Gejala dan Penyebab Pup Kucing Berdarah serta Cara Mengobati

Diposting pada

Anda pernah menemukan pup kucing berdarah ketika akan membersihkannya? Jangan panik, semua bisa diatasi dengan beberapa cara berikut.

Gejala dan Penyebab Pup Kucing Berdarah serta Cara Mengobati

Perlu Anda tahu jika darah pada pup kucing adalah kondisi medis yang akan banyak Anda dapatkan pada kucing. Jenis, gejala dan penyebab juga bermacam-macam.

Semua dapat Anda ketahui dengan menyimak penjelasan secara lebih lengkap berikut ini!

Gejala Pup Kucing Berdarah

Sering menemui pup kucing yang terdapat darah pasti akan membuat Anda merasa panik dan khawatir. Mengingat pup kucing yang normal adalah dengan ukuran panjang sekitar 5-7 cm berdiameter 3-4 cm.

Bentuk pup kucing sendiri yaitu terlihat solit dengan warna coklat, dan hampir sebagian besar kucing hanya akan buang air satu kali dalam sehari. Apabila kucing peliharaan Anda tidak mengalami hal ini, maka kemungkinan besar sedang terkena penyakit.

Apalagi jika darah tercampur pada ujung pup, hampir seluruh bagian pup dan yang lebih parah seluruh pup hanya berupa darah.  Darah ini dapat Anda sebut dengan hemtochezia.

Kondisi ini tentu saja cukup membuat Anda khawatir dan ingin lansung membawa ke dokter. Namun sebelum itu, kenali jenis-jenis dari pup kucing berdarah sebagai berikut.

1. Sedikit Darah Pada Pup Dengan Warna Cerah

Gejala dan jenis pertama dari pup Kucing yang terdapat bercak darah yaitu terdapat sedikit darah pada pup dengan warna cerah.

Pada tingkatan ini pup kucing belum terlalu parah karena darah yang keluar masih segar dan tidak menyatu dengan pup kucing.

Biasanya kondisi ini muncul akibat dari masalah pada bagian rektal organ usus besar yang berupa luka kecil pada area usus pembusukan. Tetapi Anda masih harus memperhatikan dan tidak boleh menganggap remeh.

Apabila sudah lebih dari tiga hari kondisi pup kucing masih sama, maka Anda perlu waspada. Sebaiknya lansung saja konsultasi dengan dokter atau ahli kucing untuk menanyakan kondisi kucing.

2. Pup Berwarna Gelap Mirip Bubuk Kopi

Kondisi yang selanjutnya adalah kondisi yang mengkhawatirkan, dimana pup kucing berwarna gelap yang mirip dengan bubuk kopi. Jika Anda bandingkan dengan kondisi sebelumnya, kondisi ini cukup parah dan Anda harus waspada.

Secara umum pup ini terjadi karena adanya lecet atau luka kecil pada area usus halus. Darah yang keluar pada pup sudah membaur dengan pup sehingga warnanya menjadi gelap.

Banyak orang yang masih menganggap remeh kondisi ini, padahal darah pada luka dari usus halus telah membuat kondisi makanan menjadi lebih buruk.

Sehingga yang keluar hanya pup dengan daarah yang sudah berbaur rata yang semakin menggelap melingkupi wujud pup.

Penyebab Pup Kucing Berdarah

Terdapat berbagai penyebab mengapa pup pada kucing tercampur dengan darah yang harus Anda ketahui.

Tujuannya agar Anda bisa memberikan penanganan terbaik sesuai dengan penyebabnya.

1. Penyakit Dalam Sistem Pencernaan

Secara umum, darah pada pup kucing terjadi akibat dari adanya penyakit dalam sistem pencernaan seperti pada bagian lambung dan usus halus.

Penyakit tersebut antara lain ulkus lambung, perdarahan akibat masuknya benda asing, kanker usus atau perut dan inveksi pada parvovirus.

Selain itu, ada juga penyakit dalam usus besar seperti radang usus besar dan pertumbuhan polip jinak pada rektum atau usus. Penyakit pada anus juga bisa menjadi salah satu penyebab pup kucing tercampur dengan darah.

2. Diare

Penyebab lain dan sering terjadi dari pup kucing yang terdapat campuran darah adalah diare. Secara umum kucing yang mengalami diare pasti karena adanya iritasi pada bagian bawah lapisan saluran pencernaan.

Apabila pada bagian lapisan saluran pencernaan mengalami pendarahan atau berdarah maka berpengaruh pada pup kucing. Akibatnya, pup kucing akan tercampur dengan darah.

Baca Juga : Bagaimana Cara Mengobati Kucing Diare?

3. Sembelit

Selain diare, penyebab pup kucing berdarah adalah sembelit atau keluhan susah buang air besar. Bukan cuma manusia saja, tetapi kucing juga dapat mengalami kondisi sembelit.

Sembelit pada kucing terjadi karena aktivitas kucing yang sedang mengenjan akan menggunakan tenaga ekstra. Sehingga kemungkinan besar pembuluh darah pada saluran pencernaan menjadi lecet.

4. Makan Makanan yang Basi

Banyak yang belum menyadari jika memberikan makanan basi pada kucing dapat memberikan dampak buruk.

Salah satunya berdampak pada masalah pencernaan yang berakibat kucing mengalami pup cair bahkan disertai darah.

Makanan basi otomatis kandungan nutrisinya sudah hilang dan dapat memberikan masalah kesehatan. Sehingga tidak heran apabila banyak kucing yang menjadi kurus karena kurang asupan gizi.

5. Kelainan Pada Sistem Pencernaan

Kelainan pada sistem pencernaan juga menjadi salah satu penyebab terdapat darah pada pup kucing.

Darah pada pup kucing timbul karena dua hal yaitu kondisi lecet pada saluran pencernaan dan penyakit lain dalam sistem pencernaan.

Beberapa penyakit yang menjadi penyebab terdapat darah pada pup kucing antara lain ulkus lambung, polip jinak, tumor dan trauma.

Selain itu, penyakit radang usus, adanya cacing parasit, abses anus serta kanker juga menjadi penyebab pup kucing disertai darah.

Cara Mengobati Pup Kucing Berdarah yang Baik dan Benar

Setelah mengetahui berbagai gejala dan penyebab tersebut, pastinya Anda ingin tahu bagaimana cara mengobati pup kucing berdarah secara baik dan benar.

Caranya Anda bisa melakukan perawatan intensif dan memberikan obat khusus hewan sesuai dengan aturan. Apabila masih belum sembuh dan justru semakin parah, langsung saja periksakan ke dokter hewan.

Biasanya dokter hewan akan meminta sampel pup kucing, sehingga jangan lupa untuk membawanya ketika periksa. Sampel pup ini bertujuan untuk menentukan ada atau tidak pertumbuhan bakteri atau parasit yang berlebihan.

Selain itu, Anda juga harus siap apabila dokter hewan menyarankan agar kucing Anda bawa ke laboratorium.

Tes laboratorium bertujuan untuk mengetahui kondisi dan memeriksa sel darah, saluran kemih dan fungsi organ pada kucing.

Dokter hewan akan memberikan obat dan suplemen untuk mengobati kucing apabila sudah mengetahui penyebab dari pup kucing berdarah. Cara pengobatan lain biasanya seperti penghilang rasa sakit, prokinetik dan antibiotik.

Hal Lain yang Harus Anda Perhatikan

Apabila terlihat dengan jelas darah yang keluar dari anus melalui kotoran, kamu perlu memperhatikan nafsu makan kucing. Kondisi ini otomatis akan membuat kucing mengalami penurunan nafsu makan.

Selain itu, pup kucing berdarah akan membuat kucing mengalami penurunan terhadap aktivitas.

Jika mengalami diare, kucing akan menjadi lemas, kurang aktivitas dan cenderung memilih berdiam diri pada suatu tempat.

Perlu Anda tahu, jika kucing yang tidak mengalami masalah pencernaan tidak akan mengeluarkan ekspresi saat mengenjan untuk mengeluarkan kotoran.

Sedangkan kucing yang mengalami masalah pencernaan akan menampilkan ekspresi menahan sakit saat buang air besar.

Apa kucing peliharaan Anda pernah mengalami kondisi tersebut? Kondisi dimana pup kucing berdarah.

Anda tidak perlu khawatir secara berlebih dan tetap tenang. Ikuti cara mengobati sesuai penjelasan tersebut dan jika tidak kunjung sembuh, segera bawa periksa kucing ke dokter hewan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *