Bepatride

Maksudnya adalah apabila seseorang yang memiliki kewarganegaraan dari sebuah negara yang menerapkan sistem ius sanguinis (unsur darah keturunan) melahirkan anaknya di sebuah negara yang menerapkan sistem ius soli (unsur daerah tempat kelahiran) maka anak tersebut tetap dinyatakan sebagai warga negaranya di mana orang tuanya berasal dan juga dinyatakan sebagai warga negara dari negara di mana ia dilahirkan.

2. Apatride (stateless)

Maksudnya adalah apabila seseorang yang memiliki kewarganegaraan dari sebuah negara yang menerapkan sistem ius soli (unsur daerah tempat kelahiran) melahirkan anaknya di sebuah negara yang menerapkan sistem ius sanguinis (unsur darah keturunan) maka anak tersebut tidak lagi dianggap menjadi warga negara dari kedua orang tuanya, dan juga tidak dianggap menjadi  warga negara dari negara di mana ia dilahirkan.

Bagaimana? Sudah tahukan Pengertian Warga Negara. Semoga kita bisa menjadi warga negara yang baik ya.

Tinggalkan komentar