6+ Cara Membedakan Burung Tengkek Udang Jantan dan Betina

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Cara Membedakan Burung Tengkek Udang Jantan dan Betina? Burung tengkek udang atau Kingfisher merupakan burung kecil berekor pendek.

6+ Cara Membedakan Burung Tengkek Udang Jantan dan Betina
6+ Cara Membedakan Burung Tengkek Udang Jantan dan Betina

Mereka memiliki bulu berwarna cerah. Jika diperhatikan, terdapat kilatan biru metalik pada tubuhnya.

Burung tengkek udang dapat ditemukan di perairan seperti kolam, danau, kanal, sungai, dan lainnya. Mereka adalah hewan karnivora yang mampu menangkap ikan berukuran lebih besar dari tubuhnya.

Mereka juga merupakan penyelam yang handal yang dapat menangkap mangsa ke dalam air. Namun, populasi burung tengkek udang saat ini mengalami penurunan karena pencemaran sungai.

Meskipun demikian, beberapa spesies tengkek udang masih bisa dipelihara secara bebas. Seperti halnya Belted Kingfisher, Common Kingfisher, Kookaburra, dan lainnya.

Para pecinta burung pun mengidentifikasi jenis kelamin tengkek udang terlebih dahulu untuk kepentingan tertentu.

Lalu, bagaimana cara membedakan burung tengkek udang jantan dan betina? Berikut adalah cara yang dapat dilakukan.

Cara Membedakan Burung Tengkek Udang Jantan dan Betina

Secara umum, cara membedakan burung tengkek udang dan betina dapat dilihat dari warna tubuh, ukuran, warna paruh, mata, sabuk, musim kawin, dan perkembangbiakannya.

1. Warna Tubuh

Burung tengkek udang jantan yang sudah dewasa memiliki bulu bagian atas berwarna kehijauan. Mereka memiliki sayap berwarna biru gelap dan berbintik.

Pada bagian bawah tubuh burung tengkek udang jantan berwarna oranye. Sedangkan ekor mereka berwarna biru.

Para tengkek udang jantan memiliki mahkota berwarna biru. Tengkuk dan dahi mereka berwarna juga berwarna biru dengan bintik-bintik halus berwarna biru hingga kehitaman.

Tak jauh berbeda halnya dengan burung tengkek udang betina. Umumnya, mereka diselimuti bulu berwarna biru.

Perbedaan antara jantan dan betina terletak pada bagian rahang bawah yang berwarna oranye.

2. Ukuran dan Warna Paruh

Burung tengkek udang jantan memiliki paruh yang runcing dan panjang berwarna hitam. Sedangkan burung tengkek udang betina memilki paruh yang sedikit pendek dengan warna oranye di bagian bawah paruhnya.

3. Mata

Burung tengkek udang dapat dibedakan dengan melihat matanya. Burung tengkek udang jantan memiliki bola mata berwarna cokelat tua dan bergaris hitam.

Mereka memiliki tatapan yang tajam dan mampu menembus ke dalam air demi mengejar mangsanya.

4. Sabuk

Sesuai dengan namanya, perbedaan ini hanya terlihat pada burung tengkek udang jenis Belted Kingfisher yang memiliki “sabuk”.

Untuk mengidentifikasi antara jantan dan betina, kita dapat membedakannya dari sabuk mereka. Hanya para betina yang mempunyai sabuk tersebut.

Sabuk burung tengkek udang betina menutupi tubuh bagian bawah mereka. Warna tubuh mereka juga terkesan lebih mencolok dibandingkan burung tengkek udang jantan.

5. Musim Kawin

Berbeda dengan jenis burung pada umumnya, burung tengkek udang betina terlihat lebih agresif untuk memikat para jantan.

Ketika masa pengeraman, para jantan yang akan mengambil kendali lebih besar. Mereka juga bertugas untuk merawat sarang.

Burung tengkek udang jantan juga berperan untuk menjamin persediaan makanan. Mereka menangkap ikan lebih banyak dibandingkan dengan budung tengkek udang betina.

6. Perkembangbiakan

Burung tengkek udang merupakan jenis burung teritorial. Para jantan yang memilih tempat bersarang dan menjaga sarang.

Sementara itu, burung tengkek udang betina lebih sering bermigrasi ketika musim dingin tiba. Sementara itu, para jantan menunggu hingga betinanya kembali.

Burung tambak udang merupakan jenis burung monogami. Perkembangbiakan mereka berlangsung pada bulan Maret dan April.

Mereka memilih tepian pantai, sepanjang sungai, dan lubang di pohon atau dinding untuk membuat sarang. Sarang tersebut juga digunakan untuk menumpuk ikan.

Para betina dapat menghasilkan telur sebanyak 6-7 butir. Dalam masa inkubasi, burung tengkek udang jantan berperan mengerami telur di siang hari.

Sementara itu, para betina mengerami telur di malam hari. Telur-telur tersebut dierami selama 19 hingga 21 hari.

Alternatif Lainnya

Secara khusus, burung tengkek udang terlihat berbeda antara jenis tengkek udang yang satu dengan yang lainnya. Salah satunya adalah Belted Kingfisher, Ringed Kingfisher, dan Green Kingfisher.

1. Belted Kingfisher

Cara membedakan burung tengkek udang jantan dan betina yang satu ini dapat dilihat dari ukuran tubuhnya.

Para jantan memiliki tubuh yang besar dibandingkan dengan para betina. Sementara itu, para betina terlihat lebih kekar, memiliki kepala yang besar dengan jambul berbulu.

Para betina juga terlihat lebih kaya warna dibandingkan dengan belted kingfisher jantan.

2. Ringed Kingfisher

Ringed kingfisher betina memiliki warna tubuh yang beragam. Mereka didominasi oleh warna abu-abu, biru, dan warna oranye pada bagian dada.

3. Green Kingfisher

Burung tengkek udang yang satu ini memiliki paruh yang lebih panjang dan runcing dibandingkan para betinanya.

Nah, itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membedakan burung tengkek udang jantan dan betina. Untuk memastikan secara jelas, Anda dapat melakukan tes DNA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *